
Belum cukup juga dengan pernyataan, mereka menjatuhkan lututnya ketanah, kemudian berkata. "Tolong ampuni kami!, kami menyerah!" Ujar seorang pria berambut cepak, sambil menangkupkan kedua tangannya di dada
"Lemparkan semua senjata kalian kedepan, termasuk dua buah revolver itu!" Ucap Bonar menanggapi pernyataan pria berambut cepak tersebut
Kemudian memerintahkan kepada mereka, untuk kembali mengangkat tangannya keatas, dan menyuruh anak buahnya untuk mengambil senjata senjata tersebut
Bukan hanya itu saja, ke 35 anak buah pria bertopeng itu, juga diikat tangannya, dan dibawa masuk kedalam rumah, serta dikumpulkan di sebuah ruangan dalam rumah itu untuk diinterogasi
Di bawah ancaman senjata otomatis, dan senjata senjata tradisional lainnya, ditambah dengan intimidasi para pengintrogasi tersebut. Albert, nama pria berambut cepak itu, akhirnya mengakui, bahwa mereka adalah anak buah Tommy, yang direkrut 2 bulan yang lalu
Albert lebih memilih jalan aman, daripada harus tetap ngotot, tidak mau berterus terang. Dengan harapan, agar hukuman nya diperingan oleh Bonar, atau jika bernasib baik, akan dilepaskan olehnya begitu saja, walau kenyataannya tidak mungkin akan terjadi
Dalam interogasi tersebut, dia juga mengakui, bahwa mereka direkrut dengan imbalan uang yang banyak, sambil menjajaki, apakah orang yang membayarnya itu, pantas untuk menjadi bos atau tuannya
Albert juga mengakui, bahwa dialah yang telah menghabisi 2 pengawal tingkat prajurit, bawahan Bonar tersebut atas perintah Tommy
Dalam keterangannya itu, Albert juga mengakui, bahwa Tommy berencana ingin menghabisi Ivory, atau tuan Birawa, orang terdekat Dion, agar dia juga merasakan, bagaimana sakitnya kehilangan orang yang sangat dicintainya itu
Tommy melakukan itu semua, karena ingin membalas dendam, atas kematian orang tuanya, di mana hal itu terjadi, saat Tommy dalam pelarian
Agam ayahnya tersebut, dalam kemiskinan dan kesedihannya, mengalami sakit jantung yang sangat parah, dan tidak bisa tertolong lagi. Akhirnya Agam menghembuskan nafas terakhirnya, tanpa disaksikan oleh Tommy anak semata wayangnya itu
Ibu Tommy memang sudah lama meninggal, kira kira 2 tahun yang lalu, jadi dia hanya tinggal berdua dengan ayahnya, sepeninggal ibunya tersebut
Karena masih dalam masa pelarian, Tommy tidak sempat menghadiri prosesi pemakaman ayahnya itu. Namun setelah prosesi tersebut berakhir. dua hari sesudahnya, Tommy mendatangi makam ayahnya itu
Di makam ayahnya, Tommy kembali bersumpah, bahwa dia akan membalaskan dendam dan sakit hati nya pada Dion
Satu jam kemudian, proses introgasi kepada Albert pun telah selesai. Semua ikatan yang membelenggu tangan mereka dilepaskan, tapi mereka tetap dikurung di dalam ruangan yang cukup besar itu
***
Sementara ditempat lain, diwaktu yang sama, adegan kejar kejaran sedang terjadi, antara dua buah mobil yang membawa pria bertopeng tipis, yang ternyata adalah Tommy, dengan satu buah land Rover, dan 3 buah Van, yang berisi tiga samurai, dua assassin dan 15 orang pengawal tingkat menengah
Semakin lama jarak mobil mereka semakin jauh, karena waktu Tommy melarikan diri itu, kendaraan Bonar diparkir sedikit jauh dari lokasi penggerebekan itu, sehingga anak buahnya harus berlarian, menuju ke mobil mobil mereka, agar bisa menyusul si Tommy pembuat onar itu
__ADS_1
Arah yang mereka gunakan untuk melarikan diri itu, menuju kabupaten DS, di bagian Utara provinsi SU tersebut
Seperti di film film Hollywood atau film film lainnya, adegan kejar kejaran itu terus berlangsung, susul menyusul, disertai dengan tembakan senjata api laras pendek
Tapi sebanyak apapun mereka ditembaki, mobil tersebut tidak mau berhenti, malah beberapa orang yang di antara mereka, membalas tembakan dari anak buah Bonar tersebut
Benar benar adegan seperti dalam film, saling himpit dan dorong terjadi pada mobil mobil itu. Tapi sampai sejauh ini, belum juga ada yang terjungkal atau terdorong ke tepi
Semakin lama laju kendaraan itu semakin tinggi, karena jalan yang mereka gunakan itu mulus dan lebar
Kecepatan berkendara yang mereka gunakan tersebut, sudah melebihi batas yang diijinkan dijalan itu
Untungnya tidak banyak kenderaan yang lewat pada saat kejadian tersebut, karena hari sudah terlalu larut malam
