
Satu minggu kemudian, Remon dan Sam, juga seluruh tim ekspedisi pengantaran barang, sudah kembali dari perjalanan mereka
Pekerjaan pertama yang mereka laporkan pada pimpinan adalah, mengenai adanya usaha perampokan pada tim ekspedisi, juga pada barang yang akan mereka kirimkan ke tujuannya itu, oleh sekelompok orang yang tidak dikenal
Dalam laporan itu juga disebutkan, tentang adanya kelompok lain, yang tiba tiba datang menolong mereka tanpa diminta
Yang anehnya, kelompok tersebut malah menawarkan diri untuk mengawal mereka sampai tujuan, bahkan bersikap sangat ramah sekali
Mendapat laporan seperti itu, kening Robin menjadi berkerut, kemudian memandang ke arah Langit, Awan dan Bumi, serta Eric juga Anjani, untuk mendapat masukan
"Selama karirku menjadi seorang pengawal, baru kali ini menemukan kejadian aneh, dimana dua kelompok datang secara bersamaan dalam tempo yang tidak lama
"Aku yakin ini bukan faktor kebetulan, pasti ada sesuatu yang sedang mereka rencanakan pada perusahaan kita." Ucap Robin pada kelima petinggi pengawal Birawa Group yang ada di depannya itu
"Eric!. Panggil Bayu dan tim cyber lainnya kesini!" Perintah Robin tegas
"Baik bos!" Ucap Eric cepat, kemudian pergi menemui orang orang yang dimaksud
Tak lama kemudian Eric dan kelima orang yang dipanggil itu datang. dan langsung memberi salam hormat pada robin dengan berkata." Kami siap melaksanakan perintah!" Ucap mereka dengan sikap hormat
"Coba kau periksa nomor ini, dan cari informasi pemilik serta temukan lokasinya!" Ucap Robin tegas, sambil menyodorkan kartu nama Edmund pada Bayu
Tak lama kemudian, Bayu sudah memeriksa kartu itu, melalui komputer yang ada di ruangan kantor robin, dan menemukan informasi siapa pemiliknya, serta lokasi pemiliknya saat ini
Dilayar komputer tertulis, bahwa pemiliknya memang benar Edmund, lokasinya berada di Quartier Latin, tepian sungai Seine, bagian kiri, selatan Paris Perancis
Dilayar komputer juga tertulis bahwa Edmund adalah mantan narapidana kasus pembunuhan puluhan gangster yang menjadi rivalnya
Saat ini Edmund sedang menjalani hukuman percobaan, dengan bebas bersyarat dari pengadilan, karena terlibat dalam usaha percobaan pembobolan sistem informasi perbankan milik bos perusahaan besar kota Paris, dan masih banyak lagi informasi negatif tentangnya
Di layar komputer juga tertulis beberapa kalimat peringatan dari otoritas setempat. Salah satu peringatan yang tertulis dengan huruf merah pada layar komputer itu adalah." Soyez prudent lorsque vous traitez avez cette personne"
Atau kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi. "Berhati hati jika berhubungan dengan orang ini!"
"Ternyata begitu!. Pantas saja dia bersikap baik pada orang orang kita, ternyata ada maunya!" Ucap Robin geram, sambil mengepalkan kedua telapak tangannya erat erat
"Mau mencoba menipu Birawa, dengan trik murahan seperti itu. Mimpi kau Edmund!" Teriak Robin keras
"Kalian berlima!. Siap kan jebakan pada Edmund dan anak buahnya itu. cari informasi sebanyak banyaknya, ketika dia sudah ditangkap!"
"Aku yakin dia bekerja tidak sendiri. Pasti ada orang yang menyuruhnya melakukan itu." Perintah Robin pada 5 anak buahnya tersebut
"Kawal tim ekspedisi kita, dan jebak mereka ditempat yang sama!"
"Bawa 150 pengawal tingkat tinggi, untuk menangkap gerombolan tersebut!"
