Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Buronan


__ADS_3

Setelah mengucapkan kata kata tersebut, Langit dan orang orang nya, langsung pergi meninggalkan pelataran gedung milik Tommy itu, dan berniat kembali ke markasnya


Dibawah tatapan sinis, dari orang orang nya Tommy. Langit, Awan, Bumi, Eric dan Anjani, serta ratusan orang pengawal elit lainnya, terus saja melangkah, menuju mobil mobil mereka. Setelah itu, langsung pergi meninggalkan tempat tersebut dengan hati tidak puas


Sepeninggal mereka, John Pierre, komandan tertinggi tim pengawal Tommy, segera memberi perintah pada seluruh anak buahnya, agar mulai sekarang, bersikap hati hati dalam bertindak, agar tidak memancing reaksi dari orang orang yang datang tadi


Sebuah organisasi yang dulunya besar, disegani dan ditakuti oleh orang orang di daratan Eropa. Sekarang telah berubah menjadi seekor tikus yang sedang terkena perangkap


"Kita bukan tandingan mereka saat ini. Kalau dulu mungkin ancaman mereka itu, kita anggap angin lalu. Tapi sekarang, tidak lagi." Ucap John Pierre mengingatkan bawahannya itu


"Jadi mulai sekarang, berhati hatilah dalam bertindak, dan jangan menimbulkan kecurigaan pihak mereka."


"Mereka bukan asli Prancis, tapi sudah bisa menguasai kekuatan jalanan, dan didukung pula oleh pihak berwenang di kota ini. Setelah orang yang kita sewa itu, mereka serahkan pada pihak kepolisian Perancis, dengan laporan perampokan."


"Peristiwa itu telah membuat kelompok mereka mendapat kepercayaan penuh dari pihak kepolisian setempat, juga otoritas kota ini."


"Tapi bagi kita, Keberadaan mereka telah menjadi ancaman serius, dan ini tidak boleh dibiarkan." Ucap John Pierre berapi api


"Namun karena kekuatan kita masih kalah jauh dari mereka. Untuk sementara, kita tidak usah mencari masalah dengan kelompok Robin itu. lebih baik mencari jalan aman saja mulai sekarang!"


"Tapi bagaimana kalau tuan Tommy tetap bersikeras untuk melemahkan posisi mereka di Paris ini?" Tanya Almond khawatir


"Aku rasa tidak mungkin, karena sumber dana perusahaan, telah dibekukan olehnya sendiri, melalui sistem keamanan komputer mu, yang saat ini telah dikuasai oleh mereka."


"Jadi aku rasa, tuan Tommy tidak mempunyai keberanian lagi, untuk memulai konflik dengan perusahaan itu." Jawab Tommy dengan analisanya yang masuk akal, dan langsung mengajak orang orangnya untuk masuk ke dalam gedung


***


"Lapor tuan besar!. Robin ingin melaporkan sesuatu pada anda!" Ucap Rams sopan ketika menghadap Dion


"Baik. Tolong temui kakek ku, dan katakan, aku menunggunya diruang operator!"


"Sampaikan juga pada gurumu itu, agar bersedia datang mendampingi kakek ku!" Ucap Dion memberi perintah


"Baik tuan besar!" Jawab Rams patuh


"Sayang!. Hari ini papa akan memberi pelajaran pada Tommy, dalang utama usaha pembunuhan terhadap mu dulu, dengan melaporkannya pada pihak berwajib negara kita, karena tempat kejadian perkara berada di negara ini."


"Selain itu, papa juga akan memiskinkan Tommy, dengan menarik semua kekayaan juga aset asetnya, menjadi milik yayasan amal yang ada disana."


"Baik sayang!. Ivo tidak bisa menemani, karena anak kita, mau pergi ke arena bermain kesukaannya itu." Ucap Ivory dengan suara lemah lembut


"Tidak apa sayang!. Pergilah temani jagoan kita Bermain, Tapi pastikan, keselamatan kalian tidak terancam." Jawab Dion penuh kasih sayang, kemudian mengecup kening Ivory penuh kelembutan


***


"Salam tuan senior!. Salam tuan besar!" Sapa Robin sesaat setelah sambungan videonya, tersambung dengan Dion


"Laporkan apa perkembangan yang terjadi pada perusahaan kita, juga tentang Tommy itu!" Ucap Dion tanpa basa basi lagi


"Tommy telah melarikan diri sebelum ditangkap, dan keberadaannya tidak bisa ditemukan!" Jawab Robin apa adanya


