
"Salam tuan besar!" Sapa Rams ramah, sesaat setelah sampai dihadapan Dion, yang saat itu sedang berada di kantor nya sendirian, dengan dikawal oleh Hans, pengawal pribadinya itu
"Sampaikan apa yang ingin kau sampaikan Rams!" Respon Dion seperti sudah tidak sabaran
"Terima kasih tuan besar!" Jawab Rams cukup lega, karena Dion menyambutnya dengan ramah juga. Tak lama kemudian Rams pun berkata.
"Seperti yang diperintah kan. lokasi Jundan Miyazawa sudah ditemukan tuan!" Jawab Rams apa adanya
"Benarkah!. Dimana lokasinya?" Sambut Dion mulai bersemangat
"Dia bersembunyi di pegunungan Sugi, Jilin Utara Jepang."
"Di sanalah markas bawah tanahnya di bangun, sekaligus sebagai tempat tinggal keduanya." Jawab Rams lagi
"Sayang sekali!. Tempatnya cukup jauh!"
"Mungkin kita akan mengalami kesulitan, jika membawa ratusan pengawal untuk menyambangi tempat mereka." Respon Dion lemah
"Menurutku itu tidak perlu dilakukan tuan besar, karena mereka sendiri yang akan mendatangi kita!" Ucap Rams sangat yakin
"Dari mana kau tahu masalah itu Rams?" Tanya Dion penasaran
"Dari pantauan satelit mata mata asing, yang berhasil kami masuki setelah mendapatkan izin untuk menggunakannya!." Jawab Rams mantap
"Sampai sejauh itu!" Respon Dion keheranan
"Benar tuan besar!. Demi untuk menemukan lokasi markas mafia terbesar di dunia, termasuk mendapatkan data-datanya, kami terpaksa meminjam jasa mereka."
"Setelah menggunakan jasa satelit mereka, dengan mudahnya kami bisa menemukan lokasi manapun yang ada di muka bumi ini, termasuk juga lokasi Jundan miyazawa dan anak buahnya."
"Yang lebih mengejutkan adalah, ternyata Jundan Miyazawa, bukanlah pemimpin satu satunya dalam organisasi mafia terbesar itu."
"Tapi masih ada lagi ketua ketua lain, yang jabatannya jauh lebih tinggi dari Miyazawa tersebut!"
"Jika diurut-urut, Miyazawa hanya menduduki peringkat ke 9 dari 10 ketua yang ada di seluruh dunia"
"Pembagian nya adalah, Miyazawa diserahi tugas untuk memimpin anggotanya di negara Jepang."
"Sementara di negara-negara lain, dipimpin oleh orang lain pula, tetapi masih dalam satu organisasi."
"Di masing-masing negara. Mereka juga mempunyai pasukan sendiri. atau dengan kata lain, pasukan itu adalah para petarung mereka, yang kerjanya adalah sebagai mesin pembunuh sekaligus mesin uang bagi organisasi."
"Masing-masing ketua, diperbolehkan merekrut sebanyak-banyaknya pasukan atau petarung, yang ingin bergabung dengan mereka, termasuklah Jundan Miyazawa itu."
"Sedangkan di negara kita, hanya ditugaskan ketua kecil saja, yang hanya bisa mengambil keputusan di tempat dia bertugas."
"Ketua kecil tersebut contohnya seperti Bajra, Miyazaki, dan Tanawat Virote. serta satu orang yang mati terbunuh baru-baru ini di kota kecil Argomulyo."
"Mereka berada di bawah perintah langsung dari Jundan Miyazawa."
"Sementara dia sendiri, berada di bawah perintah langsung dari big bos terbesarnya pula. tapi tidak diketahui siapa bos besarnya tersebut."
"Dalam data organisasi yang berhasil kami curi, di urutan pertama tidak disebutkan siapa namanya, tapi hanya bertuliskan inisial T saja."
"Sementara urutan kedua sampai 10, namanya tercantum di data organisasi. Tapi kami tidak bisa mengenali siapa mereka." Ucap Rams menjelaskan secara panjang lebar pada Dion
"Apakah kalian tidak mencari di tempat pencarian, untuk mendapatkan data-data mereka?" Tanya dia ingin tahu
"Sedang dilakukan tuan besar!. Saat saya pergi menemui tuan. Guru serta senior Austin sedang melakukannya." Jawab Rams apa adanya
"Lalu apakah kalian bisa melihat aktivitas apa yang mereka lakukan di markas besarnya tersebut?" Tanya Dion ingin tahu
"Untuk sementara ini belum bisa tuan besar!. Karena batas waktu yang diberikan oleh pemilik satelit itu, hanya satu jam saja, kecuali jika kita menyewa transponder nya" Jawab Rams berterus terang
"Kenapa kalian tidak mengatakan masalah itu pada ku?. Jadi kita bisa menyewanya, sampai kapanpun yang kita mau!" Respon Dion kurang senang
"Untuk masalah itulah saya datang kemari, mewakili guru juga senior Austin."
