
"Sungguh tega kau Dion. Kenapa kau tidak mengenali ku lagi. Aku Jasmine istrimu dulu." Katanya kesal
"Hei gembel!. Kenapa kau masih di situ?. Cepat pergi dari sini. Hus! hus!." Kata manajer restoran itu dengan sombongnya
"Satpam! Kenapa kalian diam saja. Cepat usir perempuan gila itu dari sini, mengganggu saja." Ucap manajer restoran itu lagi
Bergegas dua orang satpam datang, dan meluru kearah Jasmine, kemudian memegang tangan nya di sebelah kanan dan kiri, lalu menyeret nya ke seberang jalan, serta mendorongnya ke sisi pagar, lalu dia berkata
"Jangan kau kembali lagi ke sana, kalau tidak mau aku pukul." Ucap salah seorang satpam itu mengancam
"Benar benar sial nasibku hari ini. dasar Brian brengsek, lelaki tidak bertanggung jawab. Awas kalau aku bertemu denganmu nanti, akan ku cakar cakar wajahmu yang sombong itu." Kata hati Jasmine geram
"Ke mana tujuan ku lagi. Di mana mana aku diusir, dan diperlakukan seperti gembel dan pengemis. Dasar kurang ajar mereka semua!"
Jasmine berhenti sejenak dari menggerutu, dan memegang keningnya seperti sedang memikirkan sesuatu. Sesaat kemudian, dia tersenyum dan berkata
"Aku harus kembali ke rumah nenekku, tapi tunggu !, bukankah aku telah diusir dari sana, setelah aku bebas dari kurungan itu, tapi siapa mereka?" Berhenti sejenak lalu menggerutu lagi
"Kenapa mereka menyita rumah nenekku? Dasar badjingan!, kalian telah memperlakukanku seperti binatang."
Hening, setelah dia selesai mengucapkan makian itu,. hidungnya seperti membaui sesuatu
"Uhh, aku harus mandi, ya mandi. badan ku sudah mulai bau, dan wajahku sudah tidak cantik lagi. Tapi dimana aku harus mandi, tidak ada tempat gratis di kota ini" Gerutunya kesal
Sepintas kalau dilihat kondisi Jasmine, memang benar benar seperti gembel dan pengemis, gila lagi. Sepanjang jalan yang dilaluinya, dia terus menggerutu kesal, sambil berkata tidak jelas
Jasmine terus menerus menggerutu di jalanan yang dilewatinya, karena kesal dan malu, dia berjalan sambil menundukkan kepalanya, hingga tanpa sengaja, dia menabrak seseorang yang sedang berjalan berlainan arah dengannya
Bruuk..!
"Aaahhh!"
Tubuh Jasmine terjatuh ke aspal, sedangkan tubuh lawannya, hanya terdorong mundur sedikit ke belakang
"Hei !. apakah kau buta? Kenapa kau berjalan tidak menggunakan mata?, dan apakah kau tidak melihatku?" Teriaknya marah, sambil berusaha berdiri, dan mengibas ngibas kan kedua tangan ke pakaian yang dikenakannya, sementara rambutnya masih menutupi wajahnya
"Maaf nona, bukannya aku yang menabrak nona, tapi nona sendirilah yang menabrakku. Kenapa juga nona berjalan sambil menundukkan kepala seperti itu." Jawab wanita cantik yang sedang berdiri di depannya membela diri
"Kurang ajar..! Kau..??"
Ucapan Jasmine terhenti, ketika melihat wajah seseorang, yang ada di depannya itu, sedangkan wanita yang ditabrak oleh Jasmine tadi, juga mengenalinya
__ADS_1
"Nona Jasmine! Kenapa kau disini, dan kenapa...?" Kalimatnya terhenti, ketika perkataannya dipotong oleh Jasmine
"Cukup! Jangan lagi bertanya!" Hardiknya marah, tapi wanita itu tidak peduli, dan terus saja bertanya
"Nona! Apakah anda sudah tidak mengenaliku lagi?"
"Aku sangat kenal denganmu, wanita sok suci, dan sok bersih ketika bekerja di kantorku, bukankah itu kau?"
"Sekarang pergi!. Aku sedang tidak ingin melihat wajah sok alim mu itu!" Ucap Jasmine kesal, tapi dasar wanita lembut hati, ucapan yang kasar itu, tidak dipedulikan nya, dia terus mencecar Jasmine dengan pertanyaan, yang membuat Jasmine tersudut
"Nona! apa yang sebenarnya terjadi? kenapa keadaan nona jadi seperti ini?" Ucapnya sedih
"Itu bukan urusanmu. Pergi!"
"Tapi nona..?
