Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Legenda Cyber


__ADS_3

Mendengar teriakan Rams yang sedikit kuat itu, Dion mau tidak mau harus menoleh juga kearah orang yang barusan masuk keruang rahasia tersebut, kemudian ikut ikutan terkejut, dan berkata


"Paman!. Benarkah itu kau?"


"Apa kabar anak muda. Lama tidak bertemu, paman kira kau sudah tidak mengenal paman lagi." Jawabnya santai


"Bagaimana bisa...?"


"Sudah! sudah!. Kesampingkan dulu keingintahuan mu itu pada orang yang kau panggil paman ini. Serahkan masalah komputer kalian itu pada ahlinya!" Sanggah tuan Birawa santai, memotong rasa penasaran Dion cucunya itu


"Dasar murid tidak berguna!. kecoak kecil seperti ini saja tidak mampu kau usir. Bikin malu guru saja!" Gerutu lelaki misterius itu kesal pada Rams muridnya tersebut. ketika sekilas dia melihat komputer induknya itu


"Maafkan aku guru!" Jawab Rams pasrah dimarah oleh gurunya tersebut


"Kau pun sungguh keterlaluan Birawa!. Bisa bisanya kau memberikan julukan yang begitu tinggi, pada murid ku yang lemah ini!" Ucap Deon Ezra, atau dewa penyelamat itu geram


"Murid mu itu memang luar biasa Deon. Karena dialah, perusahaan ku berkali kali terselematkan dari upaya serangan cyber dan hacker bahkan yang terkuat sekalipun."


"Tidak percuma kau mengangkatnya sebagai murid." Bantah tuan Birawa membela Rams anak buahnya itu


Deon hanya mengangguk anggukkan kepalanya saja, pertanda setuju dengan pernyataan dari sahabatnya tersebut, kemudian berkata. "Serahkan permainan kecil ini padaku!" Ujarnya sambil tersenyum penuh misteri. Kemudian mendekati komputer tersebut lagi, dan mengamati dengan santai lalu berkata


"Ternyata kau yang ada dibalik semua ini Austin!. Ku kira kau sudah mati!" Ucap Deon pada diri sendiri, mengutuk orang yang barusan disebutkannya itu, sambil jari jarinya mengetikkan sesuatu pada keyboard dengan gerakan cepat.dan sedetik kemudian..


Klik!


Seketika dilayar komputer induk terpampang tulisan yang sangat jelas dan tertulis. "Cybersecurity is Complete." dan dibawahnya lagi berbunyi " Computer protection is Complete. Please enter your strong and unique password"


Tanpa membuang waktu lagi Deon langsung memasang password yang sangat kuat dan aneh kalau dibaca, kemudian menekan tombol enter sekali lagi


Dalam seketika, di layar komputer muncul bacaan yang berbunyi " Your Computer is safe and ready to use. Do you want to send the virus back to the owner?"


Deon langsung mengklik yes, dan seketika virus tersebut kembali kepada si pengirimnya


"Selesai sudah permainan anak anak ini!" Ucapnya sambil tertawa ringan


"Guru!. bagaimana guru bisa ada di sini, dan dari mana guru bisa kenal dengan tuan besar senior?" Tanya Rams penasaran


"Dasar bodoh, tuan mu ini adalah sahabatku dari sebelum dia kaya." Jawab gurunya marah


"Ruang yang kau gunakan ini, guru yang telah mendesain nya, berikut dengan komputer komputer yang ada di sini!" Jawab Deon santai


"Jadi guru...?"


"Ya, dulunya guru bekerja pada tuan mu ini, bersama dengan Austin, tapi karena antara kami berdua ada persaingan untuk mendapatkan kedudukan pertama di perusahaan Birawa Group, maka Austin memfitnah guru dengan perbuatan yang tidak pernah guru lakukan. dan sialnya!. Tuan mu itu percaya saja dengan apa yang diucapkan oleh Austin tersebut." Ucapnya sedih ketika mengenang masa lalunya itu


"Lalu dengan kemarahan yang meluap luap, tuan mu ini mengusir guru dari perusahaan Birawa Group, tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu pada guru ."


"Sejak saat itu, guru mengembara ke mana mana, dan akhirnya bertemu dengan mu, dan mengangkat mu menjadi murid, dan tidak mengangkat murid lainnya. Jadi kaulah satu-satunya murid yang guru punya."


"Tapi bagaimana guru bisa bertemu dengan tuan Birawa, bahkan di saat saat genting seperti tadi?"


"Kebetulan guru berkunjung ke kota ini, dan secara tidak sengaja bertemu dengan tuan mu, lalu mengajak guru datang ke vila ini. Ya begitulah adanya. Benarkan Birawa?" Jawab Deon apa adanya


Birawa sahabatnya itu, hanya menganggukkan kepalanya saja, tanpa berkata sepatah katapun


Rams yang mendapat jawaban seperti itu, terus saja membombardir gurunya dengan berbagai macam pertanyaan." Lalu bagaimana guru bisa berbaikan lagi dengan tuan besar?"

