Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Setelah sekian lama


__ADS_3

Waktu pun berlalu dengan begitu cepatnya. Kini Dragon sudah genap berusia 16 tahun, dan Dyah Isma Prameswari, sudah hampir mendekati lima tahun satu bulan


Penampilan mereka sudah jauh berbeda dari yang dulu. Dragon sudah semakin dewasa, dan tidak bisa lagi dikatakan anak anak, tapi remaja menjelang dewasa


Sementara Prameswari, atau yang sering dipanggil Dyah itu. Penampilannya juga sudah berubah jauh


Tidak lagi cengeng dan suka merajuk. Tapi manja pada kakaknya tetap. Namun sudah semakin kuat


Sedangkan kedua orang tuanya, kini sudah semakin menua. Dion, sudah melewati kepala empat. atau tepatnya 42 tahun enam bulan. Tapi Ivory masih dibawah kepala empat, atau persisnya 39 tahun empat bulan


Sementara tuan Birawa pun juga demikian. Tahun ini dia genap berusia 89 tahun. Suatu usia yang cukup tinggi, bagi manula seperti nya


Tapi kondisi tubuhnya masih cukup prima. Tidak ada tanda tanda pikun atau lupa ingatan


Dia masih saja rajin berolahraga, walau dilakukannya di dalam istana. Selain itu dia juga rajin meminum suplemen kesehatan dan kebugaran tubuh, serta kesehatan otak, yang diracik oleh dewa obat serta dewa medis


Didukung oleh kebiasaan hidup sehat, yang dilakukan olehnya secara ketat, dibawah pengawasan Pai Zu Xian dan muridnya. menjadikan tubuh tuan Birawa masih awet, dan masih mampu berjalan, bahkan berlari-lari kecil disekitaran villa atau istana nya itu sering ia lakukan


Maka jadilah tubuhnya senantiasa bugar, ditambah asupan gizi yang cukup dan seimbang. Menjadikan dia mendapat julukan kakek sakti dari cucu cucunya itu


***


Sementara itu di tempat lain


James, Burgon, Erisha dan Robin, serta puluhan anak buahnya. Kini masih berada di Amerika serikat. untuk mengawal penyelesaian proyek berskala besar di sana


James yang dipercaya memegang kendali perusahaan kontraktor milik Gilmer, yang sekarang sudah menjadi milik Birawa Group, sampai sekarang masih menjabat sebagai direktur utamanya. Dan semua yang telah direncanakan oleh Gilmer sebelumnya. boleh dikatakan telah selesai dikerjakan sekitar 76 persen. dan itu sangat menggembirakan hati semua karyawan


Dibawah kepemimpinan James. perusahaan kontraktor itu semakin berjaya, dan kerap memenangkan tender tender besar milik pemerintah maupun swasta


Proyek jalan layang dan terowongan jalan tol belum juga rampung, sudah harus mengerjakan proyek besar lainnya


Tapi berkat dukungan dana yang melimpah, serta lengkapnya peralatan berat. Semua pekerjaan itu menjadi mudah, dan berjalan lancar. Rata rata sudah dikerjakan antara 49 sampai 78 persen


Jumlah karyawannya juga bertambah. Gaji semakin tinggi, dan jaminan hidup serta fasilitasnya terpenuhi. Pokoknya dibawah naungan Birawa Group. Perusahaan AHC, atau Aldrich Huge Construction, semakin melejit pamornya, dan sering memenangkan tender tender besar. Bahkan dari luar Amerika juga ada


Berita tersebut, tentu saja membuat pemilik AHC sebelumnya menjadi sangat senang


Dia sangat berterima kasih pada Dion, karena sudah membantu kesulitan keuangan, dan mengambil alih untuk sementara perusahaannya


Hari ini, Gilmer Aldrich beserta empat orang anak buahnya, yang sama sama belajar ilmu Kanuragan juga metafisika di perguruan Wahyu Taqwa, terlihat sedang berbincang serius setelah sehabis latihan


Saat itu yang mendapat giliran berbicara adalah Aldrich sendiri


"Sudah satu tahun kita belajar ilmu metafisika disini. dan kemampuan kita pun sudah semakin tinggi."


"Tapi belum juga mendapatkan pengajaran langsung dari tuan muda itu!"


"Mau sampai kapan ya?" Ucap Aldrich lirih pada anak buahnya


"Hati-hati bos!. Walau kita ucapkan dalam hati. tuan muda atau guru kita itu tahu dan bisa mendengarnya!" Respon Jhonny cepat, dan mengingatkan akan resikonya


"Uh aku lupa!" Jawab Aldrich dengan ekspresi menyesal


Ngung!


