Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Ada sedikit titik terang


__ADS_3

"Tidak ada yang menyuruhku, aku bekerja sendiri, demi untuk membalaskan dendam dan sakit hatiku pada tuan mu itu!" Ucap Aron berbohong, demi untuk melindungi Tommy


Craaasshh!


"Aaaaarrrrggghh!"


"Masih juga tidak mengakui, aktor dibalik kejadian itu!" Bantah Robin dengan intimidasi yang mengerikan


"Apa yang ku katakan ini benar, tidak ada yang menyuruhku selain kehendak kami sendiri. Mereka yang telah kalian bunuh itu adalah anak buah ku sendiri" Sanggahnya lagi masih tetap tidak mau mangaku, walau telinga sebelah kirinya sudah dipotong oleh Robin itu


Craaassshh!


"Badjingaann!. Seribu kalipun kau siksa aku. Itulah jawabanku!. aku tidak bekerja pada siapa siapa. Aku bekerja sendiri, tanpa ada yang menyuruhku!" Ujarnya berani sekali


Walaupun kedua telinganya sudah dipotong oleh Robin, tapi Aron masih belum mau juga mengakui, siapa orang yang telah mempekerjakannya, malah berani menantang Robin untuk bertindak lebih


"Buka kaki si bedebah ini!. Dia ingin merasakan senjatanya itu terputus dan rata dengan badan!." Ucap Robin sudah sangat marah sekali


"Jangan! jangan!. Aku sudah jujur. Tidak ada yang menyuruhku melakukan itu. Akulah yang berinisiatif untuk menghabisi istri tuan mu itu, karena aku ingin agar dia merasakan bagaimana kehilangan orang yang dia cintai." Jawab Aron masih saja tidak mengakui kejadian yang sebenarnya


Aron terpaksa melakukan itu, karena sudah tidak punya harapan lagi. Menjawab jujur, mati, tidak jujur juga mati. Lebih baik berbohong saja. Toh pada akhirnya mati juga


Tommy mengancam, jika mereka tertangkap dan mengakui siapa yang telah menyuruhnya itu, maka seluruh keluarga mereka akan dihabisi. Karena orang orang Tommy telah tersebar di negara ini


Tinggal menunggu waktu saja, mereka akan disusupkan ke Birawa group, ke kesatuan pengawal, ke tempat tempat strategis dan lain sebagainya


Walau belum ada kesempatan untuk itu, tapi Tommy tetap bersabar, menunggu terbukanya peluang untuk memasukkan orang orang nya kedalam kehidupan Dion dan kakeknya itu


Apapun akan dilakukan oleh Tommy, demi untuk membalaskan dendamnya, dan menghancurkan kehidupan Dion, serta perusahaannya itu, sampai tidak tersisa


Kepada orang orangnya tersebut dipesankan, walaupun mereka tertangkap, dan diancam akan dibunuh, tetap tidak boleh mengatakan yang sebenarnya, agar keluarganya tidak dihabisi oleh orang orang Tommy


Begitu juga dengan si Aron itu, dia tetap tidak mau mengakui, bahwa ia disuruh oleh Tommy untuk menghabisi Ivory, demi keselamatan keluarganya juga


Walau dibawah ancaman bakal dipotong, atau dibunuh itu, Aron tetap kekeuh tidak mau mengakuinya, hingga..


Craasshh!


