
"Aku kira kau sudah lupa padaku Benyamin, setelah sekian lama tidak bertemu?" Ucap seseorang yang baru saja datang tersebut dengan santainya, yang ternyata adalah Deon, si legenda cyber tersebut
"Bagaimana aku bisa lupa dengan tuan senior!. Tuanlah yang telah banyak membantu ku, apalagi organisasi kami itu dulu?" Jawab Benyamin ramah
"Tunggu sebentar!. Apakah anda kenal dengan orang ku ini?" Tanya Dion keheranan
"Benar tuan Dion!. Orang tuan ini, adalah master yang telah menyelamatkan perusahaan ku, beberapa tahun yang lalu, ketika ada sebuah sindikat perdagangan gelap, yang ingin mencoba mengambil alih perusahaan ku, melalui para hacker nya tersebut." Jawab Benyamin berterus terang, kemudian menjelaskan lagi secara panjang lebar tentang Deon itu
"Saat itu secara kebetulan, aku bertemu dengan tuan senior ini di kota J, yang pada akhirnya aku ketahui, bahwa dia adalah seorang master cyber yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun."
"Dengan bujuk rayu dan iming iming gaji tinggi, tuan senior ini mau mengikutiku ke kota Paris, dan menyelamatkan perusahaanku."
"Tapi sayangnya tidak lama. Dan dia tidak sempat bertemu dengan Austin, yang dikabarkan sahabatnya waktu sama sama bekerja di Birawa Group" Kenang Benyamin sangat menyesal sekali
"Ketahuilah oleh mu tuan Benyamin. Orang yang anda katakan master cyber itu, adalah si legenda hidup, yang sekarang sedang berada didepan anda?" Ucap Dion santai
"Apa!. Jadi orang yang berjuluk legenda cyber itu adalah anda senior?" Tanya Benyamin terkejut
"Mereka yang terlalu melebih lebihkan saja Benyamin. Sebenarnya aku tidak ada apa apanya?" Jawab Deon merendah
"Tidak! tidak!. Anda memang benar benar seorang legenda! Pantas saja perusahaanku dengan begitu mudah anda bekukan. Ternyata anda adalah orang yang pernah menolong perusahaan tersebut!" Respon Benyamin tidak enak hati
"Lalu apa hubungannya antara kau dengan si Tommy brengsek itu?" Tanya Deon penasaran
"Dia adalah menantu ku, dan orang yang diperintahnya untuk mengirimkan virus ke komputer perusahaan Birawa Group adalah Austin!" Jawab Benyamin apa adanya
"Ya aku sudah tahu itu?, dan aku sudah memberikan sedikit pelajaran padanya!" Sambut Deon cuek
"Baguslah kalau begitu!. Nanti setelah aku kembali ke Perancis, aku akan berpesan kepadanya, agar tidak menggangu perusahaan ini lagi!" Ucap Benyamin dengan yakinnya
"Ditambah lagi, tadi aku sudah berjanji, bahwa aku akan mengikuti tuan Birawa dan tuan Dion, dan bersedia berada di bawah perintahnya." Sambung nya lagi mantap
"Oh baguslah kalau begitu!. Aku kira kau datang ke sini ingin menantang keluarga ini!" Reaksi Deon asal bicara saja
"Kami mana berani senior!. Berhadapan dengan anda saja kami sudah kewalahan, apalagi berhadapan dengan seluruh kekuatan tuan Dion ini." Jawabnya malu malu
"Baguslah kalau begitu!. Lalu apa rencanamu selanjutnya? Apakah kau akan kembali ke negaramu, setelah akses ke komputer mu sudah dibuka?" Tanya Deon ingin tahu
"Aku ingin tinggal beberapa hari lagi di kota ini, karena aku ingin melihat kemegahan yang ada di sini." Jawab Benyamin berkata jujur
"Kalau begitu aku akan menemanimu selama disini." Ucap Deon menawarkan diri
"Oh ya!. Kenapa kau bisa bisanya mempekerjakan Austin dan Tommy itu?" Tanya Deon tiba tiba
"Austin masih ada hubungan kekerabatan denganku, tapi kerabat jauh. Dia menawarkan diri untuk bekerja padaku, delapan tahun yang lalu, ketika bertemu di bandar udara Prancis tersebut." Jawab Benyamin apa adanya
"Lalu kenapa kau mengizinkan Tommy mengakses sistem keamanan komputer mu?" Tanya Deon lagi
"Sebenarnya aku sudah melarang agar dia tidak ikut campur dalam masalah itu. tapi saat aku lengah, dia diam diam menggunakan komputer tersebut untuk menyerang sistem keamanan perusahaan orang lain. Dan kebetulan, orang yang coba dilawannya itu adalah sang legenda." Jawab nya berkata jujur
__ADS_1
"Dan akibatnya anda marah, lalu membekukan sistem keamanan perusahaan ku."
