
"Kalian jangan diam saja, cepat habisi mereka!" Teriak Govan sudah mulai putus asa
Tapi seruannya itu tidak mendapatkan respon sama sekali dari anak buahnya, 83 pengawal bayaran yang tersisa, hanya berdiri diam, dibawah ancaman yang sangat mengerikan
Begitu juga dengan lima pengawal pribadi Govan, mereka tidak menggubris perintahnya, malah dengan sengaja, 4 diantara mereka, membuang pistol yang ada di balik bajunya itu, lalu berlari menjauh dari bosnya tersebut
Kelimanya sadar walaupun mereka bersenjata api, tapi tidak akan mampu menghabisi mereka semua dengan senjata itu, Rasa takut mati, mengalahkan semuanya
Baru pertama kali inilah mereka merasa sangat takut, biasanya mereka sangat mendominasi keadaan, tapi sekarang, malah mereka yang merasa terancam dan tertekan
Walaupun sudah diperintahkan untuk bergerak dan melawan, tapi mereka tetap bungkam, antara mau menuruti perintah Govan, atau menuruti kata hati mereka untuk menyerah
Sementara Govan, yang perintahnya tidak digubris oleh pengawal bayarannya tersebut, juga pengawal pribadinya, menjadi sangat marah, kemudian memaki hamun mereka semua dengan kata kata kasar dan merendahkan
"Dasar manusia rendah, tidak berguna, badjingan!. Percuma aku membayar kalian dengan harga tinggi, tapi ternyata kalian manusia penakut!" Ucap Govan frustasi
"Kalau hal ini diketahui oleh bos kalian nantinya, maka aku yakin, kalian akan mendapatkan hukuman yang sangat berat!" Sambungnya lagi mengingatkan mereka dan terkesan mengancam
Tapi apapun yang dikatakan oleh Govan, bos yang telah menyewa jasanya tersebut, sama sekali tidak dipedulikan oleh 83 pengawal itu
Mereka malah serentak, menjatuhkan senjata mereka masing masing ke arah depan, sehingga menciptakan kumpulan senjata yang lumayan banyak, karena masing masing mereka memegang 2 senjata di tangan kanan dan kirinya
Kejadian itu, tentu saja sukses membuat Govan terkejut dan tidak percaya, orang yang selama ini terkenal kuat bengis dan kejam, tapi saat ini, seperti tikus yang terkena perangkap, dan di ancam untuk dibunuh
Ciut sudah nyalinya, tidak ada lagi harapan untuk bisa memiliki tanah tersebut. Pada dasarnya, Govan adalah orang yang lemah, Dia hanya mengandalkan kekayaannya saja, untuk mencapai segala keinginannya, dengan menyewa jasa para anggota gangster atau mafia yang ada
Orang orang yang disewanya itu, adalah dari gangster yang dipimpin oleh Brandy, dan sisanya berasal dari gangster kalajengking merah, yang diketuai oleh John Scorpy
Organisasi mereka mengkhususkan diri pada misi pembunuhan, penculikan dan lain sebagainya, yang bersifat mengintimidasi lawannya
Sebenarnya bos kalajengking merah itu, adalah bekas anak buah Brandy, tapi karena dia membangkang, maka bos kalajengking merah tersebut dikeluarkan dari organisasi yang dipimpin oleh Brandy tersebut
Setelah keluar dari gangster milik Brandy, dia bertekad untuk membalaskan dendamnya kepada mantan bosnya itu, dengan membuat organisasi tandingan yang mengkhususkan diri dalam misi pembunuhan. anggota khususnya sering juga disebut dengan panggilan assassin
Dion dan orang orangnya yang melihat kejadian itu hanya tersenyum senang, karena tidak perlu usaha yang berat, pengawal yang dibawa oleh Govan, lebih memilih menyerah dari pada melawan
Kini seluruh pengawal yang di sewa oleh Govan, telah tunduk sepenuhnya pada kekuasaan Dion, kecuali 17 ninja yang saat ini sedang dikepung oleh Iron dan anak buahnya
Mereka sudah diperingatkan agar menyerah, tetapi mereka tetap tidak mau, karena bagi seorang assassin, pantang bagi mereka untuk menyerah begitu saja
__ADS_1
Sebagai assassin, mereka lebih baik mati melawan daripada menyerah begitu saja, karena bagi mereka, mati di tangan lawan, itu lebih terhormat daripada mati bunuh diri
Hans si tangan kilat, Leon si dewa perang, dan Robin si dewa kematian, merasa sangat geram sekali dengan sikap mereka
Tidak mau membuang waktu dan bertele tele menangani masalah kecil seperti itu, mereka bertiga serentak bergerak dengan kecepatan tinggi, lalu menggunakan keahlian mereka masing masing, untuk membantai para assassin, yang tetap bersikeras melawan
Maka terjadilah hal hal yang diluar nalar manusia, kejam, bengis dan tak kenal ampun
Craasss..! craasss! buk! plak!. crass! buk, buk, dess!
