
"Hiaaaa!"
Bam!
Aura kesadaran Ranggas Pati meledak saat dia berteriak itu. Kekuatan puncak Kalamurka coba dia kerahkan
Tapi sayangnya kekuatannya itu tidak mampu dimaksimalkan, apalagi menaikannya selevel lebih tinggi. Karena tiba tiba saja tubuh Ranggas Pati terlempar cukup jauh, dan menabrak meja komputer hingga roboh
Bukan hanya itu saja.Tubuhnya yang kecil itu menggelepar gelepar setelah jatuh itu, dengan rasa sakit yang tidak tertahankan lagi
Darah segar merembes keluar dari mulutnya, pertanda organ dalamnya terluka cukup parah
Tejamaya dan Arnold yang melihat kejadian itu. menjadi marah, dan ingin menyerang Dragon, serta menghancurkannya. Tapi sayangnya lagi, mereka tidak punya kekuatan sedikit pun, karena kekuatan semua orang yang ada disitu, sudah dikunci oleh Dragon demi keamanan anak buahnya, yang dua diantaranya tidak mempunyai kekuatan sihir sama sekali
Dalam rasa marah itu Leopard berkata." Apa yang kau lakukan pada anak ku?"
"Kenapa tubuhnya menggeliat dan menggelepar seperti itu?"
"Apakah kau menggunakan sihir jahat untuk mencelakainya?" Ujarnya penuh kekhawatiran
"Kekuatan Kalamurka anak mu itu. berhenti di level 12, dan sudah tidak bisa ditingkatkan lagi!"
"Kalau dia memaksa ingin menaikkannya. Resikonya sangat berbahaya bagi tubuh juga nyawanya!"
"Yang kau lihat tadi adalah usahanya untuk menembus level tersebut, setingkat lebih tinggi."
"Namun dia lupa!. Tanpa bimbingan seorang guru apalagi buku panduannya, maka nyawa adalah taruhannya!"
"Oleh karena itu. Sekarang dia mendapatkan serangan balik dari usahanya tersebut. dan bisa membuatnya cacat seumur hidup!"
"Jika tidak ditangani secara benar, maka nyawa anak mu jadi taruhannya juga!" Jawab Dragon apa adanya
"Jadi apa yang harus kami lakukan, agar anak ku bisa sembuh, dan kembali seperti sediakala?" Tanya leopard sudah mulai bersikap lunak pada Dragon, karena sangat mengkhawatirkan keselamatan anaknya itu
"Itu mudah bagiku. Segampang membalikkan telapak tangan." Jawab Dragon memberi harapan
Bruk!
"Tuan muda!. Tolong selamatkan anak ku!, Karena dia satu satunya anak yang aku punya."
"Jika kau bisa melakukannya, maka kami menyatakan tunduk serta akan menjadi anak buah mu selamanya!" Respon Leopard sudah mulai mendapatkan secercah harapan, wajah didalam hatinya ada niat licik sesudah itu
"Aku tahu kau tidak tulus mengucapkannya orang tua!"
"Apa yang tersurat serta tersirat di hati semua orang, aku bisa melihat serta mendengarnya, termasuk kau!"
"Jadi jangan coba coba untuk membohongi ku!" Ucap Dragon cepat dan sangat mengejutkan sekali
"Lalu apa yang kau inginkan anak muda?"
"Apakah kau ingin harta atau kedudukan dalam organisasi milik ku ini?" Tanya Leopard mencoba membujuk lawannya
"Hahahaha!. Harta dan kedudukan apa yang kau tawarkan pada tuan agung ini orang tua?"
"Harta dan organisasi mu ini belum ada apa apanya dengan yang dia punya!"
"Harta mu tidak akan cukup bila dijadikan tempat duduknya!"
"Jadi jangan coba coba untuk membujuk, dengan iming iming harta mu yang tidak seberapa itu!" Ucap Bumi sudah mulai merasa geram, serta ingin segera menghancurkan musuh musuh tuan mudanya itu
"Tolong ampuni anak ku juga kami anak muda!"
__ADS_1
"Tadi aku memang ingin menipu mu!. Tapi kali ini aku bersungguh sungguh!" Reaksi leopard berusaha bersikap jujur
"Sudah terlambat orang tua!" Anak mu akan mati sebentar lagi!" Jawab Dragon enteng sekali
"Tolong ampuni kami tuan!"
"Kami berjanji akan tunduk dan berikrar setia pada mu!"
