
Tiga bulan kemudian
Apa yang diinginkan oleh tuan Birawa pada cucunya itu, telah menjadi kenyataan. Dion sudah tampil beda. Semakin sehat dan kuat
Sorot matanya tajam. gerakannya terampil dalam setiap jurus dan teknik yang diperagakannya
Itu semua berkat latihan yang keras. Lawan latih tanding nya, diambil dari pasukan pengawal keluarganya sendiri, termasuk juga Iron
Tapi semua lawan latih tanding nya itu, tidak ada yang mampu mengimbangi kecepatan gerak, juga keterampilan Dion dalam setiap jurus dan teknik yang dikeluarkan oleh nya
Semua pengawalnya mengakui kekuatan tuan besar mereka, termasuk Iron, Hans, Leon, Burgon, Eric, para mantan petinju, pegulat, ahli tenaga dalam dan lain sebagainya
Kekuatan jiwanya pun semakin besar. Tidak seperti 3 bulan yang lalu. Dion yang tegas dulu, sekarang telah kembali lagi
Kini genap sudah tiga bulan masa latihannya. Dan hari ini adalah hari terakhir dia latihan
Tuan Birawa mengucapkan selamat pada cucunya itu, termasuk semua bawahannya tersebut
"Selamat cucu ku!. karena kau telah berhasil melewati masa latihan berat mu itu."
"Dengan ini kakek ucapkan. Terima kasih pada mu, karena kau mau berubah, dan tidak menganggap semua masalah itu remeh."
"Semoga kedepannya. Kau akan menjadi pemimpin yang semakin kuat dan disegani. Tidak mudah terprovokasi dan diintimidasi."
"Jadilah pemimpin yang berani, yang siap menghadapi apa saja."
"Jangan lengah seperti sebelumnya. Bersikaplah arif dan bijaksana dalam bertindak, serta berhati hati dalam mengambil keputusan."
"Keselamatan dan keutuhan Birawa Group dan orang orangnya, ada di tanganmu!"
"Lindungi semuanya dengan kekuatan mu. Keras pada lawan dan lembut pada yang dikasihi!"
"Musuh besar kakek juga Iron, saat ini masih hidup. Cari dan temukan keberadaannya!"
"Minta bantuan pada pihak berwajib, agar menemukan Braga dan orang orang nya. Karena wilayah yang akan kau masuki itu, berada diranah hukum mereka."
"Untuk itu berhati hatilah dalam bertindak, dan mengambil keputusan."
"Mulai hari ini, kakek serahkan kembali wewenang pemimpin tertinggi Bhirawa Group kepadamu."
"Adakan perubahan dan evaluasi, terhadap semua kebijakan yang telah kau dan kakek terapkan selama ini."
"Seluruh orang orang kita, para pekerja atau karyawan itu, butuh kepastian kerja, dan kenyamanan dalam bekerja."
"Untuk itu!, adakan evaluasi menyeluruh dan mendasar, di setiap cabang maupun pusat perusahaan kita.termasuk perubahan skema gaji."
"Ganti orang orang yang tidak berkompeten dan bertanggung jawab. Angkat orang baru untuk menggantikan kedudukannya."
"Kakek ingin perusahaan kita menjadi semakin maju dan jaya. Tidak ada lagi yang akan berani menggerogoti, dan merongrong kewibawaan Bhirawa Group."
__ADS_1
"Pecat orang orang yang ketahuan korupsi, atau menyalahgunakan wewenang dan kekuasaannya."
"Sisir di setiap perusahaan, baik pusat maupun cabang. Secara langsung atau pun melalui CCTV, yang sudah kau pasang itu, dan evaluasi kinerja mereka."
"Jangan pilih kasih!. Baik direktur, manajer maupun karyawan, yang kedapatan datang bekerja hanya bermalasmalasan, atau tidak menjalankan kewajibannya. Tangkap dan pecat mereka!"
"Terus bergerak dan maju! Kembalikan ketegasan mu, ketika awal awal memegang perusahaan ini, yang membuat kakek sempat terkagum kagum atas aksi mu itu."
