
“Ada kabar tidak mengenakan dari markas Kak. Beberapa jam yang lalu ada orang yang menyerang markas dengan membabi buta. Untung saja di sana ada Kak Derek bersama kak Martin. Jadi musuh bisa dipukul dengan cepat,” jawab Leon yang memberikan kertas-kertas itu kepada Asmoro.
“Apakah mereka baik-baik saja?” Tanya Asmoro sambil membaca kertas-kertas itu.
“Mereka baik-baik saja. Untungnya mereka membawa beberapa anggota Blue Diamond. Ditambah lagi ada Kak Raka maupun Kak Ibra. Jadi serangan itu tidak berdampak buruk kepada markas,” jelas Leon.
“Pasti orang yang sama yang melakukannya?” tanya Asmoro.
“Itu benar Kak. Mereka sengaja melakukannya demi membuat huru-hara di dunia atas. Oh iya, masalah musuh bebuyutannya Stella. Mereka merencanakan sesuatu. Aku sudah merangkumnya di kertas itu. Yudi dan Andi sudah mendapatkan informasinya dengan jelas. Jujur aku sangat terkejut sekali mendengar kabar tersebut. Tinggal keputusan kakak saja dan juga tuan Agatha,” tambah Leon.
“Kamu tenang saja. Jika kita sudah mendapatkan semuanya tentang informasi itu. Kita tidak akan menghalanginya. Aku akan membiarkan semua itu terjadi. Sampai mana sih mereka melakukannya? Apalagi informasi itu mengatakan, kalau mereka ingin menghancurkan Rumah tanggaku. Itu tidak akan bisa sama sekali. Aku yakin itu. Karena kami sudah saling percaya satu sama lain. Lalu bagaimana dengan kabarnya pak Kevin?” tanya Asmoro.
__ADS_1
“Tenang saja. Kami berusaha untuk mencari beberapa skandal yang sudah dibuatnya. Aku yakin setelah ini kita akan serahkan barang bukti itu ke istrinya. Bukankah Kakak senang melakukan hal itu?” tanya Leon.
“Jangan melakukan hal yang lebih gila lagi. Istrinya pak Kevin menderita penyakit jantung koroner. Kamu kasih skandal itu pasti lewat. Kamu tahu kan apa maksudku?” Tanya Asmoro.
“Apakah kakak memiliki rencana lain?” tanya Leon balik.
“Memang aku memiliki rencana. Suruh Lia untuk terjun ke lapangan. Setelah itu Lia masuk ke dalam rumah pak Kevin. Anggap Aja kamu memberikan pekerjaan sebagai susternya. Lalu kamu memberikan satu persatu foto-foto skandal itu ke Lia. Suruh Lia memberikan foto-foto itu ke putranya ataupun putrinya. Aku yakin mereka kecewa atas kelakuan Sang ayah. Ketika istrinya sedang sakit. Dia melakukan hal yang tidak pantas. Bukannya menjaga malah mencari kesenangan lainnya. Itulah balas dendamku yang membuat pak Kevin akan kehilangan segalanya,” jelas Asmoro.
Tiba-tiba saja Stella datang dan mendengarkan semuanya. Jujur dirinya sangat terkejut dan mendekati mereka. Dengan cepat Asmoro membawa Stella ke taman belakang. Di sana Asmoro sengaja menceritakan apa yang sudah direncanakan bersama Leon. Untung saja Asmoro memiliki mood yang sangat baik sekali. Ia bisa bercerita panjang lebar tanpa harus ada kendala sedikitpun. Dengan senang hati Stella mendengarkannya tanpa harus bertanya ulang.
“Aku harap kamu nggak marah setelah ini. Karena ini adalah rencana yang tidak akan ada kekerasan sedikitpun. Aku ingin tahu reaksi anak-anaknya Bagaimana melihat sang Papa berselingkuh dengan daun muda seperti Patty,” jelas Asmoro.
__ADS_1
“Aku tidak akan marah sama kamu. Percuma saja kalau aku menyuruhmu berhenti. Kamu tidak akan berhenti malah semakin menggila. Aku sudah mengetahui dari tabiatmu itu,” sambung Stella.
“Semuanya itu ada hubungannya dengan perusahaan. Aku sering sekali memperingatkan ketika ada meeting. Jangankan untuk pak Kevin. Aku sengaja memperingatkan untuk semua orang agar bekerja dengan jujur di perusahaanku. Sebagai gantinya aku sering memberikan reward kepada mereka. Hampir setiap tahun aku mengajak mereka berjalan-jalan dan menikmatinya selama beberapa hari kedepan. Nyatanya pak Kevin sangat nakal sekali. Dengan terpaksa aku membuka kedoknya di hadapan anak-anaknya sendiri,” tambah Asmoro.
“Ternyata kamu sangat titik juga. Bagaimana dengan istrinya yang mengidap penyakit jantung koroner itu? Aku takut anak-anaknya mengadu kepada ibunya,” tanya Stella.
“Semuanya sudah menjadi resiko buat mereka. Mau tidak mau mereka harus menerimanya. Mereka juga harus mengetahui papanya yang selama ini tidak pernah memberikan kasih sayang. Jujur Aku Memang jahat. Tapi itu semua harus aku lakukan. Setelah ini aku berjanji akan menyerahkan mereka dengan tinggi. Mereka memiliki bakat terpendam dalam dunia bisnis,” ucap Asmoro yang sengaja merangkul anak-anaknya pak Kevin untuk meraih cita-citanya.
“Aku setuju itu. Lebih baik jangan sampai terdengar ke ibunya langsung. Sebaiknya kita pulang terlebih dahulu dan mengkoordinasi tentang masalah ini semuanya,” pinta Stella.
“Kita di sini hanya menunggu beberapa hari saja. Setelah ini aku akan mengajakmu berjalan-jalan demi menikmati hari-hari indah di Manchester City,” ucap Asmoro.
__ADS_1
“Kapan itu?” tanya Stella.