Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Eksplorasi dan eksploitasi


__ADS_3

Satu bulan kemudian, rencana Dion telah benar benar terwujud, setelah tim ahli melaporkan, bahwa di lahan milik perusahaan Gold and Diamond, Birawa Group, kota M, tidak ditemukan cadangan emas sedikit pun di sana


Berdasarkan laporan final itu, Dion memutuskan untuk menghentikan dan menutup total perusahaan tersebut tanpa ragu ragu lagi


Karyawan senior dan yunior akan di pindahkan ke tempat baru, sedangkan yang menolak, di beri pesangon yang layak dan cukup untuk kehidupan mereka kedepannya


Selama waktu sebulan itu, banyak pekerjaan yang berhasil dituntaskan, antara lain adalah, usaha Robin dan Leon, untuk memberantas asosiasi pengemis berdasi yang ada di kota J, bos besar dari Barong itu, telah selesai di tangani, karena ikut campurnya Iron dalam masalah itu


Tidak sampai dua jam, seluruh manusia naif itu telah berhasil di basmi. Seluruh kekayaan mereka di rampas, dan dibagikan pada pengolala rumah penampungan yang bertebaran di kota J


Pekerjaan rumah kedua terbesar mereka adalah, mengamankan posisi kekuasaan diberbagai kota besar, yang bekerja sama dengan aparat setempat, termasuk juga di kota B


Seluruh gangster, preman dan sebagai nya, telah berhasil di rekrut menjadi orang kepercayaan Iron, atas izin dari Dion. Tapi bagi yang melawan, dihabisi saat itu juga


Sementara lelaki misterius, yang pernah memberikan Dion petuah hidup, sampai saat ini belum juga ditemukan olehnya. Sosoknya seperti hilang ditelan bumi


***


Vila milik Dion, aula pertemuan skala kecil, sekitar pukul 8.30 pagi


"Hari ini aku putuskan, menghentikan pengoperasian usaha Gold and Diamond di kota M, untuk selamanya." Ucap Dion membuka pertemuan kecil itu, dan langsung pada intinya


"Sebagai gantinya, perusahaan itu akan di pindahkan ke kota Teluk Berlian. Semua pekerja juga akan di pindahkan ke sana berikut peralatannya."


"Tapi karena pembangunan smelter butuh waktu dan perencanaan matang, maka selama satu atau dua bulan kedepan, mereka akan dirumahkan untuk sementara, dan tetap menerima gaji seperti biasa, kecuali tunjangan."


"Untuk menangani proyek besar itu, sekali lagi aku menunjuk James dan Erisha, untuk menjadi supervisor, sekaligus akuntan dan manajer umum nya di proyek tersebut."


"Dan yang tak kalah pentingnya adalah, masalah keamanan dan kenyamanan, sebelum dan sesudah proyek itu siap dioperasikan."


"Untuk itu, aku masih mempercayakan masalah ini pada Burgon dan anak buahnya, ditambah dengan puluhan anak buah Iron, yang sengaja di datangkan untuk memperkuat tim pengamanan itu."


"Sedangkan untuk Hans, masih tetap mendampingi ku, tapi untuk Leon dan ratusan anak buahnya itu, akan dikirim ke daerah perbatasan kota T selama tiga bulan, untuk mengamankan areal yang akan di bangun kilang minyak bumi baru di sana."


"Untuk menjadi manajer umum dan lapangan proyek besar tersebut, aku serahkan pada Ivory untuk menetapkan, siapa yang pantas untuk mengemban tugas berat itu di tempat baru tersebut."


"Semua surat perizinan yang dibutuhkan bagi kedua pabrik baru itu, akan di urus oleh Ivory, sebagai orang yang sudah mempunyai banyak pengalaman dan koneksi."


"Untuk kedua proyek baru itu, aku akan menganggarkan dana sebesar satu milyar dolar, atau sekitar 15 triliun rupiah, untuk tahap pertama."


"Aku ingin kedua proyek itu, benar benar akan menjelma menjadi proyek besar, yang bisa meningkatkan pundi pundi kekayaan perusahaan kita kedepannya."


"Aku sangat berharap, semua yang telah menjadi ketetapanku hari ini, bisa di jalankan dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan." Ucap Dion terlalu semangat dan yakin dengan ide idenya itu


"Dimengerti tuan muda!, dan kami akan melaksanakan amanat itu dengan bersungguh sungguh!" Jawab Ivory mewakili teman temannya yang lain

__ADS_1


"Baiklah! pembicaraan hari ini, cukup sampai di sini saja. Silakan membubarkan diri." Sambut Dion dengan wajah senang


***


Kota J, satu jam setelah pertemuan Dion itu


"Sudah lama rasanya tidak bertemu dengan cucu kesayangan ku, mungkin dia sangat sibuk dengan pekerjaannya. Apa sebaiknya aku sendiri yang mengunjunginya di kota B itu?" Batin tuan Birawa dalam hati


"Iron!" Teriaknya memanggil


"Ya tuan besar!" Jawab Iron cepat, lalu datang terburu buru memenuhi panggilan dari tuannya itu


"Aku ingin ke kota Golden City hari ini juga, persiapkan kendaraan dan pengawalan untuk perjalanan ku itu!" Titahnya tegas


"Siap tuan besar!" Respon Iron cepat


"Govin!, periksa sekali lagi penyakit lambung ku ini, apakah tidak berbahaya kalau melakukan perjalanan jauh?" Tanya tuan Birawa pada Govin si dewa medisnya


"Baik tuan!" Jawab Govin singkat, kemudian meminta izin pada tuan besarnya untuk mengecek nadinya


"Kesehatan tuan besar saat ini sedang prima, dan lambung tuan pun sudah semakin membaik, karena rajin mengkonsumsi obat obatan herbal yang saya racik itu, dan tidak akan terganggu walau melakukan perjalanan jauh."


