
Boom!
Empat kekuatan besar bertabrakan di udara, dan menyebabkan dinding bangunan jebol, serta melemparkan empat sosok manusia ke arah yang berbeda, dengan luka dalam yang belum diketahui
Adiwilaga terdorong dan terbang sekitar lima meter, dan menabrak dinding hingga jebol. Tapi dia tidak pingsan dan masih sempat bangun untuk memulihkan tenaganya
Sebaliknya bagi Abhicandra. Nasibnya tidak begitu buruk. Tubuhnya hanya terlempar sekitar empat meter saja. dan berhenti saat menabrak lemari, yang dipajang di ruangan tersebut hingga roboh juga
Sementara Ronin juga demikian. Kekuatannya kalah telak saat melawan kekuatan Adiwilaga.Tubuhnya terlempar cukup jauh, dan jatuh diluar bangunan tempat terjadinya pertarungan itu. Pingsan!
Sedangkan Angkara lain lagi ceritanya. Dia yang paling parah kondisinya
Tubuhnya terlempar cukup jauh juga, dan berhenti saat menabrak anak buahnya sendiri, yang sedang bertarung dengan anak buah Dragon di luar. Kondisinya tidak sadarkan diri juga, dengan darah segar merembes dari mulutnya
Dragon yang juga ada di ruangan tersebut tidak mengalami apa apa. Dia masih tetap berdiri dalam posisi seperti semula
Dari tubuhnya berpendar sebuah aura yang cukup besar, yang fungsinya nya adalah melindungi pemilik tubuh tempat aura itu berasal
Walhasil dari tindakannya itu, tubuhnya selamat dari ledakan, walau sebenarnya itu tidak diperlukan
Dia berbuat seperti itu karena tak mau terkena serpihan material gedung atau perabotan yang ada di ruangan tersebut, sekaligus untuk melindungi anak buahnya sendiri
Setelah itu, dia mengirimkan aura penyembuhan ke arah Adiwilaga juga Abhicandra. agar kondisi mereka kembali pulih, dan harapannya itu terkabul. Dalam sekejap saja, tubuh mereka sudah kembali bugar, dan kembali seperti sediakala
Bangunan tempat mereka bertarung itu, sekarang sebagiannya telah rata dengan tanah, dan hanya menyisakan puing puing nya saja
Sementara itu di tempat lain, atau tepatnya saat ledakan terjadi. Anak buah Ronin yang masih tersisa, terlihat sedang bertarung melawan anak buah Dragon, dan pertarungan berat sebelah terlihat dimana mana
Karena kejadian itu, pertarungan sempat terhenti dan menyisakan rasa penasaran pada pada semua orang.Terutama bagi anak buah Ronin
Tapi buat anak buah Dragon, mereka sudah tahu bahwa ledakan itu pasti disebabkan oleh tuan mudanya, atau minimal dari seniornya sendiri. dan itu memang terbukti benar
Akibat dari beradunya empat kekuatan besar. Perlawanan Ronin juga Angkara serta anak buahnya jadi terhenti. Dan mereka langsung menyerah saat itu juga
Dragon yang menjadi pemimpin penyerangan tersebut bertindak cepat. Dengan kemampuannya dia mengirim tubuh Ronin dan Angkara ke tempat lain untuk diadili. Setelah sebelum nya dipulihkan tenaganya terlebih dahulu secara diam diam
Sementara anak buahnya untuk sementara dibiarkan begitu saja. Kecuali bagi belasan komandan juga wakilnya. Buat mereka, Dragon bertindak tegas, dengan mengajukan dua pilihan. Melawan atau mati!
Mendapat tawaran seperti itu. Sontak saja mereka melemparkan senjata yang mereka pegang, dan langsung berlutut di tanah tanda menyerah
Melihat komandan dan wakil nya berbuat seperti itu. Puluhan anak buahnya yang masih tersisa juga berbuat demikian
Mereka juga melemparkan senjata apa saja yang mereka pegang, dan langsung menjatuhkan lututnya ke tanah, serta mengangkat tangan juga tanda menyerah
Dragon yang melihat itu langsung bertindak cepat, karena sedang terburu buru
Dia segera mengirimkan formasi pengunci juga formasi darah pada sekitar enam puluhan anak buah Ronin yang masih tersisa. Dengan tujuan untuk membuat mereka tidak mempunyai kemampuan apa apa lagi
Sekitar satu menit hal itu berlangsung. Dan akhirnya tubuh tubuh tidak berdaya ambruk ke tanah, dan tidak sadarkan diri
Kini pertarungan sudah terhenti dan dimenangkan oleh Dragon dan anak buahnya
Tak lama kemudian terdengar sebuah suara tegas, memberi perintah pada mereka. "Ambil seluruh barang berharga yang ada di markas ini!"
