Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
62. Kau lihatlah sekelilingmu


__ADS_3

"Kau sangat percaya diri John, apakah kau buta, atau pura pura buta, hingga tak bisa melihat sekelilingmu?" Ucap Brandy geli


"Bagi ku kekuatanmu, apalagi orang orang mu itu adalah sampah, hanya sekali tiup akan beterbangan." Jawab John sombong


"Benarkah?" Tanya seseorang yang ternyata adalah Iron, sambil maju lebih ke depan, di ikuti oleh Hans, Leon, Robin, dan Burgon


"T..t..tuan!" Ujar John terbata bata sambil mundur ke belakang


"Ya, ini aku dan yang lain. ada masalah John?." Ujarnya dingin, lalu menyambung lagi pertanyaannya


"Atau jangan jangan, mata mu memang benar benar buta, hingga tidak mengenali kami lagi." Sambung Iron mengintimidasi


"Tuan, sungguh aku tidak menyadari kehadiranmu di sini. Aku cuma melihat Brandy dan anak buahnya yang di sana."


"Kalau kau sudah menyadarinya, lalu apa yang akan kau perbuat, Apakah kau akan tetap melanjutkan pertikaian ini?. Kau lihatlah sekelilingmu?" Tanya Iron mengingatkan John sambil mengarahkan jari telunjuknya ke segala arah


John mengedarkan pandangannya ke segala arah, seperti yang ditunjukkan oleh Iron tadi, sekarang dia baru menyadari, bahwa posisi nya juga anak buahnya sedang terkepung


Walaupun tengah berada di markas besarnya sendiri, tetapi posisinya. juga anak buahnya, telah terkepung sedemikian rupa


Mereka berkumpul di tengah tengah areal yang cukup luas, sementara di kanan, kiri depan dan belakangnya, berjejer pasukan lain, yang dipersenjatai dengan senjata lengkap


Hasil akhirnya adalah, John tidak bisa menjawab, dia hanya terpaku diam, pikirannya dilema, antara menyerah, atau tetap melanjutkan perlawanannya


Pikirannya benar benar galau berat. Sekali lagi dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling orang orangnya. Di situ dia mendapati, ribuan anggotanya sedang terkepung tanpa senjata, seperti hewan yang sudah terkena perangkap


Sementara lawan, rata rata memegang senjata, seperti pedang, tombak, tongkat, katana, bahkan senjata api otomatis


Kalau dia tetap bersikeras melanjutkan pertikaian ini, maka bisa di pastikan, dia dan anak buahnya akan habis detik itu juga


Ditengah kebingungan John tersebut, Ronald tiba tiba saja tampil ke depan dan berkata


"Terlanjur kalian sudah ada di sini, aku ingin merasakan, bagaimana kuatnya orang orang Brandy yang kesohor itu, atau katakanlah, kalian adalah para pengawal keluarga Mahesa Birawa, yang konon katanya adalah orang terkaya di negara ini, bahkan di dunia." Ucap Ronald sombong dan memprovokasi


Semua orang terdiam mendengar ucapan Ronald yang berani tersebut. Mereka tidak menyangka, bahwa Ronald sanggup berkata seperti itu


Tak tahukah dia, atau memang tidak mau tahu, bahwa situasi yang dihadapi oleh anggota kalajengking merah nya, benar benar gawat dan kritis


Ketika bosnya bimbang dan takut, dia malah dengan sombongnya berkata seperti itu, memang benar benar manusia bodoh, dan tak sayang nyawa


"Hahahaha!" Tawa semua orang pecah, kecuali sebagian besar anggota kalajengking merah. mereka memilih diam daripada ikut tertawa karena takut


Iron dan empat kawannya yang lain, beserta orang orangnya tertawa terbahak bahak ketika mendengar ucapan Ronald yang cukup berani tersebut