"Uuhhh!" Keluhnya tidak berteriak lagi padahal rasa sakit sudah tidak tertahankan lagi


Dari kedua telinganya saja, darah terus mengucur deras, ditambah dari areal selangkangannya, menambah lantai yang ia duduki itu menjadi basah karena darah


Tubuh Aron menggeliat kesakitan dilantai, tapi tidak ada teriakan yang terdengar. Sedaya upaya tetap ditahannya. Hanya tinggal menjemput ajal saja, karena kehilangan banyak darah. Itu harapan yang ada dihati Aron saat ini

__ADS_1


Burgon, Eric, Robin dan yang lainnya itu, yang melihat keteguhan hati Aron dalam mempertahankan prinsipnya, dibuat terkagum kagum


Jarang sekali mereka melihat, atau menjumpai, ada orang yang rela disiksa seperti itu, demi melindungi orang yang telah menyuruhnya tersebut


Tindakan Aron perlu diacungi jempol, dan itu sudah didapatkannya sekarang. Dia mati karena kehabisan darah, tanpa sedikitpun menyinggung Tommy, orang yang telah menyuruhnya tersebut


Robin sedikit menyesal, karena telah bertindak diluar batas. Dia takut Dion akan marah, karena telah kehilangan saksi kunci atas keterlibatan Tommy. walaupun masih menduga duga saja


Baik Dion maupun orang orangnya itu, belum mengetahui sama sekali, bahwa Tommy masih hidup, dan sudah menjadi orang kuat serta kaya, walau berlainan negara


Kekayaan, kekuatan dan kekuasaannya, mungkin hampir menyamai Dion. Tapi tentu saja Dion belum mengetahuinya


Hanya tinggal menunggu waktu saja, perang besar akan terjadi, antara Dion dengan si Tommy itu


***


Rumah sakit Queen Candramaya kota Golden City sekitar pukul 7.00 malam


Ivory masih belum juga sadarkan diri, detak jantungnya semakin lemah, begitu juga dengan tarikan nafasnya


Sudah berbagai macam usaha dilakukan oleh para dokter itu, bahkan oleh govin si dewa medis itu sendiri, tapi kondisi Ivory masih saja kritis, dan belum sadarkan diri juga


Keadaan seperti itu membuat Dion semakin sedih dan terluka


Dia bertekad akan mencari dan memerangi, orang yang telah membuat Ivory menderita seperti itu. Demi untuk membalaskan dendamnya pada Tommy


Para pelayan, pramusaji, juru masak dan panitia yang berasal dari luar kota Golden City, sampai saat ini masih diperiksa satu persatu secara teliti


Tidak ada yang terlewatkan sedikitpun. Tapi, tetap saja mereka tidak mendapatkan petunjuk, siapa orang yang telah menyuruh mereka itu


Dalam keterangan orang orang yang sudah diperiksa itu mengakui, bahwa orang yang menyuruh mereka itu adalah Aron, tapi mereka tidak mengetahui informasi tentang siapa si Aron tersebut, karena mereka hanya dihubungi oleh orang orang yang sudah mati terbunuh itu


Masalah menjadi rumit, tidak ada petunjuk yang jelas, untuk mengarah pada siapa pelaku utama sesungguhnya atas kejadian itu


Dion sudah menyuruh Rams untuk mencari jati diri di Aron itu, tapi data datanya tidak ada di dunia cyber, cuma data kependuduksn saja yang ada


Aron bukan warganegara di sini, tapi dari salah satu negara di Eropa. Ditempat ini tidak ada data data dimana dia tinggal, juga dimana dia bekerja, dan pada perusahaan apa


Padahal yang sesungguhnya, dia tinggal dengan keluarganya di kota S itu, bekerja di sebuah perusahaan asing, tapi namanya tidak ada di database perusahaan tersebut, termasuk sembilan anak buahnya juga


Hebat!. Benar benar hebat, trik Tommy untuk mengaburkan jati dirinya juga orang orangnya itu


Tidak ada yang akan menduga, bahwa mereka adalah anak buahnya sendiri

__ADS_1


"Apakah sudah ada petunjuk, kearah mana penyelidikan terhadap Aron itu?" Tanya Dion disela sela penantiannya atas kesembuhan Istrinya itu


