
"Savage!. Datangi perempuan Shanghai itu. Bawa dia kemari!" Ucap seorang ketua mafia pada bawahannya
"Siap bos!" Jawab orang yang bernama Savage tersebut patuh. Kemudian keluar dari ruang VIP, dan mendekati Ling Chia untuk memaksakan kehendaknya
"Ayo ikut aku!. Bos ku ingin bertemu denganmu!" Ucap Savage dengan suara kuat dan penuh intimidasi pada Ling Chia
"Aku bukan bawahan mu!. Jadi jangan berani mengatur ku!" Jawab Ling Chia marah, dan tidak senang pada sikap Savage yang sombong itu
"Dasar perempuan jhalang. Berani ya kau!" Respon Savage geram
Wus!
Plak!
Buk!
Tanpa ada aba aba lagi, Savage langsung melancarkan serangannya ke arah Ling Chia .Tapi bukan Ling Chia namanya, jika dengan serangan lemah seperti itu bisa kalah
Dengan mudahnya dia menangkis, bahkan balas menendang ke arah Savage, dan telak mengenainya, hingga membuat tubuh Savage terlempar ke tengah arena
Pertarungan yang sedang berlangsung di tengah arena, sontak berhenti Katena itu, dan mata semua orang memandang ke arah Savage, dan Ling Chia secara bergantian
"Kurang ajar!. Beraninya kau menyerang ku!" Teriak Savage marah karena dipermalukan seperti itu
"Siapa yang menyerang siapa bhangsat!"
"Kau pikir kau itu siapa?"
"Tiada angin tiada hujan, langsung menyerang ku dengan kata kata verbal seperti itu!"
"Aku bukan bawahan mu!. Jadi jangan seenaknya memberi perintah padaku!" Jawab Ling Chia tidak senang
"Hah!. Aku tidak mau tahu!. Kau harus tetap ikut dengan ku, untuk menghadap bos ku!" Respon Savage marah
"Mohon tidak mengganggu jalannya pertandingan tuan!" Ucap juri datang menengahi
Bug!
"Hugh!" Teriak juri pertandingan kesakitan, saat secara tiba tiba perutnya di tendang cukup kuat dan tidak sempat di tangkisnya
"Tangkap perempuan itu, dan bawa pada bos Xaviera!" Ucap ketua bodyguard pada anak buahnya, yang tiba tiba masuk ke arena dan menolong juri yang tadi ditendang oleh Savage tersebut agar berdiri
"Baik!" Jawab sepuluh bodyguard patuh. Kemudian berlari mendekati Ling Chia yang duduk dengan tenang itu
Tidak mau kawannya kenapa kenapa. Ling Hwa dan dan Ling ma, serta puluhan petarung wanita Birawa Group lainnya mendatangi tempat Ling Chia duduk, dengan niat untuk melindunginya
"Jangan mempersulit kerja kami!"
"Sebaiknya kau ikut dengan ku dan menghadap bos Xaviera untuk menerima hadiah!" Ucap Dim Gum, ketua bodyguard organisasi, mencoba membujuk Ling Chia agar bisa ikut dengannya
"Memang kau siapa dan apa hak mu memaksaku!"
"Aku datang kesini karena ingin ikut bertanding. Bukan harus ikut kemauan orang yang tidak jelas seperti bos mu itu!" Jawab Ling Chia tidak terima
"Kurang ajar!. Cepat ringkus perempuan jhalang ini!"
"Jika dia melawan!. Seret dan ikat tubuhnya!"
"Aku tidak mau tahu bagaimana caranya!"
"Cepat kerjakan!" Teriak Dim Gum bernada geram
"Baik!" Jawab anak buahnya serempak. Kemudian meluruh ke arah Ling Chia dan kawan kawannya
Sementara di bagian lain, atau tepatnya di ruang VIP yang ditempati oleh Dragon. Beberapa anak buahnya merasa khawatir akan keselamatan teman temannya
Lalu salah seorang pengawal elit menghadap Dragon dan berkata. "Tuan muda!. Apa yang harus kami lakukan?" Ujarnya
"Biarkan saja!. Mereka tidak akan kalah hanya dengan sepuluh orang lemah seperti itu!"
__ADS_1
"Aku juga ingin melihat batas kekuatan mereka!" Jawab Dragon cuek saja
"Siap tuan muda!" Respon anak buahnya patuh. Kemudian kembali ke tempat dia duduk
"Sebaiknya kalian bekerja sama dengan kami, agar kulit mulus kalian tidak lecet karena ditarik!" Ucap salah seorang bodyguard berwajah jelek, tapi tubuhnya cukup tegap kepada Ling Chia dan teman temannya
"Jangan sentuh tubuh kami dengan tangan kotor kalian itu!" Reaksi Anjani marah
"Hehehe gadis manis!. Kau sepertinya masih perawan!"
