Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Dikira teknologi


__ADS_3

"Minggir!"


Wus!


Blam!


Lima sosok tubuh beterbangan ke udara, saat kekuatan asli Draco keluar melalui tangannya. Padahal dia hanya mengibaskan nya saja


Tapi akibatnya sangat mencengangkan sekali. Tanpa ampun lima orang yang tadi menghadangnya dibuat tidak berdaya


Padahal sekali lagi lima orang tersebut merupakan petarung kenamaan dari berbagai macam negara, termasuk dari negara Thailand sendiri. Mereka sengaja direkrut oleh Narong Sakda menjadi pengawal pribadinya


Tapi hari ini didepan tuannya sendiri, dan beberapa orang petinggi tentara juga kepolisian. Kelima orang itu dibuat tidak berdaya oleh Dragon, hanya dengan sekali kibasan tangan saja


Bahkan kalau Dragon mau, kelima orang itu bisa mati saat ini juga. Tapi karena Dragon menghormati hukum, serta keberadaan orang penting di negara tersebut, ditambah dengan niat yang memang tidak mau menghabisi seseorang, maka lima orang tersebut hanya dibuat pingsan saja


Melihat kejadian itu Narong Sakda menjadi sangat terkejut, apalagi lima orang tentara juga dua orang polisi yang ada


Mereka saja tidak mampu melakukan itu. Tapi di depan mereka Dragon melakukannya dengan ekspresi santai dan seperti tidak ada beban sama sekali


Dalam pikiran mereka yang ada. Bagaimana seorang pemuda belum begitu dewasa, dan sepintas terlihat lemah itu, bisa melakukan hal besar tersebut


Membayangkannya saja mereka tidak bisa. Apalagi melakukannya. Tapi Dragon dengan santainya melakukan semua itu


Akibat dari kejadian barusan, membuat Siringkot Trakea juga yang lain menjadi gentar. Mereka harus bersikap dan bertindak hati hati pada Dragon serta orang orangnya


Dalam penilaian mereka ,Orang yang ada di depan mereka itu bukan orang sembarangan. Buktinya bisa muncul dari tempat yang tidak diketahui dan itu belum terjangkau oleh mereka


Tapi lain halnya dengan Narong Sakda. Dengan sombongnya dia membanggakan kedudukannya pada Dragon, bahkan sampai berani mengancam dengan kata kata sangat meremehkan tempat dari mana Dragon berasal


"Aku tidak tahu dari mana kalian berasal!"


"Tapi melihat tampang kalian!, sepertinya kalian berasal dari salah satu negara tetangga Thailand. Mungkin Malaysia, Singapura mungkin juga Indonesia!"


"Tapi aku tidak takut berurusan dengan siapapun, bahkan dengan pemimpin negara kalian!"


"Jika tidak bisa dielak lagi!. Orang orang ku sanggup berperang demi membela negaranya!" Ucapnya asal keluar saja. Tak lama kemudian dia berkata lagi.


"Untuk kau tahu!. Aku sudah memimpin kota ini selama lima tahun!"


"Menurut peraturan ku!Siapapun yang datang ke sini harus tunduk padaku, tidak terkecuali kalian!"


"Tapi mulai hari ini!. Kau bukan lagi pemimpin kota ini!" Jawab seseorang yang tiba tiba datang, dengan dikawal oleh sepuluh tentara juga sepuluh polisi itu dengan suara keras


"Tuan perdana menteri!.Tuan panglima!" Seru orang orang yang ada di ruangan itu terkejut, Termasuk juga Siringkot Trakea, apalagi Narong Sakda


"Salam tuan!" Ucap Sangkok Yap, sang perdana menteri tersebut bersikap hormat pada Dragon. Dan malah mengacuhkan orang orangnya sendiri


"Salam!. Anda adalah...?" Jawab Dragon ramah


"Perkenalkan!. Saya Sangkok Yap, perdana menteri negara ini!"


"Dan ini teman saya jenderal Thanom Nopadon. Panglima tertinggi tentara negara ini!"


"Salam Jenderal!" Ucap Dragon cepat, juga berusaha bersikap ramah pada orang yang baru dikenal tersebut


"Salam tuan muda!" Jawab jenderal Thanom ramah. Tapi berhasil mengejutkan Dragon dan orang orangnya


"Jangan terkejut tuan muda!. Kami sudah tahu siapa Anda, dan untuk apa anda datang ke negara ini!"


"Kebetulan panglima tertinggi negara tuan adalah kenalan ku!"


"Dari dialah kami tahu siapa Anda!" Ucapnya kalem

__ADS_1


"Baik kalau begitu jendral!"


