Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
37. Perhatian yang tersembunyi


__ADS_3

"Kurang ajar, beraninya kau. Dasar perempuan jalang!" Maki salah seorang berandalan, yang terkena saliva nya Jasmine, ketika dia meludahinya, lalu tanpa diduga..


Plak!


"Aaaaaaa!"


Tangan berandalan itu dengan tangkas menampar pipi Jasmine, hingga membuatnya menjerit kesakitan, dan terhuyung mundur kebelakang, dan hampir jatuh. kemudian salah seorang dari mereka berkata. .


"Tangkap tikus kecil ini, dan kita jadikan sate, kemudian kita berikan kepada bos, setelah itu, baru kita bersenang senang dengannya."


Jasmine yang mendengar ucapan itu menjadi ketakutan, kakinya melangkah mundur dan mencoba lari, tapi ketiga berandalan itu segera mengepungnya dari segala sisi


Merasa terkepung dan tidak bisa berbuat apa apa lagi, Jasmine mengeluarkan kata kata sakti, yang dimaksudkan nya untuk menakuti ketiga berandalan tersebut


"Siapa kalian,!. Kenapa mencegat ku di sini?. Lepaskan!. Tak tahukah kalian siapa aku?"


Bukannya takut, tapi malah mereka tertawa tawa, kemudian salah seorang dari berandalan itu, mengajukan pertanyaan kepada calon mangsanya


"Memangnya kau siapa gadis kecil?. Kau itu hanya gembel, sudah syukur kalau kami masih mau denganmu. Jangan coba-coba melawan, kalau tak mau kami sakiti." Ancamannya tidak main main, lalu memegang tangan kanan dan kiri Jasmine, hingga membuatnya marah dan berteriak lantang


"Lepaskan aku bajingan!. Jangan sentuh aku. Aku jijik dengan kalian!" Makinya lantang


"Berisik!, dasar perempuan jalang!"


Plak ! plak !


"Aaaarkkh!"


"Kurang ajar, beraninya cuma sama perempuan!" Pekik Jasmine kuat kuat, sambil berusaha menendang ************, salah satu dari tiga berandalan itu


"Ternyata kau liar juga gadis manis, nanti setelah kau berada di bawahku, baru kau akan tahu bagaimana indahnya dunia ini." Ucap salah seorang berandalan, yang baru saja ditendang selangkangannya oleh Jasmine, tapi tidak mengenainya


Kemudian orang tersebut, tiba tiba diam, sambil meletakkan jari telunjuk di atas alisnya, seperti sedang berpikir, dan memandang tubuh Jasmine penuh nafsu, lalu berkata..


"Cepat seret dia!. aku tak sabar lagi untuk memberikan pelajaran ekstra padanya."


"Lepaskan..! Ku bilang lepaskan.. ! Kalau tidak, aku akan teriak" Ucap Jasmine mengancam

__ADS_1


"Hehehe.. Kalau mau teriak, ya teriak saja, tak akan ada yang berani menolong mu. lagi pula tempat ini jauh dari pemukiman penduduk." Jawab berandalan itu bernafsu, sambil mencoba meremas bukit kembar Jasmine, tapi, tiba tiba..


Buk ! buk ! plak !


Bruk..! bruk..! bruk.. !


"Uuughh..!


Kekacauan yang disebabkan oleh berandalan itu, untuk sejenak berhenti, karena tubuh mereka saat ini, sedang berguling guling di tanah. Setelah beberapa detik, salah seorang dari mereka, mencoba duduk dan memberanikan diri bertanya


"Siapa kalian ?. Kenapa mengganggu ku, Tak tahukah kalian siapa kami ?


"Berisik!" Jawab sebuah suara tegas dan dingin dengan tatapan mata yang mematikan


Ketiga berandalan yang tadi dihajar oleh orang orang itu tercekat diam. Di depannya saat ini, ada 4 orang laki laki yang berbadan tegap, sedang berdiri menatap mereka, dengan aura yang menakutkan, serta tatapan mata yang mematikan


Entah kapan datangnya keempat orang yang laki laki yang berbadan tegap tersebut. Tiba tiba saja mereka muncul, dan langsung menghajar ketiga berandalan yang sedang mengganggu Jasmine di jalan, hingga membuat mereka tersungkur, dan jatuh ke tanah


Salah seorang dari ketiga berandalan itu, memberanikan diri, untuk bertanya lagi. "Siapa kalian, dan kenapa kalian mengganggu kesenangan kami?" Ucapnya jumawa dan percaya diri


Bukan menjawab pertanyaan dari berandalan itu, tapi tiga orang penolong Jasmine, malah mengulangi lagi perbuatannya, yaitu dengan menendang kuat kuat ketiga tubuh berandalan itu, yang saat ini sedang terduduk di tanah, dan..


