
Dua hari telah berlalu, sejak penyerangan ke markas kalajengking merah itu terjadi
Di hari penyerangan tersebut, Dion melalui orang orangnya, telah berhasil menaklukkan satu organisasi, yang cukup berpengaruh di kota B, yaitu gangster kalajengking merah
John Scorpy, bos besar organisasi tersebut, berhasil dikalahkan oleh Brandy, mantan bosnya dulu
Berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh Iron pada malam hari itu, anak buah John, otomatis menjadi bawahan Brandy
Pada saat ini, organisasi mereka yang semula bernama kalajengking merah, telah dihapus, dan dilebur menjadi satu dengan organisasi elang hitam, yang saat ini telah berganti nama menjadi, Gangster Rajawali Merah
Dengan bergabungnya bekas anggota kalajengking merah, kedalam organisasi yang baru saja berganti nama tersebut, menjadikan organisasi itu, menjelma menjadi satu satunya gangster yang merajai jalanan di kota B, di bawah kendali Dion dan orang orangnya
Jumlah anggotanya yang semula sebanyak 2.000 orang, kini telah bertambah menjadi 3.500 orang, itu berarti, penambahan jumlah anggota baru Rajawali merah sebanyak 1500 orang, yang berasal dari bekas anggota kalajengking merah yang berhasil dikalahkan itu
Bimo, Kumar dan Arya, beserta 10 petinggi bekas anggota kalajengking merah tersebut, saat ini berperan sebagai ketua cabang di berkas markas raja rajawali merah, yang masih tetap berdiri utuh
Iron menempatkan orang orangnya, sebagai pengawas gerakan mereka, di markas cabang Rajawali merah tersebut
***
Di hari berikutnya, Dion merealisasikan saran dari James, si dewa strategi dan investasi, untuk mengambil alih lima perusahaan besar yang bergerak di berbagai bidang usaha
Jadi di dalam 2 hari itu, banyak pekerjaan besar yang sudah berhasil dilakukan oleh Dion dan orang orangnya. Rencana Dion untuk mengakuisisi 5 perusahaan, yang saat ini sedang kesulitan keuangan, itu pun telah selesai dilakukan
Setelah 5 perusahaan tersebut selesai diakuisisi, Dion menempatkan orang orang terbaiknya di sana, untuk sementara memegang jabatan direktur di perusahaan tersebut
Dion melalui Shio Lung, si dewa uang, menyuntikkan dana yang cukup besar untuk menstabilkan keuangan, di 5 perusahaan tersebut
Hari kedua setelah lima perusahaan itu diakuisisi, kondisi lima perusahaan itu, mulai hidup dan bergairah kembali
Karyawan senior dan berpengalaman, serta bertalenta tinggi, ditarik kembali setelah sempat di rumahkan, karena tenaga mereka masih dibutuhkan di dalam perusahaan tersebut
Pada malam penyerangan itu juga, Dion melalui tangan Govin, si dewa medis, berhasil mengobati kaki kiri anak laki laki Tiger
Pengobatan itu berlangsung cukup lama, dengan memakan waktu sekitar 4 jam, kaki kiri anak laki laki Tiger itu, berhasil disembuhkan dari kecacatannya
Pada malam hari itu juga, dia sudah bisa berdiri tanpa bantuan tongkat, tapi belum bisa digunakan untuk berjalan
