Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Sumpah disambut alam


__ADS_3

"Aku tidak boleh tertangkap oleh orang orang nya Dion itu. Sebelum aku kuat dan bangkit dari keterpurukan ini, serta mampu melawan mereka." Monolog Tommy, sambil berlari kencang menuju pinggiran kota M, tempat pembuangan sampah


"Jika aku tertangkap, daging ku pasti akan mereka buat sate. Hiii! sangat mengerikan sekali!" Monolog Tommy lagi, sambil napasnya kembang kempis. Lalu bersembunyi dalam tempat sampah berukuran besar


"Uhh! Sudah jatuh tertimpa tangga pula, seperti itulah keadaanku sekarang. Ini semua gara gara Dion manusia laknat itu!" Ucap Tommy dengan sumpah serapahnya, sambil menutup hidungnya dari bau yang menyengat dalam tempat sampah tersebut


Setelah dirasa aman, karena tidak ada pergerakan dari orang orang yang mengejarnya itu, Tommy keluar dari tempat sampah tersebut


Setelah diluar, Tommy bersuara lantang dengan berkata. "Aku bersumpah!. Jika Tuhan memberikan kesempatan padaku untuk hidup, dan menjadi orang kaya serta kuat, aku akan membalaskan dendam ku pada Dion!" Teriaknya keras seperti orang kesurupan


"Apa yang dilakukannya sekarang, akan kubalas berpuluh puluh kali lipat!. Akan kubuat Dion dan keluarganya, menderita seumur hidup!" Ucapnya dengan suara kuat, kemudian dia mengucapkan kata kata sesat


"Iblis!. Beri aku kekuatan!, kesempatan dan kekuasaan!, agar aku bisa menghancurkan bajingan Dion!. Beri aku kesempataaaann!" Ucap Tommy sambil tubuhnya bergetar, dengan tangan mengarah ke atas, dan...


Duuaaarrr!!


Tiba tiba saja petir menggelegar di siang bolong itu. padahal tidak ada awan, tidak ada mendung, tapi petir menggelegar di seluruh wilayah kota M. Sepertinya alam menyambut sumpah Tommy tersebut


"Hahahaha!. Sepertinya alam menyahut keinginanku!. Tunggulah pembalasan ku Dion!. Alam saja merestuiku!" Teriaknya kuat kuat, sehingga suaranya terdengar lamat lamat dari kejauhan


"Sejujurnya aku tidak suka membuat masalah, tapi aku juga tidak pernah takut bermasalah!. Namun buat saat ini, aku belum mempunyai kekuatan, untuk melawan mu Diooonn!" Teriaknya lagi kuat kuat


"Itu mungkin suara Tommy!. Arah jam 4. Cepat menuju ke sana!" Perintah komandan pengawal yang sedang mengejar Tommy itu cepat


"Gawat, ternyata mereka berhasil menemukan lokasi persembunyian ku. Ini tidak boleh jadi. aku harus bersembunyi lagi. Sial!" Ucap Tommy kesal, karena tempat persembunyiannya berhasil ditemukan oleh para pengawal tersebut


Tommy kembali membuka tempat pembuangan, yang berisi sampah kering dan basah, yang ada di belakangnya tersebut, kemudian buru buru memasukinya kembali


Tempat yang digunakan oleh Tommy untuk bersembunyi itu, adalah tong sampah besar, terbuat dari plastik tebal, yang kebetulan di dalamnya sedang penuh dengan sampah kering, basah bercampur jadi satu, busuk pula


Di dalam tong sampah itulah, Tommy sekarang sedang bersembunyi dari kejaran orang orangnya Dion


***


Diceritakan sebelumnya, Dion memerintahkan Iron, Robin dan Burgon, beserta puluhan pengawalnya itu, untuk berangkat ke kota M, sebagai orang yang ditugaskan untuk mengambil alih perusahaan Agam Group menjadi milik perusahaannya


Di dalam perintah itu, juga tersemat, niat Dion untuk membuat kekuatan Agam dan keturunannya itu, benar benar lumpuh, walaupun tidak dikatakannya secara langsung


Tetapi Iron dan yang lainnya, bisa menangkap maksud tersembunyi dari perintah tuan mudanya itu


