
Satu jam kemudian. orang-orang yang tadi dibuat pingsan oleh Dragon, semuanya telah bangun, termasuk juga ayahnya itu
Namun begitu mereka sadar semuanya sangat terkejut sekali, karena di depan Dragon, ada sesosok mayat yang sudah hangus terbakar
Dion segera mengambil inisiatif untuk bertanya kepada anaknya. "Mayat siapa yang ada di depanmu itu anakku?" Tanya Dion penasaran
"Ini mayat Tohpati ayah!. Orang yang mengaku sebagai leluhur kedua kakek Adi dan Abi."
"Tubuhnya berhasil ku tarik kemari, berkat formasi yang Draco pasang. Dan terjadilah hal yang seperti ini." Jawab Dragon berterus terang, tetapi ada satu hal yang sengaja disembunyikan olehnya
"Tohpati?. Mungkinkah itu kepanjangan dari huruf T itu?" Tanya Dion semakin penasaran
"Benar sekali ayah!. Dialah orang yang sesungguhnya memimpin organisasi besar tersebut!"
"Sementara Tejamaya, hanya sebagai pengalihan saja."
"Walau yang mendirikan organisasi tersebut bukanlah Tohpati, tetapi dia yang dijadikan ketuanya."
"Sementara yang mendirikan organisasi itu adalah anak Tejamaya, yang bernama Leonard. Berjuluk singa gurun."
"Sementara anak dari Leonard tersebut, bernama Ranggas Pati."
"Dia dijuluki oleh pengawalnya dengan sebutan tuan tega, atau malaikat kecil pencabut nyawa."
"Hobinya adalah membunuh orang, termasuk para pengawal yang tidak disukainya."
"Oleh karena itu. Tidak ada seorang pun yang berani membuatnya marah."
"Sedikit saja mereka salah, langsung dibunuhnya di tempat!"
"Ayah dan kakeknya saja, tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu sudah merupakan hobi dari cucu serta anaknya."
"Oleh karena itu anak tersebut sikapnya semakin tidak terkendali!"
"Pantang bertemu dengan orang yang tidak disukainya, langsung bunuh saja"
"Hal itu bisa dia lakukan karena hukum di tempatnya jauh sekali."
"Mereka tinggal jauh dari pemukiman penduduk. Bahkan sangat terpencil sekali."
"Tapi jangan ditanya tentang tempat tinggalnya."
"Fasilitasnya sangat luar biasa. Rumahnya adalah istana. pengawalnya berjumlah puluhan ribu, dan kehidupannya sangat mewah sekali."
"Anak tersebut tidak takut pada siapapun. kecuali pada ayah dan ibunya, kakek juga gurunya yaitu Tohpati."
"Selebihnya dianggap seperti sampah dan hewan buruan saja!"
"Walau ilmu Kalamurka nya baru sampai level 11. tapi kekuatannya sudah bisa mengalahkan kekuatan komandan utama pengawalnya itu."
"Tapi ilmu yang diamalkan nya itu, merupakan ilmu sesat. Hasil modifikasi dari Tohpati sendiri. Sehingga jauh melenceng dari ajaran kitab kalamurka sendiri."
"Namun walau demikian. Intisari yang dipelajarinya, tetap bersumber pada kitab kalamurka walau tidak seluruhnya benar."
"Tapi ayah tidak perlu mengkhawatirkannya. dan tidak perlu dirisaukan ancaman yang akan diberikan oleh anak tersebut."
"Draco masih bisa mengatasinya dengan mudah."
"Hal ini Draco ketahui, saat mencari kebenaran di dalam pikiran Tohpati."
__ADS_1
"Dan masih banyak informasi lain yang tidak bisa Draco sebutkan satu persatu disini." Ucap dan jawab Dragon untuk menjelaskan duduk permasalahannya
"Ternyata begitu!. Hari ini semua teka-teki yang telah membuat kepala kita pusing telah terpecahkan."
"Ketua dari organisasi tersebut telah berhasil kau binasakan."
"Hanya tinggal memberantas satu persatu dari anak buahnya, termasuk menghabisi Leonard, Tejamaya serta Ranggas Pati yang kau sebutkan tadi."
"Sekarang yang harus kita lakukan adalah membenahi tempat ini!"
"Serta menjaga tempat ini agar tidak disatroni oleh orang lain!"
"Tapi setelah semua urusan di tempat ini selesai. Ayah akan meminta penjelasan mu tentang kejadian tadi!" Jawab Dion mengerti akan situasi
"Baik bos!" Jawab Dragon dibuat canda, hingga membuat ayahnya menjadi gemas, dan mencubit pipi anaknya, lalu merangkulnya dengan erat
Tak lama sesudah itu. Dion memberi perintah kepada anak buahnya. "Robin!. Pimpin 100 orang-orang mu, untuk mengambil tenda, dan bawa kemari lengkap dengan peralatannya."
