Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Rahasia ayah dan anak


__ADS_3

"Jangan pernah lelah membuatku jatuh cinta!" Jawab Maya tanpa malu malu


Bam!


Awan mengira syaratnya itu terlalu berat. Ternyata cuma itu yang harus dilakukannya. Tentu saja permintaan itu mudah bagi Awan, untuk mengabulkan permintaan pujaan hatinya


"Saya siap melakukannya, walau harus menunggu sampai seratus tahun lagi!" Respon Awan mantap. Walau terkesan berlebihan


"Hahahaha!. Akhirnya kedua cucuku telah mendapatkan jodohnya!"


"Tidak percuma kalian menunggu sekian lama. Akhirnya berhasil juga!" Respon tuan Birawa senang. Kemudian mengajak dua pasang muda mudi itu untuk berbincang bincang dengannya


Untuk sejenak dia lupa dengan Dion dan Dragon. Begitu juga dengan Ivory, yang harus kembali ke kamar bayinya untuk menidurkannya


Kesempatan bagus itu, digunakan oleh Dion untuk berkomunikasi batin pada anaknya dengan berkata.


"Draco!. Ayah tahu kau bisa merasakan apa yang ada di hati bibi mu itu, juga di hati ayah, dan juga yang lainnya disini."


"Untuk kali ini, tolong lepaskan untuk sejenak, karena ayah malu jika kau sampai tahu apa yang ayah rasakan saat ini!" Ucap Dion melalui mata batinnya kepada Dragon


"Tenang saja ayah!. Apapun yang Draco tahu, tidak akan pernah Draco sampaikan pada orang lain!"


"Memangnya ada apa ayah?"


"Apakah ayah malu kalau Draco sampai tahu, bahwa ayah sebenarnya juga mencintai bibi Maya. Begitu kan?" Jawab Dragon cukup bijaksana


"Ya kau benar!. Tapi Ini dilema buat ayah!"


"Kau pasti tahu!, kalau bibi Maya dan bibi Emily, juga sangat mengharapkan ayah kan?" Tanya Dion tanpa berahasia lagi pada Dragon


"Ya!. Draco tahu tentang itu, bahkan tahu sudah cukup lama!" Jawab Dragon berterus terang


"Jadi apa pendapat mu tentang masalah ini?" Tanya Dion ingin tahu. Dan merasa cocok pula berdiskusi dengan anaknya walau dia masih kecil. Namun wawasan nya jangan diragukan lagi


"Tindakan ayah menjodohkan mereka itu sudah benar!"


"Sehebat dan setinggi apapun wanita itu, pasti ada sisi lemahnya."


"Contohnya ibu!. Walau dia mengatakan ikhlas. Tapi hatinya berkata lain!"


"Saat ini ibu sangat senang sekali, dan bersorak dalam hati. Tapi..!"


"Di satu sisi dia senang, namun disisi lain ada juga rasa sedihnya." Ucap Dragon penuh mengandung teka teki


"Apa itu?. Cepat katakan. Mumpung ibu sedang tidak ada, dan mereka sedang sibuk itu!" Tanya Dion merasa penasaran


"Ibu tahu ayah adalah cinta pertama buat bibi Maya. Begitu juga dengan bibi Lily!"


"Ternyata ibu juga demikian terhadap ayah."


"Terus!"


"Sejujurnya jika ayah ambil ketiganya, ibu juga akan menerima mereka. Namun..!"


"Namun apa?. Jangan menggantung begitu!" Ucap Dion bersemangat sekaligus kesal dengan sikap anaknya, yang terkesan sengaja membuat dia penasaran


"Ya ayah tebak sendirilah!. Masa begitu saja ayah tidak tahu?" Jawab Dragon cuek


"Dracooo!. Jangan buat ayah mati penasaran!" Teriak Dion melalui pikirannya


"Tenang ayah, tenang!. Jangan emosian begitu!. Nanti ibu tahu!. Bisa berabe!" Respon Dragon cuek dan berusaha menenangkan ayahnya


"Huh!. Awas ya!. Kau sengaja mempermainkan ayah!" Respon Dion pura pura marah


"Nah tuh kan ketahuan!. Ternyata yang tak terima mereka menikah dengan orang lain itu ayah!"


"Tapi ayah pura pura tegar di depan mereka."

__ADS_1


"Padahal hati ayah sedih dan mau berteriak. Begitu kan?" Jawab Dragon apa adanya


"Huh dasar!. Tak ada yang bisa disembunyikan dari penglihatan mu Draco. Ayah jadi malu tau!" Balas Dion berterus terang


"Justru dengan itu beban hati ayah bisa sedikit berkurang." Respon Dragon cepat. Kemudian berkata lagi


"Sebagai anak. Draco sangat berterima kasih pada ayah, karena ayah sudah menunjukkan kualitasnya di depan Draco."


