
Detik, menit, jam dan hari pun terus saja berganti, mengiringi detak napas orang orang yang juga terus datang silih berganti, menemui dan ditemui oleh Dion
Rata rata mereka yang datang adalah bawahan Dion, begitu juga yang ditemui, baik yang berkedudukan tinggi, maupun yang mempunyai posisi rendah, dengan membawa berbagai macam tujuan dan keperluan pada Dion
Selain dari pada itu, ada juga tamu yang datang, bukan berasal dari bawahannya, tapi dari beberapa penghuni vila yang lain
Mereka datang pada umumnya hanya sekedar bersilaturahmi, atau untuk saling mengenal, sekaligus meminta perlindungan dari Dion, karena mereka lama kelamaan tahu, siapa Dion yang sesungguhnya
***
Jalan hidup Dion setelah lepas dari Jasmine, dan menjadi orang kaya, setiap harinya lancar lancar saja, tidak ada ancaman yang berarti yang ditemuinya
Banyak rancangan, taktik, terobosan, bantuan, pengobatan dan lain sebagainya, yang dirancang sedemikian rupa, rata rata sudah berhasil, dan terlaksana dengan baik.
Tambahan 20 tenaga kerja, yang diminta oleh Dion pun telah datang, dan sudah ditempatkan di posisinya masing masing, sebagai asisten rumah tangganya
Sementara Rudolf, anak laki laki Tiger, saat ini sudah dinyatakan sembuh 100%. Dia pun telah menjalani ujian kelayakan sebagai seorang pengawal, dan sudah dinyatakan lulus
Hari ini adalah hari di mana Tiger harus kembali ke kota S, guna mematangkan rencana pembangunan desanya menjadi tempat tujuan wisata
Kedua anaknya Rudolf dan Maya, tetap mendampingi ayahnya, kembali ke kota S, walaupun Rudolf ingin tetap berada di kota B, tapi sebagai seorang pengawal, yang telah dinyatakan lulus, maka dia harus menjalankan misi terlebih dahulu
Kebetulan misi pertamanya adalah, menjadi anggota tim pengamanan proyek, yang akan ditangani oleh James dan Erisha, jadi mau tidak mau, dia tetap harus melaksanakannya
Rudolf telah diberangkatkan ke kota S, bersama dengan 199 orang pengawal lainnya, 2 jam sebelum ayah dan adiknya kembali ke sana
Sementara rombongan lain, tepat pukul 8.00 pagi baru diberangkatkan ke sana. Mereka terdiri dari, James, Erisha, Tiger, Maya, dan 4 orang komandan pengawalnya, ditambah lagi dengan Denny, Tama, Citra dan Hartini
Rombongan itu berangkat dengan menggunakan sebuah helikopter super puma, yang pernah mereka gunakan sebelumnya
Ivory yang seharusnya tetap mendampingi Dion, hari ini ditugaskan juga ke sana, untuk mendampingi Tiger dan yang lainnya
__ADS_1
Kehadiran Ivory sangat dibutuhkan di sana, karena dialah yang nantinya akan bernegosiasi dengan pemerintah setempat, dan pihak pihak yang terkait di dalamnya
Sebelum helikopter tersebut mengudara, satu setengah jam sebelumnya, Ivory sudah menghubungi kepala daerah setempat, guna memberitahu tujuannya datang, sekaligus meminta izin untuk mendaratkan helikopternya di sana
Berita yang disampaikan oleh Ivory tadi, tentu saja membuat kepala daerah tersebut sangat senang, Dia segera menghubungi orang orang penting di daerahnya, untuk segera menyambut kedatangan Ivory dan rombongannya di desa BS
Sepuluh menit sebelum helikopter yang ditumpangi oleh Ivory sampai, rombongan kepala daerah dan perangkat perangkatnya, sudah sampai di lokasi yang dimaksud terlebih dahulu
Tak lama sesudah itu, 200 orang pengawal yang dikirim oleh Dion, untuk menjadi tim pengamanan proyek tersebut pun tiba, dengan mengendarai puluhan mobil mewah, juga belasan mobil bak terbuka lainnya
Kedatangan mereka tentu saja membuat kehebohan besar, tapi masalah itu segera teratasi, begitu salah seorang diantara mereka melapor, bahwa kedatangan mereka atas suruhan dari tuan muda Dion juga Ivory
Sikap warga yang semula waspada dan khawatir, kini telah menjadi tenang, karena mereka sudah diberitahu, maksud dan tujuan rombongan besar itu datang ke desanya
Beberapa saat kemudian, terlihat sebuah helikopter yang cukup besar, memutari langit desa BS, dengan suara mesinnya yang meraung raung, sampai ada beberapa warga, yang menutupi telinga dengan kedua belah telapak tangannya
Tak lama sesudah itu, helikopter tersebut perlahan lahan turun di tengah lapangan bola milik desa