Keesokan harinya, setelah mereka sampai di bandara, untuk terbang ke kota M, Iron menghubungi seseorang, yang ada di kota tersebut, untuk mencari keberadaan Tommy, serta memerintahkan mereka untuk menangkap Tommy agar bisa diamankan


Tapi sialnya!, orang orang yang diperintahkan oleh Iron tersebut, tidak bisa menemukan keberadaan Tommy atau ayahnya itu, karena mereka telah pergi dari kediamannya, dan bersembunyi di rumah saudara jauh Agam itu


Namun sepandai pandainya Tommy dan Agam bersembunyi, mereka tetap ketahuan juga, karena orang yang diperintahkan oleh Iron itu, menyebarkan mata mata ke seluruh kota, dengan mengirimkan gambar Tommy pada mereka

__ADS_1


Karena tidak mau tertangkap, Tommy nekad melarikan diri, dan meninggalkan ayahnya sendirian, hanya ditemani oleh paman dan bibi nya tersebut


Para pengawal Dion, hanya diperintahkan untuk menangkap Tommy, karena diperkirakan dia bisa mengumpulkan kekuatan untuk melawan kekuasaan Dion nantinya


Sedangkan Agam ayahnya itu, hanya diamankan di rumah saudara satu marga nya tersebut, dan dipastikan, tidak bisa keluar kemana mana, karena Iron meminta anak buahnya untuk memblokir jalan keluar dan masuk rumah tersebut dari jarak jauh


Karena tidak menemukan keberadaan Tommy, maka sepertiga dari orang yang mengejarnya itu, membubarkan diri, dan meninggalkan beberapa orang untuk mengawasi rumah di mana Agam saat ini tinggal


Dalam masa pelarian itulah, Tommy bersembunyi di tempat pembuangan sampah, karena dia tidak mau tertangkap oleh orang orangnya Dion. Dia tahu konsekuensi apa yang akan diterimanya, jika tertangkap oleh mereka


***


"Ini aneh!. Aku yakin, suara teriakan tadi, berasal dari tempat ini." Ucap komandan para pengejar Tommy tersebut pada anak buahnya


"Tadi ada seseorang yang berteriak di sini, dan tak lama kemudian, bunyi petir menggelegar!. Benar benar aneh! Pertanda apa ini?" Guman komandan tersebut pada diri sendiri keheranan, kemudian dia berkata lagi kepada anak buahnya


"Liat juga itu bocah!, padahal kita sebanyak ini, tapi kenapa kita tidak bisa menemukannya?" Ujar komandan pengawal yang yang mengejar Tommy itu kesal


"Mungkin dia bersembunyi dalam tong sampah ini. Cepat kau periksa!" Perintah komandan pengawal tersebut tegas


"Baik bos!" Jawab anak buahnya patuh, kemudian membuka tutup tong sampah besar tersebut


Seketika bau menyengat keluar dari dalam tong sampah besar itu, dan dia segera menutupnya kembali, lalu menutup hidungnya rapat rapat


"Tidak mungkin dia bersembunyi di sini bos!. Baunya sangat menyengat sekali." Ucap pengawal itu apa adanya, padahal dia belum sempat memeriksa, keseluruhan isi tempat sampah tersebut, Karena tidak tahan dengan bau yang berasal dari dalam tong sampah itu


"Sudah bos!, tapi tidak ada tanda tanda kehidupan di dalamnya. Hanya sampah sampah busuk yang ada." Jawabnya sedikit berbohong


Komandan pengawal tersebut, tidak mempercayai ucapan anak buahnya itu, kemudian mendekati tong sampah itu, dan mencoba membukanya


Baru dibuka sedikit saja, bau menyengat segera menyerang lubang hidungnya, dan cepat cepat ditutupnya kembali


"Sial! benar-benar sial!. Ternyata tong sampah ini bau sekali. Mungkin sudah satu minggu atau lebih, tempat ini tidak pernah dibersihkan!. Dasar pengotor !" Ucapnya memaki entah pada siapa


"Ayo kita pergi dan menyebar!. Cari keberadaan badjingan itu!" Perintah komandan itu lagi


"Baik bos!" Ucap mereka serempak, kemudian secara berkelompok, menyebar untuk mencari keberadaan Tommy


Setelah para pengajarnya pergi, dan keadaan sudah sepi, Tommy perlahan membuka tutup tempat sampah tersebut, kemudian mengeluarkan kepalanya sedikit, untuk mengamati keadaan sekitar


Kemudian dia buru buru keluar dari tong sampah bau tersebut dan berkata..