Ketika sampai di persimpangan jalan buntu, atau tepatnya tusuk sate itu, dua mobil yang sedang dikejar tersebut, berbelok ke kanan dan ke kiri dengan tiba tiba, hingga membuat mobil pengejarnya kehilangan kendali, dan terperosok ke sungai yang berair dangkal
Bukan hanya satu mobil, tapi dua sekaligus karena mereka tidak sempat mengerem, Sedangkan Land Rover dan satu mobil Van lainnya, berhasil selamat, karena pengemudinya mengerem mobil tersebut secara mendadak
Adegan kejar kejaran pun terhenti seketika. Tidak mungkin bagi anak buah Bonar untuk melanjutkan pengejarannya lagi, karena teman temannya tengah mengalami musibah
***
Tiga tahun telah berlalu. Banyak rencana Dion yang sudah diselesaikan, termasuk pembangunan smelter penambangan emas di bagian selatan kota Teluk Berlian itu, juga sudah terselesaikan, dan sudah berjalan sebagaimana mestinya
Semua proyek perluasan usaha Birawa Group, berjalan dengan lancar, dan menghasilkan banyak pundi pundi kekayaan bagi pemiliknya
Tidak ada lagi gangguan berarti yang dihadapi oleh Dion dan perusahaannya itu. Semua berjalan sesuai rencana
Pembuat onar di kota J, dan kota B, semuanya sudah di tangkap, dan dieksekusi hari itu juga, termasuk orang tuanya itu
Kakek jauh saudara sepupu tuan Birawa, bekerja sama dengan kedua anaknya itu, bahu membahu mencoba meruntuhkan kewibawaan perusahaan Birawa Group, dengan cara menyebarkan teror dan intimidasi, pada karyawan juga pengawal perusahaan tersebut
Karena gerah dengan ulah mereka, tuan Birawa mengatasnamakan Dion, menumpas tuntas para pembuat onar tersebut, dan langsung di eksekusi saat itu juga
Setelah peristiwa itu, kehidupan Dion, tuan Birawa dan Ivory sudah kembali normal. Suasana perusahaan Birawa Group, juga berangsur angsur membaik, dan terus saja membaik
__ADS_1
Sampai hari pernikahan Dion dan Ivory pun, suasana cukup kondusif. Tidak ada lagi gangguan sama sekali, hingga membuat suasana pesta pernikahan Dion dan Ivory berlangsung sangat meriah
Banyak orang orang penting, pejabat, bahkan pemimpin negara lain, juga pemimpin negara ini, diundang oleh Dion, untuk menghadiri pesta pernikahannya itu
Sedangkan Jasmine mantan istrinya tersebut, saat itu hanya merenungi nasib buruknya, setelah berpisah dengan Dion. Apalagi setelah mengetahui, Dion suaminya dulu, telah menikah dengan gadis lain
Sementara Chalista adiknya itu, meninggal setelah satu bulan tinggal di rumah barunya tersebut
Dia bukan meninggal dirumahnya, tapi dalam sebuah kecelakaan mobil yang terjadi di kota P
Saat itu dia sedang bersama dengan kekasihnya, seorang konglomerat kaya, pengusaha nomor satu di provinsi SS, namun sudah berumur
Dalam kecelakaan tersebut, mereka berdua mati di tempat
Setelah dilakukan otopsi terhadap tubuh mereka, didapati di dalam tubuh keduanya, ditemui sejenis obat terlarang, yang belum lama ini dikonsumsinya
Satu minggu kemudian. Everly ibunya Jasmine, istrinya Danish itu, juga menyusul putrinya, karena dia juga meninggal ketika sedang berada di dalam rumah
Kabel listrik yang dipegangnya itu, ternyata dialiri listrik tegangan tinggi, yang entah siapa telah meletakkan kabel tersebut di kamar tidurnya
Kini tinggallah Jasmine dengan nenek Elina, juga Danish ayahnya tersebut
Satu bulan setelah Dion menikah, Jasmine mencoba rujuk kembali dengan Dion, tapi ditolaknya mentah mentah, bahkan diperlakukan begitu hina, lalu diusirnya agar menjauh, dan pergi selama lamanya dari kehidupan Dion
Tapi masalah tidak akan sampai di situ saja. Mulai saat itu, Jasmine bertekad akan membalaskan dendam dan sakit hati nya pada Dion, dan keluarganya itu
Hanya tinggal menunggu waktu saja, pembalasan itu akan dia lakukan, tapi bagaimana caranya Jasmine melakukan itu, hanya waktu yang bisa menentukannya
***
Kini tiga tahun telah terlewati. Dion dan Ivory telah dikarunia seorang anak laki laki sehat, tampan dan berani, mirip seperti ayah nya dulu
Naga, itulah nama yang diberikan pada anak laki laki yang gagah tersebut, yang sekarang telah dipanggil dengan sebutan tuan muda
Sedangkan Dion saat ini, telah dipanggil dengan sebutan tuan saja. Kakeknya tetap dipanggil dengan sebutan tuan besar, atau eyang bagi tuan muda Naga
__ADS_1
Ivory saat ini hanya bekerja dari rumah saja, membimbing Emily, adik angkat Dion itu, untuk mengerjakan tugasnya sebagai sekretaris utama Birawa Group, yang 1 tahun lagi, akan menggantikan posisinya di perusahaan itu