"Apapun yang kau katakan akan kami kerjakan!" Ucap Tejamaya mencoba menyakinkan orang yang ada di depan mereka itu
Walau Dragon tahu, Tejamaya dan Leopard tidak bersungguh sungguh, dan masih ada ganjalan di hati. Tapi karena takdir keturunan mereka harus mati dalam usia 25 tahun ke depan. Maka terpaksa juga Dragon harus mengobati Ranggaspati, agar tidak mati sebelum waktunya
Menurut catatan kitab Kalamurka, yang sekarang ada dalam tubuh Dragon. Orang yang mempelajari kitab tersebut, dan digunakan untuk kejahatan. Maka orang tersebut bisa mati dalam usia rentang 25 sampai 30 tahun setelah dia menikah dan mempunyai keturunan
Maka saat itu juga, Dragon bertindak cepat, dengan mengirimkan aura penyembuhan ke tubuh Ranggas Pati
Tidak sampai satu menit, tubuh Raga sudah pulih seperti sediakala. Tapi sengaja dibuat pingsan oleh Dragon karena berbagai alasan
"Anakmu sudah sembuh, dan sebentar lagi dia akan bangun!"
"Sesuai dengan janji mu orang tua, bahwa kau dan orang orang mu akan tunduk pada ku, serta akan menuruti semua yang ku katakan!"
"Bukankah begitu kata mu orang tua?" Ucap Dragon menagih janji
"Be be benar sekali tuan muda!"
"Kami akan mendengar juga melaksanakan apa pun yang tuan muda perintahkan!" Jawab Tejamaya bersungguh-sungguh
"Tapi ayah?. Bagaimana kalau dia meminta kita untuk bunuh diri, dan menghancurkan markas serta istana ini! Bagaimana?" Tanya leopard protes atas kesanggupan ayahnya tersebut
"Jangan khawatir anak ku!"
"Dia tidak mau melakukannya, karena takdir Raga yang harus mati di tangannya, setelah dia dewasa nanti." Jawab Tejamaya cukup menyakinkan
"Tapi tetap saja ayah!. Kalau dia tidak membunuh anakku hari ini. Dia akan membunuhnya di hari lain!"
"Aku tidak percaya dan tidak terima, kalau ada takdir seperti itu!
"Semuanya itu pasti dikarang karangnya saja!" Ucap Leopard benar-benar tidak terima, dan sangat memprotes atas keputusan dari ayahnya tersebut
"Lalu apa yang bisa kau lakukan anakku?. Apakah kau akan melawan anak muda tersebut?" Bantah Tejamaya sangat menyesal sekali
Leopard yang ditanya seperti itu, tidak bisa menjawab sedikitpun. Dia sudah mulai berpikir, apa yang dikatakan oleh ayahnya itu benar adanya. Tapi di hati kecilnya tetap menolak, kalau mereka harus mengikuti apa saja yang diberitakan oleh Dragon
Maka untuk tidak terlalu menunjukkan ketidak setujuannya pada pendapat ayahnya tersebut, apalagi pada Dragon. Leopard hanya tertunduk diam, sambil memperhatikan keadaan anaknya, apakah masih bernafas atau tidak
Sementara itu, para bodyguard atau pengawal organisasi, yang berjumlah banyak itu, sejak awal sudah mendengar serta mengetahui ada ledakan di ruang operator, yang berada di sisi kanan istana, tergopoh gopoh datang, mencoba untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di tempat itu
Tapi langkah mereka terhenti, karena terhalang oleh formasi pelindung, yang sengaja dipasang oleh Dragon sejak dari awal dia datang, agar apapun yang dilakukannya di tempat itu, tidak mendapatkan gangguan sama sekali
Namun pengawal Tejamaya tidak kehabisan akal. Mereka mencoba mengelilingi istana tersebut. Tapi sayangnya usaha mereka tetap tidak berhasil, karena mereka tidak bisa memasuki ruang operator, karena terhalang oleh formasi itu
Jika mereka tetap nekat mendekatinya, apa lagi berusaha masuk kedalam, maka tubuh mereka akan terlempar dengan sendirinya. Dan itulah yang terjadi selama beberapa menit itu
Akhirnya mereka hanya berdiri diam, sambil memperhatikan, kalau kalau ada sesuatu yang bisa membuat mereka mengetahui, apa yang terjadi di dalam ruang operator itu
