Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Jebakan Jacob.


__ADS_3

"Semua orang sudah tahu kalau mereka sangat bermasalah. Bahkan kasus-kasus mereka tidak pernah selesai. Papa memilih untuk diam dan tidak ikut campur. Percuma juga kalau kita ikut campur sama mereka. Tinggal nunggu waktu saja mereka akan hancur dengan sendirinya," jelas James yang membuat mereka paham.


"Ke mana para pelayan? Kok kalian yang memasak?" tanya Jacob.


"Mereka sedang membersihkan kolam dan taman belakang. Hampir seminggu kolam itu sangat kotor sekali. Mama nggak mau kalau si kembar dan Sean datang ke sini. Jika kolamnya dan juga tamannya kotor seperti itu," jawab Linda yang menyuruh mereka membersihkan halaman belakang.


"Kalau begitu baiklah. Kami tidak akan menyuruh Mama berhenti memasak. Kami memang sangat menyukai Masakan mama dan juga Papa," Puji Jacob sambil memegang kursi favoritnya.


"Kapan si kembar akan ke sini?" Katanya Nanti sore ma. Mereka tidak datang sendirian. Mereka datang bersama Kak Gio dan juga kak Winda," jelas Imron.


"Memangnya Gio dan Winda tidak kembali lagi ke Eropa?" tanya Linda sekali lagi.


"Sudah nggak Ma. Kantor cabang Jakarta sekarang menjadi kantor pusat. Mereka sangat senang sekali tinggal di Jakarta," Jawab Jacob yang duduk langsung di hadapan Papa Mamanya.

__ADS_1


"Aku seragam mereka kembali ke sana. Karena mereka sangat menyukai daerah Eropa," sahut James.


"Mereka sudah mencintai negeri ini. Apalagi Kak Winda sangat merindukan kampung halamannya yang berada di Jakarta ini. Soal Black Horizon di Eropa. Sekarang Black Horizon sedang ditutup terlebih dahulu. Karena kekuatannya Kak Asmoro sekarang berada di sini. Jadi tidak ada yang membuat taktik untuk menyerang mereka," jelas Imron.


"Papa sudah lama tidak masuk ke dalam dunia bawah tanah. Papa nggak ngerti ada apa sebenarnya di sana. Papa memilih untuk diam untuk sementara waktu. Tapi kaki tangan Papa di dunia bawah tanah selalu memberikan informasi. Papa nggak pernah baca sedikitpun, tentang informasi tersebut. Kamu tahu kan Bagaimana mamamu itu? Mamamu nggak mengijinkan Papa untuk masuk ke dunia bawah tanah. Jadinya Papa tidak pernah membaca pesan tersebut," Jelas James yang membuat Linda menganggukkan kepalanya.


"Iya mau bagaimana lagi. Yang dikatakan Mama benar. Kapan sekarang sudah tua dan tidak boleh bergabung dalam dunia bawah tanah. Semakin hari dunia bawah tanah Semakin Kejam. Mereka selalu saja membuat onar. Untungnya kak Asmoro tidak bergerak sedikitpun. Jika bergerak mereka akan habis. Karena Kak Asmoro tidak segan-segan mengajak Alexa untuk menumpasnya sampai ke akar-akarnya," jelas yang membuat mereka Langsung bergidik ngeri.


Tiba-tiba saja James tertawa karena kelakuan Alexa. Bagaimana tidak? Alex yang memiliki tubuh kecil dan mungil bisa menghancurkan beberapa markas mafia dengan mudah. Bahkan markas milik sang anak juga terkena imbasnya. Bisa dikatakan Alexa adalah wanita barbar. Akan tetapi mereka sangat bangga atas keberanian Alexa. Sudah berapa kali keluarga James diselamatkan oleh Alexa. Semuanya tidak terhitung sama sekali. Meskipun duduk angkatnya, namun mereka sudah menganggapnya seorang menantu.


"Siang ini aku akan pergi ke Manchester. Kak Asmoro sedang membutuhkanku. Ada pekerjaan yang akan aku tangani dalam waktu dekat ini," ucap Jacob sambil meminta izin.


"Pergilah. Kami tidak apa-apa. Di sini masih ada Gio dan juga Winda. Terus masih ada Alexa dan juga Martin. Mereka akan melindungi mama dan juga Papa," ucap Linda yang memberikan izin kepada mereka.

__ADS_1


"Ma," panggil Jacob lagi.


"Ada apa memangnya?" tanya Linda.


"Aku ingin menikah Ma," jawab Jacob dengan jujur.


"Memangnya kamu ingin menikah dengan siapa? Sementara dirimu belum memiliki seorang pacar untuk dikenakan kepada kami," tanya Linda yang membuat penasaran James.


Imron hanya terkait mendengar ucapan Linda. Karena Imron sendiri sudah mengetahui tabiat Jacob. Jacob sangat pandai menutup rahasia dirinya di hadapan kedua orang tuanya itu. Bahkan bisa percintaannya pun tidak luput dan tidak digembor-gemborkan seperti lainnya. Jacob Memilih Untuk santai dan tidak memikirkannya, tentang omongan orang tersebut.


"Memangnya Siapa sih pacarnya Jacob saat ini? Papa juga masih penasaran sekali dengan Jacob," tanya James yang selesai membuat roti panggang.


"Sebentar sebelum Aku menjawab. Apakah kalian tidak penasaran dengan Imron?" Tanya Jacob yang sengaja menjebak Imron karena telah jomblo lagi.

__ADS_1


"Iya ya Kamu benar Jacob. Padahal Imron dulu getol-getolnya sedang mengejar Dila. Tapi kenapa sekarang kok nggak ada hasilnya?" tanya James yang sengaja melirik Imron.


__ADS_2