"Sisakan tenda yang digunakan oleh pengawal untuk menjaga helikopter kita."
"Malam ini 200 orang dari kalian, harus menjaga bukit ini agar tidak didatangi orang!"
"Aku dan anakku juga akan tinggal di sini selama beberapa hari!"
"Sementara yang lain, segera bersihkan tempat ini, untuk di jadikan areal perkemahan!" Ucap Dion memberi perintah
"Baik!" Jawab seluruh pengawal Dion yang ada ditempat itu serempak. Kemudian mengerjakan seperti yang telah diperintahkan oleh Dion
Satu setengah jam kemudian, lokasi yang semula berbentuk belukar, kini telah berubah menjadi setengah tanah lapang
Hanya pohon pohon besar saja yang tidak mereka tebang, karena ingin dijadikan tempat perlindungan dari sengatan sinar matahari yang sudah mulai bisa masuk ke dalam hutan itu
Satu jam berikutnya. 100 orang yang diperintah untuk mengambil tenda dan perlengkapannya telah kembali. Bahkan mereka dibantu oleh penduduk desa, yang dengan sukarela membantu pekerjaan mereka tanpa minta imbalan
Robin berpikir dengan menjalin hubungan baik dengan orang orang desa tersebut, maka pekerjaan selanjutnya akan menjadi mudah. dan itu terbukti benar
Hal itu bisa terjadi, karena pedagang yang pernah pergi menemui Dragon lah yang menjadi promotornya. Untuk sementara dialah yang dijadikan kepala desa tersebut, karena semangatnya untuk memajukan desa sangat luar biasa sekali
Dion yang di beritahu tentang itupun setuju, dan mendukung keputusan dari penduduk desa dan berjanji akan membantu mereka nanti
Kini kesibukan pemasangan tenda yang telah dipersiapkan oleh Dion sedang berlangsung. Dengan dibantu oleh puluhan penduduk desa, pekerjaan mereka menjadi mudah dan selesai dalam masa singkat
Bahkan perempuan perempuan desa juga ikut membantu. Mereka datang dengan sukarela, tanpa diminta untuk menjadi tukang masak dan tukang cuci pakaian para pengawal Dion
Mereka melakukan itu karena mereka sangat berterima kasih sekali pada Dion juga Dragon, termasuk anak buahnya tersebut
Lagipula mereka akhirnya tahu, siapa Dion yang sesungguhnya
Dari Robin lah mereka tahu siapa Dion itu, dan apa tujuannya datang ke desa itu
Setelah mereka tahu kebenarannya, maka bersuka cita lah para penduduk desa, karena suatu hari nanti, desa mereka akan menjadi maju, dan otomatis prekonomian mereka akan meningkat
Setelah mendengar berita itu, berbondong bondong lah masyarakat desa, dengan sukarela mengulurkan bantuan tenaga untuk rombongan Dion. Dan itu sedang terjadi saat ini
Dion sangat berterima kasih sekali atas bantuan mereka yang tanpa pamrih itu. Dalam hatinya berjanji akan membalas kebaikan mereka dengan sesuatu yang lebih besar berkali kali lipat nanti
Kepada Toasmali, kepala desa baru tersebut Dion mengatakan, bahwa sebentar lagi desa mereka akan di bangun, dan penduduknya yang masih muda, akan dilatih menjadi karyawan pertambangan, yang tidak lama lagi akan dibangun di daerah itu
Kepada mereka juga Dion mengatakan, akan membuka kesempatan selebar lebarnya untuk tiga penduduk desa yang mau bekerja padanya, dan akan mendapatkan gaji tinggi nanti
__ADS_1
Mendengar itu, Toasmali menjadi girang, dan akan menyampaikan berita tersebut kepada penduduk desa
***
Kini pekerjaan pemasangan tenda serta fasilitasnya sudah selesai, termasuk tenda besar buat Dion juga Dragon
Sama seperti waktu mereka berkemah di hutan Kalimantan dulu. Kali inipun Dion melengkapi perkemahan mereka dengan mesin lampu penerangan, agar di malam hari tidak gelap gulita
Namun kali ini kemah mereka tidak dipasangi pagar tinggi, hanya pagar rendah saja. Karena tempat itu akan dibongkar setelah mendapatkan izin dari pemerintah setempat juga pusat
Emily yang dihubungi oleh Dion, dua jam sebelum kejadian puncak bukit itu meledak, langsung bergerak cepat, mempersiapkan surat surat perijinan yang diperlukan untuk di setujui oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat. dan itu dilakukannya sangat cepat sekali