Pluk! pluk!
"Aaaarrrggh..! Uuughh!
Hanya suara itu yang terdengar, mengiringi pergerakan dari ketiganya, ditambah lagi dengan pergerakan Iron, yang nyaris tidak bisa dilihat dengan mata biasa
Dalam sekejap, ke 17 ninja tersebut seluruhnya mati dengan cara yang mengenaskan, ada yang terpotong leher, tangan, badan, dan ada yang dadanya Remuk, tangannya patah serta kepalanya berpaling ke segala arah
Serangan keempatnya memang benar benar sangat luar biasa. Mereka bergelar master dalam ilmu beladiri, entah kenapa di saat itu, mereka berinisiatif untuk menghabisi para ninja tersebut dengan tangan mereka sendiri
Padahal hanya menggunakan kekuatan dari anak buahnya saja, ke 17 ninja itu akan tetap mati, walaupun sedikit membutuhkan waktu yang agak lama untuk menghabisi mereka semua
Kejadian itu, tentu saja membuat seluruh pengawal yang disewa oleh Govan menjadi terkejut dan ketakutan, di dalam hatinya membatin, untunglah mereka mengambil keputusan yang tepat, dengan menyerah tanpa melakukan perlawanan
"Kerja yang bagus!. Aku senang dengan tindakan kalian itu!" Ucap Dion sambil menyeringai seperti psikopat haus darah
"Terima kasih tuan muda!" Jawab mereka serempak, sambil menundukkan badan mereka ke arah Dion
Setelah itu, Dion mengalihkan pandangannya kearah Tiger dan kedua anaknya, yang sedari tadi hanya diam saja, tidak berani ikut campur ataupun bersuara
Tanpa disadari oleh siapapun, tubuh ketiganya gemetaran, begitu melihat betapa sadisnya anak buah Dion, begitu juga dengan Govan, yang saat ini hanya tinggal sendirian, tanpa ada yang bakal membelanya lagi
Tubuhnya jelas jelas gemetaran dan menggigil ketakutan, dia tahu apa yang akan menimpanya sebentar lagi
Timbul penyesalan di dalam hatinya, kalau tadi dia mendengarkan saran dari bawahannya yang lain, maka masalah penghinaan ini tidak akan pernah terjadi padanya
Tapi karena keserakahannya, dan menganggap dia sangat kuat dan berkuasa, maka Govan tetap saja ingin melaksanakan niatnya, datang ke lokasi milik Tiger itu
Tapi dia tidak menyangka, bahwa apa yang didapatinya di sana itu, diluar ekspektasinya, dia hanya mendapatkan laporan dari mata mata yang dikirim olehnya, bahwa di lokasi yang diinginkan oleh Govan, banyak sekali orang yang datang, tanpa mengatakan bahwa mereka orang orang yang kuat
__ADS_1
Tapi nasi sudah menjadi bubur, apa yang diinginkannya tidak tercapai, seluruh anak buahnya menyerah, dan 17 ninja yang sangat diandalkan nya kini telah mati
Tidak ada lagi yang bisa diharapkan nya, meminta bantuan kepada Brandy itu tidak mungkin, melawan apa lagi jadi, yang bisa dilakukannya adalah menyerah dan mengakui kekalahannya
Dia berpikir, setelah dia menyerah, maka Dion dan orang orangnya, akan melepaskannya pergi, setelah dilepaskan, maka dia akan membentuk sebuah pasukan yang kuat untuk membalaskan dendamnya nanti
