
Satu minggu kemudian, acara yang di gadang gadang bakal menjadi perhelatan besar pun terwujud, dimana seluruh orang yang di panggil semingu sebelumnya, datang dan memenuhi undangan dari Dion
Mereka semua di tempatkan di hotel hotel dan penginapan, yang ada di kota Golden City dan kota B
Rata rata mereka di tempatkan pada posisinya masing masing. kecuali suite hotel bintang lima. Kalau ruangan itu memang tidak bisa ditempati, karena harganya yang sangat mahal
Walau seluruh hotel hotel itu milik Birawa Group, Dion tetap tidak mau menempatkan salah seorang diantara mereka dalam kamar presiden suite itu
Mereka di tempatkan dari kamar standar, sampai kamar yang berada di bawah level presiden suite tersebut
Emily yang dalam acara itu akan menjadi bintang baru, tampil sangat cantik sekali dalam perhelatan itu
Banyak pasang mata tertuju padanya, dan dalam hati mereka berkata. "Andai aku bisa memilikinya, aku akan bahagia sekali!"
"Siapa gadis cantik itu, apakah dia salah seorang karyawan baru Birawa group?"
"Cantik sekali gadis itu. Aku ingin menjadikannya kekasih."
"Aku malah ingin menjadikannya simpanan. Sepertinya dia cocok dengan selera ku!"
"Jangan berani macam macam dalam acara ini, kalau tidak mau terkena masalah!"
Itulah celetukan dari beberapa pria lajang, bahkan ada yang berasal dari pria yang sudah beristri. Rata rata mereka mengagumi kecantikan Emily, yang hari itu memang tampil beda, dan terlihat sangat cantik sekali
Pendek kata, hari ini Emily adalah bintang baru dalam pertemuan akbar itu.
Memang tidak bisa di pungkiri, kalau seorang Emily, gadis bersahaja dan tidak serakah, tapi otaknya lumayan cerdas itu, bakal menjadi idola. dan sebentar lagi akan menggemparkan dunia, serta membuat ciut nyali orang orang yang barusan tadi menggosipkan nya
Itu semua tinggal menunggu waktu saja
Tepat pukul 8.20 pagi. Dion, tuan Birawa, Ivory, Dragon, Iron, Hans, Robin, Leon, Burgon, James, Shio Lung, Erisha, Govin, Rams, Deon dan Austin, memasuki aula pertemuan, dengan langkah sangat berwibawa sekali
Orang orang yang tadi sibuk bergosip ria, menjadi tenang, dan diam seribu bahasa karena kedatangan mereka
Serentak semuanya berdiri, dan memberi salam pada Dion dan rombongannya, dengan berkata.
"Salam hormat tuan senior!"
"Salam hormat tuan besar!"
"Salam hormat nyonya Ivory!"
"Salam hormat tuan muda Dragon!'
Ucap mereka serempak, penuh semangat dan penghormatan tinggi pada keempat tuan mereka itu
Sebelum memulai acara, mereka sudah di ajari oleh panitia pertemuan, bahwa mereka harus mengucapkan salam seperti itu secara berurutan pada keempatnya
__ADS_1
"Terima kasih!. Silakan duduk!" Respon Dion singkat dan penuh wibawa pada mereka, Kemudian duduk di kursi kebesaran yang telah di persiapkan untuknya
Saat itu, Dion mengenakan stelan baju mahal, dibalut dengan jas yang juga mahal, bersepatu warna hitam, celana biru dongker, jas juga berwarna biru gelap, hari ini penampilannya sangat gagah sekali, sangat cocok dengan postur tubuhnya yang tinggi tegap dan bidang itu
Ivory juga demikian. Penampilannya sangat anggun serta cantik, tak kalah cantik dengan penampilan Emily, adik angkatnya itu
Setelah semuanya duduk. Dion mengedarkan pandangannya kearah para peserta rapat akbar itu, dan menemukan Emily sedang duduk menyendiri di sudut ruangan
Seorang general manajer hotel bintang lima, sifatnya sangat bersahaja sekali, tidak mau menonjolkan kelebihannya, apalagi jabatan yang selama ini di sandangnya
Dion yang melihat itu menjadi trenyuh, dan memuji sifat rendah hati adik angkatnya tersebut
Kemudian mengalihkan perhatiannya pada kursi yang masih kosong di sebelah Ivory, yang memang sengaja di sediakan untuknya
Tanpa mau membuang buang waktu lagi, Dion segera memulai pertemuan, tanpa di pandu oleh pembawa acara, karena dalam pertemuan itu, dia yang akan menjadi pembicara tunggal, kecuali ketika meminta laporan keadaan dan keuangan masing masing perusahaan, yang di pimpin oleh anak buahnya itu
"Saudara saudara sekalian!. Kini tiba saatnya aku sebagai pemilik perusahaan Birawa Group, menyampaikan beberapa arahan dan keputusan."
