
Itulah sekelumit kisah tentang Agatha dan Anita. Meskipun terpisah jauh mereka saling mencintai dan menyayangi. Bahkan kisah cinta mereka sangat tulus dan abadi. Bisa dikatakan mereka menjadi cerita cinta terbaik sepanjang masa.
"Terima kasih kamu sudah menjelaskannya. Kenapa kamu pergi meninggalkan aku begitu saja? Harusnya mikir... Aku di sini sendirian bersama Adelia. Sedangkan kedua anakku tidak bersamaku," tanya Anita yang menahan kesedihan mendalam karena rindu kepada Adelia dan Hatori.
"Saat itu pengawal ayah dan kakek mencariku. Ayashi Group sedang membutuhkanku karena ada peresmian ahli waris. Aku juga tidak membawa Hatori ke Jepang. Aku titipkan Hatori ke Pak Kusno dan Bu Gita. Selain itu aku terus menyuplai semua kebutuhan Hatori ketika berada di Jepang hingga dewasa ini. Aku sangat besar sekali pada mereka dan kamu. Ditambah lagi dengan masalah Kurumi tambah semakin pelik. Sebelum pergi aku sempat membawa Stella untuk aku bawa ke Jepang. Tapi mereka berteriak menuduhku menculik anaknya. Seluruh warga kampung di sana mengejarku dan hampir menghajarku. Untung saja seorang pria berusia senja menolongku. Hari itu juga aku kembali ke Jepang. Kamu boleh memberikan aku stempel ayah yang buruk di mata anak-anak. Sebab aku adalah ayah yang jahat membiarkan mereka menderita hingga detik ini," jawab Agatha yang menjelaskan duduk perkaranya.
"Maafkanlah aku sekali lagi. Kalau aku paham dengan situasi ini, maka aku tidak akan marah lagi sama kamu. Ternyata adikku itu adalah orang yang tamak dan ingin menang sendiri. Sedari kecil Ibu dan ayah selalu memanjakannya. Apa-apa diturutinnya hingga sampai detik ini kembali menjadi besar dan sering menginjak-injakku serta membullyku habis-habisan," Anita yang menjelaskan siapa adiknya sebenarnya.
"Anita," panggil Agatha.
"Ada apa?" tanya Anita.
"Sebentar lagi kedua Putri kita akan menikah," jawab Agatha.
"Kalau Adelia aku tahu. Kekasihnya Adelia adalah seorang asisten dari bapak angkatnya Nyonya Alexa. Wajahnya sangat tampan nan rupawan. Sering kali mereka ke sini untuk meminta restu secara terus-menerus hingga pernikahannya pun belum terlaksana sampai saat ini," jelas Anita yang membuat Agatha tertawa.
"Aku tahu pria itu sangat takut sama kamu. Makanya dia tidak berani menikahi Adelia. Kalau begitu restuilah mereka. Aku yakin pria itu sangat baik sekali kepada Adelia. Aku harap kamu mau melakukannya," pinta Agatha.
"Aku sudah merestuinya di saat keluarga besar kekasih Adelia ke sini. Tapi berhubung pekerjaannya masih banyak jadi belum terealisasikan untuk acara pernikahan," ungkap Anita dengan jujur.
__ADS_1
"Syukurlah," balas Agatha.
"Lalu, Stella menikah dengan siapa?" tanya Anita.
"Dengan bosnya sang asisten itu," jawab Agatha yang membuat sang istri terkejut dan menutup mulutnya.
Jujur Anita sangat terkejut mendengar pernyataan dari Agatha. Ternyata kedua putrinya sangat beruntung sekali mendapatkan dua pria tampan nan rupawan itu. Ditambah lagi mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Inilah yang dinamakan habis gelap terbitlah terang. Anita berharap kedua putrinya itu mendapatkan kehidupan yang layak.
"Apakah kamu percaya denganku?" tanya Agatha.
"Kenapa tuan Lampard ingin menikahi Stella?" tanya Anita.
