
"Cantik sekali dia!"
"Luar biasa !"
"Ini bukan seperti manusia!"
"Siapa gadis cantik itu?"
"Kalau dia mau menjadi pasanganku, aku tak akan mencari yang lain lagi."
Itulah kira kira kata hati mereka semua, begitu melihat seorang dara cantik rupawan sedang berdiri di samping tuan Tiger dengan anggunnya
Wajahnya yang cantik dan terkesan polos itu, walau tanpa riasan apapun, seolah seperti memancarkan aura Dewi Cinta, yang selalu dipuja puja oleh para pria di dunia
Dion yang semula tidak bergeming, ketika memandang gadis tersebut, lama lama hatinya bergetar juga, tapi sebagai orang yang berpengalaman, dia tidak mau menunjukkan kebodohannya, di hadapan gadis yang belum pernah dikenal dan ditemuinya
Walaupun gadis itu sangat cantik, tetapi Dion tetap mempunyai kepribadian yang baik juga. Dia tidak mau menunjukkan kelemahannya, dihadapan seseorang wanita
Semua bawahan Dion, di dalam hatinya serempak membatin, bahwa wanita yang baru datang itu, sangat cocok menjadi pendamping tuan mudanya, yaitu Dion
Kalau Dion mengambil wanita tersebut sebagai pendamping hidupnya, maka mereka akan sangat bersyukur sekali, karena orang baik, harus mendapatkan yang baik juga
Tapi harapan hanya tinggal harapan, Dion yang berpenampilan cuek dan tidak mau tahu, telah menggoyahkan pendirian anak buahnya sendiri, mereka membatin, apakah Dion sebagai laki laki normal, tidak tertarik ketika melihat seorang gadis cantik yang ada di depannya itu
Tapi mereka nya saja yang tidak tahu, sesungguhnya hati Dion sempat juga bergetar, tetapi dia sangat pandai menyembunyikan perasaannya, itulah hebatnya Dion
Lalu untuk tidak menunjukkan kelemahannya di hadapan gadis cantik tersebut, Dion mengalihkan pandangannya ke arah Tiger, kemudian memberi kode kepada Hans, Burgon, Leon dan Robin, untuk memperkenalkan orang yang barusan dibawa oleh mereka
Keempat orang yang diberi kode tersebut mengerti, bahwa Dion ingin agar salah satu diantara mereka, memecahkan kebisuan suasana di antara mereka semua
Hans si tangan kilat tampil ke muka, kemudian berkata
"Salam tuan muda!. Ini tuan Tiger, orang yang ingin anda temui, dan mereka berdua ini, adalah putra dan putrinya." Kata Hans sedikit gugup,
"Hemm! bagus. Apakah kau sudah menjelaskan tujuanku mengundang nya ke sini untuk bertemu denganku?" Tanya Dion sudah mulai bisa menenangkan diri
"Maafkan kami tuan muda, kami tidak berani mendahului, apa yang bukan hak kami, untuk berbicara kepada orang lain tentang masalah itu." Jawab Hans tahu diri
__ADS_1
"Jadi kami hanya mengundangnya, untuk datang ke sini, demi untuk bertemu dengan tuan." Jawab Hans lagi ketakutan
Tiger yang mendengar percakapan mereka barusan, terkejut sekaligus takjub, sebab saat ini, dia tengah berhadapan dengan orang yang dipanggil tuan muda, sama seperti yang dia dengar di desa tempat tinggalnya
Penampilannya memang biasa biasa saja, tetapi aura yang dipancarkannya, bukan seperti manusia biasa, tapi bagai seorang dewa kematian
Dia juga sangat terkejut, ketika orang orang yang menjemputnya, membawa dia dan kedua anaknya ke areal bekas pabrik miliknya sendiri
Di dalam hatinya timbul keraguan dan sedikit rasa takut, kalau kepergiannya kali ini, akan membuat dia dan keturunannya celaka
Selama ini, orang orangnya Govan, terus menerus memaksanya untuk menyerahkan tanah bekas pabrik miliknya. Jadi kali ini, dia harus bertindak hati hati
Kalut, takut dan tidak tenang, itulah situasi yang saat ini ada dalam hati dan pikirannya
Tapi untuk menenangkan pikirannya sendiri, dia berprasangka baik saja kepada Dion dan orang orangnya
Walaupun belum pernah bertemu, apalagi kenal secara dekat dengan Dion, Tiger bisa merasakan, bahwa Dion bukanlah orang jahat, ataupun mempunyai niat yang kurang baik terhadapnya
Tapi dia belum tahu, apa maksud dan tujuan Dion mengundangnya ke areal tanah miliknya sendiri saat ini
Pikirannya terus berkecamuk, memikirkan segala kemungkinan buruk yang akan dialaminya, juga kedua anaknya. Tapi di tengah kekalutan dan keraguannya, Dion tiba tiba menyapanya dengan ramah
"Tujuan ku mengundang anda datang ke sini, di tanah anda sendiri, adalah untuk bernegosiasi, siapa tahu anda mau melepaskan tanah ini dengan harga yang pantas kepadaku."