__ADS_1


"Satu minggu setelah tuanmu ini mengusir guru, akhirnya dia sadar, bahwa tindakannya itu salah. Ternyata Austin lah yang telah berbuat seperti itu, dengan cara menghancurkan dan mencuri data data di dalam komputer yang selalu dioperasikannya, dan dijualnya kepada pihak asing."


"Mengetahui akan semua itu, tuanmu segera melaporkan Austin pada pihak berwajib, agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku."


"Tetapi Austin sangat licik sekali. 1 hari sebelum tuanmu memerintahkan untuk menangkapnya, Austin sudah kabur duluan. dan kembali ke negara asalnya."


"Tuan mu ini, setelah mengetahui kejadian yang sebenarnya. Berusaha mencari guru untuk meminta maaf, sekaligus berniat menarik guru kembali agar menjadi tim cyber di perusahaannya. Tapi guru sudah terlanjur sakit hati, dan menolak mentah mentah keinginannya tersebut."


"Baru setelah guru mengetahui, bahwa muridku telah menjadi tim cyber kebanggaannya. Guru mencoba menjajaki kemungkinan untuk mendampingi mu sebagai senior di sini."


"Jadi guru mau mendampingi ku disini?" Tanya Rams senang


"Ya tentu saja!. lagipula guru sudah bosan lontang lantung di jalanan, tanpa tujuan." Jawab Deon santai


"Bagaimana hubungan guru dengan orang yang namanya Austin tersebut sekarang?, apakah sebagai teman atau musuh?"


"Tentu saja musuh!. Sama seperti saat ini.


"Sejak saat dia juga diusir oleh si Birawa ini, antara guru dengan Austin terus saja terjadi permusuhan. Seperti api dalam sekam, walaupun antara kami tidak pernah bertemu lagi."


"Ternyata pada hari ini, guru bisa menemukannya kembali, dan dia sekarang berada di salah satu negara di Eropa. Kemungkinan telah bekerja pada seorang tuan besar yang ada di sana." Jawab Deon panjang lebar


"Lalu bagaimana guru bisa membersihkan virus yang belum pernah dikenal itu, dan mengirimkannya kembali?" Tanya Rams penasaran


"Itu pekerjaan mudah, dan hanya permainan anak anak saja bagi guru." Jawab gurunya enteng


"Bagaimana bisa guru?"


"Itu gampang, karena virus itu, guru yang telah membuatnya. Tapi oleh Austin, program itu dicuri dan dikembangkannya terus menerus, tetapi prinsip kerjanya tetap sama."


"Hari ini, dia telah mengirimkan virus tersebut pada murid guru sendiri. Jika guru lambat sedikit saja, maka semua data, serta informasi yang ada di dalam komputer mu akan hancur, dan tidak bisa diperbaiki lagi."


"Tahu guru! dan itu pernah aku lakukan dulu." Jawab Rams cepat


"Lain kali berhati hatilah!. Jangan sembarangan memasukkan program apapun, selain dari program yang sudah guru pasangkan di komputer komputer ini."


"Baik guru!, dan maafkan murid mu yang tidak berguna ini!" Jawab Rams menyadari kelemahannya


"Jadi orang yang aku temui dulu, ternyata adalah sahabat kakekku sendiri. Sang legenda cyber, orang nomor satu di antara nomor 1 dunia." Ucap Dion menimpali percakapan tersebut


"Jika dulu aku mengetahui, bahwa paman adalah sahabat kakekku, maka aku tidak akan bersikap tidak sopan seperti itu." Ucap Deon menyesali sikapnya dulu


"Kau tidak salah nak!. Paman sendiri yang tidak mau berterus terang, padahal paman tahu tentang jati dirimu yang sebenarnya waktu itu."


"Tapi bagaimana caranya paman bisa bertemu dengan kakek ku, padahal dulu hampir setengah hari aku dan orang orang ku, mencari keberadaan paman dimana mana." Tanya Dion masih juga penasaran, padahal tadi sudah ditanyakan oleh Rams


"Paman tahu kalian sedang mencari ku, tapi paman memang sengaja bersembunyi, dan tidak mau menampakan diri kepada kalian, karena paman masih sakit hati kepada kakek mu ini." Jawab Deon berterus terang


"Sudahlah teman!. Yang lalu biarlah berlalu, jangan diungkit lagi!" Sanggah tuan Birawa tidak enak hati


"Apakah kau tak menyangka, bahwa Austin bakal melawan mu sekarang?" Tanya Deon sangat menohok sekali


"Itulah ya aku heran kan. Domba kecil yang ku besarkan sendiri, ternyata sekarang telah berubah menjadi serigala buas!" Jawab tuan Birawa seperti menyesali diri sendiri


"Ternyata begitu!. Untunglah sang legenda telah kembali. Jika tidak, semua data perusahaan ini, secara perlahan akan berpindah ke tangan Austin tersebut."


"Tapi apakah paman tidak bisa mendeteksi, dengan siapa dia bekerja, atau atas perintah siapa?"

