
Kemudian dengan gerakan aneh, Raga merilis kekuatan supranaturalnya hingga ke titik akhir. Dan sama seperti waktu itu, dia berusaha mengirimkan kekuatan tersebut melalui alam kesadarannya, untuk menembus ruang dan waktu
Tapi setelah dicoba, usahanya itu gagal. dan kekuatan ilmu Kalamurka level 12 nya, tidak berhasil membuatnya tampil digdaya
Seharusnya jika berhasil, kekuatan tersebut bisa membelah ruang, dan pergi menuju ke tempat Dragon serta anak buahnya sedang berada itu
Entah siapa yang mengajari dan memberitahu Raga tentang hal tersebut. Padahal didalam kitab yang dia pelajari, tidak ada pelajaran seperti itu, dan itu mustahil bisa dilakukan, kecuali dalam kitab Wahyu Taqwa milik Dragon tersebut
Tapi kali ini baru menguasai level 12 saja, dia sudah berandai andai ingin mengalahkan ruang, walau sekadar mengirimkan aura kesadaran utuhnya saja pada Dragon
Tapi sekuat apapun dia mencoba, bahkan sampai tiga kali di ulang ulang. Serangan aura kesadarannya itu tidak bisa juga dikirimkan, untuk membuat lawan jauhnya itu jatuh, atau minimal terpengaruh
Malah tubuh Raga sendiri yang bergetar hebat. Karena Dragon bisa merasakan, ada seseorang yang sedang mencoba merasainya dengan serangan level tinggi nya itu
Tak mau di anggap remeh. Dragon memutuskan untuk langsung mendatangi lokasi musuh abadinya itu berada, walau sesungguhnya belum tepat waktunya
"Hentikan anak ku!. Apa yang sedang kau lakukan?" Ucap Leonard dengan ekspresi khawatir
"Apa yang ayah mu katakan itu benar!. Jangan membuang tenaga besar seperti itu disaat seperti ini!"
"Kekuatan mu belum sebanding dengan orang itu!"
"Jangankan kau!. Gabungan kekuatan kami saja belum mampu mengalahkan kekuatan orang tersebut!" Ucap Tejamaya pula
"Bagaimana kalau kekuatan kita bertiga digabungkan, dan kita kirim pada orang tersebut, agar dia tahu ada kekuatan lain selain dari kekuatan nya sendiri?" Jawab Raga disela sela usahanya itu memberi masukan
"Benar juga apa yang kau katakan itu!"
"Kenapa tidak terpikirkan sebelumnya?" Jawab Tejamaya berpikir keras
"Kalau begitu!. Ayo kita gabungkan kekuatan sejati kita bersama!"
"Siapa tahu akan mampu membuat orang sombong itu terluka!" Ucap Tejamaya pada cucu dan anaknya tersebut penuh harap dan sangat yakin sekali
"Baik ayah!"
"Siap kakek!" Jawab keduanya semangat, dan sudah sangat yakin bisa mengalahkan Dragon dengan serangan sihir jarak jauhnya tersebut
Langsung saja ketiganya duduk, dan mengambil sikap lotus, serta saling berhadapan membentuk lingkaran kecil
Tapi sebelum sesuatu itu dimulai, Tejamaya teringat pada 30 penyihir nya, dan berniat meminta mereka untuk bergabung, serta menghancurkan musuh musuhnya dari jarak jauh
"Tunggu dulu!. Lebih baik kita panggil orang orang kita, agar membantu usaha ini!"
"Ayah yakin dengan adanya mereka. kekuatan orang tersebut bisa kita lawan, bahkan bisa kita hancurkan!" Ucap Tejamaya sangat semangat sekali
"Terserah ayah saja!" Respon Leopard atau singa gurun ikut mendukung usul ayahnya itu
Tak lama kemudian, 30 orang yang diinginkan untuk membantu, sudah ada di ruangan operator. Dan segera tahu apa tugas mereka masing masing
"Gabungkan kekuatan kalian!, dan buat panah aura, serta kirim ke musuh kita!"