"Maksud mu?"


"Ayah adalah seorang laki laki yang bertanggung jawab. Walau hati hancur, tapi ayah masih tetap bersikap tegar!"


"Jika ini orang lain. Draco yakin mereka tidak akan mau!"


"Apalagi kalau orang tersebut kaya seperti ayah. Ketiganya pasti akan dijadikan istri. Apalagi ibu mengizinkannya!"


"Benarkan begitu ayah?" Jawab Dragon apa adanya, dan tidak salah sedikit pun


"Haaahh!. Memang seperti itulah kenyataannya."


"Tapi Karena tidak mau membuat hati ibumu hancur dan tertekan, ayah tidak mau melakukannya."


"Biarlah orang lain yang menikah dengan bibi bibi mu itu."


"Bagi ayah, cukuplah ibu mu seorang yang ada di sisi ayah. Karena dia sangat tulus dan baik pada ayah!" Jawab Dion bersikap jujur


"Jadi karena itu saja ayah menolak mereka?" Tanya Dragon menguji ayahnya


"Memang ada yang lain?" Respon Dion keheranan


"Ya adalah!. Apakah ayah lupa, bahwa saat ini ayah sudah punya Draco juga Dyah?" Jawab Dragon mengingatkan


"Oh ya kau benar!. Kenapa ayah sampai lupa ya?" Respon Dion malu malu


"Ayah memang begitu. Terlalu sibuk dengan pekerjaan. Padahal semuanya sudah ditangani oleh ahlinya." Jawab Dragon berterus terang


"Ya tidak begitu juga ayah!. Bukankah ayah masih punya tempat untuk menenangkan diri?"


"Lagipula Draco lihat ayah sudah jarang mengasah ilmu batin, apalagi tenaga dalam!"


"Jadi tubuh saja kelihatan kuat, namun dalamnya rapuh!" Jawab Dragon mantap, dan sangat mengena sekali


"Iya ayah juga menyadari itu!. dan ayah mulai terlena dengan kehidupan ini."


"Kedepannya, ayah akan memperbaiki diri. Dan memfokuskan pada penguatan batin " Ucap Dion dengan tekad kuat


"Baguslah kalau begitu. Mari sama-sama kita belajar, untuk memahami hakikat hidup ini yang sebenarnya." Sambut Dragon tulus


"Tapi tentang apa yang kita bicarakan tadi. jangan sampai ibumu tahu ya!" Ucap Dion penuh permohonan


"Ya tidak mungkinlah yah!. Ayah juga tidak salah. Justru itu sangat baik untuk kesehatan ayah."


"Beban batin yang selama ini ayah tanggung. Sekarang Draco lihat sudah berangsur menghilang."


"Semoga kedepannya akan lebih baik." Jawab Dragon tulus. Kemudian mengajak ayahnya untuk bergabung dengan kakek juga orang orangnya itu


***


Sepuluh hari kemudian


Pesta pernikahan Awan dengan Maya, serta Emily dan Rudolf pun berlangsung meriah


Banyak orang orang penting, datang menghadiri acara tersebut. Bukan hanya karena pernikahan mereka yang menyebabkan undangan tersebut harus datang, Tapi nama besar tuan Birawa juga Dion penyebabnya


Pernikahan mereka hanya dijadikan sarana untuk mendekatkan diri pada penguasa Birawa Group, guna mendapatkan keuntungan ganda


Strategi mereka memang berhasil. Banyak daripadanya yang mendapatkan proyek besar bernilai milyaran rupiah. Bahkan ada yang mencapai titik tertinggi

__ADS_1


Penguasa Birawa Group, sekarang sudah mulai membuka diri, dan sebagian besar pekerjaan pisik, diserahkan pada perusahaan koleganya


Tentu saja yang mendapatkan itu, adalah perusahaan yang nilai rating kepercayaan menduduki peringkat tertinggi, dan bertanggung jawab penuh pada tugasnya


Walhasil pesta pernikahan besar itu, dijadikan ajang saling menguntungkan satu sama lain


***


Kini pesta telah usai. Mereka mau tidak mau harus kembali pada rutinitas yang membosankan selama beberapa tahun ini


Dion yang telah mendapatkan pencerahan dari anaknya sendiri, saat ini terlihat sedang mengambil sikap lotus, dan berusaha merasakan keagungan alam yang lebih tinggi


