Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Tuan ketemu Tuan


__ADS_3

Sementara itu, orang yang di panggil tuan oleh anak buahnya itu, saat ini tengah bergerak menuju lokasi pertarungan antara Dion dan anak buahnya


Tangannya sudah merasa gatal ingin menghajar Dion dan melumatkan nya sampai tidak berbentuk lagi. namun sayangnya, dia sedang terjebak macet di dekat perempatan jalan, tak jauh dari lokasi pertarungan itu


Anak buahnya salah dalam memberikan petunjuk padanya, karena mereka belum memahami nama nama jalan, dan lokasi dimana rekannya saat ini tengah bertarung, melawan orang yang sudah sebulan ini di cari oleh tuannya itu


Mau marah pada siapa, dia juga tidak tahu, karena mereka orang baru, yang berasal dari negara luar, atau tepatnya Prancis dan Amerika


Bosnya berasal dari Amerika sedangkan sebagian anak buahnya merupakan imigran asal Prancis, yang satu daerah dengan Jack Napoleon


Mereka dulu adalah anak buah si Jack itu, dan orang yang mereka panggil tuan itu adalah rekan bisnis sekaligus sahabat karib dari Jack Napoleon tersebut


Kedatangan mereka adalah untuk membalas dendam pada Dion dan orang orang nya, karena telah berani membunuh sahabatnya itu


Tapi bagaimana mereka bisa mengetahui bahwa Dion adalah orang yang telah membunuh di Jack itu, dan bagaimana gambar Dion bisa mereka dapatkan. itu semua masih menjadi misteri


***


Kembali pada lokasi duel, antara Dion melawan Charly


Serangan yang dilancarkan oleh Charly tadi, merupakan tendangan berputar 45 derajat, yang bertumpu pada kekuatan tumitnya, dia berharap dengan serangannya kali ini, bisa membuat Dion takluk, atau setidaknya terluka parah


Tapi harapannya tidak terkabul, tendangan kuat yang dilancarkannya barusan, bisa di antisipasi oleh Dion dengan mudah, dengan cara melompat, sekaligus melancarkan serangan dengan tendangan kuat ke arah kepala lawan dan Buk Kepala Charly terkena tendangan kaki Dion dengan telak


Tubuhnya langsung ambruk ke jalan tidak beraspal, dan tidak bergerak lagi, mungkin pingsan


Anak buahnya yang sedari tadi hanya menonton, dibuat terkejut, karena tidak menyangka, komandan terkuatnya, bisa dikalahkan dengan mudah seperti itu, hanya dengan beberapa serangan. Di dalam hati mereka membatin, "Seberapa kuat kah orang ini sebenarnya?"


Hans dan anak buahnya tersenyum senang, ketika melihat tuan mudanya, bisa memenangkan pertarungan itu tanpa terluka sedikitpun, hanya sekedar terkena serangan yang tidak berarti di bahunya


Sebaliknya bagi anak buah Charly, yang berjumlah 13 orang itu, menjadi sangat marah sekali, ketika melihat komandannya dikalahkan oleh Dion dengan mudah


Tanpa dikomando, mereka bergerak mengepung Dion dari segala arah


Belati pendek yang selalu terselip di balik baju mereka, sekarang telah dikeluarkan semua, dan tengah dipegang oleh mereka erat erat


Hans dan anak buahnya, sudah merasa gatal ingin keluar membantu tuan mudanya itu, tapi takut kena marah oleh Dion, maka mereka lebih memilih menunggu dan melihat pertunjukan yang akan terjadi di depannya

__ADS_1


Dion yang tengah terkepung itu, tidak menunjukkan ekspresi takut sedikitpun, walau sedang dikepung oleh 13 orang kuat, Dion masih santai santai saja


Dari penglihatannya, ke 13 orang yang sedang mengepung nya itu, kekuatannya masih berada jauh di bawahnya, walaupun sedang memegang senjata