"Cari data data mereka apalagi rekening keluarganya!. untuk memudahkan pengiriman santunan buat keluarga yang mereka tinggalkan!"
__ADS_1
"Aku tidak mau seorangpun yang terlewatkan!" Ucap Dragon memberi perintah
"Baik tuan muda!" Jawab seluruh anak buahnya serempak. Kemudian mengerjakan seperti yang diperintahkan oleh tuannya itu
Dua jam kemudian. Apa yang mereka cari akhirnya di dapatkan
Ada lima ratusan lebih batangan emas yang belum sempat dikirimkan pada Tejamaya, diletakkan disebuah ruangan begitu saja
Dalam pencarian itu juga ditemukan sejumlah uang dalam jumlah banyak. Dalam bentuk dolar Amerika dan mata uang Eropa, Asia juga dari negara lain. Tertera dalam enam rekening yang berbeda
Jumlah nya sangat banyak sekali. Dolar Amerika tertera 59.74 juta dolar. Mata uang Eropa berjumlah 46.88 juta Euro. Sedangkan mata uang lainnya di dua rekening tertera sebanyak 136 juta dolar Hongkong, dan 128 juta RMB. Serta dalam mata uang lain jika ditotalkan berjumlah 600 juta bath, dan 396 juta dolar Singapura
Bukan hanya itu saja yang mereka temukan. Dalam pencarian tersebut juga ditemukan seribu kotak berukuran sedang, yang berisi benda benda berharga. Yang tersimpan di ruang bawah tanah milik organisasi tersebut, dan langsung di bawa naik serta ditunjukkan pada Dragon
"Mungkin batu batu berharga ini didapatkan dari negara kita bagian timur itu, atau dari negara lain!" Ucap Dragon pada anak buahnya
"Bisa juga demikian tuan muda!"
"Waktu kita ada di tempat itu juga ditemukan batu batu seperti ini!"
"Kami yakin ini semuanya berasal dari sana!" Jawab Robin menguatkan
"Ya benar kata mu paman!. Aura yang dipancarkan oleh batu batu itu memang aku kenal, dan asli berasal dari negara kita!"
"Untuk itu. Segera kumpulkan semuanya di sini, untuk aku kirimkan ke tempat kita!" Jawab Dragon mengiyakan serta memberi perintah tegasnya itu
"Baik!" Jawab sebagian anak buahnya patuh dan serempak
Tak lama kemudian. Apa yang diperintahkan sudah di kerjakan. Dragon langsung mengibaskan tangannya ke arah kotak kotak itu serta benda benda berharga lainnya, untuk di kirim ke villa milik ayah nya itu, disertai pesan dari Dragon tentang harta harta tersebut
Enam buah buku tabungan milik organisasi juga dikirim ke sana, termasuk rekening keluarga milik anak buah Ronin seluruhnya
Dan sisanya akan digunakan untuk santunan anak yatim, orang kurang mampu, panti asuhan, panti jompo dan lain sebagainya
Sepeserpun Dragon tidak mengizinkan uang uang itu di gunakan. Semuanya harus diserahkan pada yang berhak menerimanya
Ronin dan Angkara, yang dua setengah jam sebelum itu dikirimkan ke kota emas, sudah sampai di tempat tujuan, disertai dengan keterangan tentang keduanya
Mereka langsung ditempatkan dan digabung bersama dengan bekas anak buahnya, yang waktu itu berniat menyerang Dragon juga ayahnya itu
Setelah menyelesaikan tugasnya tersebut. Dragon memerintahkan pada orang orangnya untuk berkumpul di dekatnya, untuk dibawa kembali ke hotel tempat mereka menginap. Dan rencananya akan kembali ke Indonesia keesokan harinya
***
"Tak kakek sangka!, cucu buyut ku itu mampu melakukan tugasnya dengan baik!"
