Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Kitab Kalamurka


__ADS_3

"Kalau begitu ayo kita masuk!. Dan temukan benda berharga apa yang kau rasakan itu!" Jawab Dion bersemangat sekali


"Baik ayah!" Jawab Dragon singkat. Kemudian mengikuti langkah ayahnya untuk memasuki gua


Satu menit kemudian, mereka sudah berada di dalam gua. dengan ditemani oleh 50 pengawal, termasuk Adiwilaga, Robin serta Bumi


Sementara sisanya yang berjumlah ratusan itu, berjaga-jaga di luar gua, termasuk di kaki bukit tersebut


Satu jam kemudian. Apa yang mereka cari sudah berhasil ditemukan, termasuk menemukan batu batu mulia selain emas yang santer diberitakan tersebut


Di dinding gua itu banyak terdapat batu-batu permata alam, seperti ruby, saphir, intan. bahkan jade atau giok langka juga ada, dan diperkirakan jumlahnya seluruhnya mencapai jutaan metrik ton


Bahkan tak jauh dari bukit itu, ada bukit lainnya, yang diperkirakan juga banyak mengandung batu batu mulia, seperti yang ada di bukit pertama


Jika kedua bukit tersebut dibongkar dan diambil isinya sampai ke perut bumi, maka dari usaha itu, akan menghasilkan uang dalam jumlah banyak, dan bisa digunakan untuk membantu masyarakat desa tersebut, atau membangun desa itu menjadi desa maju. Bahkan jika dipergunakan untuk membangun sebuah kota pun itu semuanya bisa


Tapi yang paling mengherankan dalam pikiran semua orang, termasuk Dion juga Dragon serta yang lainnya. Kenapa penduduk dari 3 desa yang ada di sekitar bukit itu tidak mengetahuinya atau menyadarinya


Apakah memang disengaja oleh orang yang mereka anggap sebagai raja siluman itu, Dengan menyebarkan isu isu negatif tentang bukit itu juga hutan larangan tersebut, Agar mereka tidak mau mendatangi nya?


Cerita tersebut ternyata benar, dan terbukti manjur. Mereka memang takut untuk memasuki hutan larangan tersebut karena keangkerannya


Apalagi setelah banyaknya berita, tentang orang-orang yang mati, ketika hendak memasuki hutan larangan itu, semakin menambah orang-orang tidak berani untuk memasuki hutan itu


Tapi karena kebutuhan hati dan jantung manusia dalam jumlah banyak harus terpenuhi, maka disusunlah suatu rencana, oleh orang yang menguasai hutan itu, dengan cara menyebarkan berita, bahwa di hutan larangan tersebut, ada terdapat banyak batu berlian dan batu batu berharga lainnya


Dan benar saja seperti yang diperkirakan. Berita itu berhasil membuat orang-orang yang berjiwa serakah, untuk memasuki hutan larangan itu, dengan mengesampingkan bahaya yang akan mereka hadapi di dalamnya


Tapi baru saja sebulan rencana itu mulus berjalan, usaha mereka berhasil digagalkan oleh 6 orang penduduk desa, dengan mendatangkan Dragon juga ayahnya ke desa tersebut


Di ceritakan sebelumnya di bagian lain, bahwa salah seorang dari keenam orang itu, pernah datang, dan baru pulang dari wilayah Indonesia bagian barat


Waktu dia sedang berada di daerah tersebut, dia mendengar bahwa ada anak pengusaha kaya raya, yang sekarang sedang berguru di sebuah perguruan silat, tak jauh dari rumah saudaranya itu adalah orang sakti, dan mau jika diminta bantuannya untuk memberantas kejahatan di manapun itu berada


Mendapatkan berita itu, orang tersebut berinisiatif untuk mengabarkan masalah ini pada teman temannya, yang memang sudah lama curiga dengan gelagat kepala desa yang mereka nilai aneh itu


Maka keesokan harinya. dia memutuskan untuk kembali ke daerah asalnya, dengan menaiki pesawat terbang, agar cepat sampai di tempat tujuan


Kebetulan pula dia adalah seorang pedagang yang cukup sukses di daerahnya. maka tak sulit baginya untuk datang dan pergi dengan menggunakan pesawat terbang


Maka ketika dia sudah sampai di rumahnya, dia langsung memanggil lima temannya untuk datang ke rumah


Setelah mereka sampai itu, orang tersebut langsung menceritakan prihal apa yang didengar dari saudaranya itu