Maka ketika mereka maju serempak, kaki Dion segera beraksi, dengan melancarkan serangan lurus ke arah lawan yang terdekat dengannya, dan berhasil, kemudian Dion kembali melancarkan serangan kakinya, ke kanan dan ke kiri dengan cara melenting kan diri ke udara


Tidak sampai di situ saja, tangan kanan dan kiri Dion juga beraksi, dengan melancarkan pukulan yang cukup kuat ke dada lawan, tak lupa pula, Dion juga menggunakan teknik cakar harimau yang pernah dipelajarinya dulu, untuk melumpuhkan lawannya


Hasilnya adalah, 9 dari 13 penyerangnya itu, sekarang sedang terkapar di tanah, mengerang kesakitan, akibat terkena serangan dari Dion itu, belati pendek yang dipegang mereka tadi, bertaburan kemana mana, tanpa sempat mereka gunakan untuk menyerang


Sekarang tinggal 4 orang lagi yang tersisa, dan yang masih berdiri. Melihat 9 rekannya bisa dikalahkan dengan mudah oleh Dion, membuat rasa takut dan gentar mereka timbul, kemudian berusaha untuk kabur dengan saling memberi kode untuk lari


Tapi sebelum itu terjadi, Dion melenting kan tubuhnya ke arah salah seorang dari mereka, dengan mengarahkan tendangan melompat yang sangat kuat kearah lawan


Rencana Dion setelah ini adalah, akan melancarkan serangan berputar, untuk melumpuhkan lawan yang ada di sebelah kirinya itu


Tapi sebelum serangan itu mengenai lawan, tiba tiba berkesiur angin yang cukup kencang dari samping Dion, seperti ada orang yang tengah melancarkan serangan kuat padanya


Menyadari serangan itu cukup berbahaya dan mematikan, Dion membatalkan serangannya, dan melompat ke belakang dengan cara bersalto di udara


Setelah Dion menginjakkan kakinya di tanah. di depannya berdiri seorang laki laki kisaran 30 tahun, dengan tubuh yang atletis dan sixpack, sedang memandang dengan sorot mata penuh dendam dan amarah ke arah Dion


Matanya juga sempat mengitari lokasi tersebut, di situ dia mendapati, ada puluhan orang yang berdiri di belakang orang yang tadi menyerangnya itu, mungkin mereka adalah anak buah dari orang yang berdiri di depan


Setelah berlalu beberapa saat, akhirnya terdengar suara dari mulut orang yang tadi menyerangnya itu, dengan berkata." Ternyata apa yang dikatakan oleh orang orang sedunia tentangmu tidak salah."


"Dengan mengalahkan orang terkuat ku, berarti kau memang benar benar kuat. Apalagi setelah kau mampu melumpuhkan 9 orang terkuat lainnya dengan mudah."


"Dari penglihatan mereka, kau memang terlihat kuat, tapi di mataku, kau hanya sampah, dengan sekali tiup, akan beterbangan ke udara!" Ucapnya memprovokasi dan merendahkan Dion sedemikian rupa


Dion yang sudah kenyang makan asam garam kerasnya jalanan dan kehidupan, tidak terpancing atau terprovokasi dengan ucapan orang itu, dia hanya tersenyum sinis, ketika mendengarnya, dan memandang kelompok orang orang tersebut, apalagi yang menjadi bosnya itu dengan tatapan meremehkan


Sikap Dion yang tidak terpancing atau terprovokasi oleh ucapannya itu, membuat Gordon, nama orang yang dipanggil tuan itu menjadi marah, lalu berkata..


"Kalau kau mau bersujud tiga kali di depanku! maka aku akan mempertimbangkan nyawa mu, masih berhak tinggal atau tidak di tubuh lemah mu itu." Ucapnya semakin merendahkan Dion


"Apakah kau sudah merasa seperti penguasa, yang menganggap diri tidak terkalahkan?" Balas Dion tidak senang, lalu berkata lagi

__ADS_1


"Apakah kau tidak pernah mendengar pepatah, di atas langit masih ada langit?" Jawab Dion tenang tapi sedikit emosi, kemudian sambung menyambung melanjutkan berkata.


