
Malam harinya. sebanyak 124 orang pengawal, dikerahkan ke lokasi persembunyian Tommy , yang tadi sore ditemukan oleh Rams dan Dion
Setelah memastikan, bahwa lokasi tersebut memang benar benar tempat persembunyian Tommy, Dion memberikan perintah secara langsung kepada Bonar, untuk melakukan penggerebekan ke lokasi tersebut
Dengan cepat Bonar merespon perintah itu, dan mengumpulkan semua anak buahnya, yang selama ini bertugas di kota M tersebut, dan meneruskan intruksi dari tuan muda mereka, untuk menggerebek lokasi persembunyian Tommy, yang telah diketahui oleh Dion sore tadi
Dengan menggunakan 4 buah bus, beberapa Van, dan 1 buah mobil land Rover, mereka berangkat menuju kabupaten S, sekitar pukul 7 malam. yang keberangkatannya tidak berbarengan, tapi secara bergelombang, dalam jarak sekitar 15 menit sekali
Para pengawal itu dipersenjatai dengan berbagai macam senjata ringan, seperti belati, pedang dan katana. karena diantara pengawal itu, ada juga 10 assassin, 10 orang samurai, dan 6 orang ninja
Dua puluh empat orang diantara mereka, dipersenjatai dengan senjata api laras pendek, seperti pistol dan revolver, semuanya menggunakan alat peredam
Setelah menempuh jarak sekitar 152.7 kilometer dan menghabiskan waktu sekitar 3 jam 20 menit, rombongan pertama sampai, 30 menit kemudian, rombongan kedua pun sampai, dan terakhir rombongan ketiga menyusul
Mereka tidak langsung menuju ke lokasi target, tapi berhenti dalam radius sekitar 500 meter dari lokasi yang akan dituju itu
Setelah semuanya berkumpul, Bonar membagi 123 anak buahnya itu menjadi 4 kelompok, yang akan bergerak dan mengepung rumah tersebut dari empat arah mata angin
Dalam arahan itu dia berkata." Kelompok yang akan kita hadapi itu, bukanlah lawan kacangan, jadi berhati hatilah dalam melangkah nanti!"
"Aku yakin!, tempat itu pasti dijaga oleh para penembak jitu. Kalau kalian gegabah dalam bertindak, apalagi sempat mengeluarkan suara gaduh, maka tubuh salah seorang diantara kalian pasti akan tertembus peluru."
"Untuk meminimalisir korban yang akan jatuh, maka aku menugaskan kepada sepuluh orang mata mata, agar segera menyebar, dan menempati lokasi lokasi strategis, untuk memantau perkembangan gerakan mereka."
"Temukan lokasi penembak jitu kalau memang ada. karena aku khawatir, mereka akan membokong kita dari belakang."
"Pasti kan juga keselamatan kalian. Bergerak secara senyap dan jangan bergerombol."
"Laporkan setiap pergerakan yang mencurigakan. Jangan sampai lewat sedikitpun, karena resikonya sangat besar bagi tim lain"
"Untuk Dua puluh empat orang pengawal bersenjata api, segera bentuk empat kelompok juga, dan kepung dari empat arah. Lakukan kerjasama tim dengan baik, dan saling melindungi satu sama lain."
"Setelah kelompok bersenjata mereka lumpuh, baru sisa pasukan menyerbu dari berbagai macam arah juga. Lakukan pekerjaan itu dengan cepat." Ujar Bonar memberi arahan
"Sekarang, tim mata mata, pengawal bersenjata dan enam orang ninja mulai bergerak, dan lakukan tugas pertama kalian dengan baik!"
"Siap laksanakan komandan!" Jawab mereka serempak tapi bersuara pelan. Kemudian menyebar secara senyap menuju rumah target
Dua menit kemudian, semua pengawal yang ditugaskan untuk memulai penggerebekan tersebut, telah menempati posisinya masing masing. Dengan menggunakan teropong infra merah, mereka bisa melihat dari kejauhan, bahwa rumah yang ditempati oleh Tommy tersebut, masih terdapat banyak orang yang masih berjaga, walau saat itu, jam sudah menunjukkan pukul 11.59 malam
Bonar yang masih bersama dengan sisa pengawal lain, hatinya harap harap cemas, karena ini untuk pertama kalinya, melakukan pekerjaan yang sangat berbahaya bagi timnya itu
__ADS_1
Salah sedikit saja dalam mengatur strategi, maka kemungkinan jatuh korban di pihaknya tidak bisa dihindari
Oleh karena itu, dia mengharapkan ada laporan yang masuk ke handphonenya dari orang orang yang telah ditugaskan nya itu
Sangking tegangnya suasana, Bonar berjalan mondar mandir di depan anak buahnya tersebut. menunggu untuk dihubungi oleh mata mata yang ditugaskan oleh nya tadi
Tak lama kemudian, masuk panggilan di handphone miliknya itu, dari salah seorang mata mata yang ditugaskan untuk mengawasi mereka."