"Tapi saya sarankan, tuan besar tidak melakukan perjalanan jauh hari ini. dua hari yang akan datang, baru boleh melakukannya. Mohon maaf tuan besar!" Ucap Govin sambil menunduk


"Kau sudah dengar Iron, perjalanan ini baru bisa dilakukan dua hari kemudian. Jadi kau boleh pergi!" ucapnya masih dengan suasana kecewa


"Baik tuan besar!" Jawab Iron hormat, langsung pergi melangkahkan kakinya menuju ke tempatnya semula. tapi baru lima langkah dia berjalan, tuan Birawa memanggilnya kembali


"Tunggu Iron! ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu!" Kata tuan Birawa cepat cepat


Iron tidak jadi melangkahkan kakinya, kemudian bergegas membalikkan badannya menghadap ke arah tuan Birawa, lalu maju beberapa langkah mendekatinya


Begitu sudah dekat dia bertanya. "Apa yang ingin tuan besar tanyakan?" Ujarnya pelan


"Apakah keselamatan cucuku bisa kau jamin, melalui bawahanmu di sana?" Tanya tuan Birawa langsung pada intinya


"Hans dan orang orangnya, ditambah dengan Leon dan Burgon, sudah tidak bisa diragukan lagi kekuatannya tuan besar. Jadi kami yakin!. mereka akan bisa menjaga tuan muda dengan baik!" Jawab Iron cukup yakin


"Walaupun begitu, dua hari kedepan, kau bawa 1.000 orang pengawal yang kuat kuat kesana, aku tidak mau cucu kesayangan ku, disusahkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab di sana!" Sanggah tuan Birawa merasa khawatir


"Siap tuan besar!" Jawab Iron cepat


"Oh ya, berapa jumlah pengawal keluarga ku seluruhnya?" Tanya tuan Birawa ingin tahu


"Untuk saat ini, baru ada 10,150 orang tuan besar!. itupun telah di sebar ke berbagai kota besar, dimana perusahaan cabang berada" Jawab Iron lancar

__ADS_1


"Itu belum cukup, aku mau kau genapkan menjadi 15 ribu orang, untuk menambah kekuatan di beberapa kota besar terutama di kota B, juga kora Golden City!" Sanggah tuan Birawa tidak puas, kemudian menyambung perintahnya lagi


"Buka lowongan pekerjaan untuk menjadi pengawal keluargaku!. Adakan kompetisi, guna mengetahui kemampuan calon pengawal itu!"


"Buka untuk semua kalangan dan keahlian bela diri, baik dari dalam dan luar negeri. Jika lulus dan mempunyai talenta cukup tinggi, mereka berhak bekerja padaku!" Titah tuan Birawa panjang lebar


"Baik tuan besar!" Sambut Iron senang


"Tapi mohon maaf tuan besar!. Kapan akan dilakukan pendaftaran itu, dan kompetisinya?" Tanya Iron ragu ragu


"Setelah aku sudah sampai di kota cucuku. Kau cari gedung atau sejenisnya di sana melalui Hans, yang mempunyai ruangan cukup besar, dan mampu menampung para peserta!.Jika perlu beli gedung itu" Jawab tuan Birawa semangat


"Siap laksanakan tuan besar!" sambut Iron semakin senang


"Kalian berdua boleh pergi!" Jawab tuan Birawa tegas


"Baik tuan besar!" Jawab Iron dan Govin hormat, lalu berjalan mundur sedikit ke belakang, baru melangkah pergi


***


Kota Golden city, satu setengah jam sesudahnya


"Sudah lama aku tidak menghubungi kakek. Sebaiknya aku meneleponnya sekarang, mumpung sedang tidak sibuk." Kata Dion pada diri sendiri


Beberapa saat kemudian, Dion menghidupkan komputernya, untuk melakukan panggilan video langsung kepada kakeknya itu


"Halo kakek!" Ucap Dion sesaat setelah panggilannya tersambung


"Cucuku Dion!. Kakek senang, akhirnya kamu bisa menelepon kakek hari ini. Kakek tidak mau menelepon mu duluan, karena takut mengganggu pekerjaanmu yang yang sangat banyak di kota mu itu." Jawab tuan Birawa tidak cukup satu kata


"Dion minta maaf kek, karena jarang sekali menelepon kakek di sini." Jawab Dion malu malu


"Kakek bisa memaklumi kesalahanmu itu, karena kakek juga tahu, ketika kakek masih memegang perusahaan Birawa Group tersebut, kakek juga nyaris tidak punya waktu, walaupun di masing masing perusahaan atau kantor, telah ada yang menanganinya" Jawab nya ikhlas


"Tapi walau bagaimanapun, Dion tetap merasa bersalah kek!" Tangkis Dion dengan wajah sedih


"Sudahlah!.Jangan kau pikirkan masalah itu, karena masih banyak hal yang penting yang bisa kita bicarakan." Sanggah kakeknya cukup bijaksana


"Sangat kebetulan sekali, kau menghubungi kakek hari ini. kakek ingin menyampaikan, bahwa dua hari ke depan, kakek akan mengunjungimu di kota B. dikawal oleh Iron dan anak buahnya." Ucapnya senang


"Apa!. kakek akan datang ke kota B? tapi kek..!" Ucap Dion terkejut sekaligus khawatir


"Tidak ada tapi tapi!. Kau adakan penyambutan untuk kedatangan kakek!" Jawab kakeknya tegas


"Baik kek!" Jawab Dion pasrah

__ADS_1


__ADS_2