"Tapi sebelum arahan itu aku mulai, ada baiknya aku sampaikan, rasa terima kasih kami pada kalian semua, yang bersedia hadir dalam pertemuan besar ini."
"Aku berharap, dalam pertemuan kali ini, kita bisa saling mengenal satu sama lain, dan lebih mengakrabkan hubungan yang sudah lama terjalin."
"Dalam kesempatan besar ini, perlu juga aku sampaikan pada kalian semua. Sebagai pemilik Birawa Group, aku tentunya ingin mengetahui secara pasti seluruh kondisi perusahaan ku."
"Untuk pastinya, aku ingin mendengarnya secara langsung, laporan dari setiap divisi, yang membawahi masing masing cabang usaha, baik perusahaan pusat maupun cabang di seluruh wilayah Indonesia, juga yang ada di luar negeri."
"Selain itu, tujuan diadakan nya pertemuan besar dan lengkap ini. tidak lain dan tak bukan adalah, untuk mengenal lebih dekat orang orang Birawa Group, yang telah berkecimpung cukup lama dalam memajukan perusahaan,"
"Ivory istriku ini, telah meletakkan jabatannya, sebagai sekretaris utama perusahaan, yang selama ini tetap di sandangnya, dan bekerja dari belakang layar."
"Untuk menggantikan posisinya itu, hari ini aku putuskan, bahwa adik angkat ku, Emily, untuk seterusnya, memikul tanggung jawab besar sebagai sekretaris utama, mulai dari sekarang!" Ucap Dion tegas, dan sangat jelas sekali
"Siapa Emily dan mana orangnya?" Batin seorang general manager perusahaan dengan ekspresi penasaran
"Cepat tunjukkan mana orangnya, kami ingin mengenalnya secara dekat!" Batin yang lainnya lagi juga sudah tidak sabaran
Sementara yang lainnya hanya duduk, dalam ekspresi kebingungan dan memutuskan untuk diam saja
Tapi dalam hati mereka juga bertanya tanya, siapa orang yang tuan Dion maksudkan itu, terutama orang yang belum pernah bertemu dengan Emily.
Mereka jelas tidak menyangka, bahwa pemilik Birawa Group, tuan mereka, mempunyai seorang adik angkat, dan hari ini akan di tetapkan menjadi sekretaris utama, jabatan yang paling bergengsi di tubuh perusahaan
Banyak orang yang ingin mendapatkan jabatan itu, karena posisinya jauh lebih tinggi dari jabatan apapun di tubuh perusahaan besar tersebut
Dia langsung berada di bawah komando pemilik perusahaan atau CEO nya.