Wus!


"Argh!"


Tubuh Aldrich juga empat orang anak buahnya, tiba tiba ditarik masuk kesebuah lingkaran, dan segera menghilang didalamnya. Tak lama kemudian muncul di suatu tempat, yang cukup asing buat mereka, dan..


Bruk! Bruk!


Tanpa basi basi lagi, mereka dilemparkan ke dalam sebuah ruangan yang cukup luas. Mengandung aura alam dan kehidupan yang sangat kuat, dan segera diperintahkan untuk duduk bersila, oleh sebuah suara tanpa ada orangnya


"Duduk lah dengan tenang!. dan serap aura di dalam ruangan ini semampu yang kalian bisa!"


"Setelah melewati rintangan cukup berat. maka kalian sudah boleh berguru pada ku!"


"Tapi ingat!. Jika kalian gagal, maka semua ilmu yang telah di dapatkan, akan aku tarik kembali!"


"Oleh karena itu. Berusaha dan bersungguh sungguhlah dalam mendapatkan perhatian ku!" Ucap suara tanpa wujud itu menjelaskan


Tapi mereka berlima tahu, siapa yang telah berbicara kepada mereka barusan. Maka serempak mereka menjawab.


"Baik guru!. Kami akan bersungguh sungguh dalam berusaha!" Jawab mereka serempak. Kemudian dengan serius mengerjakan apa yang telah diperintahkan oleh majikannya


***


Sementara itu ditempat lain, atau tepatnya di suatu daerah bernama kota S, jalan Setiabudi, perumahan elit kota tersebut, yang berkelas mansion. Terlihat seorang anak muda cukup gagah, sedang memberi instruksi pada anak buahnya, termasuk pada Albion juga Darta


Pada saat itu dia sedang berkata. "Sudah tujuh bulan kita berada di negara ini. Tapi belum juga mendapat kejelasan apa sebenarnya misi kita disini!"


"Kita hanya diberi tahu, bahwa akan ada seseorang yang datang, untuk membahas permasalahan tersebut."


"Tapi sampai saat ini belum juga ada kabarnya!" Ujarnya dengan ekspresi marah


"Tuan muda!. Bolehkan paman berbicara secara pribadi dengan mu?" Tanya Albion ingin persetujuan

__ADS_1


"Apa yang ingin paman katakan padaku, katakan saja disini!" Jawab Ranggaspati atau sering dipanggil Pati kurang senang


"Maaf tuan muda!. Ini masalah sensitif."


"Jadi mohon tuan muda memberi waktu khusus untuk ku menyampaikannya pada anda." Jawab Albion berterus terang


"Hemm!" Respon remaja 17 tahun itu datar. Kemudian memberi instruksi pada pengawalnya, agar keluar dari ruangan yang ditempatinya tersebut


"Kalian dengar!. Cepat tinggalkan tempat ini!" Ucapnya garang


"Siap tuan muda!" Jawab pengawal nya serempak, termasuk Darta sendiri


Sepeninggal mereka, Pati segera berkata. "Cepat katakan!, apa yang ingin paman sampaikan pada ku!" Ujarnya galak


"Maaf sebelumnya Pati. Apakah kau tahu siapa dirimu yang sebenarnya?" Tanya Albion dengan ekspresi serius


"Jangan kurang ajar kau!. Apakah sudah hilang rasa hormat mu pada ku?" Respon Ranggaspati marah


"Justru karena hormat lah paman harus mengatakan masalah ini pada mu!" Jawab Albion tidak kalah garang


"Kau!" Reaksi Ranggaspati kesal, sambil menahan emosi


"Kenapa, marah?" Sambut Albion cukup berani


"Dengar baik baik!. Orang yang bernama Leopard itu bukan orang tua kandung mu. Dan Tejamaya bukan kakek kandung mu juga!"


"Mereka hanya orang tua angkat mu, walau masih ada pertalian darah!"


"Tapi yang sebenarnya keluargamu adalah aku. Aku paman kandung mu!"


"Karena ibumu adalah adik satu darah dengan ku!" Jawab Albion berapi api


"Dari mana kau tahu cerita itu?. Apakah kau sengaja mengarang cerita, agar aku menghormati mu?"


