Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Bagaimana tuan melakukannya


__ADS_3

Tiga hari kemudian


Karena rasa penasarannya yang tinggi, atas informasi yang disampaikan oleh Abhicandra itu. membuat Gilmer Aldrich menjadi sangat bersemangat sekali


Dia memang pernah mendengar tentang perusahaan Birawa Group itu, tapi belum pernah mencari tahu secara serius, apalagi bekerjasama


Namun kali ini lain. Demi agar bisa mendapatkan apa yang dia mau, yaitu berguru pada orang sakti di perusahaan Birawa Group itu. membuat Gilmer Aldrich harus memutuskan untuk pergi ke Indonesia. Sekaligus menjajaki peluang bisnis dengan pemilik perusahaan besar tersebut


Jadi hari ini. Dia mengundang seluruh jajaran direksi, termasuk beberapa orang pemegang saham, untuk mendengarkan keputusannya


Walau saham yang mereka kuasai berjumlah kecil. yaitu sekitar 25 persen saja. Tapi mereka tetap di undang juga, dan dimintai pendapatnya


Dalam rapat tersebut Aldrich membeberkan, apa saja yang ingin dia dapatkan, termasuk masalah ilmunya itu


Banyak yang tidak setuju dengan keputusannya tersebut. termasuk adik kandungnya sendiri. Tapi tetap saja mereka tidak bisa berbuat apa apa


Dalam rapat itu dia membeberkan banyak hal, termasuk masalah ini. "Keputusan ku sudah bulat. Satu atau dua tahun paling lama, aku akan memperdalam ilmu ku di sebuah negara yang namanya Indonesia!"


"Atau tepatnya di sebuah perusahaan besar dunia yang ada di sana "


"Menurut kabar yang aku dengar, tempat itu adalah Birawa Group! dan aku sudah menyelidikinya!"


"Tenyata orang itu tidak berbohong."


"Birawa Group itu memang benar benar ada, dan pemiliknya sudah menduduki peringkat satu orang terkaya dunia."


"Sedangkan aku atau keluargaku, menduduki peringkat 50 saja tidak!"


"Jika kita bergabung dengan perusahaan itu, mungkin banyak keuntungan yang akan kita dapat!"


"Sekaligus bisa mempelajari sesuatu dari dalamnya!"


"Selama ini ilmu ku begini begini saja.Tidak bisa berkembang."


"Jika aku bergabung dengan perusahaan tersebut. peluang untuk naik level semakin besar!" Ucap Aldrich berterus terang


"Tuan pimpinan!. Apakah demi bisa mendapatkan itu, tuan harus pergi ke Indonesia?"


"Kenapa tidak tuan panggil saja orang tersebut untuk mengajari anda di sini?" Tanya salah seorang pemegang saham terkecil mencoba memberi usul


"Dasar bodoh!. Apakah kau pikir orang itu miskin, dan bisa diatur sesukanya?"


"Ketahuilah!. Dia adalah tuan muda dari perusahaan itu. Tentu saja bakal mewarisi kekayaan ayahnya!"


"Perusahaannya saja berjumlah ratusan buah!. Sedangkan kita cuma punya satu, dan itupun peluang untuk berkembang bakalan sulit!"

__ADS_1


"Jika aku pergi kesana, sekaligus berguru pada tuan muda itu. Peluang untuk mendapatkan modal akan semakin besar!"


"Jika kalian meragukan strategi ku, coba kalian katakan. bagaimana caranya agar kita bisa membiayai proyek besar itu?"


"Sedangkan kita kekurangan modal!"


"Jika kita bergabung dengan perusahaan besar tersebut. Aku yakin masalah itu akan mudah diatasi!" Jawab Aldrich berapi api. Kemudian mengedarkan pandangannya ke seluruh orang yang hadir di ruang rapat tersebut


Yang dipandang pun hanya menunduk diam. Dalam hati mereka membenarkan, bahwa apa yang dikatakan oleh CEO mereka itu benar. Dan itulah salah satu cara untuk mendapat dukungan


Akhirnya dicapai lah kata sepakat. Gilmer Aldrich tetap pergi ke Indonesia selama kurang lebih dua tahun. Sedangkan pucuk pimpinan tetap dipegang olehnya


Untuk memanage perusahaan selama dia tidak ada. Diputuskan dipegang oleh adik perempuannya sendiri, dan itu awal mulanya ditolak


Tapi karena rasa tanggung jawabnya yang besar. Mau tidak mau dia harus mau juga, dan belajar bagaimana mengelola perusahaan besar seperti itu


Akhirnya rapat pun usai, dan mendapatkan persetujuan dari seluruh jajaran direksi, termasuk juga dari lima orang pemegang saham perusahaan, yang menyatakan bahwa mereka setuju dengan rencana pimpinan tertinggi perusahaan, untuk pergi ke Indonesia dalam waktu yang lama


***


Sementara itu, masih di rumah sewa Jenifer, ditempat yang sama tapi diwaktu yang berbeda