Energi positif yang dia dapatkan dari alam, membuat jiwanya menjadi tenang


Didampingi oleh gurunya. Dion memperdalam tenaga batinnya, dan berusaha menyerap intisari dari kehidupan. Apa dan mau pergi kemana sesudah itu


Selama kurang lebih tiga tahun dia melakukan itu. Dan sekarang kekuatan jiwanya sudah meningkat pesat. Tidak lagi merasa bersalah atau takut kehilangan


Dragon yang sekarang sudah berumur empat belas tahun lebih. pun selalu mendampingi ayahnya. Dalam artian saling membagi ilmu dan pengetahuannya masing masing


Kebetulan Dion dalam mempelajari hakekat kehidupan itu, mengambil tempat di perguruan Wahyu Taqwa. yang energi positifnya melimpah ruah


Itu berkat dari usaha Dragon, yang mampu menarik energi alam dari seluruh dunia, yang kebetulan tidak dimanfaatkan oleh orang orang, untuk dikumpulkan di sekitar perguruan tersebut


Dengan keberadaan energi positif itu, rata rata murid perguruan sudah mencapai level tinggi dalam hal tenaga dalam


Lima serangkai murid utama perguruan, kini telah resmi diangkat menjadi guru, dan mendapat gaji tinggi dari perguruan


Murid perguruan yang dulunya berjumlah ratusan. Kini telah meningkat menjadi sekitar 4 ribuan orang, belum lagi murid tidak langsung, yang berasal dari sekolah keagamaan. Jika dijumlah seluruhnya, ada sekitar enam ribu orang lebih


Sekarang mereka sedang tekun belajar. Ada yang memperdalam ilmu agama, ada juga yang memperdalam ilmu hakekat. Bahkan ada yang belajar ilmu Kanuragan dan ilmu tenaga dalam


Sedangkan sejumlah murid senior, saat ini sedang mempelajari ilmu metafisika, yang langsung dibimbing oleh Abhicandra dan Zabuza


Setelah dirasa cukup, mereka akan diuji oleh Dragon. Bila dinyatakan lulus, mereka diperbolehkan untuk mencari pengalaman diluar. Dan setelah tiga tahun, harus kembali lagi ke perguruan


Ivory dan tuan Birawa, yang sering ditinggal oleh Dion. kerap menyempatkan diri untuk datang ke perguruan. Dan kadang menginap ditempat itu selama tiga hari


Begitu juga dengan Emily dan suaminya. Mereka pun sekali sekala datang ke perguruan tersebut, untuk bertemu dengan Dion yang jarang pulang


Tentu saja kedatangan mereka itu, bersama dengan anaknya, yang sekarang sudah berumur dua tahun lebih


Sedangkan Maya dan Awan juga demikian. Mereka sudah dikarunia seorang anak, yang usianya baru mencapai satu tahun delapan bulan. Beberapa bulan sedikit lambat dari saudara angkatnya itu


Kini kondisi dan posisi perusahaan Birawa Group, semakin menjulang tinggi. Banyak perusahaan baru yang didirikan


Kalau beberapa tahun yang lalu baru ada 133 perusahaan, kini sudah genap menjadi 150an


Itu semua berkat kerja keras dari orang orangnya Dion, yang bekerja tanpa kenal lelah


Gaji mereka pun sudah naik dan semakin tinggi, serta sudah melebihi kebutuhan hidupnya masing masing


Sementara Dyah Prameswari, yang nama lengkapnya ada Isma itu, sekarang sudah berusia tiga tahun lebih, dan tumbuh dengan baik, melebihi anak balita seusianya


Tiap hari bukannya bermain seperti kebanyakan. tapi tekun belajar dalam segala bidang, termasuk dalam hal ilmu Kanuragan, walau gerakannya masih kaku


Dalam hal tenaga dalam dan ilmu metafisika, jangan ditanya lagi. Prameswari yang bersemayam di dalam tubuhnya itu, menjadi penyebab semua itu terjadi


Namun karena usianya masih tergolong balita. kekuatan yang ditimbulkan nya masih kecil. Tapi sudah mampu membuat benda yang dipukulnya retak atau hancur


***


Empat tahun pun telah terlewati. Dragon kini sudah genap berusia 15 tahun dan sudah duduk di bangku SMP tingkat akhir


Sedangkan Dyah Isma Prameswari, sudah berusia 4 tahun. Kemampuan metafisikanya meningkat pesat. Tapi ilmu Kanuragan nya masih belum seberapa tinggi


Tuan Birawa sudah sangat sepuh. Tapi kondisinya masih prima, itu berkat dewa obat dan muridnya, yang selalu mengawasi serta menjaga kondisi tuannya agar tetap sehat

__ADS_1


__ADS_2