"Aku ingin dia mati!" Ucap Tejamaya memberi perintah
"Baik!" Jawab seluruh anak buahnya patuh. dan tanpa bertanya siapa musuh yang disebutkan itu, langsung ikut duduk, dan membentuk lingkaran besar di ruangan operator yang cukup luas tersebut
Segera saja aura berbagai warna dan kekuatan terbentuk, dan langsung menyatu dengan aura milik Ranggaspati, yang kekuatannya lebih mendominasi di tempat itu
Tak lama kemudian, aura berbentuk panah berusaha meluncur dan membelah udara, dan akan dikirim ke wilayah Asia, atau tepatnya pada Dragon, yang saat ini berada di negara Thailand
Tapi belum juga dikirimkan, aura tersebut sudah meledak di udara, dan membuat ruangan itu bergetar hebat, serta menghancurkan apa saja yang ada di tempat itu, termasuk juga komputer yang ada di ruangan tersebut
Sedangkan orang orang yang ada di dalam nya terlempar, serta memuntahkan darah segar dari mulutnya, termasuk Tejamaya, Leonard dan Ranggas Pati
Dalam kekacauan itu, muncul sebelas sosok pria, dengan penampilan yang sangat luar biasa. Auranya sangat mengintimidasi sekali
__ADS_1
Kedatangan sebelas orang yang tiba tiba tersebut, tentu saja membuat Tejamaya Leopard, Ranggaspati dan 30 orang yang ada di ruangan tersebut melongo diam
Dalam rasa sakit itu, mereka masih sempat berpandang pandangan dan bertanya tanya, siapa gerangan sebelas orang tersebut
Mungkinkah orang orang itu yang telah menghancurkan aura berbentuk panah milik mereka tadi?
Tapi rasa penasaran mereka tidak kunjung terjawab. Namun Dalam kebingungan serta rasa sakit tersebut, terdengar sebuah suara cukup berwibawa, dan sangat mengintimidasi sekali
"Sebenarnya belum waktunya kalian melihat ku secara dekat seperti ini !"
"Tapi karena ada yang berani mengganggu ku juga kami!. Maka aku wajib datang, untuk memberi pelajaran padanya!" Ucap orang tersebut berwibawa sekali
"Siapa kau?. Bagaimana bisa masuk tanpa ketahuan anak buah ku?" Tanya Tejamaya keheranan. sambil berusaha bangkit dari lantai, tapi tidak mampu dilakukannya
Hal tersebut bisa terjadi, karena luka dalam yang dia alami cukup parah. Dari mulutnya terus merembes darah segar, walau tidak banyak. Karena dia telah mengerahkan sisa tenaga dalamnya untuk menghentikan pendarahan nya itu
"Itu tidak penting dijawab. Yang kau lihat sekarang ini adalah kenyataannya!"
"Tidak ada tempat serta ruang, yang mampu menghalangi langkah ku, termasuk tempat mu ini!"
"Jika aku mau!. Apapun yang ada di sini, termasuk rumah serta markas mu. hancur dalam sekejap."
"Namun aku masih memberi kesempatan untuk kalian hidup!, sampai batas waktu yang ditentukan!"
"Setelah itu!. Seluruh apa yang kau punya, akan aku ambil, atau dihancurkan sampai tidak tersisa!"
"Apa yang kalian simpan di markas rahasia bawah laut itu!, juga akan aku hancurkan!. Jika kalian gunakan untuk kejahatan!"
"Tapi karena masih kalian simpan, maka aku biarkan saja kalian memilikinya!"
"Namun jika kalian gunakan untuk kejahatan!, apalagi memerangi kami. Maka bersiaplah untuk hancur!"
"Satu hal yang harus kau tahu!. Jangan kalian pikir kami tidak tahu apa yang kalian rencanakan itu!"
"Termasuk rencana kalian untuk menangkap atau menghancurkan tuan muda tersebut!"
"Kekuatan kalian, belum ada apa apanya bagi dia!"
"Kalau dia mau, saat ini juga kalian mati!" Ucap orang tersebut dengan ekspresi dingin
"Siapa kau anak muda?" Tanya Tejamaya merasa penasaran, dan sekali lagi bertanya walau dalam rasa sakit di dada, dan seperti mengenal aura yang terpancar dari tubuh orang yang baru datang itu. Makanya berkali kali dia bertanya pertanyaan yang sama pada Dragon
"Kau belum pantas mengetahui siapa aku orang tua!"
"Yang perlu kau tahu adalah, jangan pernah lagi mengganggu kami!. Apalagi berusaha menghancurkannya!" Jawab seseorang itu, yang ternyata adalah Dragon, yang membawa sepuluh komandan utama tingkat satu dan dua nya tersebut
"Ini tempat ku!. Markas ku!. Kalian hanya sebelas orang, sedangkan kami banyak!" Respon Leopard tidak terima karena dikalahkan
"Jumlah tidak menjamin, apakah kalian bisa menang atau tidak!"
"Kualitas itu lebih penting dari apa yang kau banggakan itu!"
"Buktinya kalian sendiri!. 33 orang sebanyak ini. Kekuatan nya tidak mampu mengalahkan seorang diantara kami!"
"Jadi jangan bersikap sombong, atau membanggakan kedudukan kalian itu!"