__ADS_1


"Itu hal mudah sekali bagi paman, dan itu masih paman anggap sebagai permainan anak anak!" Ucapnya sambil mengetikkan sesuatu di keyboard dan muncul di layar komputer


Tidak sampai 1 menit, semua formula, data, enkripsi, transkrip, sudah masuk ke dalam program yang dia buat itu, dan tak lama kemudian, muncul gambar Austin, dan tempat dimana dia bekerja


"Inilah orang yang namanya Austin. Sekarang dia bekerja pada perusahaan Tom&Co di kota Paris, Prancis."


"Lagi lagi Tom!. Yang mencelakakan istriku Tom, yang ingin menghancurkan cyberscurity perusahaan ku juga Tom, dan orang yang mencelakai istriku juga Tom."


"Ini tidak bisa dibiarkan!" Guman Dion marah


"Apakah paman bisa memblokir, atau menghancurkan cyber security mereka?" Tanya Dion sangat berharap


"Kau mau paman melakukan apa?. Menghancurkan perusahaannya, atau mengambil uangnya?"


"Kalau bisa kedua duanya!. Aku ingin agar dia tidak berani lagi melawan ku, atau mencoba menghancurkannya."


"Bagaimana menurut kakek?. Apakah orang yang namanya Tommy itu, harus kita hancurkan saat ini juga, atau kita bekukan perusahaan nya itu?"


"Kakek yakin, dia tidak bekerja sendiri di belakangnya, pasti ada orang kuat, atau orang berpengaruh di Eropa itu!" Jawab tuan Birawa ragu ragu


"Jika kita menghancurkan perusahaanya, atau mengambil uangnya. Kakek khawatir, seluruh aliansi kekuatan di negara Eropa tersebut akan bersatu dan melawan kita. dan kakek rasa ini sangat membahayakan bagi keutuhan perusahaan kita kedepannya"


Dion tidak menjawab atau bereaksi apapun, dia hanya berpikir sambil merenungkan apa yang telah dikatakan oleh kakeknya tersebut, dan dampaknya dikemudian hari


"Kalau begitu!. Tolong paman buat cyber security mereka, mudah ditembus, tapi tanpa mereka sadari, dan kita bisa mengelola sistem keamanan komputer mereka bersama sama. Apakah itu bisa paman?"


"Itu sangat mudah sekali. Kau lihatlah ini!" Jawabnya santai


Tak lama kemudian, Jari jari Deon dengan terampil mengetikkan rumus atau formula, enkripsi dan lain sebagainya, dibawah profil Austin tersebut, dan tidak membutuhkan waktu lama, semua password, enkripsi yang berlapis lapis, sudah bisa ditembus dan dikunci oleh Deon


Kapan saja Dion dan Rams ingin mengoperasikan komputer mereka, Maka hanya dengan sekali klik, semua data data mereka, sudah bisa dibuka tanpa mereka sadari


"Hebat!. benar benar hebat!Tidak percuma kakek mempunyai sahabat legenda Cyber, hacker seperti ini. Aku benar benar bangga kepada mu paman!" Ucap Dion tulus


"Ah itu biasa saja anak muda!. Kau hanya melebih lebihkan saja!" Bantah Deon merendah


"Sekarang kau sudah tahu Rams, bahwa dunia IT itu sangat luas. Masih banyak yang harus kau kuasai."


"Guru saja sampai saat ini, masih tetap belajar secara diam diam. Tapi kau masih asik berkutat pada formula formula lama, tanpa kau sadari, orang lain sudah membuat formulanya sendiri."


"Maafkan aku guru!. Aku mengaku salah. Mulai hari ini, aku akan belajar dengan sungguh sungguh, dan tidak akan mengecewakan guru lagi." Jawab Rams sadar diri


"Bagus!. Ini baru murid guru. kau harus bisa menguasai seluruh kemampuan dan pengetahuan yang kumiliki ini."


"Oh ya paman. Bagaimana kalau paman tinggal di sini saja, bersama dengan kakek. Hitung hitung sebagai permintaan maaf kakekku pada paman." Ucap Dion penuh harap


"Itu sudah pasti!. Karena secara pribadi, paman juga senang telah bertemu dengan murid ku yang lemah ini." Jawab Deon cuek


"Aku tidak ingin dengar, gelar yang telah didapatkannya itu, hanya menjadi cemoohan orang orang saja."


"Terima kasih paman!" Respon Dion cepat, sambil menangkupkan tangannya di dada


***


Sementara itu, di salah satu bangunan high building Paris Prancis tersebut, seseorang yang dipekerjakan di bangunan itu, mendadak wajahnya menjadi pucat pasi, karena virus yang telah dimasukkan ke komputer lawan, telah mampu ditangkis, bahkan dikembalikan lagi kepada nya


"Bagaimana ini bisa terjadi?. Siapa sebenarnya lawan ku itu? kenapa dia mampu menghancurkan virus yang telah ku modifikasi dari hasil curian ku tersebut?" Ujarnya sangat khawatir

__ADS_1


"Apakah mungkin, ini perbuatan sang pemilik virus tersebut" Gumannya lirih


__ADS_2