Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Tambang emas baru


__ADS_3

"Tolong ampuni aku tuan!" Aku mengaku kalah!, semua harta ku yang ada di dalam rumah ini, akan aku serahkan padamu, asal kau mau melepaskan ku!" Ucap Barong ketakutan dan putus asa


"Kau bukan dalam posisi bisa melakukan tawar menawar saat ini. Sebentar lagi kau akan menyusul bawahan mu ke neraka!" Jawab Leon dengan wajah sangar


"Tenanglah kawan, aku perlu sedikit informasi penting darinya!" Ucap Robin menghentikan usaha Leon untuk memberi pelajaran pada Barong yang ketakutan itu


"Hah! bikin kesal saja! Langsung bunuh, selesai perkara!" Sanggah Leon kesal


"Aku yakin kau tidak sendiri dalam mengelola organisasi atau mafia pengemis mu ini, masih ada kekuatan lain yang mendukung mu, benarkan begitu Barong?" Tanya Robin sambil menarik kerah baju barong yang saat ini berdiri gemetaran


"Apa maksud mu tuan?.Aku bekerja sendiri, tanpa ada dukungan orang lain!" Tangkis Barong sangat yakin sekali


"Begitukah!. Lalu bagaimana kalau dengan yang ini!"


Crash!


"Aaaarrkkhh!. Apa yang kau lakukan?. mengapa kau memotong telingaku?" Jerit Barong kesakitan, ketika telinganya dipotong oleh Robin tanpa dia sadari


"Itu jawaban salah yang telah kau berikan tadi!. Kalau kali ini salah lagi, maka telinga sebelah kananmu pula yang akan aku potong!" Ancam Robin tidak main main


"Baik! baik!. Aku akan mengatakannya dengan terus terang. Aku hanya pemimpin cabang asosiasi pengemis ini, sama seperti di kota kota lain. Bos besar kami ..." Ujar Barong ragu ragu, dan tidak meneruskan perkataannya


Crash!


"Aaaaarrrkh!" Teriak Barong kuat selalu lagi, ketika telinga sebelah kanannya terlepas dan jatuh ketanah


Kali ini rasa sakit yang diderita nya, sudah tidak tertahankan lagi, hingga membuat tubuhnya berguling guling di tanah


"Dasar bodoh!. Kalau kau bergerak seperti itu, darah mu akan habis, dan secara perlahan kau akan mati!" Teriak Robin keras


"Aku tidak perduli! biarlah aku mati, daripada harus mengatakan di mana bos besar kami berada!" Sanggah Barong menantang


"Kalau begitu coba yang ini!" Ucap Leon memprovokasi Barong


"A..a..apa yang akan kau lakukan?" Teriak barong ketakutan


"Tidak ada, cuma mau meratakan anumu saja, agar sama dengan punya perempuan!" Jawab Leon sekenanya


"Jangan! jangan!. Tolong maafkan aku, aku akan mengatakan yang sebenarnya. Bos besar ku itu bermarkas di kota J jalan M!" Jawab barong tergesa gesa


"Baik! kuanggap jawabanmu itu tidak bohong, jadi selanjutnya, susul lah anak buah mu itu ke neraka. jleb. ! jleb !"


Tidak ada suara apalagi teriakan yang keluar dari mulut barong yang menyedikkan itu, karena dada dan lehernya ditembus oleh belati yang tiba tiba saja dilesakkan oleh Robin tanpa kenal ampun


Dengan matinya Barong, bos cabang asosiasi pengemis di kota B, maka penindasan anak jalanan telah berakhir, dan untuk sementara, anak anak jalanan, juga para pengemis, yang selama ini dikoordinir oleh mereka, terbebas dari tekanan

__ADS_1


***


Kota Golden City, ruang operator, sekitar pukul 8.00 malam


Setelah seharian berperan sebagai orang biasa di seputaran kota B, Dion merasa sangat puas sekali


Banyak pengalaman berharga yang dia dapatkan, selama menjadi orang biasa itu


Ada banyak orang yang bisa dibantu nya, terutama anak anak jalanan, dan para pengemis tanpa sanak saudara. Mereka semua diangkut ke rumah penampungan atas perintah Dion