Untungnya tanpa banyak bertanya dan pertimbangan. mereka langsung menyetujui saran dari temannya tersebut, dan dua hari kemudian, mereka pergi meninggalkan desa itu secara diam-diam, menuju ke kota, dan berangkat ke tempat Dragon berada, dengan menggunakan pesawat terbang, yang ongkos seluruhnya ditanggung oleh pedagang tersebut


Maka terjadilah peristiwa pembantaian, seperti yang diceritakan sebelumnya. Bahkan penghuni hutan larangan tersebut, yang sudah sejak lama mendiami gua yang sedang mereka selidiki itu, juga terusir karenanya


***

__ADS_1


Kini hampir satu setengah jam, Dion, Dragon serta yang lainnya berada di dalam gua tersebut. Tapi benda yang tadi dirasakan oleh Dragon belum juga berhasil ditemukan.


Mungkin karena ada banyaknya, benda-benda yang memancarkan aura, baik positif maupun negatif di dalam gua. maka pendeteksian yang dilakukan oleh Dragon menjadi tidak berguna


Namun setelah dia mengerahkan ilmu Wahyu Taqwa, sampai level sepuluh, akhirnya benda yang memancarkan aura yang saling berlawanan dengan Wahyu Taqwa berhasil dragon temukan


"Itu tempatnya!" Teriak Dragon kegirangan


"Tuan muda benar!. Saya juga merasakannya!" Sambung Abhicandra membenarkan


"Buka pintunya atau hancurkan saja!" Ucap Dion pula yang sudah mulai merasakan keberadaan benda tersebut


"Baik tuan besar!" Jawab Adiwilaga juga Abhicandra berbarengan. Lalu.


Wus!


Wus!


Blar!


Pintu penutup ruangan tersembunyi itu hancur berantakan, akibat dihantam oleh dua kekuatan tenaga dalam yang cukup kuat, hingga memperlihatkan satu ruangan yang cukup bersih dan tertata rapi juga lebar di dalamnya


Mungkin tempat tersebut dipergunakan oleh orang misterius itu untuk tidur, dan melakukan kegiatannya sehari hari, termasuk mempelajari serta memperdalam ilmunya


Itu terbukti dengan adanya dipan terbuat dari batu pualam berjenis Giok, yang diyakini bisa menambah kekuatan seseorang atau menyembuhkan luka dalam bagi siapa pun yang terluka


Kebetulan buku tersebut sudah terbuka pada halaman 13 dan 14, Jadi siapa pun bisa melihat isi dalam buku itu, termasuk Dion juga yang lainnya


Dion segera mendekati buku itu, dan berniat ingin mengambilnya, serta melihat halaman lain yang ada di dalam buku itu


Tapi langkah Dion tertahan oleh tenaga kuat yang kasat mata. Jangan kan untuk melihat isinya, mendekatinya saja dia tidak bisa. Dan semua orang juga ingin mendekati buku tersebut. Namun usaha mereka juga gagal


Tapi begitu Dragon yang datang, buku tersebut tidak melakukan perlawanan, bahkan halaman yang terbuka menutup sendiri dan memperlihatkan judul bukunya


Kitab Kalamurka!. Itulah judul buku tersebut, yang entah bagaimana Dragon langsung bisa membacanya, walau dia belum pernah mempelajari aksara Jawa sebelumnya


Tanpa diperintah atau dipaksa, buku tersebut manut saja ketika Dragon yang mengambil serta memegangnya


Buku tersebut seperti mengenali aura yang ada di tubuh Dragon, dan itu sungguh aneh sekali.Tiba tiba saja buku tersebut bersinar dan raib dari pandangan semua orang. Tapi tidak buat Dragon


Dengan jelas dia melihat buku tersebut masuk ke dalam tubuhnya tanpa bisa di cegah lagi, dan menyatu dengan kitab atau batu yang ada ditubuh Dragon sebelumnya


Seperti nya buku tersebut adalah pasangan dari ilmu Wahyu Taqwa yang ada di tubuh Dragon sebelumnya. karena tiba tiba saja Dragon bisa merasakan kekuatannya bertambah berkali-kali lipat dari sebelumnya


Ilmu Wahyu Taqwa di dalam tubuh Dragon, segera memurnikan pengaruh jahat yang ada di dalam buku itu, hingga kembali seperti semula


Tak lama kemudian, di bawah tatapan puluhan pasang mata. Tubuh Dragon mengambang di udara, dengan memancarkan aura yang sangat kuat sekali, hingga memenuhi ruang tersebut, dan membuat orang yang ada di dalamnya menjadi sesak, dan tidak bisa bernafas termasuk Dion sendiri, dan tiba tiba saja


Boom!