Betapa sedih hatinya ketika mendengar kabar dari Stella. Anita tidak menyangka betapa beratnya hidup Stella. Bagaimana bisa lelah hidup di dalam neraka sama orang-orang beringas seperti itu. Coba bayangkan jika diri kalian hidup bersama orang-orang seperti itu. Bisa dipastikan hidup kita akan menjadi runyam dan tidak bahagia sama sekali. Ditambah mereka yang selalu ikut campur urusan kita. Itulah Stella yang alami saat ini. Ditambah lagi perlakuan buruk yang Stella rasakan membuat hatinya sakit.
Jakarta Indonesia.
Pagi yang cerah di kota Jakarta yang sangat indah ini. Stella dan Adelia sedang mengadakan senam pertama. Meskipun mereka tidak bertemu, mereka memiliki hobi yang sama. Yaitu hobi senam sehat setiap pagi.
Alexa yang sudah memakai baju olahraga pun tertarik untuk mencoba senam. Alexa langsung bergabung dengan mereka dan mengikuti gerakan-gerakan yang diciptakan oleh kedua Kakak adik itu. Ditambah lagi dengan kekonyolan demi kekonyolan yang diciptakan oleh mereka. Jadinya mereka tertawa bersama dan melepaskan rasa penat yang ada.
__ADS_1
Sang suami Martin tidak sengaja melihat ketiga wanita itu sedang berolahraga. dengan cepat Martin memutuskan untuk masuk ke dalam dan membuang nafasnya secara kasar. Dalam hatinya yang terdalam, Martin memuji-muji bentuk tubuh sang istri yang semakin seksi saja.
Jujur Martin mengagumi Alexa dari ujung rambut hingga ujung kaki. Martin sudah menjuluki Alexa sebagai wanita terseksi di matanya.
Beberapa saat kemudian Imron datang membawa oleh-oleh untuk para tiga kurcaci yang sedang melihat tiga wanita itu berolahraga. Ketika melangkahkan kakinya ke sana, Martin telah mencegahnya agar tidak menuju ke taman. Hingga akhirnya Imron menatap Martin dan bertanya, "Ada apa bro? Bisa-bisanya aku dilarang pergi ke taman. Bukankah anak-anak berada di sana? Aku hanya ingin menemui mereka."
"Kamu nggak boleh ke sana terlebih dahulu. Karena di sana banyak sekali orang-orang sedang ikut berbaris bersama mereka," Martin langsung menarik baju Imron dan mengajaknya ke ruangan kerja.
Martin memang sangat posesif sekali kepada sang istri. Di sana tidak ada penjaga yang melihatnya. Akan tetapi matanya saja yang melihat dan membiarkan Alexa berolahraga sesukanya.
Sesampainya di ruangan kerja, Martin menyuruh Imron duduk terlebih dahulu. Imron hanya menurut saja dan tidak banyak komentar. Yang dirinya tahu Martin akan membahas suatu peristiwa saat ini.entah apa yang akan dibahasnya itu juga tidak paham. Jujur Martin itu sangat konyol sekali. Ditambah lagi dengan jokenya yang tidak berguna itu. Akan tetapi Imron selalu menerimanya dan tertawa terbahak-bahak.
"Bagaimana keadaan di kantor?" tanya Martin dengan serius.
"Lumayan rame. Sekarang ini kantor memiliki sistem keamanan khusus. Setiap orang yang tidak dikenal bisa dideteksi dengan sistem canggih. Saking canggihnya sistem itu tidak bisa dideteksi dengan nalar manusia," jawab Imron yang membuat Martin terkejut.
*Apakah itu benar?" tanya Martin yang penasaran sekali dengan penemuan kedua orang itu.
"Ya itu benar. Aku harap kamu bisa mencobanya.aku jamin penemuan itu bisa menghalau orang-orang yang ingin mencuri barang-barang di kantormu itu. Di sisi lainkamu bisa mendeteksi orang asing maupun tidak. Memang untuk saat ini sangat ribet belum disempurnakan. Jadi untuk saat ini harus bersabar terlebih dahulu. Tim it Kami sedang memperbaikinya," jelas Imron panjang lebar seperti rumus luas persegi panjang.
__ADS_1
"Kamu serius membuat itu semuanya?" tanya Martin yang tidak percaya akan hal itu.