Saat ini, seluruh wilayah kota B, tidak ada lagi yang namanya anak jalanan dan pengemis, karena semuanya telah ditampung oleh Dion, di rumah penampungan yang sengaja disiapkan olehnya


Tapi ada satu pengalaman yang sampai saat ini, masih saja kepikiran dibenaknya, yaitu saat dimana dia bertemu dengan seseorang yang sangat bijaksana, yang dengan santunnya menasehati, atau mengajarinya tentang makna kehidupan. Tapi sayangnya orang itu pergi begitu saja


Selama setengah hari, Dion terus mencari keberadaan orang tua tersebut, dibantu oleh anak buahnya, tapi sampai menjelang jam 5 sore, keberadaannya tidak ditemukan juga


Karena merasa usahanya tidak membuahkan hasil, ditambah hari pun sudah semakin sore, Dion memutuskan untuk mengakhiri perannya, sebagai orang biasa saat itu juga


***


Saat ini dia sedang berada di ruang operator, yang dikepalai oleh Rams, si otak jenius


Ada satu hal yang sering menggelitik pikirannya selama ini, tapi belum sempat ia utarakan pada anak buahnya itu, maka malam ini, dia memanggil beberapa orang anak buahnya, untuk datang ke ruang operator, di mana saat ini dia berada


Dalam kesempatan itu, Dion juga memanggil pulang James dan Erisha, yang saat ini masih berada di desa BS, atau yang sekarang telah berubah menjadi kota Teluk Berlian, atas prestasi desa itu, berubah dengan begitu cepat menjadi sebuah kota maju


Karena dengan masuknya perusahaan Birawa Group, yang mengembangkan daerah itu menjadi daerah tujuan wisata, sekaligus membangun infrastruktur nya, dengan serta merta menjadikan desa tertinggal itu, berubah menjadi sebuah kota maju, hanya dalam waktu tidak sampai 1 tahun


Benar benar prestasi yang patut diacungi jempol. Orang orang Dion, di bawah koordinasi James dan Erisha, berjibaku siang dan malam, dengan memberdayakan ribuan pekerja, untuk membuat proyek itu cepat selesai


Tapi satu hal yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain, bahkan oleh pemerintah setempat, tanah yang telah dibeli oleh Dion itu, ternyata mengandung emas dan intan yang cukup banyak


Berita ini tentu saja sangat menggembirakan Dion. Dengan adanya emas dan intan di tanah yang telah dibeli nya itu, akan membuat perusahaannya semakin jaya, dan menambah pundi pundi uangnya semakin banyak


Penemuan besar itupun didapatkan secara tidak sengaja, yaitu ketika satu tim ekspedisi, yang dibentuk oleh James, menemukan kandungan emas dalam jumlah banyak, bahkan intan juga ada, di 4 buah bukit yang mereka datangi itu, dan belum dijamah sama sekali oleh pembangunan tempat wisata tersebut


Penemuan itu langsung dilaporkan kepada James hari itu juga, melalui sambungan telepon, dan diteruskan kepada Dion dalam saat itu juga


Berita baik itu harus disampaikan kepada anak buahnya yang lain, karena timbul keinginan dari Dion, untuk mengeksplorasi tambang emas dan intan tersebut dalam skala besar


Oleh karena itulah, Dion mengumpulkan orang orangnya pada malam hari ini, untuk membicarakan permasalahan tersebut


"Ivo! coba laporkan perkembangan usaha pertambangan emas di perusahaan kita, apakah saat ini, sudah menemukan cadangan emas baru di kota M itu?" Tanya Dion


"Sampai saat ini, belum ada tuan, tapi tim ahli pertambangan, akan terus mengeksplorasinya." Jawab Ivory kecewa

__ADS_1


"Heemm, ternyata begitu!." Guman Dion lirih


"Mulai hari ini, kau dan kalian semua jangan risau, kalau sampai sebulan ini, tim itu tidak juga menemukan cadangan emas di sana, maka ku putuskan, untuk menutup tambang emas itu, dan memindahkan seluruh peralatannya, juga pekerja nya ke tempat baru." Ucap Dion dengan wajah senang


"Maksud tuan muda?" tanya Ivory keheranan


"Orang orangnya James di desa BS, atau yang sekarang berubah menjadi kota Teluk Berlian, telah menemukan cadangan emas dan intan dalam jumlah banyak, di 4 buah bukit batu, yang tanahnya sudah kita kuasai, atau sudah kita beli beberapa bulan yang lalu." Jawab Dion pasti


"Apa!"


