
Sementara itu di kota kecil Argomulyo. Tepatnya di perguruan Wahyu Taqwa. Dragon bisa merasakan, kalau formasi yang dia pasang telah ditembus oleh orang dalam, dan itu dilakukan oleh istri kepala desa sendiri
Bahkan apa yang dia lakukan Dragon juga tahu.Tapi sudah terlambat untuk di cegah, Karena itu memang takdirnya sendiri harus hancur karena perbuatannya tak lama lagi
Yang difokuskan oleh Dragon adalah tentang keberadaan Mali, yang disinyalir pernah bekerja pada Birawa Group, sebagai seorang mata-mata atau hacker handal pada masanya
Tapi karena dia telah berani berkhianat, maka saat itu dia mendapat hukuman potong telinga kiri, yang dilakukan oleh Robin
Pengkhianat itu bernama Pedro, nama samaran hacker nya. Dan Mali nama sebenarnya waktu di desa. dan sekarang namanya masih tetap Mali
Informasi tersebut langsung disampaikan pada Dion, agar segera ditindak lanjuti oleh ayahnya
"Lacak pengkhianat Pedro itu. Anak ku telah melaporkan, bahwa dia terlihat di desa Mamuju, dan telah bermain dengan istri kepala desa!"
"Aku mau dia ditemukan saat ini juga!" Ucap Dion memberi perintah
"Baik tuan besar!" Jawab Rams patuh. Tak lama sesudah itu di layar komputernya, tertera informasi tentang Pedro atau Mali tersebut
"Ternyata dia tetap bekerja sebagai seorang hacker, dan sekarang telah bergabung dengan organisasi itu sebagai informan!" Ucap Dion lirih. tapi bisa didengar oleh Rams juga yang lainnya
"Benar tuan besar!. Selama belasan tahun ini, dia menghilang dan jejaknya tidak diketahui!"
"Ternyata dia kembali ke daerah asalnya."
"Mungkin selama belasan tahun itu dia ganti profesi dan meninggalkan pekerjaannya sebagai hacker?" Jawab Rams apa adanya
"Aku baru tahu kalau dia orang wilayah timur. Nama lahirnya Mali, samarannya Pedro. Jauh sekali korelasinya !" Respon Dion geli
"Begitulah adanya di dunia peretasan tuan besar. Apalagi seorang peretas seperti kami!"
"Dunia tidak boleh tahu informasi yang sebenarnya tentang peretas itu." Jawab Rams apa adanya
"Apa termasuk diri mu?" Tanya Dion tiba tiba
"Benar tuan!. Nama pemberian orang tua saya sebenarnya adalah Raamiz Rezvan Satya. dan saya pakai sampai saya lulus kuliah di bidang IT!"
"Sekarang cukup dipanggil Rams saja!" Jawabnya berterus terang, sambil tersenyum malu-malu
"Ternyata masih banyak rahasia dari anak buah ku yang aku sendiri tidak tahu!"
"Dunia dan kehidupan, benar-benar membingungkan dan kompleks sekali!" Respon Dion sambil menggelengkan kepala, dan memijit nya walau tidak terasa sakit
"Begitulah adanya tuan besar!. Sama seperti si Pedro itu atau nama lahirnya Mali!"
"Selama ini kita sangka dia sudah berubah. Tapi siapa sangka hari ini dia kembali menghianati kita!"
