Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Siapa sebenarnya mereka


__ADS_3

Satu minggu masa yang ditentukan pun sudah terlewati, orang orang yang terpilih untuk diberangkatkan ke negara negara Eropa itu, saat ini semuanya sudah berada di sana


Selain orang orang tersebut, Dion juga mengirimkan 300 orang pengawalnya, untuk memastikan keselamatan para pekerja itu, yang akan perintis pembukaan perusahaan ekspor dan impor yang berpusat di kota Paris Perancis


Tidak tanggung tanggung, kali ini Dion juga ikut pergi ke negara Perancis tersebut, didampingi oleh Hans, Robin Leon, Langit, Awan, Bumi, Erik Anjani dan lebih dari dua puluhan pengawal elit dan lainnya itu, juga dibawa serta ke sana


Sedangkan Iron dan komandan komandan top lainnya termasuk Ling Chia, Ling Ma dan Ling Hwa, tetap berada di kota Golden City, untuk memastikan keselamatan tuan Birawa, Ivory juga Dragon


Sementara itu, Dion melalui Iron juga mengirimkan 200 orang orang terbaiknya, untuk pergi ke pulau S, atau tepatnya ke provinsi SS, untuk menyelidiki, sekaligus mencari dan menangkap siapa orang yang telah menghabisi 3 orang mata mata anak buah Burgon itu


Kepergian mereka ke sana, dipimpin langsung oleh Burgon si mata dewa, untuk memastikan, penyelidikan mereka bisa tuntas sampai ke akar akarnya


"Di tempat inilah kami diserang, oleh sekelompok orang yang tidak kami kenal, sebab wajah mereka tertutup oleh kain bos!" Ucap salah seorang mata mata pada Burgon


"Senjata apa yang mereka gunakan, dan kearah mana sesudahnya mereka pergi?" Tanya Burgon pada anak buahnya itu


"Enam orang memegang pedang pendek sejenis katana, dan dua orang memegang senjata api jenis pistol, sementara yang lainnya memegang besi sepanjang satu meter."


"Sementara setelah menyerang kami, mereka melarikan diri ke arah timur, dengan menggunakan empat buah mobil berplat kabur." Ucap pengawal itu apa adanya


"Siapa sebenarnya mereka?. Kenapa mereka mencederai dan menghabisi anak buah ku?. Ada permasalahan apa antara mereka dengan orang orang ku?" Guman Burgon lirih


"Bos, lihat!" Teriak seseorang dengan suara kuat, sambil menunjuk ke suatu arah yang tak jauh dari kakinya itu


Burgon langsung mendatangi orang yang berteriak tadi, di situ dia mendapati, ada sebuah gelang berukuran kecil, serta berwarna hitam, dengan simbol seperti sebuah huruf ditengahnya


Burgon langsung mengambil gelang tersebut, dan mengamatinya dengan seksama


Dalam pengamatan itu Burgon mendapati, bahwa di tengah tengah gelang tersebut, memang ada sebuah huruf kecil, yang jika diperhatikan dengan teliti, seperti huruf M


"Simbol apa ini?. Tidak mungkin hanya dengan simbol sekecil ini, akan membuka jati diri mereka. Lagi pula belum tentu gelang ini milik para penyerang tersebut." Ucap Burgon pesimis


"Apakah gelang yang sama ada di lengan para penyerang itu?" Tanya Burgon pada mata mata tersebut


"Kami tidak begitu memperhatikannya bos, karena tiba tiba saja, 4 buah mobil menyerempet kami, dan penumpangnya langsung keluar, serta menyerang kami secara tiba tiba." Jawabnya tidak pasti


"Ketika kami ingin melawan, dua orang diantara mereka, menodongkan senjata apinya ke arah kami, sehingga gerak kami menjadi terhenti."


"Maka dengan leluasa, beberapa orang diantara mereka menciderai teman teman kami, bahkan 3 diantaranya mati, karena kehabisan darah, akibat kepalanya dihantam dengan besi yang mereka bawa itu."


"Begitu melihat beberapa orang diantara kami terkapar tidak berdaya, dan 3 orang rekan kami mati di tempat, mereka bergegas pergi, dan masuk kedalam mobilnya masing masing, lalu kabur ke arah timur."


"Tapi sebelum mereka kabur itu, salah seorang diantara mereka, mungkin saja pemimpinnya, mengacungkan jari tengahnya ke udara, kemudian beralih ke jari telunjuk, dan menulis kan sebuah huruf D di udara, lalu meletakkannya di leher, seperti orang yang sedang memotong lehernya sendiri." Ucapnya cukup jelas


"Keterangan mu ini bisa dijadikan petunjuk. Tapi jika dikaitkan, ada benang yang terputus, dan masih menjadi misteri."