"Apa!"


Ucap beberapa orang anak buah Dion terkejut,termasuk juga Ivory


"Atas penemuan mereka itu, aku ingin menambang emas dan intan itu dalam skala besar, karena aku yakin, cadangan emas di sana cukup banyak."


"Menurut tim ahli yang dikirim oleh James tersebut mengatakan, bahwa cadangan emas tersebut, tidak akan habis walau ditambang selama seratus tahun atau lebih." Ucap Dion menjawab keraguan bawahannya itu


"Rams, coba telusuri negara mana yang mempunyai cadangan emas dalam jumlah banyak!" Ujar Dion memberi perintah pada Rams


"Dimengerti tuan!" Jawa Rams singkat, kemudian langsung mengoperasikan komputernya, dan mengetikkan kata emas dan negara, dengan cadangan emas terbanyak di dunia


Di layar komputer Rams, dan diteruskan ke layar lebar di depan ruang operator itu, terpampang dengan jelas, nama nama negara dan jumlah emas yang dimilikinya yaitu..


Urutan pertama di pegang oleh Amerika sarikat, dengan cadangan emasnya sebanyak 8, 133 ton, atau sekitar 373,4 miliar dolar atau IDR. 5,322 triliun


Urutan kedua dipegang oleh Jerman, dengan cadangan emasnya sebanyak 3,369 ton atau 154,7 miliar dolar, dan IDR 2,207 triliun


Urutan ketiga IMF, dengan cadangan emasnya sebanyak 2,814 ton, atau sekitar 129,1 miliar dolar dan IDR 1,842 triliun


Urutan keempat adalah Italia, dengan cadangan emasnya sebanyak 2,451 ton atau sekitar 112,5 miliar US Dollar, atau IDR 1,652 triliun


Urutan kelima adalah Prancis, dengan cadangan emasnya sebanyak 2,436 ton, atau 111,8 miliar US Dollar, atau pun 1,595,3 triliun. Disusul oleh Rusia, dengan 2,168 ton emas atau 99,5 miliar US Dollar, ataupun IDR 1,419,7 triliun


Selanjutnya adalah Cina, dengan cadangan emasnya sebanyak 1,885 ton, atau sekitar 86,5 miliar US Dollar, ataupun 1,234, IDR 2 triliun


"Lalu bagaimana dengan negara kita?. Apakah tidak termasuk?" Tanya Dion kesal


"Simpanan emas negara kita, hanya senilai 3,6 miliar US dolar, atau sekitar IDR.51,3 triliun, masih jauh di bawah Singapura, yang memiliki cadangan emas senilai 5,8 miliar US dolar, atau sekitar IDR. 82,7 triliun, berarti masih sangat kecil sekali tuan, jika dibandingkan dengan negara negara dengan cadangan emas terbanyak di dunia itu." Terang Rams panjang lebar


"Ternyata begitu!. Baiklah semuanya!. Aku putuskan sebulan ke depan, jika tambang emas yang ada di wilayah timur itu tidak bisa menemukan cadangan emas, maka dengan menyesal, aku akan memindahkan seluruh peralatan, juga orang orangnya ke tambang emas baru di kota Teluk Berlian itu." Tegas Dion tidak tahu ragu lagi


"Aku ingin, negara kita menjadi negara yang mempunyai cadangan emas terbanyak di dunia, bahkan jika perlu, mengungguli negara negara barat tersebut!" Ucap Dion berapi api


"Kami mendukung semua rencana tuan muda itu, karena kami yakin, apapun yang akan diusahakan oleh tuan muda, pasti akan terlaksana dengan baik!" Sambut Mereka serempak, memberi dukungan kepada tuan mudanya itu

__ADS_1


"Terima kasih!" Balas Dion sambil nengangguk


__ADS_2