
Sementara itu di kota S, bangunan lantai 11, sehari setelah Rocky dan keenam kawannya datang. Arnold memanggil jajaran penting perusahaannya, untuk menghadiri pertemuan dadakan hari itu juga
Dalam pertemuan itu, dia ingin membahas segala kemungkinan, tentang niatnya merebut kembali dua perusahaan yang telah diambil alih oleh tuan Birawa, sekaligus ingin membalas dendam atas kematian keponakannya Pram
"Kemarin aku mendapat laporan, dari orang orangnya suami adik ku itu, bahwa semua usahanya bangkrut, karena pihak bank membatalkan kontrak perjanjian kerja sama dengannya " Ucap Arnold memulai pertemuan itu
"Aku mensinyalir, ini semua perbuatan dari saingan bisnis ku, si Birawa itu melalui keturunannya, Dion." Ucapnya lagi dengan ekspresi geram
"Dion!, tuan Birawa!" Guman mereka lirih tapi cukup berisik
"Apakah kalian masih ingat dua tahun lalu, ketika si Birawa melalui orang orangnya, menggagalkan rencana ku, untuk mengambil alih dua perusahaan besar di kota S ini?" Tanya Arnold mencoba mengingatkan masalah itu pada anak buahnya lagi
"Kami ingat bos!" Jawab seorang direktur keuangan dengan cepat
"Kami semua juga ingat bos!" Sambung sebahagian besar jajaran perusahaannya dengan suara lantang
"Bagus kalau kalian masih ingat!. Untuk itulah aku memanggil kalian semua kesini untuk didengar sarannya." Respon Arnold senang
"Apakah maksudnya, bos ingin membalas perlakuan tuan Birawa itu dulu?" Tanya Romi, direktur sumber daya manusia di perusahaan itu
"Kau benar!" Jawab Arnold cepat
"Jadi aku ingin kalian membantu ku, untuk merebut dua perusahaan itu kembali, juga beberapa perusahaan lain, untuk melemahkan pondasi perusahaan Birawa Group itu." Ucap Arnold mulai mengatur strategi
"Bagaimana caranya bos?. Bukankah perusahaan itu sudah sangat kuat sekali, jadi sangat mustahil bagi kita, bisa menggoyahkan pondasinya itu!" Bantah direktur Romi ragu
"Kita bukan ingin melawan secara frontal, tapi dengan cara menyusupkan orang orang kita ke perusahaan itu, untuk membuat orang orangnya saling curiga satu sama lain!" Ucap Arnold sambil menyeringai, kemudian berkata lagi
"Pras!. Kau cari orang orang terbaik kita, untuk disusupkan ke perusahaan itu. Aku ingin dalam dua hari ini, tugas itu sudah selesai!" Ujar Arnold memberi perintah
"Siap bos!" Respon Pras cepat
Sebagai seorang direktur personalia, yang membawahi beberapa orang manajer. Pras tentu saja sangat hapal, siapa siapa saja orang yang bertalenta tinggi di perusahaan bosnya itu
Dengan cepat dia merespon perintah tersebut, tanpa ada keraguan sedikitpun
"Selain itu, aku ingin kau juga mengirimkan puluhan orang orangmu, untuk mengganggu ketentraman di dua perusahaan itu, dan perusahaan perusahaan lain yang ada di kota S ini!" Perintah Arnold tegas
"Cari juga beberapa orang kuat, yang bisa mengatasi pengawal yang bernama Eric itu" Sambungnya lagi
"Baik bos!. Semua perintah, akan kami kerjakan dengan baik!" Jawab Pras patuh, tanpa bertanya lagi siapa si Eric itu
"Bukan hanya itu saja. kita juga akan menyerang perusahaan itu dengan menggunakan jaringan cyber yang kita miliki."
"Aku yakin, Birawa Group, tidak akan mampu melawan peretas peretas jempolan dari perusahaan kita."
"Hanya dengan sekali klik, semua informasi perusahaannya akan jatuh ke tangan kita!" Ucap Arnold penuh percaya diri
Semua bawahan yang ada dalam ruang pertemuan itu mengangguk tanda setuju
Dalam pikiran bodoh mereka, tuan Birawa, atau Dion tidak akan menyadari, kalau informasi perusahaannya sudah di retas
__ADS_1
Karena kelemahan sistem pertahanan perusahaan, maka peretas hebat yang dibangga banggakan oleh Arnold itu, akan leluasa mengobrak abrik perusahaan Birawa Group, dan mencuri data datanya. Jika perlu, mengambil alih semua informasi perbankannya, dan mencuri uangnya
Itulah pikiran bodoh yang ada pada semua kepala orang orang itu. Dasar idiot!
