Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Memberi kejutan


__ADS_3

Keesokan harinya, masih pagi sekali, Dion sudah terlihat rapi, dan bersiap siap untuk pergi, hanya tinggal menunggu kedatangan Iron saja


Entah apa yang ada dalam pikiran Dion, dan apa yang sedang direncanakan olehnya. 150 anak buahnya pun tidak tahu mereka mau dibawa kemana


Mereka hanya diberi tahu, agar pukul 6 pagi sudah harus berkumpul di depan villa, tanpa penjelasan apa apa


Dalam mereka menunggu itu, datang tuan Birawa dan Ivory, yang masih mengenakan piyama tidurnya. kecuali Ivory, dia juga sudah kelihatan rapi serta modis, pertanda akan ikut Dion pergi


Malam tadi saat mau tidur, Dion mengutarakan maksudnya pada Ivory, bahwa ia berencana pergi ke suatu tempat, untuk memberikan kejutan pada paman Iron, sekaligus memberikan libur padanya, dengan mengunjungi tempat yang masih misterius tersebut


Sedangkan tuan Birawa tidak tahu sama sekali rencana Dion itu, karena malam tadi dia tidur agak cepat, dikarenakan sakit pinggangnya itu, walau tidak begitu parah


Wajah tuan Birawa saat datang itu, seperti menyimpan sebuah tanda tanya besar, dengan pertanyaan, mau kemana Dion dan anak buahnya itu sepagi ini. Tapi belum mau ditanyakannya pada Dion


Tak lama tuan Birawa dan Ivory sampai, Iron juga sampai. Reaksinya sama dengan tuan Birawa. penuh dengan tanda tanya besar


"Sebenarnya kau mau kemana cucuku?"


"Kenapa sepagi ini sudah bersiap siap untuk pergi?" Tanya tuan Birawa penasaran


"Hehehehe!. Dion ingin memberikan kejutan pada kakek, terutama pada paman Iron ini."


"Jadi maaf Dion belum bisa mengatakannya sekarang." Jawab Dion penuh teka teki


"Ada ada saja kau Dion!. Terserah kau saja lah!"


"Tapi ingat!, kembali dalam keadaan selamat dan utuh. Jangan kurang satu apapun pun!" Respon tuan Birawa cepat


"Baik kek!" Jawab Dion singkat


"Komandan langit dan Awan dan kalian para komandan yang ada. Tolong jaga kakek ku!. Jangan biarkan siapapun mencelakainya!"


"Terutama untuk paman paman dewa kecuali paman Adi, tolong lindungi juga tuan senior kalian, agar tidak diganggu oleh orang yang berniat tidak baik padanya!"


"Sementara aku pergi!. Jangan izinkan siapapun untuk menemui kakek!, kecuali enam sahabatnya itu!"


"Apakah kalian sudah mengerti?" Tanya Dion tegas


"Kami mengerti dan siap tuan besar!" Jawab mereka serempak, sambil menundukkan kepalanya ke arah Dion


"Bagus!. Aku senang melihat ke siap siagaan kalian itu!" Respon Dion lega


"Paman Adi!. Dalam misi kali ini, paman aku jadikan pemimpin utamanya, yang akan membimbing ratusan pengawal dalam menyelesaikan misi besar nanti."


"Apakah paman bersedia?" Tanya Dion penuh penekanan


"Saya siap tuan besar!" Jawab Adiwilaga mantap

__ADS_1


"Bagus!"


"Untuk mu paman Abi!. Kau juga aku ikut sertakan dalam misi kali ini, karena keahlian paman sangat di butuhkan dalam misi yang cukup menantang tersebut!"


"Aku harap paman tidak berkeberatan." Ucap dan tanya Dion ingin jawaban pasti


"Saya juga siap dan bersedia tuan besar!" Jawab Abhicandra juga mantap


"Baiklah kalau begitu kita berangkat sekarang!" Ucap Dion memberi perintah. Kemudian mendekati kakek nya, diikuti oleh Ivory, untuk meminta doa restu


Dalam kesempatan singkat itu, Dion membisikkan sesuatu ke telinga kakeknya, tentang maksudnya pergi menjalankan misi tersebut


Mendapat penjelasan itu, tuan Birawa jadi tenang, karena tujuannya adalah untuk dirinya juga, terutama untuk pengawal pribadinya yaitu Iron


"Baiklah kalau begitu. Selamat jalan semua!. Hati hati ditempat itu nanti" Ucap tuan Birawa mengingatkan mereka


"Kakek tenang saja!. Peralatan yang kami bawa sudah lebih dari cukup."


"Kita juga menyertakan empat super puma untuk mendukung misi besar itu "


"Namun kami tidak menggunakannya untuk pergi ke sana."


"Super puma hanya membawa perlengkapan yang diperlukan saja, termasuk senjata dan amunisi, obat obatan, serta perbekalan lainnya."