Kepergian Abhicandra yang mendadak itu, semula tidak diketahui oleh Dion juga tuan Birawa, dan teman temannya


Bahkan dia berencana akan membawa pulang muridnya tersebut ke Indonesia


Tapi sebelum dia pulang itu, Abhicandra berencana merekrut seorang pengusaha besar dari negara itu. Dan itu sudah disampaikan olehnya pada Dion. Tentu saja Dion merasa senang, kalau orang itu mau bergabung dibawah panji Birawa Group


Kebetulan orang yang dimaksudkan itu adalah seseorang yang sangat tergila gila dengan hal hal supranatural, dan itu adalah Gilmer Aldrich sendiri


Kesempatan itu benar benar dimanfaatkan oleh Abhicandra. Namun tanpa diminta atau dibujuk pun, Gilmer Aldrich itu pasti akan bergabung dengan Birawa Group juga


Kenapa hal itu bisa terjadi. Padahal awalnya dia ragu atau masih belum pasti, Karena melihat sikap Jenifer yang cuek waktu itu


Tapi begitu dia merenung dan memikirkan baik buruknya buat perusahaan yang sedang kekurangan modal itu. Maka Gilmer Aldrich telah mengambil keputusan besar. Kali ini bukan karena Jenifer lagi, tapi demi diri dan perusahaannya


Dia akan ke Indonesia, dan bergabung dengan Birawa Group, sekaligus untuk mendapatkan dukungan dari pemilik perusahaan besar itu


Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sambil menyelam minum air. Begitu lah taktik yang akan dijalankan oleh Aldrich itu di Indonesia nanti


Berbalik sedikit ke belakang. Sikap Abhicandra yang tiba tiba berubah waktu itu, adalah karena permasalahan tersebut juga. Bukan karena ingin menjodohkan muridnya dengan Gilmer Aldrich. Tapi demi yang namanya bisnis dan peluang besar, agar tuannya bisa berinvestasi di negara paman Sam itu. Maka tetap dilakukannya juga


Kalaupun pada akhirnya mereka bersatu, itu namanya jodoh. Dan Abhicandra tidak peduli dengan itu semua


Namun sayangnya Jenifer masih tetap menolak untuk kembali ke Indonesia.Tapi setelah Dragon turun tangan secara tidak langsung, Jenifer tiba tiba mau kembali ke negaranya

__ADS_1


Berita tersebut tentu saja sangat menggembirakan gurunya. Dan dia ingin segera berangkat


Tapi saat Abhicandra ingin menghubungi tuan mudanya, datang Aldrich beserta empat orang pengawal pribadinya. dan langsung mengabarkan bahwa mereka mau ikut ke Indonesia


"Bagus!. Itu kabar yang ingin aku dengar!"


"Semakin cepat akan semakin baik!" Respon Abhicandra senang


"Jadi apakah kita sudah bisa berangkat sekarang?"


"Kebetulan saya sudah memesan delapan buah tiket penerbangan langsung ke negara tuan." Ucap Gilmer Aldrich berterus terang


"Aku rasa tidak perlu!. Karena jika menggunakan pesawat, akan memakan waktu cukup lama."


"Ada yang jauh lebih cepat dari pada pesawat!" Jawab Abhicandra merasa bangga


"Kendaraan apakah itu tuan?" Tanya Aldrich penasaran


"Perhatikan dan lihat saja nanti!" Jawab Abhicandra penuh misteri


"Jeny!. apakah semua barang barang mu sudah dikemas!"


"Sudah guru!. Tinggal berangkat saja." Jawab Jenifer tegas dan tanpa ragu ragu lagi


"Bagus!. Kalau begitu ayo kita berangkat!" Sambut gurunya senang


Kemudian menggenggam medali kecil pemberian tuan mudanya, serta mengalirinya dengan tenaga dalam dan aura kesadaran, agar bisa terhubung dengan Dragon


Tak lama kemudian, ditempat itu muncul semacam lingkaran aura mistis, dan segera menarik mereka untuk masuk kedalamnya


"Sihir apa ini?".


"Bagaimana ini bisa terjadi? Lalu..!" Ucap salah seorang anak buah Aldrich itu kebingungan


Tapi belum juga mulutnya selesai mengucapkan kata-kata itu, dia sudah ditarik masuk ke dalam lingkaran mistis tersebut, dan dalam sekejap mata sudah muncul di tempat yang berbeda


"Lu lu luar biasa!. Apakah kita sudah berada di Indonesia?" Tanya Gilmer Aldrich takjub dan seperti tidak percaya dengan apa yang dialaminya barusan


"Benar!. Sekarang kita sudah berada di Indonesia!!"


"Di depan itu, adalah villa milik penguasa Birawa Group!" Jawab Abhicandra menjelaskan


"Bagaimana mungkin?. Bukankah tadi kita masih berada di Amerika? dan sekarang sudah sampai di Indonesia!"


"Bagaimana tuan melakukannya?" Tanya Gilmer Aldrich keheranan

__ADS_1


__ADS_2