Arnold yang idenya mendapat respon bagus itu, menjadi lupa diri. Tanpa berpikir panjang lagi, dia memaksa Romi dan Pras, untuk segera melaksanakan rencananya, hari itu juga
Hati dan pikiran Arnold, benar benar sudah ditutupi oleh dendam. Tanpa memikirkan resiko yang akan dia tanggung nanti, Arnold tidak sadar, bahwa dia sedang berusaha membangunkan harimau yang sedang tidur
***
Setengah bulan telah berlalu. Semua rencana Arnold sudah berjalan sesuai rencana, kecuali meretas sistem keamanan perusahaan Birawa Group
Saat ini, orang orang Pras yang disusupkan kedalam perusahaan itu, tengah mencari sisi lemah dari orang orangnya Birawa Group
Tapi sejauh ini, belum ada yang bisa mereka pengaruhi atau mereka adu domba, karena sistem kerja di perusahaan Birawa Group benar benar solid
Orang orangnya selalu kompak dan setia kawan, itu semua hasil didikan Dion, melalui bawahannya
Jadi selama setengah bulan ini, belum ada kemajuan yang mereka dapatkan, malah gerak gerik mereka, diawasi oleh para pengawal Dion yang ditempatkan di dua perusahaan itu, tapi karena belum ada bukti, mereka masih melenggang bebas di perusahaan tersebut
Puluhan orang perusuh yang ditugaskan untuk membuat kekacauan, saat ini, juga sudah mulai bergerak, walau belum terang terangan, karena masih mengukur kekuatan lawan
Mereka melakukan aksinya itu, pada saat para pekerja sudah keluar dari pintu gerbang perusahaan, tapi belum berani bertindak diluar batas, hanya sekedar mengganggunya saja
Para pengawal yang ditugaskan untuk menjaga perusahaan tersebut, menjadi geram, karena sudah empat hari ini, para pengganggu itu terus mengintimidasi karyawan di perusahaan itu, walau sudah diluar jam kerja
Mereka berusaha menangkap para pembuat onar itu, tapi tidak berhasil, karena begitu pengawal datang, mereka langsung kabur
"Semakin dibiarkan, kalian semakin menjadi jadi saja!" Ucap seorang komandan pengawal emosi
"Kau pikir kami akan tinggal diam, hingga kalian bebas beraksi!" Sambungnya lagi penuh intimidasi
"Cepat tangkap mereka!. Jangan biarkan satu orang pun yang lolos!" Perintah komandan tersebut tegas
Lima puluh orang pengawal perusahaan, segera meluruh ke arah para pembuat onar itu, dibantu oleh 4 orang security yang juga ditugaskan untuk menjaga keamanan di perusahaan tersebut
Tapi langkah mereka terhambat, karena para pembuat onar itu melakukan perlawanan, hingga terjadi baku hantam yang cukup seru
Enam puluh lima perusuh, yang mencoba mengganggu para karyawan perusahaan sepulang kerja, melakukan perlawanan semampu yang mereka bisa
Danujaya, atau Danu, komandan pengawal level dua di kesatuan pengawalan keluarga Birawa itu, juga turun tangan
Hanya dengan sekali gerakan, dia berhasil merobohkan dua orang perusuh, dengan satu kali tendangan kuat kearah dada lawan, hingga membuat tubuh mereka terbang menjauh
Puluhan anak buahnya, juga telah berhasil merobohkan separoh dari para perusuh itu.yang tinggal hanya orang orang terkuatnya saja, termasuk ketuanya
Kakinya sudah mulai gemetar, ketika melihat lebih separoh anak buahnya roboh dan sedang tergeletak ditanah sambil menahan sakit
"Menyerah atau mati!" Ucap Danu penuh ancaman
"Kau pikir kami lemah!. Kalian boleh merobohkan orang orang lemah itu, tapi tidak dengan kami!" Jawabnya berani, kemudian berkata lagi
__ADS_1
"Majulah kalau kau ingin merasakan bogem mentah ku!" Tantang Barry tidak takut
"Oh dengan senang hati!" Sambut Danu cepat, kemudian langsung melesatkan tinjunya ke wajah Barry dengan gerakan cepat
Tapi bukan Barry namanya, kalau hanya dengan sekali serangan bisa roboh