"Sementara simbol yang tertera di gelang ini, bertuliskan huruf M, sedangkan huruf yang mereka tuliskan di udara itu adalah D. Kedua petunjuk ini, masih sulit untuk dipecahkan." Ucap Burgon lemah, sambil memijit keningnya yang tidak sakit itu

__ADS_1


"Bos!. Jangan jangan jangan huruf D itu, merujuk kepada tuan besar Dion!" Ucap Samson menerka nerka saja


"Nah itu dia!. Aku juga berpikir seperti itu!. Tapi rasanya tidak mungkin dan sangat jauh sekali. Siapa yang berani mengancam tuan besar kita?" Sanggah Burgon seakan tidak percaya, dan masih ragu ragu


"Tapi naluri ku mengatakan, bahwa huruf D itu, mengacu kepada nama tuan besar kita."


"Cuma yang aku heran kan!, siapa orang di negara ini, yang masih berani menentang tuan besar Dion?" Tanya Burgon pada diri sendiri


"Jika melihat cara kerja mereka, datang, menyerang lalu menghilang, aku yakin mereka itu dulunya pernah bentrok dengan kekuatan orang orang nya tuan besar."


"Karena mereka sudah mengetahui, dan mempelajari kekuatan pengawal tuan besar, maka mereka tidak berani untuk langsung berhadapan dengan kekuatan inti. Jadi mereka meneror sebagai gantinya, dan menghabisi kita secara perlahan serta satu persatu." Jawab Samson dengan analisa yang hampir mendekati kenyataan


"Tapi huruf M itu masih belum jelas merujuk kepada siapa. Lebih baik barang yang belum jelas ini kita simpan. Siapa tahu dikemudian hari, ada petunjuk yang mengarah padanya." Ucap Burgon lirih, kemudian memasuki mobilnya, diikuti oleh anak buahnya yang lain, dan melaju pergi kearah timur


***


Kota Paris Perancis, 10 kilometer jauhnya dari mansion mewah milik Adeline


Dion membeli sebuah gedung modern lantai 30. bekas hotel bintang lima, yang sudah tidak beroperasi lagi, karena minimnya jumlah pengunjung


Oleh Dion, gedung tersebut disulap menjadi sebuah perkantoran modern, walau hanya tiga lantai saja yang di rubahnya. Sementara lantai lainnya, tetap dibiarkan seperti itu


Untuk sementara atau seterusnya, seluruh orang yang dibawa oleh Dion itu, ditempatkan di gedung tersebut, sambil menunggu proses pembelian gedung baru, yang jauh lebih besar dan luas bisa terlaksana di kota atau negara lain. Itupun jika memungkinkan


Semua proses pembelian tersebut juga renovasinya, ditangani oleh sebuah agen besar, yang memang khusus bergerak di bidang itu.Jadi Dion tidak perlu repot repot lagi mengurus surat perizinan nya, karena semua masalah itu sudah diselesaikan oleh agen tersebut, termasuk juga surat perizinan mendirikan perusahaan baru


Untuk proses semua itu, Dion mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.Tapi demi untuk meluaskan usahanya, mau tidak mau harus dilakukannya juga


Malam itu waktu Prancis, Dion mengumpulkan seluruh orang yang dibawanya itu, untuk berkumpul di ballroom bekas hotel tersebut, guna membicarakan beberapa langkah selanjutnya, apa yang harus dilakukan esok hari dan seterusnya oleh mereka


Dalam pertemuan itu, Dion memberikan banyak arahan pada anak buahnya tersebut, dengan kalimat kalimatnya yang monoton dan panjang.


"Ini hari ke tujuh kita berada di negara Prancis. Hampir sepertiga rencana kita sudah terlaksana dengan baik, tinggal melaksanakannya saja."


"Jadi mulai besok pagi, perusahaan ekspor impor kita sudah bisa beroperasi, walau belum ada barang masuk yang akan dikirimkan ketempat lain."


"Untuk sementara, aku menunjuk saudara Derry, untuk menjadi direktur utama di perusahaan baru kita. Sedangkan wakil direktur yang menangani bidang personalia, aku percayakan pada saudara Drajat."


