Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Kedatangan tamu


__ADS_3

Tiga hari kemudian. Lebih dari seribu seratus lima puluh orang datang ke lokasi pertarungan


Mereka dilengkapi dengan alat alat canggih berupa radar, gps, alat pendeteksi benda dan alat alat canggih lainnya


Kedatangan mereka juga di ikuti oleh 150 master metafisika, yang memang didatangkan dari markas pusat organisasi mafia tersebut


Di tempat asalnya, mereka adalah orang orang yang bertalenta tinggi, dengan berbagai macam kemampuan. Ada yang ahli membuat formasi. Ada yang jago membuat ilusi, dan ada juga yang ahli dalam masalah sihir


Bahkan beberapa diantara mereka, menguasai berbagai macam elemen. Baik elemen tanah, air, udara, api, logam, kayu dan lain sebaginya


Dengan bermacam macam kemampuannya itu, mereka berusaha mencari dan menemukan Miyazawa, berikut markas dan orang orangnya


Tapi sekeras apapun mereka berusaha, nasib mereka tetap sama, seperti enam orang kurir, yang pernah datang ke tempat itu sebelumnya


Orang orang yang diutus oleh penguasa mereka pun tidak bisa menemukan letak markas Miyazawa, apalagi menemukan para penghuninya. Namun mereka tidak mau menyerah hanya karena itu


Mereka terus saja mencari di merata tempat, dan pekerjaan itu mereka lakukan hampir mendekati tujuh jam setiap harinya. Tapi usaha tersebut belum juga membuahkan hasil.


Berbagai macam cara mereka gunakan, termasuk menggunakan bom, senjata otomatis dan menggunakan kemampuan elemen tanah, air kayu dan logam


Tapi markas yang mereka cari, tidak bisa ditemukan juga. Akhirnya mereka harus menyerah pada keadaan, dan harus kembali dengan tangan kosong


"Aneh!. Kenapa orang sebanyak ini, tidak bisa menemukan keberadaan Miyazawa, bahkan markasnya saja tidak bisa dideteksi!"


"Kekuatan apa yang digunakan oleh musuh Miyazawa, sampai kita tidak bisa menemukan keberadaan mereka?"


"Siapa sebenarnya orang yang sudah dia singgung itu?"


"Apakah benar kekuatannya sangat menakutkan?"


"Mungkinkah kekuatan orang tersebut melebihi kekuatan tuan muda?"


"Kalaupun benar!. Lalu siapa dia dan di mana tempat tinggalnya?" Ucap salah seorang ketua dalam kelompok tersebut, bertanya pada teman-temannya


Mendapat pertanyaan yang bertubi-tubi seperti itu, tidak ada seorangpun yang mampu untuk menjawabnya, termasuk wakil ketua dalam kelompok tersebut


Masing masing orang tenggelam dalam pikirannya sendiri sendiri, karena mereka tidak habis pikir, bagaimana ilmu yang sangat dibanggakan oleh mereka selama ini, tidak mampu menemukan, bahkan mendeteksi keberadaan Miyazawa dan orang orangnya yang berjumlah banyak itu


Akhirnya pertanyaan dari ketua mereka lewat begitu saja, dan hilang ditiup angin, seiring hilangnya semangat mereka dalam pencarian


***


Keesokan harinya, kelompok besar tersebut memutuskan untuk kembali ke negara asal, dan melaporkan hasil pencarian mereka selama kurang lebih satu minggu di tempat itu


Tapi sebelum mereka beranjak pergi, datang 2 buah truk besar penuh dengan muatan. Sepertinya orang-orang yang ada di dalam truk tersebut, adalah orang orang yang datang satu minggu yang lalu itu


Begitu para penumpangnya turun, mereka langsung ditodong dengan senjata tajam dan senjata api. Tapi setelah dijelaskan siapa mereka, barulah orang-orang tersebut mengendorkan kewaspadaannya


"Katakan siapa kalian, dan kenapa kalian datang ke sini?" Tanya ketua kelompok tersebut dengan ekspresi garang

__ADS_1


"Saya Hayato. dan ini anak buah saya!"