Tapi sekali lagi harapannya tidak tercapai, Dion bukanya memaafkannya, tetapi malah memerintahkan kepada Hans si tangan kilat, untuk memberikan hukuman yang setimpal pada Govan
Brandy yang mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Hans kepada sepupunya, hanya diam saja, dia malah memalingkan wajahnya ke arah lain, tidak mau melihat apa yang akan terjadi pada sepupu jauhnya itu
Dalam sekejap, tubuh Govan babak belur, wajahnya sudah tidak dapat dikenali lagi, lidahnya terpotong, kedua tangannya patah, begitu juga dengan kakinya
Sekarang Govan telah menjelma menjadi orang yang cacat, yang tidak akan bisa disembuhkan lagi, setelah itu Dion memerintahkan kepada orang orangnya, untuk membuang Govan ke hutan untuk menjadi santapan anjing di sana
Kini selesailah sudah keserakahan Govan itu. Niat ingin memeluk gunung, tetapi apa daya tangan tak sampai. Bukannya gunung yang di peluk, tetapi besi panas yang didapatkannya
"Iron! minta kepada anak buahmu, untuk mengantarkan tuan Tigar dan kedua anaknya ke hotel, tempat kita menginap." Titah Dion tegas
"Katakan kepada manajer hotel, bahwa ini adalah perintah dariku, jika mereka berani membantah, habisi saja mereka!" Ucap Dion dingin dan tegas
"Baik tuan. Perintah akan segera dilaksanakan." Jawab Iron hormat
Kemudian dia memerintahkan kepada 10 anak buahnya, untuk membawa Tiger dan kedua anaknya ke hotel dimaksud, sementara dia sendiri masih tetap berada di sana, untuk mendapatkan instruksi selanjutnya dari tuan muda Dion
Delapan puluh tiga anak buah kalajengking merah, saat ini masih menunggu dengan harap harap cemas, mereka tidak tahu apa yang akan terjadi pada mereka
Sembari memikirkan semua itu, serentak mereka berlutut di tanah, dan membungkuk dalam ke arah Dion, lalu secara serempak mereka berkata
"Ampuni kami tuan muda. Kami mengaku salah, jika tuan muda memberi kesempatan untuk kami hidup, maka kami berjanji, akan selalu setia kepada tuan muda!" Ucap mereka serempak
Dion tidak merespon permintaan mereka, dia malah melihat kepada Iron untuk meminta pendapatnya
Iron yang ditatap oleh tuannya, tentu saja mengerti apa yang dimaksud oleh tuannya tersebut, kemudian dia berkata
"Sebaiknya tuan mengampuni mereka kali ini, karena pada satu saat nanti, mereka akan sangat berguna bagi tuan. Aku bisa menjaminnya." Ucap Iron hormat
"Kali ini kalian ku ampuni, dan ku beri kesempatan untuk hidup, tapi jika nanti kalian berbuat onar lagi, maka aku sendiri yang akan menghabisi kalian!" Ancam Dion tegas
"Terima kasih tuan muda!" Jawab mereka serempak, lalu buru buru berlari meninggalkan lokasi tersebut dengan takut takut
__ADS_1
Sedangkan 150 buah anak Brandy, masih terpaku diam, mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Dion
Brandy yang menyadari kegelisaha mereka, juga merasa takut, dia yakin Dion akan menghukum mereka dengan keras