Ketiga tubuh yang terkena tendangan itu, terpental jauh, hingga nyungsep di semak semak, dan tidak bergerak lagi. Tapi ketika tubuh mereka terpental, dan menabrak sesuatu, ada sebuah suara seperti tertahan


"Aaarrrgh !"


Hanya suara itu yang terdengar, kemudian diam. Setelah diperhatikan, ternyata ketiga berandalan itu pingsan, akibat terkena tendangan dan pukulan yang sangat kuat, dari orang yang baru datang tersebut


Bos berandalan, yang dari awal sudah melihat kejadian itu, hanya diam saja. Sekilas dia memperhatikan, keempat orang yang tiba tiba datang itu


Alangkah terkejutnya dia, begitu mengetahui, bahwa orang yang datang tersebut, adalah orang yang pernah mengalahkannya, dan sudah memberi peringatan padanya, untuk tidak membuat masalah lagi di jalanan


Tanpa memperdulikan keselamatan anak buahnya, dia dan tiga orang lainnya, bergegas pergi menjauh dari lokasi itu, dan bersembunyi di rimbunnya daun akasia, yang terawat rapi, tidak jauh dari lokasi kejadian


Dua mobil yang mereka bawa, mereka tinggalkan begitu saja di tepi jalan


Setelah membereskan ketiga berandalan tersebut, keempat orang itu bergegas pergi, meninggalkan Jasmine sendirian, tapi belum jauh mereka melangkah, terdengar sebuah suara memanggil keempatnya

__ADS_1


"Tunggu tuan!" Teriak Jasmine, sambil berlari kecil ke arah mereka


Keempatnya serentak menoleh, dan berhenti, kemudian dengan tatapan dingin, menunggu kedatangan Jasmine. Setelah dekat, Jasmine bertanya dengan terbata bata


"T..te..terima kasih tuan, karena telah menolongku. Kalau boleh tahu, dengan siapa saat ini aku bicara?" Tiba tiba Jasmine datang lebih mendekat, dan mengajukan pertanyaan seperti itu


Mereka bukannya menjawab pertanyaan Jasmine, tapi malah melangkah pergi, seperti tanpa beban, dan malas untuk berlama lama di sana


Keempatnya terus saja berjalan, tanpa memperdulikan panggilan Jasmine, yang meminta mereka untuk berhenti


Begitu keempatnya dekat dengan dua mobil, yang ditinggalkan oleh kelompok berandalan tersebut, dua orang diantara mereka, melemparkan sesuatu ke dalam mobil itu, kemudian dengan entengnya melangkah pergi


Satu menit kemudian, terdengar bunyi dentuman yang sangat keras, dari dua buah mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan


Duuaarrr ! duuaaarrr !


Jasmine yang berada tidak jauh dari lokasi mobil itu, tubuhnya terdorong ke belakang, dan terjatuh ke tanah, untung tidak sampai pingsan, dan mengalami luka yang berarti. Dia benar benar shock, dengan ledakan yang sangat kuat tersebut


Tubuh bos berandalan itu gemetaran, dia tidak menyangka, mobil kesayangannya diledakkan begitu saja, oleh orang yang ditakutinya selama ini


Tidak mau ikut menjadi korban, Dia dan ketiga bawahannya yang lain, segera keluar dari persembunyian nya, dan melarikan diri di gelapnya malam, tidak peduli lagi dengan keberadaan Jasmine, yang saat ini sedang terduduk di tanah


***


Siapa 4 orang yang tiba tiba datang menolong Jasmine, saat dia sedang mengalami pelecehan, oleh 3 orang berandalan yang kurang ajar tersebut?


Dan apa untungnya mereka menolong Jasmine, yang dalam satu hari ini, telah dicap sebagai gembel dan pengemis di kota B?


Dan siapa yang menyuruh mereka untuk menolong nya, serta menghajar para berandalan tersebut, berikut meledakkan dua mobil milik mereka?


Ternyata semua itu adalah ulah Dion. Walaupun dia sangat membenci Jasmine, Tetapi dia tidak mau Jasmine kenapa kenapa


Walaupun Dion membiarkan Jasmine menderita dan terhina, tetapi dia tidak sampai hati untuk membiarkan Jasmine celaka, apalagi sampai dilecehkan, atau dinodai oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab


Jadi Dion memerintahkan kepada orang orang nya, untuk tetap mengawasi Jasmine, di manapun dia berada, dan memberikan bantuan, melalui tangan orang lain, untuk memberikan makanan dan minuman, hanya untuk sekedar bertahan hidup


Hal itu juga dilakukan kepada nenek Wolf dan keluarganya, tetapi sampai saat ini, mereka tidak menyadari perbuatan Dion, yang diam diam menolong mereka

__ADS_1


Tapi apa maksud dan tujuan Dion sesungguhnya?. Apakah dia masih mencintai Jasmine, atau memang ingin benar benar menyiksanya. Semua itu masih menjadi misteri dan tanda tanya


__ADS_2