Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Kepanikan Dion


__ADS_3

"Saluran yang digunakan oleh si Bajra itu adalah saluran ilegal, yang dikhususkan untuk mempertontonkan judi taruhan dari setiap pertandingan yang di adakan oleh anggotanya."


"Saat tuan besar juga tuan muda bertarung itu, jutaan pasang mata telah menyaksikannya dari seluruh dunia"


"Taruhan yang mereka pasang 1 banding 10. Satu untuk tuan, dan yang 10 untuk si Bajra!"


"Biasanya mereka selalu menang. Tapi kali ini mereka kalah. hingga mengalami kerugian miliaran dolar"


"Karena kekalahan yang sangat besar itu. Ketua organisasi mafia terbesar bawah tanah tersebut menjadi sangat marah. Lalu memerintahkan pada seluruh orang orangnya, untuk menculik tuan muda Draco." Jawab legenda cyber apa adanya


"Apa!. Secepat itu?" Reaksi Dion terkejut


"Benar tuan besar!"


"Dari pantauan kami melalui peretasan saluran jaringan ilegal tersebut bisa diketahui, bahwa satu menit setelah 4 manusia setengah robot itu kalah. Jundan Miyazawa, ketua besar organisasi bawah tanah itu, segera mengeluarkan perintah, agar mencari serta menemukan tuan muda Draco dan menangkapnya."


"Selain itu, informasi yang kami dapatkan diketahui, bahwa jumlah anggota organisasi itu, jauh lebih besar daripada pengawal Birawa Group."


"Mereka mempunyai ribuan petarung tingkat dunia, yang jarang sekali bisa dikalahkan!" Jawab legenda cyber berterus terang


"Lalu apa usahamu untuk meminimalisir usaha dari mereka itu?" Tanya Dion sudah semakin khawatir


"Untuk sementara kami hanya bisa menahan laju informasi di saluran ilegal mereka, agar tidak tersebar pada seluruh anggotanya." Jawab legenda cyber merasa tidak enak hati


"Apakah paman tidak bisa mengacak atau membekukan bahkan jika perlu menghancurkan seluruh data informasi dari organisasi tersebut?" Tanya Dion merasa geram


"Maaf tuan besar!. Organisasi yang mereka dirikan itu, ternyata bukanlah organisasi kacangan!"


"Mereka juga mempunyai hacker dan cyber, yang mampu memblok usaha kita untuk masuk terlalu dalam, ke sistem informasi database mereka!"


"Bahkan tadi sempat ada usaha dari para hacker yang berasal dari sana, mencoba masuk dalam sistem informasi kita. Tapi beruntung saya masih bisa memblokirnya!" Jawab Deon si legenda cyber itu sedikit merasa bangga


"Apakah hal itu tidak membahayakan sistem informasi perusahaan Birawa Group?" Tanya Dion lagi


"Jelas sekali membahayakan tuan besar!"


"Jika sekali saja mereka bisa masuk dalam sistem informasi kita, maka seluruh database perusahaan, termasuk akun akun perbankan kita akan habis!" Jawab Deon apa adanya


"Lalu apa usahamu sejauh ini?" tanya Dion lagi semakin khawatir


"Untuk sementara kami hanya bisa bertahan, dan mencoba mengamankan akun akun tersebut, dengan memindahkannya ke folder folder lain, agar mereka tidak bisa melacaknya."


"Bukan hanya itu saja tuan besar!. Folder tersebut juga dilindungi dengan belasan enkripsi, dan password yang tidak akan bisa dibobol!"


"Untuk sementara kami bisa menjamin itu. Tapi entah beberapa hari kedepannya!" Jawab Deon berterus-terang


"Gawat!. Jika hacker mereka bisa menembus serta mengacaukannya, alamat seluruh perusahaan ku akan bangkrut dalam seketika!"


"Inilah resiko dalam dunia bisnis!"

__ADS_1


"Jika tidak pandai-pandai mensiasatinya, tidak sampai satu menit, seluruh akun perbankan berikut isinya akan raib tanpa sisa!"


"Mungkin sebaiknya, sejumlah mata uang asing, juga uang regional, ditukar dengan batu-batu mulia dan disimpan di suatu tempat agar tidak bisa di curi?" Gumam Dion lirih pada diri sendiri


"Maaf tuan besar!. Masih ada informasi yang ingin kami sampaikan pada anda!" Ucap Deon cukup sopan tapi sempat membuat Dion kaget


"Silakan paman Deon!" Jawabnya singkat


"Organisasi yang kita bicarakan tadi, ternyata cabangnya ada di kota J"


"Salah satu ketuanya adalah si Bajra itu!"


"Dia merupakan ketua tiga, sedangkan dua ketua lainnya masih menjadi misteri keberadaannya di negara ini"


"Jadi menurut hemat saya, sebaiknya tuan hati hati, apalagi tuan muda Draco itu!"


"Saat ini dia tengah menjadi incaran para mafia tersebut."


"Barusan ada sayembara yang dikeluarkan oleh organisasi itu, yang menyatakan bahwa barang siapa yang bisa menangkap tuan muda, akan menerima imbalan sebesar 100 juta dolar Amerika!"


"Apa!. Anak ku dijadikan barang taruhan?"


"Kurang ajar!. Benar benar tidak bisa dibiarkan para badjingan itu!" Reaksi Dion benar benar marah, dan baru pertama kali inilah mengatakan perkataan kasar seperti itu


"Paman Iron, Robin, Langit Awan dan Bumi!. Mulai sekarang kalian aku tugaskan untuk menjadi pengawal anak ku, membantu paman guru kalian Leon, dan akan ditempatkan di kota kecil Argomulyo selama beberapa bulan!"