Sesaat setelah helikopter itu mendarat, para penumpangnya segera turun, dan menjauh dari helikopter tersebut
Lalu secara berturut turut keluar James, Erisha, Tiger dan Maya, empat orang komandan, baru setelahnya keluar Denny, Tama, Citra dan Hartini.Sedangkan Rudolf saat ini tidak ada. Dia telah datang duluan, dan bergabung dengan 199 pengawal, yang saat ini belum mau memperlihatkan diri
Kedatangan Ivory, dan rombongannya, disambut dengan sangat antusias sekali, karena mereka tahu, kedatangan mereka, akan membawa perubahan besar bagi desanya
Rata rata warga desa, tak terkecuali kepala desanya, melambaikan tangan kearah Tiger dan Maya, sebagai bentuk penyambutan mereka terhadapnya, tapi mereka masih segan untuk mendekatinya
Begitu Ivory melangkah, menjauh dari helikopter, bergegas semua orang penting kota S mendekatinya, lalu serentak mengucapkan salam. " Selamat datang nona Sanders dan rombongan!" Ucap mereka serempak, sambil menangkupkan kedua tangannya di dada
"Terima kasih tuan tuan!" Jawab Ivory singkat, sambil membalas penghormatan yang sama kepada mereka
"Mari kita duduk di kursi yang ada dibawah tenda itu." Ucap kepala daerah dengan sopan kepada Ivory dan yang lain
__ADS_1
"Terima kasih tuan, anda tidak perlu formal seperti itu, anggap saja kedatanganku dan yang lain, seperti kedatangan biasa." Jawab Ivory tak enak hati
"Tapi walau bagaimanapun, nona Ivory dan rombongannya, adalah tamu penting dari perusahaan Birawa Group, tentu saja kami tidak bisa menganggapnya remeh."
"Terserah tuan sajalah!" Jawab Ivory sambil tersenyum
"Nah begitu lebih baik!" Jawab kepala daerah sambil tersenyum juga
Begitu sudah memasuki tenda, beberapa orang panitia mempersilahkan kepada rombongan kepala daerah juga rombongan Ivory, untuk duduk
"Hari ini, desa kita kedatangan tamu penting dari perusahaan Birawa Group, yang sudah sama sama kita lihat, yaitu nona Ivory, nona Erisha dan tuan James beserta rombongannya yang lain."
"Di dalam rombongan mereka, juga terdapat orang yang sudah kalian kenal cukup dekat, yaitu tuan Tiger dan anaknya."
"Kedatangan mereka ke desa kita ini, adalah sebagai utusan dari pemilik perusahaan Birawa Group, untuk membicarakan kerjasama antara pemerintah daerah dengan perusahaan tersebut."
"Kerjasama itu adalah mengembangkan desa BS, menjadi sebuah desa maju, yang akan menjadi tempat tujuan wisata berskala nasional." Ucap pembuka dari kepala daerah setempat
Kepala desa, beserta warganya yang lain, begitu mendengar ucapan kepala daerah tersebut, menjadi sangat senang sekali, serentak mereka bertepuk tangan, kecuali sekelompok orang yang sedang berdiri di sudut lapangan
Mereka hanya diam saja, tapi diwajah mereka, terggambar rasa tidak senang, atas ucapan kepala daerah tersebut, mereka melampiaskan kekesalannya, dengan mengepalkan telapak tangannya kuat kuat
Di tengah tengah kelompok kecil tersebut, duduk seorang laki laki yang berperawakan tegap, rambut panjang berikat, kulit hitam, dan di lengan kanan kirinya, terdapat banyak tato
Dia sedang diapit oleh beberapa orang, mungkin anak buahnya, yang terus menerus memprovokasi pria tersebut, agar semakin marah dan tidak senang
Sedang orang yang diprovokasi, semakin marah dan kesal, ingin rasanya dia menyerang, orang orang yang baru datang tersebut, walaupun dia tahu, rombongan yang dipimpin oleh Ivory, membawa ratusan pengawal yang kelihatannya cukup kuat
Tapi saat itu, kondisi yang ada didepannya tidak mendukung, karena di antara orang yang dilihatnya, terdapat kepala daerah, yang dikawal oleh belasan petugas baik tentara maupun polisi
Kondisi itu tentu saja tidak mungkin bagi pria bertato tersebut, untuk berani membuat masalah ditengah tengah acara itu
__ADS_1
Tapi walaupun demikian, pandangannya tidak lepas dari Ivory, seperti menyiratkan niat yang tidak baik
Di dalam hatinya membatin." Awas kau! aku akan menunggu satu kesempatan, dimana kau sedang tidak dikawal oleh siapapun, maka saat itulah, aku akan menangkap mu, dan akan ku jadikan kau sebagai gundik ku!" Ujarnya dalam hati sambil menyeringai