"Kami adalah kurir yang selalu membawakan kebutuhan pokok bagi kelompok tuan Miyazawa!"


"Tapi sudah sembilan hari ini, keberadaan tuan Miyazawa tidak bisa kami temukan."


"Apakah tuan tuan datang ke sini karena ingin mencari mereka juga?" Jawab Yamato berterus terang


"Ya benar sekali!"


"Kami mendapat informasi dari rekan sendiri. yang mengabarkan bahwa kelompok Miyazawa dan markasnya, tidak bisa ditemukan di jaringan data organisasi."


"Atas informasi tersebut, kami diperintahkan untuk datang ke sini, dan ternyata apa yang dikatakan oleh rekan kami itu benar adanya!"


"Oleh karena itu. mumpung kalian sudah ada disini. Bisakah kalian menceritakan, bagaimana kronologi kejadiannya, sehingga tempat ini berubah menjadi hutan?" Tanya Dae Hyun ingin tahu


"Tidak banyak yang kami tahu tuan. Setiap minggu sekali, kami selalu datang kemari dan mengantarkan barang barang pesanan seperti saat ini."


"Biasanya kalau kami datang, mereka segera keluar dan mengambil barang barangnya."


"Tapi sembilan hari yang lalu, ketika kami datang, tempat yang biasanya kami datangi hilang, dan berubah menjadi seperti ini." Jawab Yamato berterus terang


"Lalu apakah kalian tidak berusaha mencari keberadaan tuan Miyazawa dan anak buahnya itu?" Tanya Bae Hyun terkesan tidak puas


"Sudah seharian kami mencari, bahkan memutari tempat ini. Namun keberadaan mereka tidak bisa ditemukan juga!"


"Yang kami heran kan, kenapa tempat yang biasanya berupa tanah lapang, bukit batu, gua dan lain lain, bisa berubah menjadi hutan belantara?"


"Kami pernah mencoba untuk membakar hutan ini, tapi anehnya, tidak ada daun yang bisa terbakar."


"Kalau pun bisa cuma daun bersangkutan yang terbakar."


"Jadi kami memutuskan untuk mengakhiri pencarian, dan kembali nanti."


"Hari inilah kami datang dan bertemu tuan tuan di sini!" Jawab Yamato apa adanya, tapi panjang sekali jawabannya


"Hem!. ternyata begitu!. Tapi jawaban mu masih belum bisa memecahkan misteri ini."


"Kami mau jawaban pasti!" Reaksi Bae Hyun kecewa. Kemudian meminta pada bawahannya, untuk memeriksa sekali lagi tempat itu. Tapi lagi lagi mereka harus menelan pil pahit. Tidak bisa juga menemukan keberadaan Miyazawa, orang orangnya termasuk markas besarnya itu


Akhirnya dengan perasaan kecewa, Bae Hyun terpaksa memerintahkan pada bawahannya untuk kembali ke tempat asalnya, dan akan datang lagi suatu hari nanti


***


Setengah tahun kemudian. Tepatnya di kota kecil Argomulyo


Dragon dan orang orangnya masih berada di kota kecil tersebut, dan terus menekuni perannya sebagai ketua muda, serta guru pembimbing tidak langsung, para ribuan murid murid perguruan


Setiap harinya dia terus belajar dan belajar. Bukan hanya belajar ilmu Kanuragan, ilmu kesaktian dan ilmu ilmu lainnya. Dia juga belajar ilmu dunia seperti kebanyakan anak seusianya

__ADS_1


Sekarang umurnya sudah genap 11 tahun, satu bulan dan sudah berada di jenjang kelas 5 sekolah dasar, atau kelas lima sekolah keagamaan


Tiap hari dia tekun belajar, dari ilmu dunia sampai ilmu agama, dan tidak pernah menemui hambatan. disebabkan otaknya yang encer dan pengetahuannya yang sangat luas. Bahkan jika boleh berkata jujur, kemampuannya itu di atas guru guru yang mengajarnya


Hal demikian itu bisa terjadi, karena keistimewaan ilmu warisan dari leluhurnya, yaitu ilmu tertinggi Wahyu Taqwa