"Kedatangan kami saja tidak mampu kalian deteksi!. Apalagi menangkis serangan balik kami"
"Jadi mudah sekali untuk kami menghancurkan kalian!" Jawab Dragon sangat mengintimidasi, Kemudian berkata lagi
"Katakan pada ku!. Apakah kalian masih berniat ingin menghancurkan kami?" Tanya Dragon dengan suara sangat berwibawa
"Sebenarnya siapa kalian!. Kenapa mengganggu jalannya pertandingan yang anak buah ku adakan di Thailand itu?" Tanya Tejamaya merasa heran
"Apakah kau lupa orang tua?. Anak buah mu berkali kali mengganggu orang orang ku! bahkan berani menyerang perguruan milik ku di sana!" Jawab Dragon sudah mulai membuka sedikit jati dirinya
__ADS_1
"Perguruan mana yang kau maksudkan itu anak muda?" Respon Tejamaya pura pura lupa
"Kau kenal Bajra Napoleon. Miyazawa, Zabuza, Ronin Angkara dan lain lainnya itu?"
"Mereka adalah orang orang mu, yang telah berani terang terangan menyerang perguruan, dan berniat menangkap tuan muda kami!"
"Kau ingat itu orang tua?" Jawab Dragon mencoba mengingatkan
"Tuan muda kata mu?. Apakah orang tersebut adalah anak kecil, yang mempunyai kekuatan tidak biasa itu?" Tanya Tejamaya dengan reaksi sangat penasaran sekali
"Begitulah kira kira!" Jawab Dragon enteng saja
"Berarti kalian adalah orang orangnya Birawa Group. Perusahaan terkaya di dunia itu?" Respon Tejamaya sudah mulai khawatir
"Apakah kalian ini pengawal tuan muda itu?" Tanya Tejamaya benar benar penasaran
"Lebih dari sekedar yang kau sebutkan itu orang tua!"
"Kami bisa dekat bisa juga jauh!"
"Apa yang terlihat selalu menipu mata, dan tidak benar benar ada!" Jawab Dragon membingungkan mereka
"Aku tidak paham maksudmu anak muda!"
"Katakan terus terang siapa kau sebenarnya?" Tanya Tejamaya sudah merasa was was
"Aku adalah orang yang sedang kalian incar itu!" Jawab Dragon sudah mulai lagi membuka jati dirinya
"Tidak mungkin!. Dia masih kecil!. Sedangkan kau sudah dewasa!" Reaksi Tejamaya tidak percaya
"Terserah apa katamu!"
"Yang jelas aku datang karena ingin memperingatkan mu! terutama anak kecil itu!"
"Jangan coba coba untuk melawan kami, apalagi berniat menyerang kami!" Jawab Dragon sangat mengintimidasi sekali
"Tapi bagaimana caranya kalian bisa ada di sini, dan mengetahui bahwa kami sedang berusaha menyerang kalian?" Tanya Tejamaya lagi semakin penasaran
"Itu mudah bagi ku!. Semudah mengalahkan kalian yang berjumlah banyak ini!"
"Bagiku mengalahkan kalian! segampang membalikkan telapak tangan saja!" Jawab Dragon mantap sekali
"Lalu apa yang akan kau lakukan terhadap kami yang sudah tidak berdaya ini?" Tanya Leonard ikut menimpali. Setelah tadi sibuk menenangkan diri, serta berusaha menyembuhkan diri sendiri
"Aturannya kalian harus dihabisi!, agar tidak menyusahkan orang lain nanti!"
"Apalagi anak kecil itu!"
"Suatu saat nanti, dia akan menjadi iblis, dan menyebarkan teror di mana mana!"
"Dia wajib mati saat ini!"
"Tapi karena takdir yang harus dia jalani. Maka dia harus tetap hidup sampai dewasa. Dan saat itulah nyawanya akan aku ambil!" Jawab Dragon berterus terang
"Jangan harap kau bisa menyentuhku bhangsat!"
"Kalau kau memang hebat!. Lepaskan belenggu aura mu ini, agar aku bisa menghajar mu!" Reaksi Ranggas Pati geram
"Kalau kau mampu, lepaskan sendiri ikatan itu!"
"Bukankah kau selama ini dikenal sebagai malaikat kecil pencabut nyawa!"
"Eh bukan!. Iblis kecil itu pantasnya, nama yang harus disematkan pada mu mulai sekarang!" Jawab Dragon penuh ejekan
"Kurang ajar!. Apa kau tidak tahu siapa aku?" Respon Ranggaspati merasa geram
__ADS_1
"Bukankah sudah aku katakan, bahwa kau adalah setan kecil, yang akan berubah menjadi iblis suatu hari nanti?" Jawab Dragon mengusik emosi