"Kakek ingin melihat, aksi mu yang sangat berani dulu. Lakukan lagi sekarang! Selamatkan perusahaan kita, agar tidak jatuh dan diremehkan oleh orang lain lagi!" Petuah tuan Birawa tegas, untuk memperkuat hati dan jiwa Dion cucunya itu
Peristiwa pengukuhan itu, disaksikan langsung oleh Ivory Dragon, Iron, Hans, Leon, Burgon, James, Erisha, Shio Lung, Govin, dan sebagian besar pengawal keluarganya, termasuk Eric, Anjani dan lain lainnya itu
Setelah pengukuhan itu selesai, Ivory dan Dragon mendatang Dion, dan langsung memberikan pelukan serta ucapan selamat padanya
Dragon yang berada dekat dengan ayahnya itu, tiba tiba diangkat oleh Dion, lalu diangkatnya tinggi tinggi ke udara dengan penuh kasih sayang, kemudian dia berkata.
"Jadilah kuat seperti ayah, dan paman paman mu, serta bibi bibi mu itu!. Tampil hebat seperti eyang besar mu juga." Ucap Dion memberikan pelajaran berharga pada anak semata wayangnya tersebut
"Draco ingin kuat seperti ayah!. yang benar benar kuat seperti naga di angkasa!"
"Draco ingin berlatih seperti ayah, biar menjadi kuat dan hebat!"
"Jadi tolong ayah latih Draco. karena Draco tidak mau menjadi anak laki laki yang lemah!" Ucap anaknya sangat di luar dugaan Dion, dan orang orang yang ada di sekitaran situ
"Hahahaha!. Ini baru anak ayah! Penuh dengan tekad kuat dan tidak cengeng. Ayah bangga padamu nak!" Reaksi Dion sangat baik dan senang sekali
"Kalian dengar tadi!. Anak ku Dragon, ingin menjadi kuat seperti ayahnya, juga seperti kalian semua. Jadi siapa yang mau menjadi gurunya?" Tanya Dion pada semua yang hadir disitu, termasuk pada seluruh pemimpin tertinggi pengawal keluarganya itu
"Paman juga mau tuan muda!" Disusul oleh Hans, kemudian..
"Saya mengajukan diri tuan muda!" Ucap Eric dan Anjani berbarengan
"Saya juga!"
"Saya juga mau tuan muda!"
"Paman paman mu ini juga bersedia menjadi pelatih anda tuan muda!" Ucap Leon mewakili teman temannya yang lain
Hampir rata rata, pengawal elite serta komandan yang ada di dekat situ, mengajukan diri untuk menjadi pelatih, atau guru Dragon
Mereka saling berlomba lomba untuk mendapatkan kepercayaan dari tuan mudanya itu, sampai sampai memajukan diri untuk dipilih oleh tuan mudanya tersebut, termasuk juga tiga gadis Shanghai, 4 orang gadis karateka dan pengawal elite lainnya
Perilaku mereka yang seperti mendapatkan permen itu, membuat Dion, kakeknya serta Ivory, tertawa terpingkalpingkal, apalagi Dion tersebut
"Hahahaha!. Kau lihat Dragon! Semua paman dan bibi bibi mu itu, mengajukan diri untuk menjadi gurumu. Siapa yang ingin kau pilih?" Tanya Dion memberi pilihan pada anak yang tersebut
"Draco pilih semuanya!" Jawab nya tegas
"Wah!, berarti mereka semua ini adalah gurumu?. Hebat! hebat! hebat!" Reaksi Dion terkejut sekaligus senang
__ADS_1
"Kalian dengar! Putraku ini, memilih kalian semua sebagai gurunya. Apakah kalian bersedia?" Ucap Dion dengan suara lantang
"Kami bersedia tuan besar!" Jawab mereka serempak dan bersemangat sekali, termasuk juga Iron, Hans dan yang lain lain
"Bagus!. Kalian memang orang orang terbaikku!. Aku bangga pada kalian!" Reaksi Dion senang sekali
***
Satu bulan kemudian
Babak baru telah dimulai. Dion sudah melaksanakan amanat dari kakeknya itu, dengan sekali lagi mengadakan perubahan besar pada perusahaannya, sampai ke akar permasalah yang dihadapi
Di luar sepengetahuan nya, ternyata masih ada yang berani berbuat curang, dengan membuat laporan palsu, dengan tujuan untuk menggelapkan uang perusahaan, untuk kepentingan pribadi, maupun kelompoknya sendiri
Ada juga yang menyalahgunakan wewenang, juga malas dalam bekerja. Baik pada direktur, wakil direktur, manajer, asisten manager, wakil direktur umum, supervisor dan karyawan biasa
Atas penemuan tersebut, seluruh orang orang yang terlibat dipecat, dan dijebloskan ke dalam penjara.