Masih membutuhkan waktu sekitar 3 hari lagi, baru kaki kirinya akan benar benar sembuh total, dan bisa digunakan lagi untuk berjalan tanpa bantuan tongkat
Senin pagi ini, adalah hari ketiga, saat dimana Dion berencana untuk menempati villa barunya, karena dia mendapat laporan dari Ivory, bawa villa tersebut sudah siap untuk ditinggali
__ADS_1
Tepat pukul 10 pagi, Dion pergi sendiri ke Golden City, untuk menuju ke villa yang terletak di ujung kota tersebut
Rams, Hans, James, Shio Lung, Robin, Burgon dan Leon kembali ke kota J, atas permintaan dari Dion
Satu minggu yang akan datang, mereka diwajibkan kembali lagi ke kota B, untuk mendukung ekspansi kekuasaan dari Dion
Sementara Iron dan Govin, beserta seluruh anak buahnya, yang berjumlah 1000 orang, tetap mendampingi Dion untuk sementara waktu
Saat ini, yaitu tepatnya jam 10 pagi, Iron dan seluruh anak buahnya diperintahkan untuk mengatur segala sesuatu di markas baru Rajawali merah
Iron harus memberikan petunjuk dan masukan, serta aturan yang harus ditaati, dan tidak boleh dilanggar oleh seluruh anggota dan ketua organisasi Rajawali merah tersebut
Sedangkan kendali komando seluruh anggota pengawal keluarga tuan Mahesa Birawa di kota J, sementara waktu diserahkan kepada Hans, Robin dan Leon
Dion masih membutuhkan tenaga dan keahlian dari Iron beserta anak buahnya, untuk mengatur segala sesuatu tentang keamanan di kota B ini
Sementara Ivory, jam 2 nanti baru akan tiba ke kota B
Dia diperintahkan oleh tuan Mahesa Birawa, untuk senantiasa mendampingi Dion kemanapun dia pergi
***
"Ayah!. Sebenarnya siapa tuan muda Dion itu? pengaruhnya sangat besar sekali." Tanya seseorang, di salah satu kamar bintang 5 di kota B, ternyata dia adalah Rudolf, anak laki laki tuan Tiger
"Apakah tuan yang baru saja ayah sebutkan tadi, merupakan orang terkaya nomor 1 di negara ini, bahkan di Asia, dan nomor dua di dunia?" Tanya Rudolf lagi penasaran
"Benar seperti apa yang kau tanyakan itu nak." Jawab Tiger dengan lemah lembut
"Kalau begitu, berarti tuan muda Dion, bukan orang sembarangan di kota B, bahkan di negara ini." Ucap Rudolf lagi penasaran
"Kau benar, anak buahnya saja, mencapai belasan, bahkan katanya sampai puluhan ribu orang, yang tersebar di mana mana. Mereka terdiri dari orang orang kuat saja." Jawab Tiger mengiyakan
"Kalau kakiku sudah benar benar sembuh, aku ingin bekerja dengan tuan muda itu!" Ucap Rudolf semangat
"Kalau kakak bekerja dengan tuan muda itu, Lalu bagaimana dengan Maya dan ayah?, apakah kakak tidak mau mewarisi keahlian ayah, untuk mengembangkan perkebunan dan pertanian di desa itu?" Tanya Maya sambil cemberut
"Sudah kakak katakan, bahwa kakak tidak suka berurusan dengan masalah perkebunan dan pertanian, kakak hanya tertarik dalam masalah kekuatan saja." Jawab Rudolf enteng
"Perkebunan dan pertanian itu juga kekuatan kak!" Sanggah Maya geram
"Kekuatan yang kakak maksud, bukankah di bidang itu, tetapi di bidang gangster, atau menjadi anggota pengawalan orang orang kuat dan kaya, seperti tuan muda itu."