"Jika mereka melawan, habisi saja!. Tetapi jika mereka menyerah, bawa semuanya ke sini!. Aku ingin menawarkan sesuatu kepada mereka!" Perintah Robin tegas
"Baik bos!" Jawab mereka serempak
***
Tiga hari kemudian
Langit, Awan, Bumi, Eric serta Anjani, dan seratus lima puluh pengawal elit lainnya, sudah berada ditempat yang diperkirakan bakal terjadi pengulangan pencegatan tersebut
Kelompok pengawal itu sudah siap dengan posisinya masing. Bersembunyi dibalik batu batu besar, disekitaran perbukitan itu
__ADS_1
Mereka dipersenjatai dengan senjata otomatis, baik laras panjang maupun laras pendek, selain dari senjata belati, katana pedang serta yang lain lainnya
Seperti biasa, tim ekspedisi membawa barang pesanan ke negara lain. Kali ini tujuannya tetap sama, yaitu Swedia, juga melalui jalan yang pernah mereka lalui beberapa hari yang lalu
Ketika 6 buah mobil truk besar melintasi jalan tersebut, dan memang sengaja diperlambat, tiba tiba dari arah depan datang 8 buah truk, yang bermuatan puluhan laki laki dengan senjata lengkap
Mereka segera turun dari kendaraannya, dan menyebar ke setiap truk, yang terpaksa harus berhenti, karena jalannya dihadang oleh kelompok itu
"Turun dan angkat tangan kalian!. Ini perampokan!" Ucap pemimpin mereka garang
Keenam sopir truk, tanpa disertai oleh kernet juga pengawalnya, bergegas turun dari kendaraannya, dan segera mengangkat tangannya keatas
"Mana kelompok kalian yang lain?" Tanya pemimpin tersebut keheranan
"Kali ini kami tidak disertai oleh kernet dan pengawal, karena Edmund sudah menjamin keselamatan kami dalam tugas ini!" Jawab pengemudi truk itu ketus
"Siapa Edmund?. Apakah yang kau maksudkan itu orang yang pernah menyelamatkan kalian tempo hari?" Tanya pemimpin tersebut sinis
"Ya, dialah orangnya!" Jawab sopir truk itu cukup berani
Tak lama setelah sopir itu mengucapkan kata kata tersebut, dari arah belakang truk ekspedisi Birawa Group, datang belasan mobil truk barang, yang seminggu lalu juga datang
Kedatangan mereka kali ini tidak sama seperti seminggu yang lalu, datang langsung mengepung, lalu menyerang kelompok pertama tanpa aba aba lagi
Baku tembak segera terjadi antara mereka. Ada yang bertumbangan ke tanah, tetapi anehnya tidak ada darah yang keluar dari tubuh mereka
Kedua belah pihak saling balas membalas tembakan, sedangkan 6 orang tim ekspedisi tersebut, bergegas bersembunyi dibawah kolong mobilnya masing masing, takut terkena peluru nyasar
Setelah berlangsung sekitar 5 menit, baku tembak itu sedikit mereda. Kelompok pertama mundur secara teratur, mendekati truknya masing masing
Tetapi alangkah terkejutnya mereka ketika sampai di mobilnya, tiba tiba mereka disergap oleh puluhan orang bersenjata lengkap, dengan senjata api mengarah ke arah mereka, dan siap untuk ditembakkan
Setelah tubuh sebagian dari para perampok tersebut diikat, dan diletakkan di belakang truk truk mereka, rombongan penyerang datang, dan mendekati mobil mobil tersebut
Tetapi sebelum mereka sampai, lagi lagi puluhan orang mengepung mereka dari berbagai macam arah, dengan senjata api yang pelurunya, siap untuk dimuntahkan
"Jatuhkan semua senjata kalian!. Jika kalian coba melawan, maka jangan salahkan kami, kalau harus menghabisi nyawa kalian disini !" Ucap langit penuh intimidasi
Bukannya mendengarkan perintah Langit, beberapa orang di antaranya malah membalikkan badan, kemudian mencoba mencelakai langit dan beberapa orang anak buahnya itu, dengan cara menembakkan senjatanya kesemua arah
Beberapa orang pengawal tak ayal terkena tembakan yang tiba tiba tersebut. Tapi walaupun tubuh mereka terdorong sedikit ke belakang, namun hanya rasa nyeri di sekitar bekas tembakan itu
Tidak ada darah, tidak ada luka yang berarti, cuma lebam disekitar tembakan tersebut
Ternyata mereka menggunakan peluru karet, yang biasa digunakan oleh para tentara, ketika sedang latihan perang
Mendapat serangan seperti itu, walaupun hanya menggunakan peluru karet, tapi beberapa orang ninja segera merangsek kearah penembak itu dan..
"Crash! crash! crash"
Jleb! jleb! jleb!
Enam orang penembak itu, mati seketika, saat tubuh tertusuk pedang, dan kepala terlepas dari badan
Melihat 6 anak buahnya mati secara mengenaskan seperti itu, Edmund menjadi marah, kemudian tanpa memikirkan resikonya, segera mencabut pistol yang ada di dibalik bajunya tersebut, kemudian berusaha menembak para ninja ninja itu
Tapi sebelum tindakannya terlaksana, secara tiba tiba Eric menembak pistol yang sedang dipegang oleh Edmund tersebut, dan langsung terjatuh ke tanah
__ADS_1
"Apa yang telah kalian lakukan? Kenapa kalian membunuh anak buahku, orang yang telah menolong tim ini sebelumnya?" Tanya Edmund marah
"Bawa mereka semua ke sini!" Perintah Langit tegas, kepada anak buahnya yang lain, tanpa mempedulikan pertanyaan dari Edmund barusan
Tak lama kemudian, 19 orang yang perampok itu, diseret kehadapan langit juga Edmund, yang saat ini tangannya sedang gemetar, akibat tembakan terarah ada pistolnya tadi
"Kau boleh membohongi anak buahku yang lain!, tapi kau tidak bisa membohongi kami!. Aku tahu siapa kelompok pertama ini, mereka adalah orang orang mu bukan?" Ucap Langit tanpa basa basi lagi
"Kalau mereka ini termasuk kelompok kami, tidak mungkin kami akan menembaki mereka secara brutal seperti itu!" Bantah Edmund mencoba membela diri
"Dor! dor! dor!