"Sedangkan kami akan berangkat dengan menggunakan pesawat terbang milik Birawa Group." Jawab Dion panjang lebar, agar kakeknya tidak terlalu khawatir tentang rencana besarnya tersebut


"Baik! Selamat jalan dan hati hati di sana!" Jawab tuan Birawa sekali lagi, dengan ekspresi sedikit khawatir


"Oh ya!. Jaga tuan dan nyonya kalian itu dengan baik!"


"Jangan sampai kurang suatu apapun pada mereka berdua!"


"Ingat itu!" Ucap tuan Birawa mengingatkan para pengawal Dion dan Ivory agar menjaganya


"Baik!" Jawab 150 orang pengawal, termasuk Adiwilaga Abhicandra, dan 30 pengawal wanita, dengan level pengawal elit kelas tinggi serempak


Sementara Iron, hanya berdiri bengong dan tidak bereaksi apa apa. Dalam hatinya terus membatin, kejutan apa yang akan diberikan oleh tuan besarnya itu padanya


Tapi dia berharap, agar rencana tuan besarnya tidak menyusahkan semua yang ada. Karena ini baru pertama kali dia bepergian jauh, setelah bergabung dengan tuan Birawa juga Dion


Memang pernah empat tahun yang lalu, dia berencana minta izin, untuk pergi ke suatu tempat yang jauh, tapi diurungkannya, berhubung masih banyak tugas yang harus diselesaikannya, termasuk menangani bermacam gangguan kecil dan skala sedang


Tahun ini dia berencana untuk meminta izin lagi, tapi malah di ajak oleh Dion, untuk ikut pergi bersamanya. Mau tidak mau dia harus ikut juga.


Tentang rencananya itu, akan diutarakannya setelah kembali dari misi, yang dia sendiri tidak tahu misi apa itu


Sebagai seorang pengawal, apalagi setelah diangkat menjadi pemimpin utama, atau katakanlah panglima belasan ribu pengawal alias bodyguard tersebut, tanggung jawabnya semakin besar dan butuh perhatian banyak darinya

__ADS_1


Maka saat dikatakan, bahwa dia akan dibawa ke suatu tempat, dengan alasan menjalankan misi dan memberikan kejutan besar, hatinya terus berdetak kencang tiada menentu. Tapi tetap disimpannya dalam hati


***


Kini mereka sudah berada dalam pesawat, yang akan membawa mereka, menuju ke suatu tempat yang dikatakan oleh Dion sebagai tempat kejutan. dan sebentar lagi akan sampai ketempat tujuan


Sedangkan empat helikopter super puma, sudah sampai duluan, dengan sekali berhenti untuk mengisi bahan bakar sebagai cadangan


Kedatangan mereka sudah di infokan pada otoritas setempat, dan sudah mendapatkan izin dari petugas ATC untuk mendaratkan pesawatnya


Sementara empat helikopter super puma, langsung mendarat di perusahaan tambang emas serta intan milik Birawa Group, dan langsung bergabung dengan dua helikopter jenis lain, yang sudah ada sebelumnya di sana


Setelah menurunkan muatannya, enam helikopter tersebut, mengudara di langit, untuk menuju bandara, guna menjemput Dion dan rombongannya, yang sebentar lagi akan mendarat


Sementara di sisi Iron, dia mulai menyadari rute perjalanan mereka itu sedang menuju kemana, walau dia belum pernah datang ke pulau tersebut untuk suatu urusan


"Tuan besar!. Maaf kalau saya lancang!" Ucap Iron sesaat setelah dia turun dari dalam pesawat yang ditumpanginya


"Ada apa paman?" Tanya Dion ingin tahu


"Kalau boleh tahu. inikah tempat yang akan kita kunjungi?" Jawab Iron malah balik bertanya


"Bukan tempat ini paman, tapi tempat lain."


"Dimanakah itu tuan besar?" Tanya Iron penasaran


"Kalau diberitahu sekarang, bukan kejutan namanya?" Jawab Dion enteng


"Oh baiklah tuan!. Maaf kalau saya salah!" Respon Iron tidak enak hati


"Tidak masalah. Paman tenang saja!" Jawab Dion enteng. kemudian berkata lagi


"Ayo kita naik helikopter itu, untuk menuju ke tempat kejutan tersebut." Ucap Dion penuh teka teki


***


Satu jam kemudian, Dion dan rombongannya, sudah sampai di lokasi pabrik tambang emas dan intan di kecamatan M, atau ibukota kabupaten B, propinsi KS


Kedatangan mereka yang tiba tiba itu, tentu saja sangat mengejutkan semua karyawan yang sedang bekerja, termasuk para petinggi nya


Walaupun sudah di kasi tahu tadi, bahwa pimpinan tinggi akan datang, tapi mereka tidak menyangka, bahwa yang datang itu adalah pemilik perusahaan itu sendiri


Pemandangan itu, tentu saja membuat para petinggi perusahaan tambang emas dan intan tersebut, menjadi kalang kabut


Ada yang wajahnya mendadak pucat, bahkan ada yang seperti ketakutan. Mungkin akibat dari permainan licik mereka selama ini


"Selamat datang di tempat kejutan itu paman Iron!" Ucap Dion membuka rahasia

__ADS_1


__ADS_2