"Kami cuma ingin bertanya serta memastikan. Apakah masalah ini bisa diselesaikan atau tidak?"


"Tentu saja bisa tuan muda!" Jawab Thanom Nopadon cepat


"Baik!. Karena anda sudah berkata demikian, dan bisa mengatasi orang sombong ini. Maka aku berjanji akan menghentikan demo, dan membuat mereka menghentikan aksinya!" Sambut Dragon bersungguh sungguh


"Tentu tuan muda!. Bahkan kami sudah mendapatkan mandat dari yang mulia raja." Jawab Siringkot Trakea mantap


"Baiklah!. Sesuai dengan janjiku, maka saat ini juga demo di luar itu akan aku hentikan!" Respon Dragon tidak terduga


"Tapi bagaimana caranya anda bisa menghentikan gerakan yang sebanyak itu?" Tanya Siringkot Trakea penasaran


"Mudah saja!" Jawab Dragon enteng. Kemudian merilis Wahyu Taqwa dan Kalamurka nya secara bersamaan


Tiba tiba aura yang sangat pekat keluar dari tubuh Dragon. dan menyebar ke seluruh ruangan. Lalu keluar melalui pintu, dan tempat tempat terbuka lainnya. Kemudian menyebar serta melingkupi para pendemo tersebut


Tak lama kemudian kerusuhan yang mereka buat mendadak berhenti. Dan satu persatu meninggalkan balai kota untuk kembali ke tempatnya masing masing


Pemandangan tersebut sontak saja membuat siapapun yang melihatnya menjadi takjub. Tidak terkecuali perdana menteri, panglima juga orang orang lain yang ada di ruang tersebut


Belum pernah terjadi dimanapun dan kapan pun peristiwa seperti itu. Baru pertama kali itulah mereka melihatnya


Akibat dari itu pula, seluruh yang polisi juga tentara yang mengamankan jalannya demo menjadi takjub, sekaligus bertanya tanya, ada apa gerangan yang terjadi. Kenapa tiba tiba para demonstran itu menghentikan aksinya, dan pergi seperti kerbau di cocok hidung


Sebaliknya bagi orang orang yang ada di balai kota. Mereka Lupa dengan urusan ingin menghukum Narong Sakda, karena aksi Dragon yang luar biasa itu


Tapi semenit kemudian. Sangkok yap, perdana menteri itu kembali tersadar, dan berusaha menguasai keadaan


"Narong Sakda!. Atas titah dari yang mulia raja, kedudukan mu sebagai wali kota aku cabut!"


"Mulai sekarang kau bukan lagi penguasa kota ini!"


"Kedudukan mu akan digantikan oleh kandidat kedua dalam pemilihan!"


"Tuan perdana menteri!. Ini tidak seperti yang anda pikirkan!"


"Orang ini telah berani melanggar hukum di negara ini!"


"Dengan sengaja mereka melukai anak ku juga orang orang nya!" Jawab Narong Sakda mencoba membela diri


"Apapun yang kau katakan!. Raja sudah tidak mempercayai mu lagi!"


"Dia lebih mempercayai intelejen nya, yang telah menyelidiki kasus ini secara teliti!"


"Jadi jangan lagi kau mencoba untuk membela diri!" Bantah Sangkok Yap tetap pada pendiriannya


"Komisaris jendral!. Tangkap orang ini dan masukkan ke penjara!" Ucap perdana menteri memberi perintah


"Siap tuan menteri!" Jawab Komjen tersebut patuh, kemudian menyuruh dua orang polisi pengawal Sangkok Yap untuk menangkap Narong Sakda


"Hentikan!. Aku bukan penjahat!. Aku walikota mu!" Bentak Narong mencoba menggertak dua orang polisi itu untuk mundur


Tapi mereka tetap melaksanakan perintah dari atasannya. Untuk menangkap Narong Sakda. Mau tidak mau Narong harus menyerah juga, serta membiarkan dirinya di permalukan seperti itu


Sepeninggal Narong Sakda. Sangkok Yap, Siringkot Trakea, Komisaris jendral polisi dan satu temannya yang juga berpangkat jendral, segera mendekati Dragon . Lalu serentak menyilang kan tangan kanannya di dada, pertanda memberi hormat pada Dragon


Sementara Dragon yang melihat itu jadi tidak enak hati. Dia segera membalas penghormatan tersebut dengan melakukan hal yang sama. Begitu juga dengan sepuluh pengawal yang dibawanya tersebut


Sedetik kemudian sang perdana menteri berkata. " Berkat anda, mata kami jadi terbuka, dan berhasil menguak kejahatan yang selama ini dilakukan oleh keturunan Sakda!"