__ADS_1


Mereka kira Ronald itu siapa, ternyata hanya seorang assassin yang lemah, Walaupun dia sekarang telah menjadi seorang komandan, yang membawahi 150 assassin, tetapi kalau berhadapan dengan satu atau dua assassin yang dimiliki oleh Iron, maka Ronald tidak ada apa apanya di mata mereka


"Bagus kalau begitu, ternyata masih ada orang yang sok kuat di sini!" Ujar Iron sambil menyeringai, terlihat sangat menyeramkan


"Sekarang kau pilih, siapa yang ingin kau hadapi diantara kami semua?" Sambung Iron lagi


"Aku ingin menantang mu, yang konon katanya, ilmu silatnya sudah tidak bisa diukur lagi." Jawab Ronald sambil berkelebat ke arah Iron


Tubuhnya tiba tiba saja menghilang dari tempatnya semula, sebagian anak buah brandy, juga anggota kalajengking merah, tidak bisa melihat keberadaan Ronald tersebut


Tetapi bagi anak buah Iron apalagi bosnya sendiri, bisa melihat gerakan lambat yang sedang dipraktekkan oleh Ronald manusia bodoh itu


Dengan yakinnya, dia melancarkan serangan ke arah Iron, dengan kekuatan puncak, yang menurutnya sangat mematikan itu, dia berharap, dengan satu serangan saja, tubuh Iron yang terkena pukulannya akan tumbang, dan mungkin mati saat itu juga


Jurus atau teknik yang dilakukannya itu, adalah jurus andalannya, yang belum pernah dipraktekkan sama sekali pada siapapun, kecuali ketika saat dia latihan, dengan menggunakan benda mati


Tapi perkiraannya ternyata salah besar, walaupun tubuh Ronald itu tiba tiba saja menghilang, dan bergerak dengan cepat, tetapi bagi Iron, gerakan Ronald tersebut sangat lambat sekali, mirip seperti gerakan siput


Ketika pukulannya hanya tinggal setengah meter lagi dari tubuh Iron, tiba tiba tubuh Ronald berhenti di udara, karena di tangkap oleh Iron dengan menggunakan tangan kirinya


Plak! plak!


Secepat kilat, Iron menampar wajah Ronald, dengan menggunakan telapak dan punggung tangan kanannya sebanyak dua kali, hingga membuatnya terpelanting dan jatuh sekitar 3 meter dari tempatnya semula


Semua orang tercengang melihat reaksi cepat dari Iron tersebut, kecuali bagi empat kawannya yang lain juga anak buahnya


Mereka sudah memahami, bagaimana kekuatan komandan besar, pengawal keluarga Mahesa Birawa itu


Brandy dan orang orangnya tercekat diam, dan tidak berani berkomentar apapun, sedangkan seluruh anak buah John, termasuklah Bimo, Arya dan Kumar, beserta 10 petinggi organisasi, melongo dengan mulut menganga lebar


"Luar biasa, jika serangan itu ditujukan kepadaku, mungkin aku akan mendapat luka yang lumayan parah." Ucap salah seorang petinggi kalajengking merah dalam hati


"Ternyata tamparan yang kelihatan biasa itu, mengandung kekuatan yang sangat besar, jika tamparan itu diarahkan padaku, mungkin aku akan sangat kesulitan untuk menghadapinya." Batin Bimo juga dalam hati


150 orang assassin yang saat itu juga tengah berada dalam kepungan tersebut, begitu melihat komandannya terluka, hanya dengan sekali pukulan, hatinya bergetar juga, padahal gerakan Ronald sudah sangat cepat


Tapi sebagai seorang assassin, pantang bagi mereka untuk menunjukkan ketakutan pada musuh, walau sekuat apapun


Setelah mendapat kode dari Ronald, dengan gerakan tangannya secara rahasia, 150 orang assassin itu bergerak, dan segera menghilang dari pandangan mata, kemudian terdengar belasan, bahkan puluhan suara sayatan, tusukan dan sabetan senjata tajam, ada juga bunyi pukulan yang cukup keras di dalam pertempuran itu


Crash! crash! jleeb! jleeb! duarr. duarr! boom!


