Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Bulan madu usai


__ADS_3

"Pantas saja dia diangkat menjadi seorang sekretaris, ternyata sebelumnya, dia memegang jabatan tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dari kita!!' Ucap seorang manajer front office, sebuah hotel bintang 3 pada rekannya


"Aku juga tadi berpikiran demikian."


"Aku kira dia hanya seorang perempuan biasa, dan bekerja paling tinggi hanya sebagai asisten manajer atau setingkatnya."


"Eh ternyata dia itu seorang general manager, hotel bintang lima lagi, tidak seperti kita, yang hanya manajer housekeeping sebuah hotel, di kota kecil lagi!" Respon temannya putus asa


"Selain cantik, dia juga adik angkat dari tuan Dion, pemilik Birawa Group ini."


"Jika itu aku, maka sudah sejak lama jabatan itu aku minta padanya. Untung saja aku bukan adiknya!" Ucap seorang perempuan muda menimpali


"Itulah perbedaaan antara dia dengan mu!. Belum apa apa saja sudah meminta jabatan, mana pantas kau menjadi adiknya tuan kita itu!" Jawab rekannya sesama perempuan dalam jabatan yang sama


"Tapi yang jelas!, dia itu sangat beruntung sekali, selain cantik kemungkinan cerdas, adik seorang pemilik perusahaan lagi!"


"Jadi wajarlah jika tuan Dion memilihnya untuk menduduki jabatan itu!"


"Kita sebagai bawahan harus taat dan patuh, atas perintahnya tersebut."


"Jika kita berani menolak, aku jamin tuan Dion akan menghabisi kita. lagian perusahaan ini juga miliknya."


"Jadi terserah dia dong!. jika memilih nona Emily sebagai sekretaris perusahaan. Wong dia itu adiknya sendiri!" Celetuk seorang manajer pemasaran, pada teman temannya sesama manajer yang sama


Itulah beberapa komentar dan pendapat karyawan Birawa Group, terhadap Emily, sesaat setelah Dion mengucapkan keputusannya tersebut, tapi mereka sampaikan dengan cara berbisik bisik


Tak lama setelah itu, Dion terlihat sedang berbincang bincang dengan tuan Birawa, Ivory dan Emily. Entah apa yang sedang mereka bicarakan itu


Namun semenit kemudian. Dion bangkit lagi dari tempat duduknya dan berkata.


"Sebagaimana kita ketahui bersama. bahwa perusahaan yang berada dibawah bendera Birawa Group. usahanya sangat banyak sekali, sampai membuat ku lupa, apa apa saja bidang usaha tersebut."


"Untuk itu, aku meminta laporan dari masing masing divisi, dan sebutkan dari bidang usaha apa saat ini anda bekerja." Silakan!" Ucap Dion tegas, Kemudian memberikan waktu pada bawahannya, untuk melaporkan bidang usaha apa yang mereka kelola


Mendapat perintah tegas seperti itu, secara berurutan, satu persatu dari mereka, terutama pemimpinnya. maju dan melaporkan dari divisi mana saat ini mereka berada


Hampir dua jam Dion mendengarkan laporan singkat dari bawahannya tersebut. Ternyata sangat banyak sekali cabang usaha yang berada dibawah komandonya


Usaha tersebut antara lain, pertambangan, baik emas, intan, minyak bumi, batu bara, nikel, bijih besi dan lain sebagainya

__ADS_1


Di bidang jasa, antara lain, tiga maskapai penerbangan yang berada di kota J, kota M dan kota B, serta 3 kota besar di beberapa buah pulau besar, dengan total pesawatnya sebanyak 95 unit


Sementara di bidang pelayaran berpusat di kota J, dan 26 kota besar lainnya, dengan jumlah kapal sebanyak 130 buah


Di bidang perhotelan antara lain, berada di kota Golden City, Kota B dan 210 kota besar maupun kecil lainnya


Di bidang usaha jasa dan ritel, hampir di seluruh kota besar yang ada di negara ini


Di bidang hiburan, ada beberapa stasiun televisi, yang mulai dirintis dan dikembangkan, bahkan sudah mengakuisisi dua stasiun besar, lengkap dengan artis artisnya


"Di bidang kesehatan antara lain, 41 unit rumah sakit besar, antara lain berada di kota J, kota B, dan 22 kota besar lainnya, Dan masih banyak lagi cabang usaha yang berada dibawah bendera Birawa Group


Jika di total seluruhnya, Birawa Group mempunyai cabang usaha sebanyak 233 buah, baik bersekala besar maupun kecil, yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia


Selain itu, masih ada lagi cabang usaha lain, yang juga eksis, dan semakin berkembang, yaitu yang berada di luar negeri, antara lain berada di kota Paris, dan lima lainnya berada di negara besar yang ada di benua Eropa