__ADS_1


Atap langit langit gua tersebut hancur berantakan, walau terbuat dari batu sekeras baja. Namun melawan kekuatan dua kekuatan, yang dipancarkan oleh tubuh Dragon, kekerasan batu tersebut tidak berarti apa apa baginya


Semua orang yang ada di dalam gua itu pun terpelanting ke sana kemari, dan menabrak dinding. Tidak terkecuali Dion, Adiwilaga, Abhicandra, Robin, Bumi serta yang lainnya. kondisi mereka tidak sadarkan diri, yang memang disengaja oleh Dragon sendiri


Jangankan yang ada di dalam gua, yang diluar gua saja ketika terjadi ledakan tersebut, mereka juga terjatuh, dan terpelanting ke sana kemari kondisi mereka juga sama, pingsan


Tapi untungnya, tubuh tubuh mereka tidak mengalami luka atau pun cidera, karena telah dilindungi oleh aura kesadaran dari tubuh Dragon, sehingga tubuh mereka tidak apa-apa, cuma tidak sadarkan diri saja


Tapi tidak begitu adanya dengan orang misterius itu waktu ledakan itu terjadi. Dia sebenarnya sedang bersembunyi di suatu ruang dimensi sihirnya


Dia merasa tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaannya. Namun sayang!, tempat persembunyian sihirnya itu, sudah diketahui oleh Dragon. jauh sebelum dia masuk ke dalam gua itu. Tapi Dragon membiarkannya saja, karena ada rencana lain atas orang tersebut


Namun walau demikian. Diam diam Dragon telah memasang formasi ilusi, jebakan pertahanan dan penyerangan di atas juga di bawah hutan tersebut. Hingga tak seorang pun bisa menembusnya, termasuk orang misterius tersebut


Ketika terjadi ledakan itu, tubuhnya tidak dilindungi oleh apapun, hanya sihir lemah yang diandalkannya. Dan terjadilah suatu kejadian yang sangat membuat semua orang merasa takjub jika melihatnya


Tubuh laki laki misterius tanpa nama, yang telah melarikan diri dari Dragon juga ayahnya, tiba tiba muncul dan jatuh di bawah kaki Dragon, dengan kondisi tubuh tidak bisa bergerak


"Selamat bertemu kembali orang tua!"


"Mumpung semua orang sedang tidak sadarkan diri. sebaiknya kita gunakan waktu yang singkat ini untuk berbincang serius."


"Katakan dengan terus terang! siapa kau sebenarnya!. sebelum aku paksa!" Ucap Dragon dengan aura yang sangat mengintimidasi. Dan tiba tiba saja, muncul siluet dua kakek guru, pendiri perguruan tapak jingga, tempat dia pernah menuntut ilmu dulu


"A a ampun kakek guru!. Murid Tohpati mengaku salah!"


"Jujur murid katakan. murid lah yang telah mencuri kitab Kalamurka, dan mengotorinya dengan ilmu hitam!"


"Itu murid lakukan, karena dendam dan sakit hati pada kakek guru apalagi pada Rakasbaya!"


"Oleh karena itu murid terpaksa melakukan perbuatan itu dan melanggar sumpah perguruan kita."


"Untuk itu mohon ampuni murid yang hina ini kakek guru!" Ucap orang misterius itu, tergagap, yang ternyata bernama Tohpati, tanpa diminta untuk menjelaskannya


"Kau sudah dikeluarkan dari perguruan karena perbuatan mu itu Tohpati!"


"Tapi waktu itu kami masih berbelas kasihan pada mu, dengan tidak mencabut ilmu mu, dengan harapan agar kau bisa merenung atas kesalahan mu!"


"Tapi sampai kami tiada pun kau bukannya insyaf. tapi malah semakin berbuat kejahatan!"


"Bahkan kau merekrut murid murid lain untuk menjadi pengikut mu!"


"Bukan hanya itu saja!. Kau juga telah menyalah gunakan ilmu terlarang, yang tidak boleh seorangpun mempelajarinya, termasuk oleh kami berdua, untuk kepentingan mu sendiri!"


"Untuk itu!. Jika hari ini kau tidak di buat mati!. maka kami akan tetap gentayangan dan akan mati penasaran!" Ucap Brawijaya yang bergelar pangeran itu penuh penekanan


Kemudian tangannya seperti terulur dan menyentuh kepala Tohpati, serta menarik seluruh intisari ilmunya sampai tidak tersisa


Tak lama sesudah itu, tubuhnya ambruk ketanah dan mati saat itu juga

__ADS_1


__ADS_2