__ADS_1
"Ah terserah kakak sajalah! kakak memang tidak sayang lagi sama ayah dan Maya " Ucap Maya ngambek
"Bukan begitu adikku yang cantik, walaupun kakak mengatakan tidak suka mengurusi perkebunan dan pertanian, tapi kakak tetap akan memantau kalian berdua di kota S nanti." Jawab Rudolf dengan lemah lembut kepada adiknya
"Atau begini saja, kakak perhatikan, adik kakak ini, sudah mulai jatuh cinta pada tuan muda itu. Nah!. Kenapa tidak adik katakan langsung padanya?" Tanya Rudolf terkesan bodoh
"Ah kakak ni, sudahlah. Maya tak mau lagi berbicara sama kakak!" Ucapnya sambil membalikkan badan, tersenyum, dan pipinya bersemu merah, tanda malu, tapi sialnya, dia malah menghadap ayahnya ketika tersenyum itu
Tiger yang melihat kejadian itu, juga tersenyum sendiri, dia mengetahui bahwa anaknya, menyukai tuan muda Dion, tapi tetap di pendam nya dalam hati
Bagi Tiger, adalah hal yang sangat mustahil, jika anaknya bisa bersatu dengan tuan muda yang sangat kaya raya tersebut.Seperti pepatah, bagai pungguk merindukan bulan
Tiger tidak mau berharap banyak, pada impian anak gadisnya itu. Dia hanya berdoa saja, agar keinginan anaknya bisa terkabul
***
Setelah istri tercinta Tiger meninggal dunia, otomatis dia menjadi ayah, sekaligus ibu tunggal bagi kedua anaknya
Tiger memutuskan untuk tidak menikah lagi, karena dia ingin fokus membesarkan kedua anaknya dengan caranya sendiri
Walaupun ketika masih jaya jayanya, Rudolf bersikap seenak perutnya sendiri, dia selalu membuat onar di jalanan, di tempat tempat hiburan, bahkan di tempat umum
Temperamen nya yang pemarah tersebut, menjadikannya mempunyai banyak musuh
Banyak pemuda sebayanya, bahkan yang jauh lebih tua darinya, menaruh dendam pada Rudolf, dan mereka berniat untuk membalaskan dendam dan sakit hati padanya
Di satu kesempatan yang bagus, saat itu Rudolf sedang dalam keadaan mabuk, di sebuah bar, dia di hajar habis habisan oleh sekelompok pemuda, suruhan dari seseorang yang berpengaruh di kota B, dan orang itu adalah Govan
Akibat dari penganiayaan tersebut, kaki kiri Rudolf mengalami patah tulang, walaupun tidak begitu parah, tapi dokter yang ditemui oleh ayahnya, tidak mampu menyembuhkan patah tulang tersebut
Setelah kejadian itu, Rudolf praktis menjadi orang yang cacat, yang berjalan menggunakan bantuan tongkatnya
Dua bulan setelah kecelakaan tersebut, usaha dari ayahnya juga bangkrut, karena dikhianati oleh rekan kerjanya sendiri yaitu Govan
Bukan hanya bangkrut saja, tetapi ayahnya terkena fitnah juga, karena dilaporkan telah menggelapkan uang perusahaan, hasil merger dari Govan dan ayahnya tersebut, dan akhirnya, ayahnya divonis penjara selama beberapa tahun
Kehidupan Rudolf dan Maya yang sudah jatuh itu, semakin parah dan memperihatinkan, untung saja tuan Mahesa Birawa, yang merupakan taipan terkaya di negara tersebut, datang membantu nya, kemudian mengirim Rudolf dan Maya ke sebuah desa di kota S, untuk diasingkan di sana
Selama beberapa tahun, mereka tinggal dan menetap di desa itu. Setelah ayahnya bebas, tuan Mahesa Birawa memberikan modal yang cukup besar kepada Tiger, untuk kembali bangkit mengembangkan usahanya
Dengan bantuan tuan Mahesa Birawa itulah, Tiger bisa bangkit kembali hingga saat ini
__ADS_1
Jadi ketika ditanyakan oleh Rudolf tentangnya, tentu saja dia bisa menjawab dengan lancar, tetapi ketika ditanya tentang Dion, jelas dia belum banyak mengetahuinya
"Sudahlah, kita kesampingkan dulu masalah ini. kau fokus saja pada pengobatan kaki kiri mu itu." Ucap Tiger sambil keluar dari dalam kamar tempat mereka menginap