Setelah selesai mendengar laporan singkat dari anak buahnya, Dion melanjutkannya dengan meminta manajer keuangan, untuk melaporkan kondisi keuangan perusahaan tempat mereka bekerja itu


Selama hampir dua jam juga, sebanyak 75 manajer keuangan yang sudah melaporkan kondisi keuangan perusahaan mereka


Rata rata perusahaan yang melaporkan itu, mengalami surplus yang cukup besar


Tapi sebagai pimpinan, dia harus menampung dan mendengarkan, setiap laporan masuk, dan tetap memimpin rapat, sampai berakhir pada pukul 4 sore


Sedangkan tuan Birawa, Ivory dan Dragon, dan yang lainnya itu, kecuali Hans, Shio Lung dan Erisha, sudah pergi duluan, setelah satu jam selesai acara pengukuhan Emily menjadi seorang sekretaris


Tentang keraguannya itu, nanti akan di tanyakan pada Erisha, yang bertindak sebagai akuntan utama perusahaan


Dion menginginkan agar Erisha mencocokkan laporan manajer keuangan yang secara lisan dan tertulis itu, dengan laporan keuangan secara elektronik


Jika didapati selisih dalam neraca saldo, maka manajer berikut pimpinannya akan di panggil dan dimintai keterangan


***


Pada pagi harinya, kelompok pengantin baru yang sebulan lalu dinikahkan secara masal oleh Dion, saat ini telah kembali, dan telah mengakhiri masa bulan madunya


Serentak mereka menghadap tuan besar Dion, untuk melaporkan diri, bahwa mereka telah selesai mengambil cuti, dan siap untuk bertugas kembali


Erik yang dalam hal ini juga mengambil cuti, saat ini sedang berada di hadapan Dion secara pribadi, karena memang sengaja dipanggil balik untuk menemuinya, dan sudah siap untuk menjalankan perintah

__ADS_1


"Salam hormat tuan besar!" Sapa Eric dengan suara rendah, sambil membungkukkan separoh badannya ke arah Dion


"Ya, terima kasih, bangunlah!" Respon Dion cukup ramah


"Baik!" Jawab Eric tegas


"Dengarkan perintah ku!"


"Hari ini kau aku tugaskan, untuk pergi ke kota Teluk Berlian, dan mengecek keadaan pengawal Birawa Group di sana."


"Selain itu, aku ingin, agar kau bisa menemui tuan Tiger dan adik ku Maya."


"Katakan pada mereka, bahwa aku ingin keduanya datang menemui ku hari ini juga."


"Bukan hanya itu saja. kau juga berkewajiban memeriksa kondisi kota tersebut, karena sudah cukup lama aku tidak pergi ke sana, dan mendengar berita tentang kota itu."


"Selain itu, ada hal penting yang harus kau lakukan di sana. Tolong periksa keadaan pengawal ku, yang sudah bertugas selama beberapa tahun di sana."


"Tawarkan pada mereka, apakah mau posisinya di ganti atau tidak dengan orang lain." Ucap Dion cukup jelas pada komandan Eric


'Baik tuan besar!" Jawab Eric ragu ragu, dan seperti ingin mengatakan sesuatu pada Dion, tapi ditahannya


"Apakah kau ingin membawa istri mu juga ke sana Eric?" Tanya Dion tiba tiba tiba, seperti sudah mengetahui keinginan anak buahnya itu


"Sa.. saya tuan besar!" Jawab Eric gugup


"Ya sudah!. Bawa juga istri kesayangan mu itu."


"Bawa anak buah mu juga, dan ditambah dengan beberapa orang pengawal, yang berada langsung di bawah komando mu."


"Terima kasih atas pengertiannya tuan besar!" Respon Eric malu malu


"Ya, lakukan sekarang!. Aku ingin tuan Tiger dan Maya, sudah ada di kota ini, paling lambat sore nanti." Ucap Dion tegas


"Baik tuan besar!" Jawab Eric patuh. Kemudian meminta ijin untuk pergi dari hadapan tuannya itu


Sepeninggal Eric , Dion berkata sendiri dalam hati. "Padahal, aku bisa menghubungi paman Tiger melalui sambungan telepon, tapi aku tidak mau melakukannya." Batinnya


"Tapi ah sudahlah!, yang penting aku sudah menugaskan pada Eric, untuk mengundang mereka kemari"

__ADS_1


"Datang atau tidaknya nanti, itu tergantung dari niat baik mereka berdua." Ujarnya lagi dalam hati, kemudian keluar dari ruangan kerjanya, menuju ruang operator


__ADS_2