"Walau usianya baru sebelas tahun lebih, tapi pembawaannya sangat luar biasa sekali!"
"Kakek bangga mempunyai cicit yang seperti itu Dion?" Ucap tuan Birawa senang
"Kami juga bangga kek!"
"Diusianya yang masih muda itu, dia sudah mampu bertindak seperti orang dewasa!"
"Sudah berapa kali dia memimpin pengawal pengawal kita, dan semuanya berhasil dengan baik!"
__ADS_1
"Jiwa kepemimpinannya sudah terlihat jelas, dan mungkin akan melebihi harapan kita kedepannya!" Jawab Dion membenarkan
"Anak siapa dulu?" Ucap Ivory terkesan membanggakan diri
"Anak kalian dan cicit kakek!" Respon tuan Birawa cepat sambil pura pura cemberut
"Hahahaha!" Tawa ketiganya pecah karena merasa lucu
"Tapi ngomong ngomong!. Siapa dua orang yang dikirim olehnya kemari tadi?" Ucap tuan Birawa bertanya
"Oh!. Mereka itu adalah Ronin, dan yang satunya lagi Angkara!"
"Mereka berdua sama sama murid perguruan tapak jingga, dan satu generasi dengan guru nya guru ku!"
"Menurut Dragon. Mereka berdua adalah murid pengkhianat perguruan."
"Dia berguru dengan Tohpati, pemimpin tertinggi organisasi yang selalu memusuhi kita itu!" Jawab Dion menjelaskan apa yang dia tahu, dan apa adanya
"Ternyata begitu!. Dunia bisnis ini memang terlalu kejam!"
"Selalu beriringan dengan kehidupan mafia, gangster dan sejenisnya."
"Bohong kalau ada yang mengatakan, jika bisnis yang menggurita seperti Birawa Group ini, perjalanannya lancar lancar saja!"
"Pasti ada sedikit banyaknya bersinggungan dengan para mafia tersebut, apalagi gangster yang menginginkan keuntungan dari kita!"
"Dan itu sudah jamak terjadi di zaman sekarang ini. Bahkan dari zaman dulu juga ada!"
"Jadi kakek tidak merasa heran, jika perjalanan usaha kita akan berurusan dengan para mafia, organisasi dan gangster seperti Ronin dan Angkara itu."
"Tapi semuanya harus dihadapi dengan bijak. Mana yang membahayakan usaha, dan mana yang hanya sekedar merongrong kewibawaan nya saja."
"Tapi dari semua itu. Kita harus mengikis habis, agar perusahaan yang kita bangun ini tidak tergerus oleh pengaruh mereka!"
"Jadi tindakan Dragon itu sudah benar!. Secara perlahan dia telah berusaha mengurangi tekanan dan rongrongan dari orang-orang tersebut, dan tindakannya sangat terpuji sekali!"
"Dia bisa memilih dan memilah, mana orang yang berbahaya, dan mana orang yang masih diberi kesempatan untuk hidup."
"Contohnya adalah kedua orang itu!"
"Walau apapun tindakan yang telah mereka lakukan. Mereka berdua tetap murid dari perguruan yang leluhurnya bangun itu!"
"Jadi tugas kita adalah mendukung tindakannya yang dinilai oleh Dragon benar!" Ucap tuan Birawa sangat mengena sekali
"Kakek benar dan Dion serta Ivory akan selalu mendukungnya!" Jawab Dion tegas sekaligus senang
"Tentang emas emas itu, juga yang lain, kita tukar dengan uang kita saja!. Bagaimana?"
"Penyimpanannya cukup aman ketimbang menyimpan uang tunai di bank." Ucap tuan Birawa memberi usul
"Ya kakek benar!. Batangan emas itu harus kita tukar dengan uang tunai kita. dan kita simpan di tempat terpisah!" Jawab Dion sangat setuju sekali
"Tapi bagaimana dengan Ronin juga Angkara itu?. Apakah tetap ditahan atau di lepaskan?" Tanya tuan Birawa ingin tahu
"Untuk sementara kita tahan dulu."
__ADS_1
"Setelah Draco pulang, baru kita bicarakan nasib mereka nanti!"
"Karena Dion mempunyai rencana lain buat mereka." Jawabnya cukup jelas