Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Pertikaian dimulai


__ADS_3

Hari yang ditentukan pun sudah tiba. Masing masing kelompok sudah bersiap dengan dukungannya pada kandidat yang diagung agungkan nya itu


Caesar, Marvello dan Alois, yang dijagokan untuk menduduki kursi ketua tersebut, saat ini sudah datang, dan sedang duduk di kursinya masing masing


Benyamin dan puluhan anak buahnya, saat ini pun sudah datang, dan bersiap siap ingin memulai acara pemilihan posisi ketua di organisasi mafianya itu


"Selamat datang semuanya. Sengaja hari ini jumlah orang yang bisa masuk ke ballroom tempat pemilihan ketua ini dibatasi, demi untuk keamanan dan kenyamanan acara tersebut" Ucap Benyamin memulai acara


"Disini ada tiga calon yang bersedia untuk menggantikan ku sebagai ketua. Dari ketiganya, pasti ada satu yang lebih unggul dari yang lainnya."


"Untuk itu, silakan masing masing calon, maju dan berdiri di tengah tengah ballroom ini, untuk dinilai oleh kami semua." Ucap Benyamin bersemangat sekali


Tetapi didalam hatinya merasa was was, karena firasatnya mengatakan, bahwa tak lama lagi, akan ada kejadian buruk yang akan terjadi, tapi dia tidak tahu kejadian apa itu


"Aku Caesar, putra dari tuan Austin, monster cyber yang telah diakui oleh dunia, yang telah berjasa bagi organisasi ini juga perusahaannya!" Ucap nya dengan suara lantang


"Hanya dengan sekali tekan, semua sistem pertahanan, organisasi dan perusahaan, bisa berada ditangannya, tanpa ada yang mampu melawannya." Sambungnya lagi lebih mengintimidasi


"Untuk itu, jika kalian bersedia memilihku, maka itu adalah pilihan yang tepat, dan tidak perlu ada pemilihan lagi!" Ucapnya bersemangat dan sepertinya sangat yakin sekali bakal dipilih


"Jangan merasa diri sudah unggul Caesar!. Kau tidak lebih dari benalu yang selalu menempel pada pohon. Jika pohon itu kami tebang, Maka kau pun akan mati!" Sanggah Marvello sinis


"Jangan bicara sembarangan disini!. Aku dan ayahku, mempunyai kuasa, karena semua rahasia organisasi telah berada ditangan kami, andai pun aku tidak menang disini, tapi kunci kemenangan ada ditangan ayahku!" Bela Caesar sengit sambil menyeringai


"Apa maksudmu Caesar?. Apakah kau dan ayahmu sudah berbuat sesuatu, sehingga kau berani beraninya mengancam kami semua disini?" Ucap Benyamin marah


"Apa yang paman katakan itu benar!. Semua sistem informasi organisasi dan perusahaan, sudah di kuncinya, dan tidak ada siapapun yang bisa membuka kunci tersebut!" Jawab Caesar berterus terang


"Jadi walaupun kalian tidak memilihku, itu tidak masalah. karena semua akses ke perbankan kalian, juga organisasi ini, termasuk juga perusahaan paman Benyamin, telah dipegang oleh ayahku!" Ucapnya lagi


"Jadi jika kalian disini tidak memilih ku sebagai ketua, maka bersiaplah!, seluruh harta kekayaan kalian, akan ditarik saat ini juga!" Ucapnya sambil mengangkat tangan keatas


"Badjingan!. Kau benar benar manusia yang tidak bisa membalas budi Caesar!" Ucap Benyamin marah


"Sudah terlambat paman!. Sekarang kalian pikirkan baik baik, apa yang akan terjadi pada kalian, jika semua uang yang kalian miliki kami ambil?" Sanggah Caesar merasa menang


"Kurang ajar!. Kau telah memanfaatkan kepintaran dari ayahmu itu, untuk menekan kami semua!. Kau pikir kami akan tunduk Caesar!" Ucap Marvello juga marah


"Cobalah kalau kau berani! Maju selangkah saja, maka saat itu juga uangmu yang ada di bank itu akan selesai!" Jawab caesar mengancam


"Aku Alois tidak akan tinggal diam!. Tim cyber ku pun sedang bekerja, untuk menghancurkan sistem pertahanan yang telah dikunci itu, dan akan membuat sistem pertahanan baru!. Kau ingat itu!" Ujarnya sangat yakin sekali


"Hahahaha!. Hanya kecoak kecil yang baru tumbuh sayap, mau coba coba menantang sang monster cyber. Berkaca lah kau Alois!" Jawab Caesar sambil tertawa terbahak bahak


"Semuanya aku harap tenang! di sini pemilihan ketua secara adil, bukan saling mengintimidasi!" Ujar Benyamin mencoba menenangkan situasi


"Tidak perlu lagi paman!. Semua sudah jelas. Akulah ketua baru di sini!." Respon Caesar pede sekali


"Mulai saat ini, barangsiapa yang tidak duduk padaku juga pada ayahku! maka hanya dengan menjadikan jari saja, semua uang kalian yang disimpan di bank atau di tempat lain, akan hilang dalam sekejap!"