__ADS_1
"Kebetulan saat ini mereka sedang tidak bisa diganggu. Jadi mereka mengutus ku, untuk menemui tuan besar di sini." Jawab Rams apa adanya
"Apakah pekerjaan mereka sebegitu mendesaknya?" Tanya Dion penasaran
"Benar tuan besar!. Saat ini mereka berdua sedang mencari data-data lain tentang organisasi yang meresahkan tersebut."
"Tapi karena keterbatasan waktu, pekerjaan mereka jadi terhambat." Jawab Rams lagi berterus terang
"Kalau begitu!. Mari kita ke ruang operator, untuk membicarakan masalah ini!" Reaksi Dion cepat. Kemudian mengalihkan perhatian pada pengawal pribadinya, lalu berkata.
"Hans!. Tolong panggilkan kakekku juga yang lain, untuk sama-sama pergi ke ruang operator!" Perintah Dion tegas
"Baik tuan besar!" Jawab Hans patuh
Setengah jam kemudian. Orang yang diminta datang tadi, seluruh nya sudah hadir semua. tidak terkecuali tuan Birawa
Begitu sampai, mereka tidak banyak bertanya, tidak banyak bising dan siap mendengarkan instruksi serta penjelasan dari Dion
Tapi tuan Birawa sedikit berbeda. Dialah satu satunya orang yang sangat ingin tahu, dengan apa yang akan dilakukan oleh cucunya tersebut
Begitu dia sampai di ruangan itu, tanpa tedeng aling-aling lagi, dia langsung bertanya pada Dion
"Mengapa kau mengumpulkan kami semuanya di sini cucu ku?" Tanya tuan Birawa to the poin saja
"Ada berita yang jauh lebih besar, dari berita apapun yang kita dengar selama beberapa hari ini!"
"Berita itu adalah seperti yang Rams ceritakan padaku barusan!"
"Ini ada kaitannya dengan organisasi yang menginginkan kita hancur." Jawab Dion menjelaskan
"Apakah organisasi yang kau maksudkan itu, adalah tempat dimana orang-orangnya ingin menculik cucu buyut ku?" Tanya tuan Birawa merasa khawatir
"Benar kek!. dan inilah kronologinya!" Jawab Dion singkat. Kemudian meminta pada Rams, untuk menceritakan kembali apa yang telah disampaikannya pada Dion tadi
Tanpa menunggu lama, Rams pun kembali menceritakan apa yang diketahuinya, tentang organisasi yang ingin menculik Dragon. Bahkan menunjukkan bukti buktinya di layar monitor depan ruang operator
Markas besarnya saja ada di 10 negara, dengan 10 ketua pula. Ditambah dengan markas pembantu lain di seluruh dunia yang salah satunya berada di Indonesia
Dalam penjelasan itu, Rams juga meminta pada gurunya, untuk menunjukkan lokasi 10 markas besar mereka di tempat lain. Salah satunya ada di Perancis
Setelah panjang lebar menjelaskan serta menunjukkan bukti, Rams menyudahi penjelasannya. Kemudian seseorang berkata.
"Tidak ku sangka, organisasi mereka sebesar itu!" Ujarnya
"Dion juga baru tahu ini kek!"
"Pantas saja orang yang diutus untuk menculik Dragon datang silih berganti!"
"Ternyata mereka mempunyai kekuatan besar di belakangnya!"
"Ini tidak boleh dibiarkan!. Aku takut ketika tidak bisa mendapatkan Dragon. mereka malah menargetkan kota ini, dan kota kota sekitarnya, demi membalas dendam." Ujar Dion lagi
"Lalu apa yang harus kita lakukan cucu ku?" Tanya tuan Birawa ingin tahu, dan benar benar buntu dari pemikiran cemerlangnya
"Paman Austin!. Apakah selama tinggal di Perancis, pernah mendengar tentang adanya organisasi tersebut?" Tanya Dion malah bertanya pada orang lain, dan seperti mengabaikan pertanyaan dari kakeknya tadi
"Belum pernah tuan!. Karena selama kembali ke negara itu, hampir 24 jam berada di depan komputer. Tidur juga di ruangan komputer!"
"Tapi suatu ketika. Komputer ku kemasukan virus, dengan tujuan ingin melumpuhkan sistem pertahanannya."
"Beruntung saya masih bisa mengatasinya."
"Di data virus tersebut tertera kode T, tapi tidak tahu apa maksudnya!" Jawab Austin apa adanya
"Lalu apakah paman tidak berusaha mencari tahu, dari mana virus itu berasal?" Sambung Dion pula
"Sudah tuan besar!. Tapi sayangnya, informasi tersebut putus pada huruf T itu saja." Jawab Austin lagi
__ADS_1
"Apakah inisial T itu ada hubungannya dengan struktur organisasi mereka, karena inisialnya juga sama?" Ucap Dion menduga saja
"Itu juga yang ada dipikiran kami tuan besar!" Jawab legenda cyber datang menyela
"Kalau begitu aku ingin bertanya pada paman Deon pula!"