"Bos Xaviera pasti senang bermain dengan mu!" Jawab pria berwajah jelek itu sambil menjilat bibirnya sendiri, dan berusaha menyentuh dagu Anjani
"Kurang ajar!. Dasar laki laki mesum?" Reaksi Anjani marah, kemudian melancarkan serangan cepatnya ke arah pria tersebut dan tepat mengenai dada nya
"Hugh!" Teriak orang tersebut kesakitan, akibat terkena tendangan cukup kuat tersebut
Kejadian tersebut membuat kawan-kawannya menjadi marah. Kemudian meluruh ke arah Anjani juga teman temannya yang lain, dengan melancarkan serangan terkuatnya
Tetapi para pengawal Birawa Group, bukanlah orang lemah. Mereka dengan santainya menangkis, menendang bahkan membalas serangan dari para bodyguard tersebut
Hingga tidak sampai satu menit, 10 bodyguard yang tadi menyerang Ling Chia, Anjani dan kawan-kawannya bertumbangan, dan terkapar di arena tidak berdaya
Ada yang pingsan, ada yang terluka. bahkan ada yang patah tangannya
Peristiwa singkat itu membuat para penonton bersorak kegirangan. Mereka menyangka bahwa kejadian itu adalah bagian dari pertandingan. Tetapi sebenarnya mereka tidak tahu para bodyguard tersebut ingin memaksa Ling Chia dan kawan kawannya, agar menghadap seorang bos besar, yang memang selalu datang di setiap event pertandingan, yang di adakan oleh organisasi milik temannya itu
Tapi tidak begitu halnya dengan pimpinan organisasi, yang memang ditugaskan di arena tersebut
Dengan geram dia memerintahkan pada puluhan bodyguard-nya, untuk mengatasi masalah itu, dan menangkap orang-orang yang telah membuat keributan di arena tersebut
Segera setelah mendapatkan perintah dari bos arena. Lebih dari 64 orang bodyguard masuk ke arena pertandingan, dan segera mengapung Ling Chia dan kawan-kawannya
Pemandangan tersebut tentu saja membuat para penonton menjadi keheranan. Ada apa sebenarnya dengan para bodyguard tersebut. Kenapa mereka ikut turun ke lapangan, dan mengapung para petarung wanita yang belum pernah ada sebelumnya
"Jangan bergerak dan jangan melawan!. Jika tidak senjata ini akan menembus tubuh mulus kalian itu!" Ucap seorang komandan bodyguard pada Ling Chia dan teman-temannya tersebut
"Beginikah tata cara dan sopan santun pertandingan di tempatmu?"
"Tapi kenapa anak buahmu malah memaksa kami, untuk menghadap orang yang tidak jelas?"
"Kalian pikir kami ini siapa?"
"Kami juga punya harga diri dan kehormatan!"
"Jika memang dia ingin bertemu dengan kami!. Suruh dia turun!, dan jika berani berlawanan dengan kami!" Jawab Ling Chia cukup jumawa sekali
"Jangan banyak omong!. Cepat ringkus mereka, dan seret kehadapan bos besar Xavier!" Respon Trafon, komandan tiga bodyguard milik organisasi pada bawahannya bernada marah
Segera setelah itu. Puluhan laki laki tersebut, menyerbu kelompok petarung wanita Birawa Group, yang hanya berjumlah 30 orang itu, dan berusaha melumpuhkannya
Tapi apa yang terjadi. Puluhan bodyguard yang katanya kuat kuat itu terlempar ke mana mana tanpa di sentuh atau di serang oleh kelompok Anjani
Tubuh mereka tiba tiba kaku, dan segera terpelanting ke segala arah, serta jatuh tak bergerak lagi. Pingsan atau mati belum ada yang tahu
Ada kekuatan tak kasat mata, yang membuat tubuh mereka tidak bisa bergerak, sekaligus mendapatkan tekanan juga pukulan teramat kuat di sekujur tubuh mereka. Dan hasilnya sekarang adalah, 54 orang bodyguard, berserakan di mana-mana dan tidak bergerak lagi
Pemandangan tersebut tentu saja membuat mata semua orang melotot. Termasuk bos Xaviera dan 5 temannya itu. Bagaimana bisa puluhan bodyguard, yang sudah terkenal kuat tersebut, dibuat tidak berdaya, ketika berhadapan dengan para petarung wanita yang baru mereka lihat itu
Tapi bukti sudah ada di depan mata. Sekarang 64 orang bodyguard yang tugasnya mengamankan jalannya pertandingan, telah terkapar tidak berdaya di lantai arena. Bahkan 10 orang bodyguard yang sebelumnya juga berusaha menangkap Anjani dan teman-temannya, semuanya juga sudah tidak bisa bergerak lagi
Jadi praktis ada sekitar 74 orang bodyguard yang bertugas di arena pertarungan perempuan menjadi lumpuh. Hanya tinggal beberapa puluh orang saja yang masih belum tersentuh
Lalu siapa pelaku utama dalam insiden yang sangat mencengangkan tersebut?. Ternyata itu adalah hasil perbuatan dari Dragon, yang Satu setengah jam sebelumnya, telah memasang formasi pelindung di sekitar arena, yang gunanya untuk melindungi para petarung nya
"Orang yang bernama Xaviera!. Segera turun ke arena, dan lawan aku jika kau berani!