"Bawa 1.500 pengawal elit tingkat tinggi, dan tempatkan mereka di sana!"


"Rams juga yang lain!. Tambah cctv yang terpasang di sana, dan pasang di setiap sudut bahkan diluar pekarangan perguruan!"


"Aku juga akan memerintahkan pada James, untuk membangun pos-pos penjagaan di ring 1 dan ring 2!"


"Paman Deon dan Austin!.Kalian aku tugaskan untuk terus memantau pergerakan dari organisasi tersebut, dan sadap setiap informasi yang mereka keluarkan tentang anakku Dragon!"


"Perluas jangkauan sadapan kalian pada organisasi itu, dan cari sedetail-detailnya seluruh informasi mengenai organisasi tersebut!"


"Sebagai ahli meretas semua jaringan, bahkan dijuluki orang dengan gelar legenda cyber, tentu kau bisa mengantisipasi semua ini!"


"Dan kau paman Austin!. Kau juga dijuluki orang dengan iblis peretas!. Dengan kemampuanmu, digabung dengan kemampuan dari legenda cyber, tentu kalian berdua mampu menahan laju serangan hacker hacker mereka!"


"Jika perlu kalian berdua bekerja sama, untuk menghancurkan sistem informasi organisasi tersebut, dan buat menjadi lumpuh serta tidak bisa digunakan lagi!"


"Tarik semua harta kekayaan mereka, agar mereka tidak bisa merekrut dan mengaji para petarungnya!" Ucap Dion pada Deon juga Austin melalui sambungan panggilan videonya


"Guru Gentala juga seluruh murid yang ada. Mulai sekarang perketat penjagaan di perguruan Wahyu Taqwa itu!"


"Jangan biarkan siapapun mendekati areal perguruan dalam radius 200 meter!"


"Pasang cctv di setiap ruangan, atap bangunan, di pohon pohon dan di seluruh areal perguruan!" Ucap Dion dengan perintahnya yang dinilai terlalu berlebihan

__ADS_1


Kenapa dia berbuat seperti itu? Pasti karena Dion benar benar panik, ketika mengetahui, bahwa anaknya sedang menjadi target penculikan. dan setelah mendapatkannya, Draco akan menjadi mesin petarung, karena kemungkinan besar tubuhnya akan di rubah menjadi manusia separoh mesin


"Biadab!. Mereka benar benar manusia biadab!" Jerit hati Dion dalam hati


Jika hal itu benar benar terjadi, alangkah sakit hatinya Dion. Dan menurutnya itu tidak bisa dibiarkan. Maka begitu mendengar berita tersebut, Dion menjadi panik, dan mengeluarkan perintah yang sangat banyak sekali


"Aku tidak mau anakku Dragon, akan menjadi korban penculikan serta kebiadaban mereka!"


"Sekarang juga kita kembali ke kota Golden City!"


"Masalah harta harta itu, aku serahkan pada Awan, Bumi, Eric dan 100 pengawal untuk mengurusnya "


"Setelah mobil pengangkut datang, segera bawa harta rampasan itu, ke gudang penyimpanan kita di kota ini"


"Maaf tuan besar jika saya menyela!" Ucap Bumi datang bertanya


"Sampaikan!" Jawab Dion singkat


"Orang yang bernama Arjaya saat ini sudah ada di sini."


"Apakah tuan masih memerlukannya?" Ucap Bumi melaporkan


"Bawa dia ke markas, karena dia harus bertanggung jawab atas perbuatan dari tuannya."


"Banyak yang akan aku tanyakan padanya di sana !" Jawab Dion tegas


"Tuan besar!. Tolong maafkan serta lepaskan aku."


"Jika aku tiba tiba hilang dan tak pulang ke rumah, tentu anak dan istriku, akan mencari atau melaporkannya pada polisi!"


"Tentu tuan tidak mau urusan ini sampai kepada pihak berwajib!" Ucap Arjaya mencoba menggertak Dion dengan trik bohongnya itu


"Aku sudah tahu siapa kau!, dan mencari tahu tentang keluargamu melalui orang orang ku!"


"Kau sudah tidak punya istri atau anak!. Yang ada hanya keponakan, yang kerjanya hanya mabuk mabukan, perempuan, judi serta suka menghambur-hamburkan uang dari hasil usahamu."


"Jadi kau jangan coba-coba untuk menggertak ku!"


"Jika kau masih ingin hidup, dan perusahaanmu ini masih tetap berdiri!. Lebih baik kau ikuti saranku!" Ucap Dion lagi


"Jangan melawan!. Jangan berteriak!. Jangan menghubungi siapapun, atau matikan handphone mu!"


"Jika tidak!, jangan salahkan aku jika nyawa yang masih ada di tubuhmu itu, bakalan melayang karena kebodohan mu!" Ucap Dion berapi-api


"Ba-ba baik tuan besar!" Jawab Arjaya gugup dan takut takut


"Masukkan dia ke mobil dan tutup matanya, agar tidak bisa melihat rute jalan kita menuju ke mana!"


"Kunci rumah ini setelah seluruh kekacauan berhasil kalian bersihkan" Perintah Dion tegas pada 104 orang pengawalnya yang masih harus tinggal, karena harus mengurus harta rampasan itu

__ADS_1


Tak lama kemudian, Dion dan orang-orangnya bergegas meninggalkan ruangan tersebut, dan menuju ke mobil-mobil mereka


Beberapa saat kemudian, terlihat iring iringan mobil mewah, meninggalkan perumahan elit tersebut satu persatu dan hilang dari pandangan


__ADS_2