Tiga kali bunyi tembakan menggema sekali lagi di tempat itu. Tubuh Edmund terdorong kebelakang, dan jatuh terjengkang menimpa tubuh anak buahnya yang sudah mati itu
"Apakah yang kau maksudkan tembakan seperti itu?" Tanya Langit dengan senyum sinis
"Kalau benar kalian telah melakukan baku tembak, tidak mungkin kau masih hidup setelah terkena 3 kali tembakan seperti itu."
"Jadi sekarang katakan!. Kenapa kalian mencegat tim ekspedisi Birawa Group?. dan apa yang menjadi tujuan kalian?"
"Bukankah kalian tahu, bahwa perusahaan itu, adalah salah satu perusahaan asing yang beroperasi di Perancis ini?"
"Tapi kenapa kalian masih berani mengganggu jalannya usaha kami?" Ucap Langit dengan aura mengintimidasi
Edmond tidak bisa berkata apa apa lagi, sekarang kedoknya telah terbongkar, karena cara dia beroperasi itu, sangat mudah sekali ditebak, dan seperti permainan anak kecil. Sungguh lucu sekali!
Tidak disangka, seorang gangster, mafia dan mantan pembunuh berdarah dingin, ternyata bukan ahli strategi. Hanya dengan mengenali ciri cirinya saja, Robin si dewa kematian, mengetahui siapa mereka sebenarnya
Melalui orang orangnya, Robin memerintahkan untuk menjebak kelompok yang berpura pura tersebut, dan beberapa di antaranya ada yang sudah mati meregang nyawa
"Apakah kau masih belum mau membuka mulut?.Apakah perlu menambah anak buahmu yang lain untuk mati?" Ucap langit memberi ancaman kepada Edmund
"Sungguh tindakan mu sangat berani, dengan membunuh anak buahku!.Tidakkah kau tahu, sedang berhadapan dengan siapa?" Tanya Edmund mencoba menakuti langit yang sedang berhadapan dengan nya itu
"Aku tidak peduli siapa kalian!. yang aku peduli adalah, kenapa kalian mencoba memprovokasi dan menipu orang orang kami?. Kalau bukan punya maksud tertentu, tidak mungkin kalian berani melakukan hal bodoh seperti ini!" Jawab Langit sangat tegas
"Hahahaha!. Ternyata kalian bukan pengawal kacangan!. Aku kira dengan berpura pura berbuat baik, pada orang orang mu itu, kalian akan luluh, dan membujukku untuk bergabung dengan kalian.Ternyata perkiraanku salah!" Reaksi Edmund mengagumi kecerdasan dari lawan bicaranya tersebut, sambil tertawa terbahak bahak
"Apa yang kau katakan itu memang benar!. Para pengawal yang telah kau tipu itu, adalah pengawal kelas rendah, yang masih belum kenyang dengan pengalaman. Tetapi jika kau berhadapan dengan kami, maka saat itu juga kau pasti mati!" Balas Langit kesal
"Baik!. Mungkin saat ini kalian akan membunuhku, juga anak buah ku itu, Tapi sebelum aku mati, akan aku sebutkan, siapa aku dan kelompokku ini!" Sambut Edmund, mencoba sekali lagi menakuti lawan bicaranya tersebut
"Kau tidak perlu menyebutkannya, karena aku sudah tahu siapa kau sebenarnya!."
"Kau adalah mantan narapidana, yang sudah membunuh puluhan gangster rival rival mu dulu. Kemudian kau juga adalah narapidana dalam kasus pembobolan akun bank, pengusaha kota Paris ini."
"Sekarang kau sedang bebas bersyarat dengan catatan, apabila kau melanggar lagi, maka pihak berwajib akan menarik mu, dan menjebloskan mu kembali ke penjara!. Bukankah begit Edmund?" Tanya Langit sinis
"Dari mana kamu tahu masalah itu?" Tanya Edmund penasaran
"Hal seperti itu sangat gampang bagi tim cyber kami. Intelijen yang kami sebarkan di kota Paris ini, bukanlah intelijen kacangan. Kau tahu itu!" Jawab Langit berterus terang
"Kau boleh berbangga karena telah mampu mempengaruhi beberapa orang di antara kami. Tapi saat ini kau sedang terkena sial!"
"Oh ya!. Aku rasa mungkin kelompok mu di bagian selatan Paris ini, di sebelah sungai Seine itu, sekarang sedang bergerak, dan mencoba untuk membantu kalian. Tetapi sebelum itu terjadi, anak buahku sudah duluan datang ke sana."
"Siapa sebenarnya kalian ini?. kenapa kalian tahu banyak tentang kami?" Tanya Edmund sekali lagi penasaran
__ADS_1
"Kau sudah tahu siapa kami, tapi kau berpura pura lupa. atau memang sengaja melupakan kami!"
"Namun agar kau tidak mati penasaran, aku akan mengatakan yang sebenarnya, tentang siapa kami!" Jawab Langit sambil mencabut pedang, salah seorang ninja yang ada di sampingnya itu. kemudian mengarahkannya ke leher Edmund