"Selama berkiprah di dunia cyber dan mata mata, apakah paman pernah menemukan informasi tentang organisasi itu?" Tanya Dion pada anak buahnya
"Sayangnya belum pernah tuan besar!"
"Tapi sama seperti Austin. Komputer tim kami pernah juga diserang oleh sejenis virus jahat, yang juga berinisial huruf T tersebut."
"Jadi ada kemungkinan, kedua kejadian itu saling berkaitan, karena dilakukan oleh orang yang sama!" Jawab Deon berterus terang
"Semakin mengerucut!"
"Aku berharap misteri ini bisa di pecahkan hari ini juga!"
"Karena besar kemungkinan. Akan banyak yang datang ke negara ini, demi untuk mendapatkan anak ku!"
"Tapi apakah mereka mempunyai angkatan bersenjata seperti militer, selain dari para petarungnya?" Tanya Dion tiba tiba
"Ada tuan besar!. Kebetulan saya sudah mendapatkan informasi seperti yang tuan tanyakan itu!"
"Informasinya adalah, mereka mempunyai sistem pertahanan sendiri, yang mereka beli dari pasar gelap, dan ditempatkan di suatu tempat yang tidak bisa dideteksi lokasinya!"
"Jumlah persenjataan mereka sangat banyak sekali, seperti yang dimiliki oleh sebuah negara besar. walau lokasinya masih ambigu!"
"Tapi secara samar samar kami bisa menentukan. Lokasi markas besar mereka ada di bawah laut, seperti yang terpampang di monitor itu!" Jawab Deon
Semua orang segera mengalihkan pandangannya ke layar monitor, saat Deon mengucapkan jawaban tersebut
Sementara di layar komputer, terpampang peta yang cukup luas, dan Jika diperhatikan tidak ada sesuatu yang mencurigakan
Tapi Jika diperhatikan secara seksama, ada tanda yang menunjukkan, seperti ada kehidupan lain di sekitar lokasi itu. Tapi lokasinya jauh di bawah laut Entah bagaimana caranya mereka bisa membangun pangkalan mereka di sana
Setelah mempelajari serta menganalisa peta yang ditunjukkan itu, Dion tampaknya sudah mulai bisa menarik benang lurus, tentang lokasi yang ditunjukkan oleh Deon tadi
Tak lama kemudian dia memberi komentar. "Jika ditarik garis lurus dari tempat ini. seperti nya lokasi mereka ada dekat segitiga Bermuda." Ujarnya
"Tidak mungkin mereka bisa ada di sana!, karena kita sendiri tahu, tempat seperti apa laut Bermuda itu!"
"Kecuali kalau mereka itu siluman!" Ucap tuan Birawa seakan tidak percaya, dan memotong pembicaraan dari cucunya tersebut
"Mungkin atau tidak mungkin. tergantung dari persepsi kita masing-masing kek!"
"Biasanya, tempat yang paling aman, adalah tempat yang paling berbahaya!"
"Jadi menurut pendapat ku. Markas besar mereka, memang ada di laut Bermuda itu. Tapi lokasi pastinya, belum diketahui." Ujar Dion tanpa berniat ingin mematahkan pendapat dari kakeknya tersebut
"Kalau begitu apa keputusanmu?" Tanya tuan Birawa lagi, ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan pertamanya tadi
"Pertama!. Perkuat sistem pertahanan informasi kita"
"Buat pertahanan yang berlapis-lapis, dan letakkan bukan dalam satu tempat, agar tidak mudah dilacak serta dicuri data-datanya!"
"Kedua!" Mungkin sudah saatnya, kita memperbaharui sistim persenjataan kita!"
"Jika memungkinkan, bekerjasama dengan pihak militer atau sendiri-sendiri, membeli beberapa pesawat tempur, kapal perang, senjata laser dan lain sebagainya!"
"Semua persenjataan itu, kita tempatkan di pangkalan militer yang ada di negara ini, tapi dekat dengan kota kita!"
"Birawa Group mempunyai kekayaan yang tidak terbatas!"
"Jika hanya membeli 100 atau 200 buah pesawat tempur, ditambah dengan belasan kapal perang, dan senjata senjata lainnya, uang kita tidak akan berpengaruh jauh!"
"Selain untuk mempertahankan kota emas, kita juga bisa membantu negara ini untuk mempertahankan kedaulatannya!" Ucap Dion berapi api
__ADS_1
"Apakah itu tidak berlebihan cucuku?" Respon tuan Birawa dengan pemikiran yang belum sampai ke arah itu