
Hampir dua jam Dion tidur, sepertinya dia benar benar lelah hari ini, sedang kan Ivory tetap setia menunggu tuannya bangun
Karena tubuhnya juga letih akibat perjalanan jauh, Ivory juga memutuskan untuk istirahat, dan kalau bisa, tidur di kamar tamu yang tersedia di sana
Ivory hanya bisa terlelap tidur sekitar 57 menit, setelah dia sadar, jam pada saat itu sudah menunjukkan pukul 4.10 sore
Bergegas dia bangun dari tempat tidurnya, dan pergi ke ruang keluarga yang sangat luas. Di ruang keluarga itu, Ivory mendapati, tuannya sedang duduk minum teh, dan memakan cemilan kecil yang tersedia di atas meja
Begitu sampai, dia langsung menyapa Dion." Selamat sore tuan!. Maaf karena telah membuat tuan muda menunggu, tadi saya sempat ketiduran." Ucap Ivory tidak enak
"Duduklah!" Ujar Dion singkat
"Terima kasih tuan." Jawab Ivory
"Perkembangan apa yang terjadi di kota J, selama aku tinggalkan itu ?" Tanya Dion memulai pembicaraannya
"Tidak banyak yang terjadi tuan, cuma ada beberapa kejadian kecil di sana." Ucap Ivory menjawab pertanyaan Dion
"Tapi ada satu hal yang sangat merisaukan tuan, dan membutuhkan penanganan yang serius dari pihak kita."
"Memangnya ada masalah serius apa dengan perusahaan perusahaan itu?" Tanya Dion penasaran
"Ini menyangkut masalah harga diri kita tuan. Ada pihak asing yang mencoba membobol data data perusahaan kita, dengan mengerahkan beberapa orang hacker handal di pihaknya."
"Siapa orang yang telah berani mencoba melawan keluarga ku?" Tanya Dion
"Ada pemegang modal besar, yang baru datang dari luar negeri tuan, dia mengakusisi 3 perusahaan besar yang menjadi mitra kita selama beberapa tahun ini."
"Coba ceritakan dengan jelas!" Desak Dion tidak sabar
"Baik tuan!" Jawab Ivory singkat
Satu hari setelah kepulangan ku ke kota J, ada peristiwa yang cukup besar yang terjadi di dunia usaha di sana."
"Entah kenapa tiba tiba saja, tiga perusahaan besar mitra kita, mengalami kerugian yang cukup besar, sehingga sahamnya menjadi anjlok di bursa perdagangan internasional."
"Setelah 3 hari bertahan, dan meminta bantuan dari luar, tiga perusahaan tersebut tetap tidak bisa mempertahankan eksistensinya, dan hampir dinyatakan pailit oleh pemerintah setempat."
"Berita itu didengar oleh dunia internasional, berbondong bondong mereka menawarkan diri untuk memberikan bantuan, tapi dengan catatan mereka menguasai 75 sampai 80% sahamnya."
"Mendengar tawaran yang sangat menarik itu, ketiga pemilik perusahaan tersebut, buru buru menjual seluruh sahamnya, kepada pemegang modal besar itu."
"Tapi setelah diselidiki, ternyata penyebab tiga perusahaan besar itu bangkrut atau pailit, adalah permainan dari pemegang modal besar, yang saat ini telah memiliki perusahaan tersebut."
"Tapi apa boleh buat, karena sudah terlanjur menjual perusahaannya, pemilik ketiga perusahaan itu, tidak bisa berbuat apa apa."
"Setelah pemilik modal besar berhasil menguasai tiga perusahaan itu, dia berusaha untuk menguasai perusahaan perusahaan kita di tempat lain."
