Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Penderitaan Stella.


__ADS_3

"Iya... Stella sangat menderita di dalam rumahnya. Setelah selesai sekolah Stella diusir dari rumah. Dirinya tidak memiliki uang sepeserpun. Tapi dirinya sangat beruntung saat itu ada yang mau menampungnya," jawab Lampard. "Apakah kamu masih ingat tentang penyerangan yang berada di pusat perbelanjaan bersama Ian?"


"Aku masih mengingatnya tuan. Aku bingung kenapa orang itu menyerangku secara mendadak," jawab Adelia.


"Karena wajahmu mirip sekali dengan Stella. Makanya orang itu sengaja menyerangmu. Dan orang itu adalah anak dari tantemu sendiri. Bisa dikatakan kalian sepupu. Dia bernama Patty Smith. Yang berambisi ingin menjadi CEO Kurumi. Di sinilah pokok permasalahannya. Dia itu mengira kalau kamu adalah Stella," jelas Lampard lagi.


"Apa hubungannya saudaraku denganku Kurumi?" tanya Adelia.


"Karena Kurumi adalah perusahaan milik ayahmu sebenarnya. Kurumi sekarang dikuasai oleh tantemu itu dan suami bersama anaknya yang serakah. Mereka akan mencari keberadaan Stella. Jika mereka tahu di mana Stella, kemungkinan besar hidup Stella tidak akan selamat lagi. Begitu juga dengan kamu.wajahmu sangat mirip dan tidak membuang sama sekali. Setelah ini aku akan mencari kakak laki-lakimu itu. Jika kalian sudah berkumpul, Aku akan berusaha untuk mengambil hak kalian. Seharusnya kalian tidak pernah terpisahkan. Kalian bisa hidup bahagia dan tenang," tambah Lampard.


Seketika air mata Adelia tumpah. Adelia tidak menyangka, kalau dirinya masih memiliki dua saudara lagi dan ayah kandung yang masih hidup. Mendengar cerita Lampard, Adelia sangat marah sekali. Jujur ia bisa merasakan keutuhan keluarganya. Ditambah lagi rasa kasih sayang terhadap saudara kembarnya itu.

__ADS_1


Tiba-tiba saja Adelia mengingat sesuatu. Adelia menatap wajah Ian. Dirinya seakan meminta tolong kepada Ian agar mengabulkan permintaannya.


"Tuan Ian," panggil Adelia sesenggukan.


"Jangan pernah panggil Tuan. Dirinya tidak pantas menjadi tuanmu. Seharusnya kamu memanggil kata spesial," sahut Gio yang membuat Adelia menghapus air matanya.


"Jangan seperti itu Kak. Di sini kami masih resmi karena ada pertemuan," jelas Ian.


"Apakah aku boleh meminta sesuatu?" tanya Adelia.


"Jangan pernah bilang kalau kamu ingin putus dariku," jawab Ian.

__ADS_1


"Kalian tidak akan pernah putus sekalipun. Karena kalian sudah serius untuk menuju ke sana," sahut Lampard dan Gio bersamaan.


"Aku tidak memintamu putus Kak. Tapi kemarin aku mengenal tukang buah milik Nyonya Alexa. Tukang buah itu bernama Hatori. Aku pernah mengobrol sedikit dan tuan muda bersama Tuan Nano mengatakan kalau wajahku sangat mirip sekali," jelas Adelia yang membuat mereka terkejut.


"Terima kasih atas klunya. Sebentar lagi aku akan membantu mencarinya. Aku pastikan bahwa nyonyamu itu bisa menceritakan tentang Hatori. Aku harap kamu bisa berkumpul dengan keluargamu," sahut Ian sambil tersenyum manis.


Setelah pemberitahuan itu, mereka memutuskan untuk bubar dan membiarkan Winda berada di sana. Sementara Adelia menuju ke kamar Stella.


Malam ini adalah malam yang tepat untuk memberitahukan semuanya ke Adelia dan Stella. Jika mereka telat kemungkinan besar keluarga Tutik akan mengejar mereka. Diam-diam ketua Black Horizon sedang menyelidiki Tutik dan lainnya.


Di sisi lain Lampard memperhatikan pola permainan John. Bahkan Lampard mengetahui kalau John ingin mengajak kerjasama. Melalui instingnya Lampard menunggu kedatangan John. Memang ini sangat gila bagi dirinya. Namun lambat memang sengaja melakukannya.

__ADS_1


"Apakah aku salah mengatakan ini semua ke Adelia?" tanya Lampard yang masih ragu di hadapan Gio.


__ADS_2