"Segera jabarkan setiap perkembangan pergerakan target!" Ujar Bonar tanpa basa basi lagi
"Didepan rumah target, Masih ada, 8 orang pengawal yang berjaga di sana. Sedangkan di bagian belakang, tidak ada sama sekali." Jawab mata mata tersebut
"Apakah di lokasi sekitar rumah target, ditemukan adanya penembak jitu?" Balas Bonar ingin tahu
"Sampai sejauh ini, belum ada bos!. Beberapa orang dari kami, telah menelusuri setiap parameter di sekitar lokasi rumah itu. Tapi tidak ditemukan adanya orang yang dimaksud." Jawabnya cepat
"Ternyata perkiraan ku itu salah. Mereka tidak sebegitu menakutkan, seperti yang aku bayangkan selama ini." Monolognya dalam hati geli, karena telah memberikan berbagai macam instruksi yang menyesatkan, pada anak buahnya itu
"Baik!. Kau tunggu kedatangan ku disini!. Aku segera datang." Ucap Bonar kemudian
"Siap dan!" Jawab mata mata itu cepat
Tak lama kemudian, seluruh pasukan yang tersisa, meninggalkan lokasi pertama, tempat mereka sampai tadi, kemudian bergerak secara senyap, mendekati rumah yang akan di grebek tersebut
"Dekati kedelapan orang itu, kemudian lumpuhkan dengan senjata rahasia kalian. Kerjakan dengan cepat!" Ucap Bonar pada keenam ninja tersebut, beberapa saat setelah dia sampai, dan sudah mengamati keadaan di sekitar rumah itu
"Tanpa bersuara sedikitpun, keenam ninja itu segera bergerak, mendekati kedelapan orang yang sedang berjaga di depan rumah persembunyian Tommy tersebut, kemudian...
Jleb! jleb! jleb!
Jleb! jleb! jleb!
Enam orang pengawal, yang sedang berjaga di depan rumah persembunyian Tommy itu, tiba tiba saja roboh ketanah, setelah lehernya tertembus shuriken kecil, menggelepar sebentar, kemudian diam tidak bergerak lagi.mati!
Dua orang pengawal yang masih tersisa menjadi bingung, tidak tahu apa yang terjadi pada keenam temannya itu, kemudian salah seorang dari keduanya, ingin memeriksa kondisi mereka, tapi tiba tiba..
Jleb! Jleb!
Satu orang lagi roboh, lalu menyusul pengawal terakhir, tanpa sempat berteriak, atau memberi kode kepada teman temannya yang lain, yang saat ini tengah berada di dalam rumah
"Cepat amankan jasad mereka! agar tidak menarik perhatian yang lain!" Perintah Bonar tegas
__ADS_1
"Baik komandan!" Respon mereka patuh. kemudian mengangkat jasad mereka, dan dibawa ketempat lain
Satu menit setelah mereka mengamankan jasad jasad para penjaga itu, terlihat sorot lampu 4 buah mobil dari arah kejauhan, tapi datangnya dari arah lain, bukan arah yang digunakan oleh Bonar untuk memarkirkan kendaraannya itu
Empat belas orang penumpang mobil yang baru datang itu, segera keluar dari dalam mobil tersebut, dan berjalan kearah seorang pria bertopeng tipis yang kemungkinan adalah pemimpinnya
Pria bertopeng yang dikelilingi oleh 13 anak buahnya itu, mengerutkan keningnya dalam dalam, kemudian berkata
"Kemana para penjaga itu?. kenapa mereka berani meninggalkan tempat penjagaan. Apakah mereka sudah bosan hidup?" Ujarnya marah
Salah seorang dari anak buahnya itu, merespon pertanyaan dari lelaki bertopeng itu dengan berkata. "Mungkin mereka tertidur di dalam rumah bos!. Sebaiknya cepat kita periksa. Aku curiga seperti telah terjadi sesuatu." Jawab salah seorang anak buah orang yang dipanggil bos tersebut
Shuutt! shut! shut!
Bunyi tembakan senjata otomatis berpredam terdengar, mengiringi robohnya tiga orang pengawal yang mengelilingi bosnya itu
Suasana panik segera terjadi, sebisa mungkin mereka memasuki mobilnya kembali, termasuk juga pria bertopeng itu, dan pergi meninggalkan tempat tersebut
Tidak peduli dengan keselamatan teman temannya yang lain, yang saat ini ada didalam rumah itu. yang kemungkinan sedang tidur
Kepanikan itu dimanfaatkan oleh para pengawal bersenjata itu dengan baik. Beberapa orang segera bertumbangan, sebelum mereka sempat melarikan diri, tapi ada 2 buah mobil yang berhasil kabur, dari jangkauan tembakan mereka
Keributan yang terjadi di luar rumah itu, tentu saja mengagetkan orang orang yang sedang tertidur pulas di dalam rumah
"Serangan!. Kita diserang!" Teriak salah seorang di antara para pengawal yang baru bangun itu kuat kuat
Tanpa dikomando, mereka segera mengambil senjatanya masing masing, termasuk juga senjata api, dan senjata apa saja yang berhasil mereka raih
Keadaan di dalam rumah benar benar kacau. Masing masing berusaha menyelamatkan diri, dan meraih apa saja yang bisa mereka raih, termasuk pakaian mereka. Tapi ada juga yang tidak sempat meraih apa apa. termasuk baju lengkap mereka itu
Saat kepanikan itulah, sisa pasukan yang ditugaskan oleh Bonar, meluruh datang, mengepung rumah tersebut dari berbagai macam penjuru, dan siap dengan senjata mereka masing masing
Tim ninja, samurai dan assassin, juga sudah siap sedia dengan senjatanya masing masing. Hanya tinggal menunggu perintah, setelah orang orang yang ada didalam semuanya keluar, barulah mereka beraksi
Tapi ekspektasi mereka tidak sesuai dengan kenyataan, karena orang yang keluar dari dalam rumah tersebut, hanya berjumlah sekitar 35 orang
Sedangkan pasukan yang mengepung mereka, berjumlah 124 orang, termasuk Bonar di dalamnya
Anak buah pria bertopeng tersebut menjadi tercekat diam, karena tidak menyangka, di tengah malam buta itu, akan mendapatkan serangan dari kelompok yang belum diketahui dari mana
Refleks mereka menjatuhkan semua senjatanya, kemudian mengangkat tangannya ke atas, tanda menyerah, karena mereka tidak mau mati sia sia
__ADS_1