"Apa keperluan mu mencari ku, sampai di bela bela datang ke negaraku ini?. Apakah kau kesini ingin mengantarkan nyawa atau menyatakan tunduk padaku?" Balas Dion tidak kalah gertak


"Kurang ajar!. Kau pikir kau siapa? hah!" Teriak Gordon sengit dan kasar


"Aku adalah Dion! orang yang akan mencabut nyawa busuk mu itu, dan orang yang telah membinasakan mafia legendaris, yang menjadi buronan dunia!" Balas Dion tak kalah sengit


"Ternyata kau orangnya, yang telah membunuh sahabat terbaikku Jack Napoleon itu!. Kau tahu, perbuatan mu itu, tidak akan aku ampuni walau kau sampai menangis darah sekalipun!" Teriak Gordon marah


"Diampuni atau tidak! itu tergantung dari keputusanku, juga dari sikapmu! Kalau kau mau merendah dan pergi dari negara ku, maka aku tidak akan mengganggu mu, tapi jika kau masih tetap membandel, jangan salahkan aku, jika di sinilah kuburan mu!"


"Hahaha!. Baru kali ini aku mendapatkan ancaman dari orang lemah seperti mu, aku Gordon, orang yang tidak pernah terkalahkan di negaraku, aku adalah juara dalam setiap pertarungan yang diadakan di sana, baik resmi maupun tidak resmi!"


"Oh cukup hebat juga ternyata!. Aku jadi ngeri mendengarnya." Ledek Dion sambil mengekspresikan ketakutannya yang dibuat buat


"Bangsat kau! Dasar badjingan!" Teriaknya kasar karena terpancing emosi


"Hah sudah! sudah!. Jangan banyak bacot. dari tadi asyik berbicara saja, badjingan! badjingan! badjingan!, cuma kata itu saja yang kau andalkan. Kapan kau akan mempraktekkan teknik kupas bawang mu itu padaku?" Sergah Dion dengan ekspresi lucu


"Atau jangan jangan! kau ini banci ya?" Ledek Dion sambil memperagakan gerakan banci, sehingga membuat Gordon marah


"Kalian semua! tunggu apalagi! segera bungkam mulut orang yang sombong itu!" Teriaknya memerintahkan kepada 74 orang anak buahnya untuk mengeroyok Dion


Tapi sebelum mereka bergerak, dari arah belakang


kanan dan kiri Dion, tiba tiba berlarian puluhan orang yang berbadan tegap dan kuat, dengan tatapan matanya yang sangat mematikan. Hans, Awan, Bumi dan Langit, juga ada di kelompok tersebut


Di kelompok itu, juga ada 10 orang samurai, yang di punggungnya tergantung katana sepanjang 80 cm. Pandangan matanya nanar dan liar, menatap kearah Gordon dan anak buahnya itu, seakan akan ingin segera menghabisi mereka semua


"Oh ho! ternyata kau tidak sendiri, ku kira kau memang kuat dan berani, tapi ternyata orang penakut, kemana mana harus dikawal oleh tikus-tikus itu!" Ejek Gordon meremehkan Dion


"Bagaimana kalau anak buah kita, kita adu, kalau 10 saja anak buah mu kalah, maka kau harus tunduk padaku, tapi jika 10 anak buah ku kalah, maka aku akan pergi dari negara mu, dan tidak akan lagi mengganggumu!" Ucapnya membuat janji


"Aku Dion, tidak akan pernah percaya pada orang munafik sepertimu!. Lebih baik kita buktikan saja, siapa yang terkuat di antara kita. satu lawan satu!" Tantang Dion gagah berani


"Anak buah mu yang berjumlah banyak itu, akan berhadapan dengan 20 orang anak buah ku saja, dan kurasa itupun sudah sangat berlebih

__ADS_1


"Sementara kita, cari lokasi lain untuk bertarung, karena aku tidak mau mereka terkena dampak dari pertarungan kita itu!"


__ADS_2