Bagi yang malas bekerja, hanya diberi peringatan saja. Tapi jika melakukannya lagi, maka mereka akan dipecat tanpa uang pesangon, dan itu mereka tanda tangani di atas materai
Untuk menggantikan posisi pimpinan perusahaan, baik pusat maupun cabang. Dion mengadakan fit dan proper tes, untuk menguji kelayakan dan tanggung jawab mereka terhadap perusahaan
Setelah melalui pengujian yang cukup ketat. Orang orang yang lulus, diangkat menjadi pimpinan perusahaan, baik direktur, wakil direktur, HRD, manager, maupun supervisor
Setelah mengadakan evaluasi dan perubahan secara besar besaran. Perusahaan Dion berangsur angsur bangkit kembali, dan semakin lama semakin sehat
Laba bersih yang diterima per bulannya, lebih besar dari bulan sebelumnya
Hari ini Dion mengumpulkan seluruh petinggi perusahaan, baik pusat maupun cabang, termasuk juga Robin yang diminta untuk pulang sementara ke Indonesia
"Salam tuan besar!" Sapa seluruh petinggi perusahaan Birawa miliknya itu secara serempak, sambil menunduk hormat kepada tuan besarnya itu
"Salam kalian aku terima!. Sekarang berdirilah, dan duduk di kursi kalian masing masing." Ucap Dion memberi perintah, dengan kharisma nya yang tinggi
"Sengaja kalian aku kumpulkan kembali, tidak lain dan tidak bukan, adalah untuk sekali lagi memberikan evaluasi, sekaligus mandat penuh pada jabatan kalian itu. Kecuali dalam masalah yang krusial perusahaan." Ucap Dion memulai pengarahannya
"Sebagaimana yang sudah kalian ketahui. Aku sebagai pimpinan tertinggi, sekaligus pemilik perusahaan ini, sudah dua kali mengadakan evaluasi dan perubahan secara mendasar di perusahaan milikku ini!"
"Sudah banyak contoh dan peringatan, yang sudah diperlihatkan kepada khalayak ramai, tapi masih juga ada yang berani untuk berbuat curang, dan terkesan menentang ku sebagai pimpinan."
"Hingga banyak dijumpai penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, dan penggerogotan uang perusahaan dalam skala besar. Padahal pengawasan sudah sangat ketat sekali, tapi masih juga terdapat kebocoran di sana sini."
"Untuk itu, aku sebagai pimpinan tertinggi, dan pemilik perusahaan ini, harus bersikap tegas tidak pilih kasih. Semuanya dianggap sama. Salah ya tetap salah, benar ya tetaplah benar!"
"Akhirnya dijumpai, banyak sekali orang orang yang tidak mematuhi aturan, dan terkesan menantang ku!"
"Kepada mereka yang terlibat, dan ketahuan menggelapkan uang perusahaan, serta berusaha merongrong perusahaan ku! Maka aku tidak akan segan segan lagi untuk menjebloskan mereka ke penjara!"
"Untuk kalian yang sekarang masih bekerja padaku, dan baru saja diangkat sebagai pimpinan perusahaan. Jika kalian tidak patuh pada aturan, dan mementingkan diri sendiri, apalagi berani melawanku! Maka sekali lagi, aku akan bertindak tegas, dan tidak ada lagi belas kasihan terhadap kalian juga keluarga kalian!"
__ADS_1
"Untuk itu, harapan terbesarku pada kalian adalah, agar kalian mengingat ucapan ku hari ini. Bahwa aku Dion, tidak akan mentolerir apapun tindakan penyelewengan dan usaha merongrong perusahaan milik ku ini!"
"Bagi siapa yang masih berani melanggar!. Maka hukumannya mati!"