"Jangan pengecut seperti itu!. Jangan sembunyi di belakang anak buahmu yang lemah tersebut!" Ucap Anjani dengan suara kuat
"Kurang ajar!. Dasar perempuan jhalang!"
__ADS_1
"Akan kurobek mulut busuk mu itu!" Jawab Xaviera dari dalam ruang VIP nya
"Tuan muda!. Keadaan sudah mulai memanas!"
"Apakah kami harus turun tangan, dan menghadapi orang tersebut?" Tanya Adiwilaga, melalui aura kesadarannya pada Dragon
"Kekuatan kalian belum dibutuhkan saat ini. Tapi cukup berjaga-jaga saja!" Jawab Dragon juga melalui aura kesadarannya
"Baik tuan muda!" Jawab Adiwilaga patuh. Kemudian terus memperhatikan arena pertandingan, dari ruang bawah yang dia tempati bersama dengan para pengawal lain
Sementara itu, orang yang dipanggil dengan bos Xaviera, sudah turun ke lantai arena, dan segera menuju ke arah Anjani dan langsung melancarkan serangan terkuatnya
Wus!
Plak!
Des!
Tubuh Xaviera juga Anjani terdorong beberapa langkah ke belakang.Tapi cuma Anjani saja yang hanya terdorong satu langkah, sedangkan Xaviera cukup jauh
"Kuat juga kau perempuan jhalang!"
"Kau pantas menjadi anak buah ku, atau menjadi mainanku saja!" Ucap Xaviera bernada meremehkan, sambil menyeka darah yang merembes melalui mulutnya
"Siapa yang kau panggil jhalang itu bhangsat?"
"Aku perempuan baik baik, yang tugasnya membasmi laki kaki hidung belang seperti mu!" Jawab Anjani benar benar marah
"Hahahaha!. Kalian dengar itu penonton!"
"Perempuan jhalang ini telah berani melawan ku, bahkan telah melukai ku!"
"Barang siapa yang bisa membuatnya takluk, dan dibawa kepada ku!. Maka aku akan memberikan pada orang tersebut 20 juta bath!"
"Bahkan jika 30 orang orang ini bisa kalian kalahkan!, maka aku akan memberikan pada kalian masing masing 30 juta bath!"
"Jadi taklukkan perempuan perempuan jhalang ini untuk ku!" Teriak Xaviera kuat sekali
Tapi suaranya tiba-tiba terhenti, akibat kepala dan mulutnya ditampar cukup kuat, oleh kekuatan yang kasat mata, dan membuat tubuh Xaviera terpelanting dan menabrak Tribun penonton
Tubuhnya tidak bergerak lagi, diam membatu, dengan darah keluar dari rongga mulutnya. Seluruh gigi-giginya tanggal dengan mata melotot penuh kengerian
"Apa yang terjadi dengan teman kita?. Kenapa tiba-tiba saja tubuhnya terdorong dan terpelanting seperti itu?"
"Kekuatan apa yang dimiliki oleh perempuan cantik itu?" Tanya salah seorang bos mafia teman dari Xaviera itu
"Mana aku tahu!. Perempuan tersebut tidak bergerak sama sekali. Tapi tiba-tiba saja tubuh Xavier terbang seperti itu!" Jawab temannya keheranan
"Bukan hanya teman kita saja yang dibuat tidak berdaya!"
"Tapi lebih daripada 70 orang bodyguard, yang selama ini tidak punya lawan, dibuat tidak berdaya oleh mereka!"
"Sebenarnya mereka itu datang dari mana?" Ucap salah seorang ketua mafia yang lain penasaran juga
"Gawat!. Baru saja aku ingin mendapatkan tubuh wanita cantik itu. Tapi ternyata mereka bukan orang sembarangan, dan kita tidak bisa mendekatinya!" Ucap seorang pejabat mata keranjang pada tiga pejabat lainnya
"Aku juga tidak berani bertindak lebih!"
"Kau lihat saja si Xaviera itu!. Siapa yang tidak kenal dengan dia?"
"Dengan mudahnya dibuat tidak berdaya!"
"Mungkin mati atau masih hidup kita semua tidak tahu!"
"Hanya petugas-petugas itu yang tahu kondisi dari bos mafia tersebut!" Jawab pejabat yang lain menimpali
"Baru kali ini aku melihat pemandangan seperti itu!"
"Aku yakin!. Perempuan perempuan tersebut memang dipersiapkan untuk menghabisi lawan-lawannya!"
__ADS_1
"Aku harus mencari tahu, dari kelompok mana mereka itu!" Ucap seorang pejabat kenamaan, berasal dari Thailand sendiri penuh selidik