"Jika ini dibiarkan, saya khawatir dia akan semakin merajalela tuan!" Ucap Rams dengan ekspresi khawatir
"Kau tenang saja Rams!. kawan-kawanmu yang ada di daerah itu yang akan membereskan masalah ini!" Jawab Dion enteng
"Jadi apa yang harus kami lakukan selanjutnya tuan besar?" Tanya Rams ingin mendapatkan arahan
"Kunci lokasinya!. dan hubungkan aku dengan Burgon. Sekarang!" Jawab Dion tegas
"Baik!" Ucap Rams singkat dan tegas
***
Satu jam kemudian. Burgon yang sudah mendapatkan perintah untuk menangkap Mali, sudah berangkat ke lokasi yang ditunjuk
Dia pergi ke sana dengan didampingi oleh Robin, dan enam puluh anak buahnya yang lain
__ADS_1
Tak lama kemudian, lokasi yang ditunjuk pun sudah ada di depan mata. Tapi sayangnya orang yang sedang mereka cari tidak ada di tempat
Mali sempat melarikan diri dari rumahnya, karena informasi penangkapan dirinya telah bocor duluan ke telinga. Hal itu bisa terjadi karena ada mata mata yang bekerja untuknya. Dia adalah Mala, istri kepala desa kekasih gelapnya itu
Diceritakan satu jam sebelum penangkapan itu, kebetulan rombongan yang dipimpin oleh Burgon melewati kepala desa dan perangkatnya. Di dalam rombongan kepala desa juga ada Mala, yang entah bagaimana sempat curiga dengan pergerakan dari para pengawal tersebut. Dan dia langsung saja menghubungi Mali agar hati hati
Mendapat laporan itu, Mali langsung berkemas, membereskan apa saja yang penting, termasuk juga membawa komputernya dan langsung pergi ke provinsi sebelah. Lalu keesokan harinya keluar dari pulau itu dan pergi ke luar negeri
Maka ketika rombongan Burgon sampai di tempat itu, buruannya sudah tidak ada lagi di tempat
"Kita terlambat!. Dia sudah meninggalkan tempat ini sebelum kita sampai!" Ucap Burgon kesal
"Cepat laporkan masalah ini pada tuan besar!. Kemudian lakukan pengejaran terhadap Pedro!" Ucapnya lagi
***
Dion yang mendapatkan laporan dari anak buahnya, langsung berang, dan ingin sekali terbang ke tempat itu saat ini juga
Karena marahnya, Dion langsung menghubungi Dragon untuk meminta bantuannya. karena hanya Dragon yang bisa melakukan itu. Dan benar saja seperti yang dia minta. Saat ini Dragon sudah berada di depan Dion
"Masih bisa dilakukan pengejaran, walau jaraknya cukup jauh ayah!"
"Saat ini, orang yang bernama Mali itu sedang berada di sebuah rumah makan untuk mengisi perut!"
"Tapi jika paman Burgon dan paman Robin yang pergi ke sana, Mali pasti sudah pergi!"
"Jadi sebaiknya paman Leon saja yang Dragon kirim ke sana!" Ucap Dragon memberi usul
"Saya siap tuan muda!" Jawab Leon mantap. Kemudian bersiap siap untuk di berangkatkan ke tempat Mali berada
"Bagus pekerjaan ini akan semakin mudah di lakukan!" Respon Dion senang. Kemudian menyaksikan tubuh Leon menghilang karena dikirim ke tempat Mali
"Rams!. Pindai lokasi rumah makan, tempat Mali berhenti itu!"
"Baik tuan besar!" Jawab Rams patuh, kemudian memindai lokasi rumah makan tempat Mali berhenti tersebut
Benar saja seperti yang Dion perkirakan. Saat ini Mali tengah bersiap siap untuk meninggalkan tempat itu menuju perbatasan provinsi lain
Tidak mau kehilangan buruannya, Rams meminta bantuan dari gurunya juga seniornya untuk melacak mobil yang digunakan untuk melarikan diri itu, dan mengikutinya kemanapun dia pergi
"Ayah!. Apa sebaiknya juga pergi ke lokasi pertambangan baru itu?. Hitung hitung sebagai kunjungan kerja?" Tanya Dragon memberi usul
"Benar juga katamu anak ku!"
"Tapi bagaimana dengan ibumu, yang usia kandungannya sudah semakin membesar itu?"
"Tak mungkin ayah akan meninggalkannya sendirian, saat dia tengah kesusahan seperti itu!" Ucap Dion langsung menyadari kondisi Ivory tersebut
"Kalau begitu tidak usah yah!. Biar Draco saja yang pergi ke sana!" Jawab Dragon cukup bijaksana
"Itu akan lebih baik!" Jawab Dion lega
Tak lama sesudah itu. Setelah berpamitan pada Ivory juga tuan Birawa, Dragon pergi meninggalkan mereka semua dengan cara seperti biasa, dan langsung berada di depan Burgon serta Robin
"Salam tuan muda!"