"Ingat!. Jangan coba coba membohongiku!" Reaksi Ranggaspati kurang senang. Kemudian mengeluarkan aura intimidasi ke arah Albion


Tapi Albion malah tenang tenang saja. Karena dia juga seorang master metafisika, sekaligus seorang ninja yang cukup mumpuni


Jadi ketika situasi itu terjadi, dia tidak merasakan tekanan sama sekali. Malah terlihat santai. Sepertinya level Ranggaspati masih kalah jauh dengan levelnya


Kejadian itu tentu saja membuat Ranggaspati penasaran. Dia tak habis pikir, bagaimana seorang pengawal bisa tidak takut padanya. Benar benar diluar nalar, dan tidak boleh terjadi


"Katakan!. Siapa kau sebenarnya, dan apa tujuan mu bergabung dengan ku?" Ujarnya


"Ketahuilah Pati. Aku ini paman kandung mu, kakak dari ibu mu!"


"Ayah kandungmu, adalah laki laki brengsek si Aminata itu!"


Kemudian menceritakan kejadian sebenarnya, dari awal sampai akhir, termasuk alasan dia bergabung dengan mafia besar itu, dan apa tujuan Leopard memberikan misi padanya


Albion juga menceritakan, bahwa sebenarnya mereka selalu di awasi, oleh orang suruhan ayah angkatnya, dan mereka juga tinggal di komplek mansion mewah itu, agar mudah mengatasi gerak gerik Ranggaspati


Mendengar berita tersebut, tentu saja membuat Ranggaspati menjadi marah sekali. dan ingin segera menghabisi Leopard juga Tejamaya


Tapi sayangnya, jarak mereka terlalu jauh. Jika ingin mengirim aura kematian, tentu saja dia tidak mampu


Jadi mau tidak mau, dia terpaksa memendam rasa sakit hati dan dendam pada orang yang telah membesarkannya itu


"Hiaaa!"


Brak!


Bam!


Cuma itu yang bisa dia lakukan. dengan melampiaskan kekesalannya pada sebuah meja hingga hancur. Tak lama kemudian dia pun berkata." Tunggu pembalasan ku Tejamaya dan juga kau Leopard!"


"Karena kau sudah membuang ku!, maka kau tidak ku anggap lagi sebagai orang tua!"


"Tapi musuhku!" Teriaknya sekeras kerasnya


Jdar!


Bom!


Kalimat Ranggaspati yang terakhir, seperti disetujui oleh alam, dengan mengirimkan jawabannya melalui petir yang menyambar sebuah pohon, yang tak jauh dari kediaman Tejamaya dan Leopard berada


Kejadian itu tentu saja mengejutkan mereka berdua, dan membuka rahasia sebenarnya atas tindakan Leopard itu pada Ranggaspati


Tejamaya tentu saja sangat marah, dan hampir membunuh anaknya. Namun dihentikan oleh anak buahnya yang lain, Jadilah peristiwa itu berlalu begitu saja, serta hilang ditelan bumi


***


Dibelahan dunia lain lagi


Terlihat seorang gadis cantik berkulit putih dan berhidung mancung, sedang memainkan senjatanya berupa pedang tipis, yang dilapisi dengan logam mulia di gagangnya


Gerakannya sangat lincah sekali, dan seperti tidak ada cela nya. Kemanapun dia bergerak. Benda benda yang ditebasnya patah atau putus, dan hancur, saking tajamnya pedang yang dimainkannya itu


Gadis tersebut adalah Clara, anak dari Tommy dengan Adeline, anak sambung dari Benyamin Paris Francis itu

__ADS_1


Dia dulu pernah menaruh dendam pada Dion, dan ingin membunuhnya. Tapi sejak disadarkan oleh Dragon. Clara menjadi gadis baik dan rajin belajar, terutama belajar memainkan senjata tajam


Selain itu dia juga jago menembak, akibat dia sering berlatih di peternakan milik ayah sambungnya itu


Kini usianya sudah menembus angka 14, tubuhnya sangat proporsional sekali. Sudah cantik pintar lagi


Cita citanya adalah untuk mengalahkan Dragon, orang yang pernah mengalahkannya dulu. Dan itu sangat membekas sekali di hati Clara


"Tunggulah aku kakak tampan!"


"Aku akan mengalahkan mu!"


"Tapi jika kali ini aku kalah lagi, maka kau harus mengambil ku sebagai pasangan mu!" Ucapnya sambil tersenyum senang. Kemudian pergi dari tempat latihan, dan masuk ke dalam rumah nya


***


"Ayah!. Sudah lama pemuda tampan itu tidak datang ke kerajaan kita!."