Tapi karena sistem dan kebijakan yang sudah diatur , maka mau tidak mau Dragon tetap harus belajar juga sesuai aturan. Tapi sekarang dia sudah dipindahkan ke kelas 6, dan sebentar lagi akan melaksanakan ujian untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi


Siswa siswa tempat dia menuntut ilmu itu, tidak ada yang berani berurusan dengannya, karena mereka tahu siapa Dragon itu sebenarnya


Guru gurunya pun demikian. Mereka menjalankan kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dunia pendidikan. Tidak pernah timbul permasalahan. Semua berjalan seperti yang diharapkan


Walau ada juga masalah yang di buat oleh teman teman satu kelasnya, tapi mudah diselesaikan oleh pimpinan sekolah tersebut


Mereka tidak berani berlaku sewenang wenang, karena sekolah berikut tempatnya dimiliki serta dibangun oleh ayah dari Dragon, dan mereka semua bekerja pada padanya


Jadi sepanjang hari mereka tetap menjaga, agar tidak bersinggungan dengan pemilik sekolah juga perguruan tersebut.


Dan untungnya hal itu tidak pernah terjadi, karena Dragon merupakan sosok anak yang santun. Walau dia sangat dihormati di tempat itu, tapi hal tersebut tidak lantas membuatnya bersikap sombong dan mau menang sendiri


Dia tetap low profil. Suka menolong dan santun dalam bertutur kata, kecuali pada pihak musuh


Sikapnya yang seperti itu, membuatnya disenangi serta dikagumi di perguruan juga di sekolah tersebut


Banyak anak anak seusianya yang dibantu olehnya terutama dalam masalah keuangan, begitu juga pada guru gurunya


Pokoknya Dragon merupakan sosok panutan di tempat itu hingga terkenal di mana mana.


Tapi sekali lagi, pujian, sanjungan dan rasa kagum orang orang, tidak lantas membuatnya merasa lebih dari orang lain. Dia tetap bersikap rendah hati dan suka menolong pada sesama, serta tetap rajin belajar seperti saat ini


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi Dragon masih juga belajar memahami hakekat dari ilmu yang diwarisinya tersebut. Mencari rahasia besar apa yang ada di dalam ilmu itu


Tapi sampai pukul 11 malam, dia belum juga bisa memecahkan rahasia yang tersembunyi dalam ilmu itu. Akhirnya dia menyerah juga pada keadaan dan memutuskan untuk tidur lebih awal, walau satu minggu ke depannya dia masih libur


***


Keesokan harinya masih berada di tempat yang sama. Leon datang dengan tergesa gesa dan begitu sampai dihadapan Dragon, dia segera melaporkan apa yang ingin disampaikannya


"Maaf tuan muda!. Diluar gerbang perguruan, ada tujuh orang tamu yang ingin bertemu dengan anda!"


"Mereka mengatakan datang dari luar daerah, dan ingin bertemu dengan tuan muda!" Ucap Leon apa adanya


"Sebentar aku lihat dulu siapa mereka paman!" Jawab Dragon cukup berwibawa. Kemudian mengedarkan aura kesadarannya pada orang orang yang sedang menunggu di luar gerbang, yang penjagaannya sangat ketat sekali


Dalam pandangan mata saktinya, Dragon bisa melihat bahwa orang orang itu berasal dari wilayah timur negara ini, dan mereka datang karena ingin meminta bantuan pada Dragon


Ternyata mereka datang karena di daerah mereka sering terjadi perampokan, yang diselingi dengan hal hal mistis. Dan menurut ramalan cenayang desa tempat mereka tinggal itu, hanya seorang Dragon yang bisa mengatasinya


Mereka pernah juga meminta bantuan pada pihak berwajib, tapi belum mampu juga mengatasi hal hal mistis itu, karena masalah tersebut berada diluar jangkauan nalar mereka

__ADS_1


Setelah mempelajari niat kedatangan calon tamunya itu, Dragon segera berkata." Jemput mereka dan suruh mereka masuk!" Ujarnya


__ADS_2