__ADS_1
"Apakah benar yang kau katakan itu Ivo, dan kapan kejadiannya?" Tanya Dion penasaran
"Baru tadi malam tuan, sekitar jam 2 dini hari." Jawab Ivory terus terang
"Kenapa Rams tidak melaporkannya pada ku?" Tanya Dion kecewa
"Dia mau melaporkan kepada tuan, tapi takutnya mengganggu tuan tidur, jadi dia hanya memberitahukan kepadaku, dan juga kepada tuan besar tentang masalah itu."
"Mewakili tuan muda, tuan besar memerintahkan kepada Rams dan orang orangnya, untuk memblokir serta mencari tahu, siapa orang yang mencoba untuk membobol perusahaannya itu."
"Apa yang telah dia lakukan?" Tanya Dion geram
"Mengandalkan hackers nya, dia mencoba membuat perusahaan kita seolah olah pailit, dan mengalami kerugian yang sangat besar, tapi untungnya, hacker kita jauh lebih hebat daripada hacker mereka, sehingga diketahui tujuan mereka yang sebenarnya, yaitu untuk menghancurkan perusahaan keluarga tuan Mahesa Birawa seluruhnya
"Kurang ajar!. Ternyata ada yang berani memulai perang secara terbuka dengan ku!" Ujar Dion marah
"Padahal mereka sudah tahu, bahwa kakekku adalah orang terkaya nomor 1 di negara ini, bahkan di Asia dan nomor 2 di dunia!" Sambungnya lagi
"Atas dasar apa, orang tersebut berani membangunkan singa yang sedang tidur?"
"Sekarang juga, hubungi Rams juga yang lainnya, aku mau mereka malam ini, sudah sampai di villa ku!" Ucap Dion sambil mengepalkan tangannya, pertanda geram
"Aku ingin mengadakan pertemuan malam ini juga. Segera kerjakan!" Titah Dion tegas
"Baik tuan!" Jawab Ivory singkat, sambil menghubungi orang orang penting perusahaan Bhirawa Group secara serentak
***
Boleh dikatakan, hampir 97% orang orang penting Birawa Group datang memenuhi panggilan Dion
Mereka di sana cuma disambut oleh penjaga villa tersebut beserta dengan istrinya, berikut Ivory, sedangkan Dion masih berada di dalam kamar mewahnya
Iron dan anak buahnya, masih berada di markas Rajawali merah, besok baru akan mendampingi Dion
Sebelum rapat dimulai, mereka diminta oleh Ivory untuk beristirahat sejenak, makan dan lain sebagainya
Tepat pukul 8 malam, Dion memulai pertemuannya dan langsung memulai pembicaraannya
"Selamat malam semuanya, mungkin sebagian dari kalian, sudah mengetahui, atau bisa saja seluruhnya, kenapa dipanggil ke sini secara mendadak, padahal waktu kalian, masih ada beberapa hari lagi, bersama dengan keluarga kalian di kota J."
"Tapi karena ada satu masalah penting, yang membutuhkan penanganan segera, maka aku terpaksa memanggil kalian ke sini, untuk membicarakan langkah langkah pencegahan yang diperlukan."
"Aku telah mendapatkan laporan dari Ivory, bahwa tiga perusahaan besar di kota J, telah dikuasai oleh pihak asing, dan setelah itu, mereka mencoba untuk merambah ke perusahaan perusahaan kita di kota kota lain."
"Itu terbukti dengan usaha para hacker mereka, untuk membobol data data perusahaan, dan mencoba untuk menguasainya. Untung saja dalam hal ini, kita mempunyai satu tim peretas yang handal yang diketuai oleh Rams, si otak jenius."
"Berkat Rams dan orang orangnya, usaha pertama mereka gagal, tapi kita tidak boleh lengah, percobaan pertama gagal, mungkin mereka akan melakukan percobaan kedua, ketiga dan seterusnya."