"Jika bukan karena anda, mungkin orang tersebut akan berkuasa lebih lama lagi!"

__ADS_1


"Tapi karena anda. Semuanya telah terbongkar. dan karirnya telah berakhir!" Ucap Sangkok Yap memuji sekaligus berterima kasih pada Dragon


"Anda berkata apa tuan perdana menteri!"


"Justru kami merasa tidak enak hati!. Gara gara tindakan kami itu, negara anda telah jadi sorotan dunia. Termasuk juga dari negaraku!"


"Kami yakin!. Kedua orang tua ku juga menonton berita itu, dan pasti mengkhawatirkan keadaan ku di sini!" Jawab Dragon mencoba menepis pujian itu


"Anda tenang saja tuan muda!"


"Tim kami sudah menghubungi orang tua anda, dan mengabarkan bahwa anda sedang baik baik saja di sini!" Sambut Sangkok Yap menjelaskan apa adanya


"Kalau begitu terima kasih atas kebaikan anda!" Respon Dragon senang, walau sebenarnya dia sudah mengetahui akan hal itu


"Menyampaikan pesan dari yang mulia raja!. Jika anda ada waktu, silakan datang ke istana untuk mengunjungi sesembahan kami itu." Ucap Sangkok Yap berkata terus terang


"Baik tuan perdana menteri."


"Sampaikan pada raja anda, bahwa kami akan mengunjungi nya setelah ini!" dan..


Wus!


Blar!


Tiba tiba saja muncul sepuluh sosok manusia di depan mereka, yang terdiri dari Dion, Gentala, Hans, Taraka, Upasama, Pai Zu Xian, James, Shio Lung. Adhipramana dan Erisha


Kemunculan mereka yang tiba tiba itu sekali lagi sukses membuat yang ada menjadi takjub. Bagaimana ada orang yang bisa datang secara tiba tiba seperti itu


Apakah itu karena sihir atau hanya imajinasi mereka semata


Tapi setelah Dragon juga yang lain memberi salam pada salah seorang yang datang itu, barulah mereka percaya, bahwa apa yang mereka lihat barusan itu bukan mimpi. tapi memang benar kenyataan


"Tuan menteri dan panglima, juga yang lain! Perkenalkan!. Dia adalah ayah ku!. Dion Mahesa Birawa." Ucap Dragon memperkenalkan ayahnya tersebut pada pemimpin tertinggi kedua negara Thailand itu


Tak lama kemudian dia berkata lagi. "Ayah!.Ini tuan perdana menteri. Dan ini panglima angkatan perang Thailand. Dan yang lain itu para petinggi kepolisian di negara ini!" Ucapnya lagi


"Selamat datang tuan Dion!"


"Sudah lama kami mendengar nama besar anda!"


"Hari ini berkat tuan muda ini, kami bisa bertemu dengan anda!" Ucap Sangkok Yap dengan ekspresi senang


"Terima kasih tuan tuan!" Jawab Dion singkat, karena belum merasa akrab


"Maafkan anak saya karena telah membuat anda sekalian menjadi repot!" Ucapnya lagi


"Justru anda salah!. Ini hanya kesalahpahaman saja!"


"Walikota di Bangkok ini telah membuat ulah!. Dengan membela anaknya yang terbukti bersalah!"


"Mengandalkan kekuasaannya, dia telah memprovokasi tuan muda ini, dan berusaha menangkapnya, yang menurutnya harus diadili karena kesalahannya itu!"


"Tapi sekarang dia sendiri yang malah ditangkap atas tuduhan tersebut!" Jawab Sangkok Yap apa adanya


"Tapi tetap saja negara anda telah jadi sorotan dunia internasional, termasuk dari negaraku!" Respon Dion masih juga menyalahkan apa yang terjadi karena ulah anaknya


"Tidak apa apa tuan!. Justru ini suatu berkah. Karena dengan adanya ini, mata kami jadi terbuka!"


"Dengan mata kepala kami sendiri, kami melihat suatu teknologi yang sangat luar biasa sekali!"


"Putra tuan dan tuan sendiri berikut orang orang tuan, bisa menunjukkan itu para kami hari ini!"


"Kalau bukan teknologi tinggi, apa namanya itu?"

__ADS_1


"Kami berharap tuan mau menjual atau menurunkan teknologi itu pada kami!" Jawab Sangkok Yap bersemangat sekali


Dion dan Dragon hanya bisa berpandang-pandangan saja. Tidak tahu apa yang harus dijelaskan pada perdana menteri tersebut, yang mengira bahwa apa yang dilakukan oleh Dragon itu merupakan suatu teknologi, dan bisa diperjual belikan sesukanya


__ADS_2