"Berapa jumlah kekuatan, orang orang yang mendukung organisasi yang dipimpinnya itu?" Tanya Dion meminta penjelasan

__ADS_1


"Menurut info intelijen, jumlah anggota yang masih tetap setia pada Tommy, hanya 115 orang. itupun kebanyakan dari mereka sedang tidak berada di Perancis!" Jawab Robin cepat


"Rams!. Coba kau buka database perusahaan tuan benyamin itu. Cari tahu berapa jumlah karyawannya sekarang!" Perintah Dion tegas


"Baik tuan besar!" Jawab Rams cepat


Tak lama kemudian, dilayar komputer yang ada di depan Rams itu, terpampang informasi tentang perusahaan, juga organisasi milik Benyamin tersebut


Di dalam informasi itu menyebutkan, bahwa organisasi mafia yang bergerak di bidang perdagangan itu, didirikan 26 tahun yang lalu, oleh Benyamin dan dua kawannya


Selain itu, juga disebutkan, kapan perusahaan yang didanai oleh Benyamin tersebut didirikan, dan jumlah karyawannya dari tahun ke tahun


Untuk tahun ini saja, jumlah karyawannya secara keseluruhan sebanyak 230 orang, termasuk security dan petugas lapangan.


Setelah mendapatkan informasi tersebut, Dion memandang kakeknya lalu berkata. "Bagaimana kakek?. Apa kah kita harus memberi pelajaran pada si Tommy itu?" Tanya Dion meminta pendapat dari kakeknya itu.


"Jika memang diperlukan kenapa tidak!. Buat agar organisasi itu tidak ada lagi di daratan Eropa. Tapi perusahaannya, tetap di pertahankan." Jawab tuan Birawa cukup bijaksana, kemudian mengalihkan pandangannya kearah Deon, sang legenda cyber tersebut, Lalu berkata...


"Deon!. Kau buat organisasi yang diketuai Tommy itu hilang dari peredaran!"


"Bekukan secara permanen ijin organisasi itu, dan laporkan secara tertulis, kepada pihak yang berwenang menangani surat perizinan tersebut."


"Baik bos!" Jawab Deon yang kali ini bersikap sedikit hormat pada tuan Birawa


Selagi Deon dan Rams juga anak buahnya yang lain sedang bekerja. Dion memberi instruksi kepada Robin, yang sampai saat ini masih tetap tersambung untuk membuat laporan


"Robin, buat surat pengaduan pada pihak berwajib di kota Paris, bahwa Tommy adalah buronan kita, karena tersandung kasus percobaan pembunuhan juga pelecehan di negara kita, dan minta agar mereka menangkap Tommy, dan diserahkan pada kita." Ucap Dion memberi perintah.


"Bawa Austin sebagai saksi, atas perbuatan mereka itu. dan pastikan kali ini, Tommy tidak akan bisa melarikan diri!" Perintah Dion tegas dan kali ini Dion ingin Tommy mati


"Baik tuan besar!" Jawab Robin patuh, kemudian meminta ijin untuk memutuskan sambungan Vidio pada Dion


"Selesai!" Ucap Deon tiba tiba


"Selesai apanya?" Tanya Birawa keheranan


"Organisasi mafia milik Tommy. sekarang ijin operasinya telah dicabut, dan orang orangnya, terutama Tommy serta istrinya itu, telah ditetapkan sebagai buronan, karena kasus pembunuhan"


"Secepat itu!. Padahal aku baru saja memberikan perintah pada Robin, untuk melakukan hal tersebut!" Ucap Dion keheranan


"Itu gampang sekali bagiku tuan besar!. Dari perkataan tuan tadi. Aku sudah bisa membuat laporan secara tertulis, kepada pihak kepolisian setempat, untuk menetapkan Tommy dan istrinya itu, sebagai tersangka pembunuhan tuan Benyamin dan orang orangnya tersebut." Jawab Deon enteng


"Lalu siapa yang menjadi saksi?" tanya Dion penasaran


"Austin!. yang sekarang sedang dilindungi oleh Robin, dan sekarang juga mereka sedang menuju ke kantor polis." Jawab Deon santai


"Bagus!. Ternyata si Austin itu ada gunanya juga bagi kita!" Respon tuan Birawa senang


"Hubungkan ke Robin kembali!. Aku ingin mengatakan sesuatu padanya!" Perintah tuan Birawa tegas


"Bain tuan senior!" Ucap Rams patuh


Tak lama berselang, Robin sudah bisa dihubungi. Tuan Birawa langsung memberi perintah padanya