"Tapi!, barang siapa yang bersedia tunduk dibawah perintahku, dan memilih ku sebagai ketua, maka aku akan melindungi akun perbankan kalian, dan menjamin keselamatan keluarga kalian!" Sambungnya lagi penuh intimidasi

__ADS_1


"Cari Austin dan seret dia ke sini!" Perintah Marvello kepada anak buahnya itu


"Hahaha kau cari sampai ke ujung dunia pun, kalian tidak akan bisa menemukannya!" Ucap Caesar dingin


"Kalau begitu, tangkap si Caesar itu!" Perintahnya lagi pada anak buahnya


"Tenang! tenang!. Semuanya aku harap tenang! Jangan terpancing emosi, karena bisa jadi pemilihan ini akan gagal!" Ucap Benyamin mencoba menengahi pertikaian itu


"Sekarang kau tetapkan saja paman!, bahwa akulah ketua baru disini, dan kalian semua harus tunduk dibawah perintahku!" Ucap Caesar dengan suara lantang


"Tidak bisa!. Kami tidak akan mau tunduk kepadamu, walaupun kau mengancam akan membuat perusahaan bangkrut, juga organisasinya, maka kami tetap akan bertahan!" Ucap orang orang yang ada di ruangan tersebut saling mendahului


"Dasar bodoh!. Apakah kau kira organisasi ini berdiri tanpa membutuhkan uang?" Tanya Caesar heran


"Dan juga kau paman! perusahaan mu saat ini berada di tanganku, juga ayahku. Jika kau tidak mau menetapkan, bahwa akulah ketua baru organisasi ini, maka ayahku yang sedang memantau pemilihan ini, akan membuat kalian semua bangkrut!, termasuk perusahaan mu paman!"


Benyamin yang mendengar kata kata tersebut, menjadi terintimidasi, dan merasa serba salah, karena dia menyadari, bahwa sistem informasi perusahaan juga organisasi, memang berada di tangan Austin


Kapan saja dia mau, karena membelot, maka semua informasi itu bisa diblokir nya, juga keuangan organisasi bisa dipindahkannya ke tempat lain


Benar benar sebuah dilema yang tidak mudah untuk diselesaikan


"Sekarang bagaimana, terutama kau Marvello juga Alois?. Apakah masih berminat untuk menjadi ketua?" Tanya Caesar sambil tersenyum dingin


"Kurang ajar!. Ternyata trik yang digunakannya, memang mampu membuat kami tidak berdaya." Batin Marvello dalam hati


"Badjingan!. Aku pikir dengan kedudukan ku sekarang, akan mampu mengintimidasi semua orang, tapi ternyata si Caesar keparat itu, selangkah lebih maju dari ku. Apa yang harus aku lakukan. Apakah harus mengakuinya sebagai ketua atau harus melawannya?" Batinnya juga dalam hati


"Baiklah!. Sekarang kami berada di bawah tekanan, maka saat ini juga kami menyatakan mundur dari pemilihan ini!" Ucap Marvello sangat terpaksa sekali


"Aku juga mundur dari pemilihan ini!. Jadi otomatis, hanya ada 1 calon yang harus kalian pilih!" Sambung Alois lemah, juga terpaksa melakukan itu


"Lalu bagaimana denganmu paman Apakah kau bersedia menetapkan aku sebagai ketua?" Tanya Caesar sambil menyeringai


"Anak ini ternyata lebih monster daripada ayahnya. Orang yang ku nilai lemah selama ini, ternyata lebih kuat dari yang ku perkirakan." Batin Benyamin dalam hati, dan timbul keraguan di hatinya


Apabila Caesar terpilih sebagai ketua organisasi, maka Benyamin yakin, organisasi tersebut akan digunakannya untuk kepentingannya sendiri. Ini yang sangat menakutkan bagi Benyamin


Ditambah lagi janjinya kepada tuan Birawa dan Dion, tentang perjanjian kerjasama perdagangan antar dua perusahaan


Jika Caesar terpilih sebagai ketua, maka Benyamin yakin, Caesar akan menganulir semua perjanjian itu, dan dia tidak mau tahu tentang apapun yang telah disepakati


Di dalam hati dan pikiran Benyamin terus berkecamuk dan bertanya tanya, kenapa sampai saat ini, tuan Birawa dan Dion belum juga memberikan bantuan