Namun setelah ditunggu beberapa lama, tidak ada kejadian apa apa. Mereka juga tidak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh orang-orang di dalam, dan mereka juga tidak mengetahui, apakah orang yang ada di dalam ruang operator tersebut masih hidup atau sudah mati
Tapi mereka berharap, agar majikan mereka tidak apa-apa. serta masih hidup
Ternyata harapan mereka itu memang terbukti benar. Saat ini Tejamaya, Leopard serta tuan muda mereka memang masih hidup. Tapi berada dalam dilema yang sangat sulit sekali untuk dipecahkan
__ADS_1
Di ruang operator yang didatangi oleh Dragon dan 10 pengawalnya tersebut, sedang terjadi percakapan alot, antara Tejamaya dan anaknya itu
Dragon yang melihat hal tersebut menjadi tidak senang. Maka langsung saja Dia berkata." Sekarang aku tanya kepada kalian berdua!. Apakah mau benar-benar tunduk atau lebih memilih mati!" Ujarnya
"Mohon maaf tuan muda!. Anakku ini masih ada keraguan di hati. Tapi kalau aku memang bersungguh-sungguh mengucapkannya!" Jawab Tejamaya cepat, mencoba meredakan amarah yang akan terjadi atas penolakan dari Leopard tersebut
"Baik kalau begitu!. Waktuku juga tidak banyak di sini, karena aku harus membereskan urusan ku di Thailand itu!"
"Sekarang aku perintahkan!. Tarik semua orang-orang mu dari markas bawah laut mu itu! Dan hancurkan tempatnya, agar tidak membuat masalah di masa yang akan datang!" Ucap Dragon tegas, hingga mengagetkan semua orang yang ada di ruangan tersebut. apa lagi Tejamaya dan anak nya itu
"Bagaimana kau bisa mengetahui, kalau kami memiliki markas bawah laut?" Tanya leopard merasa heran
"Bukankah sudah aku katakan!. Apapun yang ada di hati dan yang kalian sembunyikan di luar, aku bisa melihatnya dengan jelas, termasuk apa yang ada di hatimu itu orang tua!" Jawab Dragon cukup menohok sekali
"Tidak mungkin kami akan melakukan perintah mu yang gila itu anak muda!"
"Kami sudah mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk membangun markas itu!" Jawab leopard mencoba protes
"Berarti kalian tidak mau tunduk pada ku!" Jawab Dragon cuek
"Ya!. Aku pribadi menolak keinginan gila mu itu!" Jawab leopard cukup berani sekali. kemudian berkata lagi
"Berikan aku kesempatan, agar kekuatan kami bangkit dan menghancurkan mu!" Ucapnya malah menantang
"Jangan kurang ajar!"
"Tuan yang agung ini menawarkan hidup kalian sedikit lebih lama!"
"Tapi ternyata kau mencoba melawan perintahnya!" Ucap Robin merasa geram
"Siapa kau bhangsat!. Kenapa ikut campur urusan ku!" Respon Leopard tersinggung
Bug!
"Hugh!"
"Dengar!. Aku adalah malaikat maut mu!, yang akan membungkam mulut kurang ajar mu itu singa ompong!" Jawab Robin juga tersinggung setelah mendengar ucapan leopard yang kasar tersebut
"Sekali lagi berani kau bersikap kurang ajar pada tuan agung ini!, maka aku tidak akan segan segan membunuh mu!" Ucap Robin benar benar marah
"Tuan muda!" Ucap Robin lirih pada Dragon
"Jangan dulu!. Biarkan dia hidup untuk beberapa saat!"
"Kalau dia masih berani melawan!. Silakan lakukan apa yang kalian inginkan!" Jawab Dragon memberi usul
"Baik tuan muda?" Jawab Robin patuh, kemudian kembali ke belakang tuannya
"Tuan muda!. Tolong ampuni anak ku!"
"Dia tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa saat ini!" Ucap Tejamaya penuh permohonan
"Seharusnya dia mati karena telah berani melawan ku!"
"Tapi karena pertimbangan anaknya masih membutuhkan bimbingan orang tua, maka aku berikan kesempatan untuk dia hidup!"
"Tapi keputusan ku sudah bulat!"
"Kau harus menghancurkan pangkalan gelap mu itu, agar tidak menimbulkan bencana dimasa yang akan datang!"
"Kalau kalian masih ragu!. Maka aku sendiri yang akan menghancurkannya!" Ucap dan jawab Dragon sangat tegas sekali
__ADS_1