"Untunglah tuan Birawa dan tuan Dion berbaik hati, sehingga perusahaanku tidak dibuat bangkrut dan keuangan di dalamnya masih tetap dibiarkan utuh." Ujarnya sangat berterima kasih
"Atas dasar itulah, kami sepakat untuk mengadakan kerjasama antar dua pengusaha dunia." Sambungnya lagi dengan ekspresi senang
"Wah aku sangat terkejut mendengarnya!.Ternyata kau sudah banyak berubah Benyamin!. Ku kira setelah memegang kendali mafia perdagangan dunia, dan organisasi perdagangan di negara mu, semua itu telah membuatmu berubah, dan bersikap sombong!. Ternyata perkiraanku salah." Ujar Deon sekali lagi asal bicara saja
"Aku banyak belajar darimu tuan senior. Kata katamu dulu sangat merasuk sekali di hatiku." Jawab Benyamin jujur
"Saat itu tuan menasehati ku, agar tidak mudah mempercayai siapapun selain diri kita sendiri. Tapi setelah beberapa tahun berlalu, aku jadi lupa dengan nasehatmu itu." Sambungnya lagi
"Tanpa sadar, aku telah menikah kan anakku dengan serigala. Karena dialah penyebab hancurnya semua sistem informasi perusahaan ku!"
"Gara gara itu pula, senior menjadi marah, dan untung hanya membekukan akses ke perusahaan ku saja!" Ucapnya lega
"Jadi ceritanya kau telah menolong Tommy dan mengangkatnya menjadi menantu, serta memberikan posisi tinggi?" Tanya Deon penasaran
"Benar sekali apa yang anda katakan senior. Dengan alasan Tommy telah menyelamatkan putriku dari pembunuhan, maka aku menikahkan nya dengan putriku. Tapi tidak disangka setelah 2 tahun lebih berlalu, akhirnya Tommy menunjukkan belangnya sendiri." Jawab Benyamin seperti menyesali keputusannya, lalu dia berkata lagi
"Aku tidak tahu, bahwa Tommy mempunyai dendam kesumat dengan tuan Dion ini." Ujarnya sedih
"Mulai sekarang!. kau harus ingat kata kataku ini Benyamin, dan jangan sampai lupa!"
..."Musuh yang paling menyakitkan adalah, orang yang pernah kita tolong. Tapi dia lupa dengan kebaikan kita, bahkan memusuhi dan menikam kita dari belakang. Berpura pura baik, hanya untuk memanfaatkan kita saja." ...
"Camkan itu baik baik di pikiran mu Benyamin!" Ucap Deon seperti menggurui, orang yang sedang diajak bicara itu
"Satu lagi nasehatku!. Perbaiki hubunganmu dengan anak mu itu, jangan lagi kau bersikap kasar padanya."
"Ingatlah! bara yang terus menerus ditumpuk di tempat yang sama, suatu saat nanti, akan membakar apa saja yang ada di dekatnya. Mungkin juga termasuk dirimu!" Ucap Deon mencoba menasehati Benyamin tersebut
"Terima kasih atas nasehat senior. Setelah pulang ke negaraku nanti, aku akan meminta maaf padanya." Sambut Benyamin pasrah dan patuh
"Ini berita bagus!. Karena kalian sudah saling mengenal, dan ternyata paman adalah orang yang sangat dihormati oleh tuan Benyamin ini, maka Birawa Group akan banyak diuntungkan oleh keberadaan paman di sini." Ucap Dion menimpali perbicaraan mereka
"Jadi untuk merayakan kerja sama ini, juga persahabatan kita, sekaligus perdamaian antar 2 perusahaan besar dunia. maka aku sebagai tuan dari kota Golden City ini, mengundang anda sekalian, untuk makan bersama di Top Sky Restaurant saat ini juga." Ucap Dion senang
"Wah ini sangat luar biasa sekali!. Aku sudah lama mendengar dan membaca dari dunia maya, akan kehebatan restoran itu. Aku jadi tidak sabaran ingin kesana!" Respon Benyamin senang sekali, walaupun hanya sebagai basa basi saja
"Kalau begitu mari semua kita ke sana!" Ucap Dion sambil berdiri dari tempat duduknya, kemudian mempersilakan Benyamin dan 10 anak buahnya tersebut untuk mengikutinya
***
Mansion mewah kawasan Baugival Paris Perancis, sekitar pukul 9 pagi waktu setempat
"Sudah satu hari tuan besar pergi ke negara Asia itu. tapi kenapa belum ada juga informasi darinya?" Guman Austin khawatir
"Sudah 6 jam aku terus menerus menunggu didepan komputer. Siapa tahu usaha tuan Benyamin berhasil di negara tersebut, dan mereka bersedia membuka akses ke komputer ku lagi." Guman nya lagi
__ADS_1
"Apakah sebaiknya aku telepon dia saja ya?"