"Apakah kau tuli atau buta?Aku bukan lagi nona mu, dan bukan lagi atasan mu. Mengerti?" Ucap Jasmine sambil mendorong tubuh wanita yang ditabraknya tadi
Wanita yang di dorong tersebut tidak marah, malah dia mengajukan pertanyaan lagi
"Apa yang sebenarnya terjadi pada nona, mungkin aku bisa menolongnya." Ucap sosok gadis itu lembut
"Ku kira setelah ku pecat dulu, apakah kau sekarang telah menjadi gelandang sepertiku?"
"Sampai saat ini, aku memang belum mendapatkan pekerjaan, tapi uang tabungan ku, masih cukup untuk membiayai hidupku sehari hari." Jawabnya tenang
"Hebat juga kau ya. Sini!. berikan uangmu padaku. Aku ingin membeli baju, dan menginap di hotel, cepat!" Desak Jasmine tak tahu diri
"Tidak bisa seperti itu nona, kau jelaskan dulu, kenapa kondisimu jadi seperti ini?" Ucapnya sedikit kasar karena sudah mulai terpancing emosi
"Ini semua gara gara Dion keparat itu. Berani beraninya dia mengacuhkan ku tadi, dan berlagak tidak kenal denganku."
"Apa maksud nona?" Tanya wanita itu penasaran, ketika nama Dion sahabat terbaiknya, di sebut dan di maki maki oleh Jasmine
Tapi sayang, bukan jawaban yang didapat, malah bentakan dan desakan untuk segera menyerahkan uang yang didengarnya
"Sudah diam!. Jangan bertanya lagi, aku muak melihat wajahmu. Cepat berikan uangmu, kalau tidak aku pukul wajahmu yang jelek itu!" Lagi lagi dia menghina wanita bawahannya dulu, dengan kata kata kotor dan menyudutkan
"Maaf!. Saat ini aku sedang tidak membawa uang." Jawabnya datar
"Kalau begitu, serahkan ATM mu, dan sebutkan berapa nomor sandinya."
__ADS_1
"Maaf aku tidak bisa, permisi!" Jawab wanita itu tegas, dan meninggalkan Jasmine begitu saja
"Sial! benar benar sial. Dasar gadis sombong. Kau pikir kau siapa? Aku Jasmine, perempuan tercantik di Kota B ini. Aku yakin akan ada orang yang tertarik padaku lagi." Guman nya memuji diri sendiri, walaupun bercampur kesal
Stres dan terdapat gangguan jiwa, itulah kata yang pantas disematkan pada Jasmine saat ini. Tapi apakah benar begitu?. Apakah benar Jasmine telah menjadi gila, akibat diacuhkan oleh Dion, atau akibat ditinggalkan oleh suami barunya. Semua masih belum jelas
***
Siapa gadis cantik yang tadi ditabrak oleh Jasmine? Kenapa dia mengenalinya. Oh ternyata, wanita itu adalah bekas bawahannya, ketika bekerja di perusahaan Birawa Group dulu
Emily atau Emi, itulah nama gadis tersebut, dia dulunya adalah bawahan Jasmine, tetapi karena kejujurannya, dia dipecat, dan di usir dari tempat dia bekerja
Selama beberapa hari ini, dia terus berusaha untuk mencari pekerjaan, tapi tak satupun perusahaan yang dia datangi, mau menerimanya untuk bekerja di perusahaan tersebut
Malam itu, kebetulan dia sedang senggang dan suntuk berada di rumah terus, maka dia memutuskan keluar dari rumah kontrakannya, untuk sekedar menikmati indahnya malam di kota B tersebut
Saat dia sedang berjalan sendirian, saat itulah tanpa sengaja, dia ditabrak oleh seseorang yang dia kenal, yaitu Jasmine
***
Bos lihat! Ada wanita cantik yang sedang berjalan sendirian di sana. Walaupun pakaiannya sedikit kotor, tapi wajahnya cukup cantik bos."
"Apakah bos mau, kalau mau, aku akan menangkap nya, dan membawakannya untuk bos?"
"Jangan gila kamu! Apakah kau tak tahu, bahwa wanita itu gembel, kotor, busuk dan gila?"
"Apakah perempuan seperti itu yang mau kau serahkan padaku?. Dasar bodoh!"
"Tapi bos, wanita itu tidak benar benar gila, cuma pakaiannya saja yang kotor, walau rambutnya terlihat acak acakan, tapi tetap terlihat cantik."
"Mungkin dia tadi barusan bertengkar dengan pasangannya, sehingga dia lari, dan berjalan sendirian di jalanan sepi seperti ini." Bela anak buah bos tersebut tetap ngotot
"Kalau begitu boleh juga. Sekarang kau, kau dan kau, cepat pergi tangkap perempuan itu, dan masukkan ke dalam mobil, Cepat!"
"Siap bos!" Jawab mereka serempak
***
"Hallo nona, Kenapa jalan sendirian di jalanan yang sepi ini, kalau nona tidak punya teman, lebih baik ikut bersama kami. Kami jamin, nona akan merasa puas." Ucap salah seorang berandalan yang tadi mendapat perintah dari bosnya
"Cuihh!"
__ADS_1