"Sampai dia mati, Aron tetap tidak mengakui, siapa orang yang telah membayarnya itu tuan. Dia tetap bersikukuh mengakui, bahwa mereka bekerja sendiri, tanpa ada campur tangan orang lain dengan tujuan untuk membalas dendam terhadap tuan." Jawab Robin dengan nafas kembang kempis, karena takut dimarah oleh Dion


"Bagaimana Aron bisa sampai mati dalam introgasi itu?. Apakah kau langsung membunuhnya, tanpa meminta jawaban terlebih dahulu?" Desak Dion dengan wajah serius


"Tidak tuan!. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan intimidasi, serta akibat kehabisan darah, Aron mati tanpa mau mengakui, siapa orang yang telah membayarnya itu." Jawab Robin apa adanya


"Apa yang telah kalian lakukan dalam pemeriksaan itu?" Tanya Dion penasaran


"Kami mengancam bakalan memotong telinganya, dan terakhir memotong alatnya itu, agar mau berterus terang. Tapi walau sudah diancam begitu, keteguhan hatinya tetap tidak tergoyahkan"


"Dia mati karena itu. Mempertahankan keselamatan tuannya, dari pada keselamatannya sendiri" Ucap Robin berterus terang


"Hebat, orang seperti itu, patut diacungi jempol!" Guman Dion lirih, walau bisa didengar oleh Robin dan orang lain juga


Hati mereka bergetar mendengar pujian dari Dion itu, yang ditujukan pada musuhnya itu


Mereka memang mengakui, bahwa keberanian dan keteguhan hati Aron tersebut, memang sangat luar biasa, dan perlu diacungi jempol


Dalam hati mereka tumbuh tekad seperti itu, walau nyawa mereka taruhannya


***


Vila mewah atas bukit, kota Golden City, pukul 11 malam


"Ini mungkin bisa dijadikan petunjuk, siapa si Aron itu, juga orang yang telah membayarnya tersebut!" Ucap Rams pada Iron, yang tetap setia menemaninya sepanjang malam ini


"Ternyata dia tinggal di kota S, bersama dengan keluarganya. Dulu Aron itu, asli warganegara tanah ini, tapi sejak 3 tahun lalu, dia pindah ke Prancis."


"Ini diketahui dari data sebelum dia pindah ke negara itu, yang berhasil kudapatkan dari data kependudukan sebelumnya." Ucap Rams senang


"Kalau begitu, tinggal mencari siapa orang tuanya, dan dimana persisnya dia tinggal." Sambut Iron juga senang


"Tapi bagaimana kau bisa mengetahui, kalau Aron itu berasal dari kota S itu?" Tanya Iron penasaran


"Kalau masalah itu gampang. Ditempat pesta itu, secara diam diam dan tersembunyi, aku dan tim ku, telah memasang CCTV mini tanpa kabel, disetiap tenda yang akan ditempati oleh tamu tamu undangan itu."


"Setelah pesta selesai. Orang orang ku serentak bergerak, untuk mengambil CCTV tersebut, dan membawanya ke tempat ini."


"Aku dan tim ku telah bekerja membuka setiap CCTV itu dari sore tadi, tiba giliran pada CCTV yang dipasang pada tenda yang ditempati oleh Aron cs itu, kami mendapati, CCTV tersebut telah dirusak dan dibuang dibawah meja oleh mereka."


"Namun walau sudah rusak, timku berhasil mengaktifkan kembali, dan untungnya file yang ada didalamnya tidak ikut rusak juga."

__ADS_1


"Dari CCTV itu bisa diketahui dan dilihat, walau samar samar terdengar, mereka semua berasal dari kota S, dan bekerja di perusahaan yang sama. Tapi perusahaan apa itu, dia tidak menyebutkannya. Ini yang membuatku sangat penasaran sekali."


"Kalau benar katamu tadi, bahwa kau dan tim mu telah memasang CCTV, dan tempatnya pun tersembunyi, tapi kenapa Aron dan anak buahnya itu, bisa menemukan CCTV tersebut?"


__ADS_2