"Tidak! tidak! tidak!. Aku harus tetap bersabar, menunggu berita dari tuan Benyamin itu!" Ucapnya seperti berguman sendiri
Dari sejak pukul 2 dini hari waktu setempat, Austin tidak bisa tidur lagi. Dia terus menerus memelototi komputernya, untuk melihat perkembangan yang terjadi
Tapi setelah ditunggu selama 6 jam, belum juga ada berita dari tuannya tersebut, tapi dia masih tetap bersabar menunggu
"Aku yang dijuluki monster cyber oleh masyarakat Eropa ini, juga master teknologi komputer, tapi kenapa tidak mampu walau sekedar menghidupkan komputer komputer ini?"
"Jika orang lain tahu, alangkah malunya diriku, dan gelar yang telah disematkan pada ku itu, dianggap hanya bohong belaka."
"Deon!. Coding apa yang telah kau sematkan di komputer ku ini, sehingga sedikit pun aku tidak mampu untuk membukanya?" Tanya Austin penasaran, sambil tangannya mengotak atik keyboard yang ada di depannya itu
"Benar benar seorang master sejati!. Gelar legenda cyber itu, memang pantas dia sandang saat ini." Batinnya dalam hati
"Delapan orang master IT, master cyber, hacker dan cyber crime yang sudah diakui oleh Eropa, bahkan mungkin dunia, tidak mampu melawannya, bahkan lagi dibuat tidak berkutik sedikitpun."
"Aku merasa malu sekali, dan merasa sangat bersalah padanya. Jika ada kesempatan, aku akan meminta maaf pada si Deon itu, atas perbuatanku di masa lalu." Batin Austin dalam hati. Kemudian beranjak meninggalkan ruang operator di mansion mewah tersebut, dan pergi entah kemana
***
Diwaktu yang sama. Rumah sakit tempat Tommy sedang dirawat, saat ini dia belum juga sadarkan diri
Dokter tidak bisa memprediksi, kapan Tommy akan terbangun dari komanya tersebut. Mereka hanya mengatakan, bahwa kemungkinan besar setelah siuman dari komanya itu, kondisi tommy tidak akan baik seperti semula
Kemungkinan besar juga, Tommy akan mengalami kelumpuhan, dan harus duduk di kursi roda selama hidupnya
"Mon fils, tu regardes ton pere, il est devanu comme ca a cause des actions injustes de ton grand-pere envers lui."
(anakku kau lihatlah ayahmu ini, dia jadi seperti ini, karena tindakan kakekmu yang tidak adil padanya)
Ucap Adeline sedih, mempengaruhi otak dan hati anak gadis kecilnya tersebut, yang saat ini di bawa serta ke rumah sakit untuk melihat ayahnya
Dia berharap agar suatu hari nanti, anak gadisnya tersebut, bisa membalaskan dendam dan sakit hatinya pada kakeknya itu
Entah kenapa sejak Adeline kecil, dia tidak merasa nyaman berada di dekat ayahnya, karena sikap dan perlakuan ayahnya tersebut, seringkali tidak sesuai sebagai ayah dan anak
Seringkali Adeline dipukul oleh ayahnya, disebabkan oleh hal kecil, begitu juga yang terjadi pada ibunya tersebut
Jika di luaran sana Benyamin terlihat sayang dan perhatian pada keluarganya, tapi jika di dalam rumah, entah kenapa sikapnya berubah 180 derajat. Seperti sangat membenci istri dan anaknya tersebut
Pernah Adeline menanyakan masalah itu pada ayahnya, tapi jawabannya malah tamparan yang cukup kuat mendarat di pipinya
Sejak saat itulah , Adeline tidak berani lagi untuk menanyakan masalah tersebut. Bahkan sejak saat itu pula, timbul rasa tidak suka dan permusuhan dihatinya sampai saat ini
Apalagi setelah di depan matanya sendiri dia melihat, ibu tersayangnya itu, sedang dianiaya oleh suaminya sendiri
Entah apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga kedua orang tuanya tersebut, sehingga dia sebagai anak menjadi korban permasalahan itu
__ADS_1
"Tommy!. Balaskanlah dendam dan sakit hatiku pada orang tua itu. dia telah membunuh ibuku!" Kata Adeline tanpa sadar mengucapkan kata kata tidak terpuji tersebut, yang ditujukan pada ayahnya sendiri