__ADS_1
"Jadi langsung saja kita tanyakan kepada Rams, tentang duduk permasalahannya." Ucap Dion sambil mengarahkan pandangannya kepada Rams
Rams yang seperti di beri kode itu mengetahuinya, kemudian langsung berkata. "Sama seperti yang tuan ketahui, sehari setelah kami berada di kota J, Kami serentak mendapatkan laporan, bahwa ada pihak asing yang mencoba untuk membobol data perusahaan kita, jadi aku dan orang orang ku segera bertindak, untuk mencegah hal itu tidak terjadi."
"Tapi sepertinya, mereka tidak mau mundur sedikitpun, walaupun sudah aku peringatkan, tapi mereka tetap membandel dan menantang kita. Jadi apa yang harus kami lakukan tuan?" Ucap Rams panjang lebar
"Apakah hacker mereka lebih handal, daripada kamu dan orang orang mu Rams?" Tanya Dion
"Kalau boleh jujur, mereka tidak ada apa apanya bagiku tuan, tapi jika aku melawan mereka seluruhnya, maka aku khawatir, mereka akan mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk menghancurkan kekuatan kita." Jawab Rams sedikit khawatir
Melihat jawaban Rams seperti itu, Dion mengajukan pertanyaan lain. "Apakah sudah diketahui siapa mereka?"
"Mereka adalah hacker, yang tergabung dalam mafia kejahatan internasional, yang telah direkrut oleh seseorang yang bermodal kuat, tapi kekayaannya masih dua tingkat di bawah kekayaan tuan."
"Apakah kau bisa mendeteksi siapa orang itu Rams?"
"Akan saya usahakan tuan." Jawab Rams, sambil mengeluarkan komputernya
"Tidak perlu itu Rams, di villa ini, sudah tersedia 1 ruang kendali yang cukup luas, yang di dalamnya terdapat puluhan komputer canggih, dan di tiap tiap komputer itu, dilengkapi dengan kode pengaman, yang tidak akan bisa dibuka oleh siapapun."
"Di ruang itu nanti, kita bisa mengetahui dan melihat secara langsung, siapa orang yang mencoba membobol data data perusahaan kita."
"Baik tuan!" Ucap Rams merendah, sambil memasukkan komputernya ke dalam tas jinjing kecil, yang selalu dibawanya
"Kalau begitu, mari kita semuanya pindah ke ruangan itu." Ucap Dion mengajak mereka semua
***
Beberapa saat kemudian, Dion dan orang orangnya, sudah berada di ruangan kendali tersebut, ruangan itu sangat luas, didalamnya terdapat puluhan komputer super canggih, dan peralatan peralatan teknologi lainnya
Setelah itu Dion memerintahkan kepada Rams dan anak buahnya, untuk memilih salah satu komputer yang mereka suka untuk bekerja
Setelah mereka memilih satu persatu komputer itu, para peretas atau hacker yang dibawa oleh Rams, mulai bekerja mengoperasikan komputer tersebut, yang kodenya ada di tiap tiap komputer itu
Sementara Rams, menempati posisi paling depan, dan mengambil komputer yang jauh lebih besar layarnya dari pada komputer lain
Di depan ruang pengendali tersebut, terdapat satu layar lebar, yang gunanya untuk menampilkan data, gambar dan lain sebagainya
"Karena semuanya sudah mengoperasikan komputernya masing masing. Apakah ada yang tahu, siapa nama pemegang modal besar itu, dan dari mana dia berasal?"
"Menurut laporan dari badan intelijen dunia, orang itu bernama Jack Napoleon, berasal dari Nevada Amerika serikat."
"Sebenarnya dia bukan asli warga Amerika, tapi dia merupakan imigran gelap yang berasal dari Perancis, dan selalu berpindah pindah tempat, karena kabarnya, dia merupakan buronan interpol internasional."
"Kalau begitu, akan sangat mudah sekali mencari data datanya di internet. Bukankah begitu Rams?"
"Benar tuan." Jawab Rams singkat
__ADS_1
"Dengan demikian, kau tahu apa yang harus kau lakukan sekarang?" Ucap Dion seperti memberi perintah, untuk segera memulai perang antar hacker di dunia