"Apakah ada sesuatu yang ingin di sampaikan pada kami?" Tanya Burgon penasaran
"Batalkan pencarian! karena aku sudah mengirim paman Leon untuk menangkap Mali!" Jawab Dragon tegas
"Siap tuan muda!" Respon Burgon juga yang lainnya cepat
__ADS_1
Mereka tahu jika Dragon sudah turun tangan, maka semua pekerjaan akan menjadi mudah. Dan benar saja seperti yang diperkirakan. Saat ini Mali sudah tertangkap, bahkan tanpa perlawanan sama sekali, karena dia tahu siapa orang yang telah menangkapnya itu
Cuma yang dia heran kan, bagaimana caranya Leon bisa menemukannya. Padahal pelariannya itu tidak ada siapapun yang tahu, dan jaraknya pun sudah sangat jauh dari kabupaten, dimana desa Mamuju itu berada
Tapi mau bagaimana lagi. Nasi sudah menjadi bubur. Sekarang pun dia telah tertangkap, dan sedang menjadi tontonan orang banyak
Kepada mereka Leon mengatakan, bahwa orang yang ditangkapnya itu adalah buronan Birawa Group. Dan polisi yang ingin mencegahnya pun menjadi terdiam
Mereka tahu apa arti Birawa Group itu, dan tidak ingin ikut campur dalam urusan mereka. Cuma kendaraan besar yang dimiliki oleh Mali itu saja yang mereka tahan, karena ternyata mobil tersebut belum melunasi pembayaran pajak tahunannya
Tiba tiba tubuh Leon dan Mali menghilang, di bawah tatapan mata semua orang. dan muncul di depan Dragon juga Burgon serta yang lainnya
Kejadian itu sukses membuat orang orang yang melihatnya menjadi terheran heran juga takjub. Bagaimana orang bisa datang dan pergi sesuka hati seperti itu, bahkan tidak menggunakan alat pula
Tapi itulah kenyataannya. Kejadian sudah ada di depan mata. Mereka hanya bisa takjub dan berdiri diam. Tapi tak lama sesudah itu, keadaan di tempat tersebut menjadi heboh, dan beritanya menyebar ke mana-mana
"Beruntung kita tidak mencari masalah dengan orang-orang Birawa Group!"
"Jika tadi kita tetap ngotot menghalangi. Mungkin kita akan dalam masalah besar!" Ucap salah seorang petugas pada temannya
"Kau benar!. Kita ini hanya petugas jalan raya. yang tugasnya mengatur lalu lintas."
"Oleh karena itu, mari kita selesaikan tugas ini!" Jawab temannya membenarkan
Sementara itu di perbatasan antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya. Leon yang datang bersama dengan Mali, segera memberikan laporan pada Dragon, tuan muda yang selalu dikawal nya itu
"Inilah orangnya, yang pernah bekerja pada ayah tuan muda!"
"Karena dia telah berkhianat maka tuan besar mengeluarkannya!"
"Tapi sekarang dia berani berkhianat lagi, bahkan berniat untuk menghancurkan tempat dia bekerja dulu!"
"Jadi apa yang sebaiknya dilakukan pada tubuh orang ini tuan muda?" Tanya Leon ingin mendapatkan penjelasan
"Untuk sementara tahan dia dulu!, karena aku ingin mendapatkan penjelasan dari kepala desa itu!"
"Kenapa dia bisa berhubungan dengan istrinya tersebut?" Jawab Dragon tegas sekali
"Baik tuan muda!" Jawab Leon tegas pula
"Kalian berdua!. Awasi orang ini!"
"Jangan sampai dia melarikan diri. karena dia terlalu banyak akal!" Ucap Leon pada Burqon serta Robin
"Baik paman guru!" Jawab Burqon dan Robin patuh. Karena bagaimanapun Leon diketahui adalah saudara seperguruan dari Adipramana, gurunya iron serta Hans juga yang lainnya
Satu jam kemudian. Dragon dan orang orangnya sudah berada di desa Mamuju, dan langsung menemui kepala desa untuk menanyakan duduk permasalahan, hubungan antara istrinya dengan Mali
"Apa yang kau katakan?" Apakah benar si Mali ini adalah kekasihmu?" Tanya kepala desa yang pada istrinya
"Iya!. Dia adalah kekasihku sejak kecil!"
"Orang tua kita saja yang menjodohkan kita menjadi sepasang suami istri. Tapi sesungguhnya aku tidak pernah menyukai mu!" Jawab Mala berterus terang
"Kurang ajar!"
"Jadi selama ini kau berpura pura baik padaku!. Tapi dibelakang ku bermain api dengan orang ini!" Respon Toasmali marah serta kecewa
"Itulah kenyataannya Tuas!. Dan sekarang kau baru tahu kebenarannya kan?"
"Sejak kita menikah!. Mali ini pergi merantau, dan kerja sebagai apa aku tidak tahu!"
__ADS_1
"Setelah bertahun-tahun, baru dia kembali dan hubungan kami kembali terjalin seperti semula!"
"Sekarang karena kalian telah tahu cerita yang tentang kami.. Jadi lepaskan kami berdua!. Biarkan kami hidup bahagia!" Ucap Mala cuek cuek saja