Dia sangat berharap sekali saat ini dihubungi oleh tuan Birawa ataupun Dion, Tapi sejak dari awal handphonenya tidak juga berdering


"Apa yang harus aku lakukan?" Batinnya dalam hati


"Bagaimana paman?. Aku sudah tidak sabar lagi menunggu. Sekarang umumkan saja, bahwa akulah ketua di organisasi ini!" Ucap Caesar sambil berkacak pinggang


"Pemilihan ini bukan hanya aku saja yang menentukan, Tapi semua yang ada di sini. Sekarang aku tanya kepada kalian semua. Apakah kalian bersedia untuk memilih Caesar sebagai ketua?" Tanya Benyamin tegas sekaligus. terpaksa

__ADS_1


Dari semua yang hadir, termasuk Marvello dan Alois, tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka hanya diam membisu, karena timbul keraguan dan kekhawatiran di dalam hatinya masing masing


Jika mereka tidak mau tunduk, dan memilih Caesar sebagai ketua, maka ancamannya, semua uang yang mereka simpan di bank atau di tempat lain, akan diambil olehnya, dan itu sangat berbahaya sekali


Tapi jika mereka memilih Caesar sebagai ketua, mereka merasa khawatir, Dia akan menggunakan kekuasaannya itu, untuk mensukseskan kepentingannya sendiri


"Aku katakan sekali lagi!, kalian bersedia memilih ku atau tidak! Aku beri kalian kesempatan satu menit dari sekarang!" Ucap Caesar sangat mengintimidasi mental semua yang hadir di situ


"Kalian lihatlah ke semua sudut ruangan!. Semua telah dipasangi CCTV, yang terhubung langsung dengan komputer ayahku!"


"Jadi jika kalian tidak bersedia menjadikanku sebagai ketua!, maka hanya dengan menganggukkan kepalaku saja, ayah ku akan mengeksekusi semua harta kekayaan kalian!" Ucapnya penuh ancaman


"Oleh karena itu!. Pikirkanlah baik-baik. Aku tidak mau menunggu lama!" Sambungnya lagi


"Masih ada 30 detik lagi bagi kalian untuk menetapkan. Apakah aku sebagai ketua kalian atau tidak!" Ucap Caesar sudah merasa menang kali ini


"Dua puluh detik lagi. 15 detik, 10 detik, 5 detik. Sekarang kesempatan kali...!"


"Tunggu!" Teriak seseorang kuat dekat pintu masuk ruangan


"Adeline!. Apa yang kau lakukan?. Di sini bukan tempat untuk bermain main!" Bentak Benyamin tidak senang


"Kau diam saja Benyamin!. Di sini aku juga berhak untuk berbicara!" Jawab Adeline ketus


"Apa yang kau katakan Adeline? aku ini ayahmu!" Bentaknya sekali lagi marah


"Jangan berpura pura lagi tuan Benyamin!. Aku sudah tahu semuanya. Apakah perlu aku bongkar di sini?" Jawab Adeline sambil tersenyum sinis


"Sekarang kalian dengarkan baik baik, dan camkan dalam hati!. Pemilihan ini aku batalkan, karena akulah yang berhak sebagai ketua organisasi!" Ucapnya sungguh berani sekali


"Organisasi yang kalian perebutan itu adalah milik tuan Benyamin ini, yang kalian tahu sebagai ayahku. Jadi sebagai putri nya, akulah yang berhak untuk menggantikan posisinya nya itu!" Ucap Adeline mantap


"Kau Caesar!, orang yang merasa sangat kuat sekali hari ini. jangan mimpi untuk bisa menduduki ketua organisasi milik ayahku itu!" Ujar nya lagi dengan suara kuat


"Dan kau Marvello juga Alois!. Kalian berdua tidak berhak untuk menduduki jabatan itu, karena akulah yang berhak untuk mendapatkannya!"


Benyamin hanya diam saja mendengar ucapan dari putrinya tersebut. Dia sungguh tidak menyangka, bahwa putrinya akan berubah seperti itu


Selama ini dia mengira, bahwa Adeline itu perempuan lemah, dan kerjanya hanya bisa menangis saja


Tapi hari ini, di depan matanya sendiri, ucapan dan penampilannya itu, sangat mengintimidasi semua orang yang ada di dalam ballroom tersebut


"Apakah kalian tidak percaya apa yang aku katakan, bahwa aku mampu menduduki jabatan ini?" Tanya Adeline tegas


"Kami semua tidak bersedia dipimpin oleh seorang perempuan sepertimu!" Jawab mereka serempak termasuk juga Marvello dan Alois


"Dasar bodoh!" Respon Adeline marah, kemudian berkata lagi


"Kalian tidak akan kami biarkan untuk hidup!"


" Segera kerjakan!" Ucapnya memberi perintah

__ADS_1


__ADS_2