"Apakah dia sudah melupakan janjinya pada ku?" Tanya seorang gadis berkulit putih, berparas sangat cantik dan menawan sekali


"Ayah juga tidak tahu nak!. Mungkin dia sedang sibuk di negaranya."


"Tapi jika kau penasaran. Kau boleh bertanya pada orang orangnya di hotel mewah yang sudah di belinya itu!" Jawab ayahnya enteng sekali


"Aku malu yah!" Jawab Anong Achara cepat dan malu malu


Ternyata putri cantik itu adalah putri mahkota kerajaan Thailand, yang mempunyai ayah bernama Mongkut Kittirong, dan ibu bernama Boonsri Kannika


Sejak awal bertemu, dia sudah menyukai Dragon, dan bertekad akan menjadikannya suami saat dewasa nanti


Tapi sudah lama kiranya, orang yang sangat disukainya itu tidak datang. Mungkin sudah sekitar empat atau lima tahun. Tentu saja wajahnya sekarang bertambah tampan. Batin Achara dalam hati


Namun karena rasa malu yang teramat besar, Anong Achara berinisiatif untuk pergi meninggalkan keluarganya, dan masuk ke dalam kamarnya


"Lihatlah anak mu itu Kannika!. Sepertinya dia sedang jatuh cinta." Ucap raja Thailand itu berseloroh.Kemudian mengajak istrinya untuk pergi


***


"Apakah dia orangnya kek!" Tanya seorang remaja berambut cepak ingin tahu


"Benar cucu ku!. Dialah orang yang telah membunuh ayahmu!" Jawab Steven Gordon pada cucunya


"Apakah papa Gordon memang kalah dalam pertarungan itu, atau musuhnya yang terlalu kuat?" Tanya Robert Gordon merasa penasaran


"Menurut pengawalnya, orang itu memang kuat, hingga pengawal Charly juga yang lain berhasil dihabisi."


"Selain itu dia juga ahli tenaga dalam dan ilmu meramal."


"Jack Napoleon saja bisa kalah darinya!" Jawab Steven Gordon apa adanya


Tapi membuat Robert Gordon menjadi marah


"Tunggu pembalasan ku!. aku akan meremukkan tulang mu dengan tinju ku ini Dion!" Ucapnya dengan ekspresi marah


"Bagus!. Ini baru cucu ku. Tidak lembek dan takut dengan orang lain!" Respon Steven Gordon senang


"Teruslah tumbuh dewasa, dan asah kemampuan tinju bayanganmu itu, untuk menghancurkan musuh yang telah membunuh ayah mu!" Ucap Steven berapi api


***


"Ma. Sebenarnya dimana papa saat ini?"


"Kenapa sudah bertahun tahun dia tidak pulang?" Tanya seorang gadis berwajah cantik bertubuh langsing, tapi tidak kurus itu ingin tahu


"Mama juga tidak tahu Rara. Mungkin ayah mu sudah mati!" Jawab Stefany asal menjawab saja


"Menurut temannya. katanya papa mati terbunuh saat diserang oleh orang yang dulu membuat usaha papa bangkrut!"


"Tapi kebenaran ceritanya, masih belum bisa dibuktikan." Ujarnya lagi


"Siapa dia ma?. Tunjukkan orangnya agar Rara bisa menghukum orang itu, sekaligus membuat usahanya bangkrut juga!" Respon Rara Saraswati emosi


"Belajarlah yang rajin!. Agar kau bisa masuk kedalam perusahaan itu dan menghancurkannya dari dalam!" Jawab ibunya kalem. Kemudian meninggalkan anaknya yang sedang belajar itu sendirian


***


Begitulah adanya kehidupan. Sakit dan menyakiti saling bertautan. Dan sayang menyayangi juga demikian


Semuanya masih semu, dan menjadi misteri sampai pada masanya tiba. Balas membahas dan sakit hati, akan terus berjalan, sepanjang setan dan iblis masih bersemayam di dada


Dion yang tidak menyadari musuh musuhnya yang akan datang, terus saja melebarkan sayap usahanya kemana mana


Namun Dragon sudah menyadarinya sejak lama


Tapi mampukan Dragon melindungi keluarga dan usahanya tersebut?


***


Nantikan kisah selanjutnya di Chanel yang sama berjudul "Dragon, Sang Naga Dunia"

__ADS_1


...Tamat ...


__ADS_2