Buk! buk! buk! buk! baamm!

__ADS_1


"Aaaaa..uuuugghh..aaaarrgh!


Puluhan assassin berpakaian hitam bertumbangan ke tanah, ada yang terpotong leher, tangan dan kakinya, tertusuk dadanya, terbelah tubuhnya, dan bermacam macam lagi yang terlihat


Apa yang sebenarnya terjadi? kenapa assassin yang berpakaian hitam, yang seharusnya melukai orang lain, malah mati secara mengenaskan seperti itu


Ternyata setelah 150 assassin itu bergerak. tiba tiba dari arah belakang dan dari tempat tersembunyi, 150 assassin lain juga ikut bergerak


Pakaian yang mereka kenakan berwarna biru navy, sehingga bisa membedakan mana musuh mana kawan


Para assassin yang dibawa oleh Iron dalam pertempuran tersebut, menghadang dan menghambat pergerakan assassin anak buah Ronald


Dengan sadisnya mereka membantai lawannya tanpa kenal ampun, sehingga pemandangan yang sangat mengerikan terpampang di tempat itu


Hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah menit, 150 assassin anak buah Ronald, seluruhnya mati dengan cara mengenaskan


Sudah dikatakan sebelumnya, bahwa assassin yang dibawa oleh Iron dalam penyerangan itu, keahliannya 10 kali lebih tinggi daripada keahlian assassin anak buah Ronald


Jika 2 assassin anak buah Iron disuruh bertempur menghadapi 150 assassin Ronald, mungkin hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit mereka semua akan binasa


Setelah semua anak buahnya mati, Ronald cuma bisa tertegun, dia tidak menyangka, bahwa assassin yang dibawanya, seluruhnya mati dengan begitu mudah


Walaupun emosinya meluap luap, dan kemarahannya sudah tidak tertahankan lagi, tetapi dia tidak bisa berbuat apa apa saat ini


Di tengah dia sedang kebingungan seperti itu, tiba tiba muncul seorang assassin di depannya, kemudian dengan tangkas mengayunkan katana nya ke arah leher Ronald


Tapi serangan assassin berpakaian biru tersebut tidak mengenai sasaran, karena Ronald dengan sigap menghindar, dan menghilang dari sana


Mendapat serangan yang tiba tiba itu, Ronald menjadi benar benar marah, kemudian dia mengerahkan segala kemampuannya, untuk menghabisi assassin yang berpakaian biru tersebut


Secara tiba tiba tubuhnya menghilang, dan muncul kembali di depan assassin yang tadi menyerangnya


Tapi karena tingkat kepandaian mereka seimbang, jadi serangan apapun yang mereka lancarkan, bisa diantisipasi oleh lawannya


Hampir lima menit pertempuran antara Ronald dan seorang assassin Iron berlangsung, mereka berdua sama sama kuat, dan tidak ada yang mau mengalah sama sekali


Lokasi pertempuran mereka berpindah pindah tempat, kadang di atas atap, di tanah, di lorong lorong bangunan ,di atas pohon, dan sekarang ini mereka tengah berada di udara


Karena kemampuan keduanya seimbang, maka pertempuran tersebut berlangsung cukup lama, tapi di dalam satu kesempatan yang sangat sulit untuk didapatkan, ketika Ronald sedang mundur ke belakang, untuk menghindari serangan dari lawan nya, tiba tiba tubuh lawan menghilang, dan muncul di belakangnya, dengan cepat ia mengayunkan katana nya ke arah leher Ronald sekali lagi


Hasilnya adalah, kepala Ronald terpotong dan terpisah dari badannya, lalu jatuh ke tanah, bersama dengan tubuhnya


Kini, 151 assassin, termasuk komandannya, mati di tangan assassin yang dibawa oleh iron

__ADS_1


Dengan matinya Ronald, apakah pertempuran tersebut akan berhenti?


__ADS_2