***
Satu minggu kemudian. Tanpa mengalami hambatan yang berarti, Emily sudah mengantongi surat izin untuk mengeksploitasi bukit itu, menjadi daerah pertambangan, karena kebetulan hutan tersebut tidak termasuk cagar alam, atau hutan lindung
Jadi bagi siapapun pengusaha yang berminat untuk menanamkan investasi di daerah tersebut, pemerintah setempat menyetujuinya tanpa banyak syarat, apalagi bagi seorang Dion
Mereka akhirnya tahu pengusaha mana yang akan membuka usaha pertambangan di daerah mereka. Karena mereka juga pernah mendengar siapa Dion itu. Dan mereka tentu saja sangat senang sekali, daerah mereka diminati oleh seorang pengusaha sekaliber Dion, yang sudah dikenal memiliki perusahaan yang sangat besar, yaitu Birawa Group
Mereka sangat yakin, bahwa daerah tersebut akan menjadi daerah maju, karena mereka juga sering mendengar, dimana Dion mendirikan perusahaan, maka daerah tersebut akan langsung dibangun. Dari desa atau kampung menjadi kota dan fasilitasnya juga akan dilengkapi oleh perusahaan milik Dion itu
***
Kini satu bulan sudah peristiwa itu berlalu. dan sekarang tempat itu sudah mulai di bongkar, dengan menggunakan peralatan berat, yang didatangkan nya dari berbagai daerah
Dion juga membeli peralatan baru berupa excavator dan buldozer, sebanyak 20 unit. termasuk membeli 40 unit dam truk baru serta peralatan peralatan lain yang dibutuhkan untuk membuka usaha pertambangan
Setelah peralatan itu datang, para pekerja segera membuat jalan baru dari desa ke bukit itu. Dan sekarang sedang dilakukan pengerasan
Bukan hanya itu saja, Dion juga memerintahkan untuk memperbaiki jalan lama, dan memperlebar nya untuk dilakukan pengaspalan
Tanah masyarakat yang terkena dampak perluasan itu, diganti oleh Dion dengan harga cukup tinggi, sehingga masyarakat yang merasa mempunyai tanah tersebut menjadi sangat senang
Bukan hanya itu saja. Dion juga memerintahkan untuk membuat jalan jalan baru, untuk menghubungkan desa satu ke desa lainnya dan akhirnya sampai ke jalan kabupaten yang memang sudah ada sebelumnya
Lima bulan kemudian, apa yang menjadi impian Dion akhirnya terlaksana, walau belum seluruhnya selesai. Tapi itu sudah sangat menggembirakan hati Dion, apalagi masyarakat setempat
Smelter tempat pengolahan batu-batu mulia juga sudah hampir selesai dibangun. termasuk juga perumahan karyawan yang harus ada dalam sebuah proyek besar
Batu-batu mulia yang ditemukan tergeletak di lantai gua, sudah diambil seluruhnya, satu jam sebelum puncak bukit itu meledak. dan jumlahnya sangat banyak sekali. Serta disimpan di satu tempat yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali Dion dan Dragon
"Akhirnya apa yang ku impikan hari ini terjadi juga!" Ucap Dion pada anak buahnya. juga pada kepala desa baru yang dulu pernah diperkenalkan pada Dion
"Kami juga merasa senang tuan besar!. Karena bukit ini tidak jatuh ke tangan orang yang salah!"
"Tuan telah melaksanakan amanat tuan sendiri. Dan saat ini, para penduduk desa sudah menikmati apa yang tuan niatkan itu!"
"Mereka sangat bersukacita, karena tuan telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi banyak penduduk desa."
"Bahkan tuan juga telah memberikan santunan, kepada tiap-tiap warga, yang sudah tidak layak lagi untuk bekerja."
"Desa ini juga sudah menjadi desa maju. Jalan-jalannya sudah lebar dan di aspal."
"Rumah-rumah penduduk juga sudah dibuat baru dan disusun rapi."
"Bahkan di perbatasan antar tiga desa, tuan sudah membuat pasar baru yang jumlahnya banyak sekali!"
"Sebagian bangunan bangunan itu, sekarang sudah ditempati oleh orang-orang yang ingin berusaha di sana."
__ADS_1
"Pokoknya!. Desa yang dulunya terisolir dan miskin, sekarang telah menjadi desa maju. Dan sebentar lagi akan menjelma menjadi sebuah kota!"
"Untuk itu, saya mewakili penduduk desa, mengucapkan terima kasih kepada tuan besar, atas kontribusinya memajukan daerah ini." Ucap Toasmali, penuh dengan nada pujian