"Sementara untuk Arseno, aku percayakan jabatan wakil direktur umum dipegang oleh mu." Ucap Dion panjang lebar dan sangat jelas sekali


Kemudian satu persatu, Dion menunjuk orang orang yang dinilainya layak dan cakap, untuk memegang jabatan penting di perusahaan baru tersebut


Setelah selesai menunjuk, siapa siapa saja yang harus mengatur dan mengelola perusahaan, Dion melanjutkan perkataannya dengan berkata


"Selain di kota paris ini, aku juga akan membeli gedung baru, walau mungkin tidak sebesar gedung ini, di kota kota lain, juga di negara tetangga Prancis ini."


"Ditempat baru itu nanti, beberapa dari kalian, akan ditempatkan dan dipilih untuk memegang suatu jabatan tinggi, sama seperti di kantor pusat ini."

__ADS_1


"Selain itu, aku juga akan membeli lahan kosong, di daerah industri, yang nantinya kita dirikan sebuah pabrik pengolahan, atau hanya sebagai gudang besar, untuk menyimpan barang barang yang akan kita bawa masuk dan keluar."


"Untuk sementara semua itu belum terlaksana, kita akan menyewa gudang penyimpanan dari perusahaan lain, untuk menyimpan barang barang kita."


"Untuk menangani itu semua, sementara nanti aku tidak bersama kalian lagi, aku percayakan tugas itu kepada saudara Eric dan Anjani, karena kalian akan tetap tinggal di kota ini selama beberapa tahun."


"Sementara perusahaan mu yang ada di negara kita, akan ditangani oleh orang orang mu, agar perusahaan tersebut tetap berdiri, dengan dibantu oleh orang orang ku juga."


"Jika perusahaan mu itu kekurangan dana, maka akan dengan mudah diatasi oleh Birawa Group. Apakah kalian berdua bersedia?" Tanya Dion pada Eric dan Anjani itu tiba tiba


"Bersedia tuan besar!" Jawab Eric dan Anjani mantap


"Terima kasih!" Respon Dion singkat


"Untuk Langit, Awan dan Bumi. Kalian aku tugaskan untuk mendampingi pengawal pengawal lain di sini untuk sementara."


"Setelah keadaan aman dan tidak ada gangguan yang berarti, baru kalian akan ditarik kembali."


"Sementara Robin, aku tugaskan untuk tetap tinggal di Perancis ini, untuk membimbing pengawal pengawal itu, dan memastikan keselamatan mereka."


"Kemudian, setelah beberapa gedung atau tempat berhasil kita beli, di beberapa kota dan negara lain, barulah kalian akan dipecah, dan ditempatkan di gedung gedung tersebut, guna untuk memastikan keselamatan para karyawan ku tetap aman ." Ucap Dion mengakhiri instruksinya


"Maaf tuan besar jika saya menyela!" Ucap Robin sopan


"Silakan!" Respon Dion singkat


"Jika kelompok Tommy mengetahui akan keberadaan kita, dan mencoba mengganggu. Apa yang harus kami lakukan?" Tanya Robin meminta pendapat Dion


"Hal pertama yang harus kau lakukan adalah, melapor pada otoritas setempat, akan keberadaan kalian dan fungsinya berada di negara ini bisa mereka ketahui "


"Yang kedua, katakan pada mereka, bahwa keberadaan kalian hanya ditugaskan untuk menjaga perusahaan yang baru saja didirikan ini."


"Jadi jika ada gangguan dari pihak luar, minta dukungan atau perlindungan dari mereka, dan jangan bertindak sendiri sendiri, walau sebenarnya kalian sangat mampu dalam masalah itu."


"Tapi jika perlakuan kelompok Tommy itu sudah mengancam keselamatan nyawa kalian, terutama nyawa karyawan ku, kalian boleh bertindak secara sembunyi sembunyi, untuk memberi pelajaran pada mereka."


"Jika jumlah pengawal tidak mencukupi, aku akan merekrut mantan tentara, polisi juga gangster dan kelompok apa saja yang kuat kuat, tapi berasal dari kota atau negara ini."


"Dengan adanya mereka, akan semakin menambah eksistensi perusahaan kita semakin disegani dan dikenal luas."


"Untuk itu, aku tugas kan padamu Robin, untuk mencari peluang, dan mendekati kelompok kelompok yang menguasai wilayah Paris ini."


"Jika sudah berhasil, jadikan mereka partner untuk bersama sama menguasai kekuasaan, pengaruh, dan merajai jalanan serta pasar pasar gelap, tapi tidak ikut terlibat dalam bisnis mereka"


"Apakah bisa kau pahami dan laksanakan Robin?" Tanya Dion tegas


"Siap tuan besar!.!" Jawab Robin tegas

__ADS_1


__ADS_2