"Jika anda bersedia, silakan tentukan harganya saat ini juga, berapapun harga yang anda minta, akan aku bayar." Ucap Dion terus terang
"T. tuan muda, saya tidak pantas mendapat penghormatan yang tinggi dari tuan. Anda adalah cucu dari penolong hamba, ketika jatuh dan terpuruk akibat hancurnya bisnis hamba dulu."
"Dengan pertolongan tuan Mahesa Birawa lah, saya bisa bangkit kembali dari keterpurukan. Beliau telah memberikan modal yang sangat besar kepada ku, untuk membangun kembali kerajaan bisnis ku waktu itu."
"Tapi saya lebih memilih untuk tidak berkecimpung lagi di dunia bisnis. Jadi saya meminta izin kepada kakek tuan, untuk menggunakan uang itu sebagai modal, membeli tanah dan perkebunan di sebuah desa di kota S."
"Kakek tuan, dengan tulus mengizinkanku, untuk memulai usaha ku sebagai seorang petani modern di sana."
"Atas pertolongan kakek tuan lah, saat ini, usaha pertanian dan perkebunan ku maju pesat, dengan total karyawan sebanyak 125 orang."
"Dengan bantuan orang orang itulah, saya kembali memiliki kepercayaan diri, untuk memulai bisnis di bidang pertanian."
__ADS_1
"Jadi, karena anda ingin menebus tanah ini, sungguh saya tidak berani untuk menentukan harga. Saya dengan sukarela, akan menyerahkan tanah dan bekas bangunan pabrik ini kepada tuan secara cuma cuma." Ucap Tiger panjang lebar, menjelaskan tentang semuanya
Dion yang mendengar penjelasan dari Tiger yang panjang dan tulus tersebut, menjadi tidak enak hati. Tiger berhutang budi kepada kakeknya, tetapi bukan kepada dirinya
Walaupun yang dikatakan oleh Tiger itu benar, tapi tidak mungkinlah bagi dirinya, untuk mengambil tanah itu secara cuma cuma, dan Dion tidak mau ada hutang budi kepada orang lain
Memikirkan semua itu, dengan tenangnya Dion berkata." Tadi aku sudah melihat lihat lokasi ini, dan mengetahui keseluruhan luasnya. Lokasi ini sangat cocok untuk tempat pengembangan usaha baru ku nanti." Ujarnya
"Anak buah ku ini, sudah mendata luas seluruh areal tanah milik mu, karena letaknya yang strategis, harga tanah permeter nya juga tinggi, dan dia sudah mengkonversikan kedalam mata uang setempat."
"Aku akan membayarmu setengah kali lipat dari harga pasaran tanah di kota ini, dan anda harus mau menerimanya tanpa alasan apapun." Ucap Dion terkesan memaksakan kehendaknya
"Saya tidak berani menentukan harga tuan muda. Jika tuan muda memang benar menginginkan tanah ini, mohon bayarlah sesuai dengan harga pasaran." Ucap Tiger gemetar, tak lama kemudian dia melanjutkan perkataannya
"Saya takut, apabila saya menerima penawaran anda yang tinggi tersebut, saya akan dicap sebagai orang yang tidak tahu membalas budi." Ucap Tiger merendah
"Anda jangan mempunyai prasangka buruk seperti itu. Aku sungguh menginginkan tanahmu ini, karena lokasinya yang strategis. Jadi wajar, jika aku menawar tanahmu dengan harga tinggi."
"Karena aku tahu, ada orang yang sangat menginginkan tanah dan bekas pabrik milikmu ini, dia adalah Govan saudara sepupu dari Brandy yang ada di belakangku ini." Ucap Dion sambil menoleh ke arah Brandy
"Anak buah ku, akan mengurus manusia brengsek itu nanti, dan itu bukan merupakan hal yang berat bagiku." Ucap Dion tegas, kemudian membalikkan badannya ke arah Brandy dan menatapnya dengan tatapan mengancam
Brandy yang ditatap oleh Dion menjadi gemetar, dan sesungguhnya dia tidak tahu, untuk apa mereka membawa nya kemari menghadap Dion
Tapi setelah dia mendengar perkataan dari Dion, dia sudah sangat mengerti akan duduk permasalahannya
Ternyata adik sepupunya Govan, manusia brengsek itu, yang telah menyebabkan semua ini terjadi
Brandy tahu bagaimana kuatnya Dion dan orang orangnya. Brandy juga paham apa yang akan terjadi pada sepupu jauhnya itu
Jika dia berani menentang Dion dan orang orangnya, maka dia dan seluruh keluarganya akan habis saat itu juga
Menyadari semua itu, Brandy dengan terburu buru menjatuhkan lututnya ke tanah menghadap Dion, kemudian dengan gemetar dia berkata
"Tuan muda, masalah Govan sepupuku itu, tidak ada sangkut pautnya denganku. Selama ini, dia tidak pernah mengatakan apa apa padaku tentang permasalahannya."
"Dia hanya memakai beberapa anak buah ku, untuk pergi melakukan negosiasi dengan pemilik tanah ini." Ucap Brandy membela diri untuk menyelamatkan dirinya sendiri
__ADS_1
"Brengsek!. Apakah kau tahu Brandy! apa yang telah dilakukan oleh anak buahmu itu?"