"Untung saja mereka tidak bisa menemukan ku disini. Ternyata bau busuk di dalam tempat sampah ini, yang telah menyelamatkan nyawaku." Ucapnya bersyukur


"Terima kasih busuk!" Ucap Tommy bertingkah seperti orang gila, kemudian bergegas pergi meninggalkan tempat itu

__ADS_1


Tempat yang dituju nya, berlainan arah dengan orang orang yang sedari tadi mengejarnya. Jadi untuk sementara, dia merasa aman


Sudah tidak bisa dikatakan lagi, bagaimana aroma busuk menyebar dari tubuh Tommy. Untung saja saat itu, tempat yang di laluinya sepi


Pakaian yang dikenakan, seluruhnya kotor, tapi dia tidak mau tahu. hidungnya sudah kebal, karena hampir 40 menit, dia bersembunyi di tempat pembuangan sampah, jadi bau busuk tersebut, sudah bersahabat dengannya


"Sebaiknya aku mencari sungai, atau selokan yang berair bersih, untuk membersihkan tubuhku ini. Tapi mudah mudahan, orang orang Dion keparat itu, tidak bisa menemukan ku." Ujarnya pelan


***


Bandara KN, kota M, sekitar pukul 11.10 siang


Setelah menempuh jarak sekitar 1.448 km, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 4 menit, rombongan yang dipimpin oleh Iron, sampai di bandara KN sekitar pukul 11.10 siang


Mereka disambut oleh puluhan pengawal bawahan Bonar dengan 10 mobil mewah kelas menengah, 4 buah bus, dan 1 buah land Rover


Begitu mereka keluar dari pintu bandara, Bonar segera menyambut mereka, lalu berkata." Selamat datang di kota M bos!" Ucapnya sambil sedikit membungkukkan badannya ke arah Iron, Robin dan Burgon


"Kerja bagus!. Ayo semuanya masuk ke transportasi yang telah disediakan, kemudian pergi ke markas Bonar ini!" Perintah Iron tegas


Puluhan orang orang yang di bawanya tadi, bergegas memasuki 10 buah mobil mewah, yang telah disiapkan oleh mereka. Sedangkan Iron, Robin dan Burgon, memasuki satu land Rover mewah, yang khusus dibawa untuk dinaiki oleh mereka


Sementara puluhan pengawal yang tadi menjemput iron, menaiki bus yang memang khusus disiapkan untuk mereka


***


1 setengah jam kemudian, rombongan tersebut sudah sampai di markas besar tempat Bonar bertugas


"Inilah kondisi kami bos!. Maaf kalau tempatnya sedikit berantakan." Ucap Bonar merendah


"Ini sudah lebih dari pada cukup. Kau memang seorang komandan yang bisa diandalkan. Tidak percuma aku menugaskan mu disini." Jawab Iron tulus


"Terima kasih bos!. Mari diminum dulu minumannya." Ucap Bonar lagi sambil menawarkan minuman yang memang sudah dipersiapkannya


"Maaf bos, kalau kami telah mengecewakan tuan muda Dion. Kami tidak berhasil menangkap Tommy, karena jejaknya seperti hilang ditelan bumi."


"Tapi kami sudah menahan Agam, ayahnya itu. Sekarang dia tinggal di pinggiran kota M, menumpang hidup dengan saudara jauhnya tersebut." Ucap Bonar melaporkan kondisi yang sebenarnya


"Untuk saat ini, biarkan saja dia lari, mungkin dalam beberapa hari ke depan, keberadaan Tommy akan kita temukan." Jawab Iron yakin, kemudian memberikan instruksi lagi


"Bagi orang orang mu menjadi 20 kelompok, dan tempatkan di setiap ruas jalan, yang kemungkinkan digunakan oleh Tommy untuk melarikan diri ke daerah lain!"


"Segera laksanakan!" Perintah Iron tegas dan tidak main main


"Baik bos!" Jawab mereka serempak, kemudian berseru..

__ADS_1


"Ayo kita berburu lagi!" Ujar mereka semangat


__ADS_2