__ADS_1


"Jika hari ini ada jadwal penerbangan ke kota J. kirim si Austin ini kemari!" Perintah tegas tuan Birawa pada Robin


"Kawal keberangkatannya ke sini. Pastikan dia tidak macam macam selama perjalanan. dan pastikan juga akan keselamatannya!" Perintah tuan Birawa lagi pada Robin


"Siap tuan senior!" Jawab Robin hormat


"Satu hal lagi, Tommy sekarang telah menjadi buronan pihak berwajib, juga buronan kita. Kerahkan orang orang mu untuk mendapatkan Tommy hidup atau mati!" Ucap Dion juga memberi perintah pada Robin


"Utus orang orang mu di sini, untuk menduduki sementara perusahaan milik tuan Benyamin itu, dan kelola perusahaan tersebut hingga bisa bangkit kembali."


"Akses ke sistem informasi perusahaan itu, akan dibuka sesaat setelah kalian mendudukinya."


"Katakan pada para pekerja, untuk bersikap tenang, dan tetap bekerja sebagaimana mestinya.Tapi jika mereka enggan dan berniat resign dari perusahaan itu, biarkan saja."


"Bagi yang masih ingin bergabung, dan tetap bekerja pada kita. naikkan gaji mereka sebesar 15%, dan akan terus naik sampai 25%."


"Baik tuan besar!" Jawab Robin cepat


"Sebaiknya kau sendiri yang datang ke perusahaan itu, dan katakan pada orang orangnya, bahwa perusahaan milik Benyamin itu, untuk sementara, akan dikelola oleh Birawa Group."


"Setelah kuat, baru akan diserahkan pada yayasan amal di negara itu." Ucap tuan Birawa menimpali


"Siap tuan senior!" Jawab Rams tegas


"Terima kasih!" Ucapnya sambil mematikan sambungan vidio pada Robin


***


"Apa yang terjadi?. Kenapa ijin operasi organisasi mu di cabut,


?" Tanya Adeline keheranan


"Aku juga tidak tahu!. Mungkin imbas dari tuntutan pihak Dion, yang menuduh ku melakukan pembunuhan, juga pelecehan di negaraku dulu!" Jawab Tommy berterus terang


"Jadi kau memang benar tersandung kasus itu?" Tanya Adeline marah


"Tidak sayang!. Aku tidak pernah melakukan apa pun. Yang mereka tuduhkan itu tidak benar, dan menggambarkan, seakan akulah pelakunya, padahal mereka sendiri yang rela jadi umpan dari keserakahan Dion itu, bahkan aku turut menjadi korban!" Jawab Tommy membela diri dan mencoba membohongi Adeline istrinya itu


"Sudahlah!. Untuk sementara, kita singkirkan masalah itu dulu, yang penting, mari kita bersiap siap pergi, karena pihak kepolisian sudah menetapkan kita sebagai tersangka pembunuhan ayah ku, juga orang orangnya itu."


"Aku yakin!, tak lama lagi mereka akan sampai di sini!" Ucap Adeline ketakutan


"Tuan!. Mari segera berangkat, dan tinggalkan apa yang tidak perlu. Selamatkan nyawa kita karena, mata mata kita sudah melaporkan, terdapat 7 buah mobil polisi yang sedang menuju ke sin!" Ucap John Pierre khawatir


"Sial!. Kenapa bisa secepat ini?. Awas kau Dion!.Tak bisa membunuhmu sekarang. Maka aku dan keturunan ku. akan menghancurkan kuburan mu, dan akan ku bakar tengkorak mu sampai hancur, sebagai pembalasan dendam dan sakit hatiku padamu!" Sumpah Tommy sesaat sebelum masuk kedalam mobilnya itu. Kemudian melaju kencang kearah perbatasan Prancis Belgia


***


Setengah jam setelah mobil Tommy pergi, 7 buah mobil polisi datang ke rumah Benyamin dulu. dan langsung menyebar serta melakukan pengepungan. Tapi setelah hampir 40 menit memeriksa rumah tersebut, mereka tidak menemukan keberadaan Tommy dan istrinya itu


"Kita terlambat!. Mereka sudah meninggalkan rumah ini, yang diperkirakan sudah satu jam yang lalu." Ucap seorang polisi berpangkat kapten


"Hubungi polisi perbatasan!. Lakukan pemblokiran jalan, dan tahan orang yang bernama Tommy dan Adeline istrinya itu!" Ucap kapten tersebut dengan perintah tegas

__ADS_1


__ADS_2