Birawa Group adalah sebuah perusahaan besar, yang tidak mengenal kata komisaris atau sejenisnya, karena kepemilikan modal seluruhnya, di pegang oleh Birawa Group sendiri. Jadi bukan dalam bentuk usaha perseroan
__ADS_1
Oleh karena itu, Dion dalam hal ini, merangkap sebagai komisaris, direktur utama, sekaligus owner atau pemilik, dan merangkap juga sebagai CEO perusahaan Birawa Group tersebut
Karena telah di tetapkan sebagai sekretaris. jelas saja Emily menjadi sangat terkejut sekali, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari kakak angkat, yang paling di sayangi sekaligus di segani nya itu
"Kepada adik ku Emily, di persilakan untuk maju ke depan, dan perkenalkan diri pada petinggi perusahaan yang ada!" Perintah Dion tegas pada adiknya itu
Tanpa membuang waktu dan ragu ragu, apalagi membantah
perintah Dion, Emily segera bangkit dari tempat duduknya, dan berjalan dengan anggun, menuju kearah Dion dan yang lainnya itu.
Pembawaannya terkesan sangat feminim sekali
Orang orang yang tadi sempat menggosipkan nya menjadi ciut nyalinya.
Ternyata orang yang mereka gosip kan tadi, adalah adik dari pemilik perusahaan, sekaligus sebagai seorang sekretaris utamanya
Bukan hanya mereka yang tadi sibuk bergosip ria tentang Emily, seluruh petinggi perusahaan, baik laki laki maupun perempuan, juga terpesona dengan kecantikan Emily, walau mereka rata rata sudah menikah
Tapi penampilan Emily yang sangat anggun dan feminim itu, telah menggugah hasrat mereka, untuk tidak mengagumi tubuh Emily yang seksi dan cantik itu
Rata rata mereka berkhayal, dan ingin kembali muda. agar dapat mendekati Emily dan memacarinya
Jangankan para lelaki hidung belang. wanitanya saja terpesona dengan kecantikan Emily tersebut
Dion, Ivory, tuan Birawa yang melihat pandangan penuh kekaguman dari mereka pada Emily itu, menjadi tersenyum sendiri.
Tapi secara diam diam, dalam hati Dion juga mengakui, bahwa adik sekaligus sahabatnya dulu, memang benar benar cantik, tidak kalah cantik dengan wajah Ivory istrinya itu
Para peserta rapat pun juga demikian keadaannya
Ketika telah duduk pun para peserta pertemuan, masih juga memuji penampilan dari Emily itu, hingga membuatnya jengah, dan tidak enak hati pada Dion dan yang lainnya itu, apalagi pada Ivory dan tuan Birawa
"Tidak apa cucu ku!, bahkan kakek bangga, kau telah berhasil membuat mereka kagum padamu!" Ucap tuan Birawa enteng, mencoba menenangkan hati cucu angkatnya tersebut
"Terima kasih kek!. Terima kasih kakak berdua, juga ponakan ku tuan muda Draco!" Ucap Emily penuh kesopanan
"Saudara saudara sekalian, perkenalkan!. Dia adalah Emily, adik angkat ku!"
"Sekarang dia adalah sekretaris utama perusahaan, tangan kanan ku!, sekaligus atasan kalian yang kedua"
"Keputusannya, adalah keputusan ku, apa yang di anggapnya baik, itu juga akan aku anggap baik. Sepanjang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku saat ini!"
"Sebagai seorang sekretaris, yang langsung berada dibawah komando ku, dia berhak mengangkat, memecat atau memindahkan kalian untuk menempati posisi baru, yang tentunya setelah berkordinasi dengan ku."
"Kedepannya, berkonsultasilah dengannya dalam masalah perusahaan, dan kesulitan kesulitan yang kalian temui dalam menjalankan roda prekonomian perusahaan."
"Di sini perlu aku jelaskan pada kalian, tentang sekretaris baru ini. Jabatan dia sebelumya adalah, seorang general manager hotel bintang lima di di lota B."
__ADS_1
"Untuk mengisi kekosongan jabatan itu, aku serahkan pada keputusannya nanti."
"Siapa yang dianggapnya layak dan memenuhi kriteria. maka dialah yang akan di pilih olehnya, untuk menempati posisi general manajer tersebut nanti." Ucap Dion dengan sangat jelas sekali, dan penuh penekan kuat untuk di taati