Dengan berani Barry menyambut pukulan itu, dengan melayangkan tinjunya juga kearah tinju Danu, yang sedang meluncur cepat itu
Tak lama kemudian, dua kekuatan besar beradu di udara, membuat tubuh keduanya terdorong kebelakang
Barry terdorong sejauh dua meter, sedangkan Danu hanya bergeser sedikit sekitar satu meter
Pemandangan itu jelas memperlihatkan, kalau kekuatan Danu jauh lebih kuat dari kekuatan Barry
Biasanya orang yang pernah merasakan kekuatan tinju dari Barry itu, tubuh nya akan tumbang saat itu juga, tapi tidak dengan Danu
Dia hanya terdorong satu langkah kebelakang, akibat pukulannya ditahan oleh Barry tersebut dengan kekuatan penuh
Hal itu tentu saja membuat Barry menjadi marah. Dengan langkah zigzag, giliran Barry maju menyerang Danu dengan kekuatan penuh
Kali ini dia mengandalkan kekuatan kakinya untuk merobohkan Danu
Tendangan kaki kanan dan kirinya saling bergantian masuk menyerang Danu, sampai membuatnya kerepotan, dan sibuk menghalau serangan tersebut
Di menit berikutnya, tendangan kaki kiri Barry, melesat masuk ke sisi kiri lengan Danu, hingga membuatnya sedikit terdorong kesamping
Kesempatan bagus itu dimanfaatkan oleh Barry, untuk bisa merobohkan Danu. Serangan kaki dan tangannya, bergantian melesat ke tubuh Danu dengan berbagai macam teknik
Tapi Danu tidak mau kecolongan seperti tadi, akibat langkahnya terhalang tubuh pengacau yang sudah pingsan ditanah, hingga membuat keseimbangannya yang hilang
Di saat itulah, tendangan kaki kiri Barry masuk ke lengan kiri Danu, tapi tidak sempat membuatnya jatuh, cuma meninggalkan rasa ngilu di lengan kirinya
Melihat serangan yang bertubi tubi itu datang, Danu merubah taktiknya. Kali ini dia tidak menghindari serangan dari Barry tersebut, tapi melawannya dengan tendangan juga
Tendangan dibalas tendangan, seperti orang yang sedang berakrobat di udara, yang memperlihatkan pemandangan yang sangat indah, karena mereka melakukannya dengan begitu cepat
Tapi karena kekuatan Danu jauh lebih tinggi dari kekuatan Barry, apalagi keadaan fisiknya yang tidak begitu kuat, akhirnya tubuh Barry terpelanting dan jatuh ke tanah, ketika kaki kanan Danu menghantam dadanya dengan kuat. Darah segar langsung keluar dari mulut Barry itu
Tidak mau membuang kesempatan bagus, Danu bergerak cepat, langsung mendekati tubuh Barry, yang sedang berguling guling di tanah itu. kemudian menekan dadanya dengan kaki kiri kuat kuat
Barry yang diperlakukan seperti itu tidak terima. Kaki kirinya mencoba menendang kaki Danu, tapi cepat dihalangi oleh kaki kanannya
Melihat musuhnya tidak mau menyerah juga. Dengan sekuat tenaga, Danu menendang tubuh Barry kuat kuat, hingga tubuhnya bergeser beberapa meter ditanah, dan berhenti, ketika menabrak tubuh anak buahnya sendiri, kemudian diam tidak bergerak lagi
Sementara itu, seluruh anak buah Barry sudah terkapar di tanah, tidak bisa bangun atau melawan musuhnya lagi
Ada yang pingsan, ada yang merintih kesakitan, ada yang sedang memegang dengkulnya, ada yang sedang memegang dadanya, dan ada juga yang sedang memegang kepalanya
Rata rata tubuh mereka terkena pukulan yang cukup kuat, dari anak buah Danujaya tersebut
Sedangkan di pihak pengawal itu, juga security, tidak ada satupun yang terluka, cuma tangan dan mereka, merasa pegal, ngilu dan sakit, karena ketika mereka menyerang itu, pihak perusuh ada yang menggunakan kayu, besi dan lain lain, untuk menangkis pukulan atau tendangan anak buah Danu tersebut
__ADS_1
Namun pada akhirnya, seluruh pengacau itu sudah berhasil dilumpuhkan