
“Kamu duduk saja di sana.Saya ingin bersih-bersih dan
jangan menggangguku,” pinta Stella.
“Baiklah... Aku akan memasak hari ini,” ucap Asmoro yang
meninggalkan Stella untuk pergi ke dapur.
Perusahaan S&T.
Ian yang melihat Hatori sedang lesu langsung
mendekatinya.Ian menghempaskan bokongnya dan duduk di hadapan Hatori.Lalu Ian
bertanya, “Ada apa kamu?Kamu kok lesu seperti itu.”
“Pagi ini aku tidak ketemu dengan adik pertamaku.Dia
telah menghilang pada malam hari.Sungguh Aku sangat merindukannya,” jawab Hatori.
“Kamu itu ada-ada saja.Adikmu itu sudah menikah dan
memiliki seorang suami.Biarlah adikmu itu bersama suaminya,” ucap Ian.
“Kamu tahu, aku sudah hampir dua puluh lima tahun
kehilangan mereka.Waktunya saya berkumpul bersama keluarga besarku,” jawab
Hatori.
“Jangankan kamu.Saya sendiri saja sudah tidak memiliki
keluarga.Aku sudah ikut sama papa James.Yang di mana Papa James telah
mendidikku seperti ini.Lalu Pak Asmoro, kak Martin, Kak Gio dan lainnya
adalah keluargaku.Meskipun kami tidak memiliki darah, kami selalu kompak
bersama.Anggaplah kami sebagai saudaramu.Biarkanlah Stella hidup bahagia
bersama Kak Asmoro,” jelas Ian.
“Kamu benar.Jujur aku masih ragu dengan kalian
semua.Masih segan dan masih malu untuk berkumpul dengan semuanya.Saya harus
bisa berbaur kepada mereka.Tapi caranya bagaimana!karena mereka adalah
orang-orang sukses yang bisa mengilhami semua orang,” ujar Hatori jujur.
“Nanti kamu akan terbiasa dengan kami.Bersabarlah.Kami
kalau berkumpul tidak selalu membahas topik itu-itu saja.kamu bisa belajar
dari kami bagaimana caranya menjadi orang sukses.Kami juga tidak pelit ilmu
kepada siapapun.Jika ada yang tanya.Kami nggak akan mengisyaratkannya,” Ian
mengungkapkan siapa teman-teman berkumpulnya itu.
“Kalau begitu, aku akan mencoba berkumpul dengan kalian,”
ucap Hatori.
“Baiklah.Biasanya kami berkumpul di apartemenku atau di
apartemennya Kak Asmoro.Di sana kami sering mengadakan gathering bagi para
pengawal maupun keluarga besar Snowden.Aku harap kamu bisa mengambil sisi
positif ketika bersahabat dengan kami.Kamu juga harus belajar memimpin
perusahaan dari kami.Bagaimana dengan buah-buahan yang sudah kita pesan?”tanya
Ian.
__ADS_1
“Saya sudah memesan buah anggur yang berkualitas sangat
bagus sekali.Bisa dibilang buah anggur premium.Beberapa hari lagi gua itu
akan dikirim ke pabrik,” jawab Hatori.
“Saya akan memberikan saran Anda.Jika buah-buahan di sana
premium dan sangat berkualitas.Ajaklah bekerja sama dengan perusahaan ini.
Nanti saya akan bicara pada Kak Asmoro.Bagaimana hasilnya dan biayanya semua?
Karena di sini akan membuat selai untuk dipakai di atas biskuit,” jelas Ian
yang menunjukkan kerjasama kepada Hatori.
“Sepertinya ide Kakak sangat bagus sekali.Jika saya ingin
bekerja sama dengan mereka.Apakah saya harus menunggu persetujuan dari Kak
Asmoro?”tanya Hatori.
“Nanti melalui aku.Saya yang menyetujui untuk
pencurian surat kerjasama itu.Kalau kurang carilah yang lain.Soalnya
kita memproduksi barang itu dengan jumlah yang besar.Hampir setiap minggu kita
keluarkan barang produksi ke negeri orang sana,” jelas Ian.“Atau bisa kamu
mencarinya di internet.Sebelum Anda melakukan kerjasama, lebih baik Anda
selidiki terlebih dahulu latar belakangnya bagaimana.Gunanya untuk mencegah
agar mereka tidak melakukan beruang kepada kita.Jika Kak Asmoro tahu kalau mereka
nakal.Mereka tidak akan dimaafkan olehnya.Cepat atau lambat Kak Asmoro akan
menghancurkan semuanya.Saya ingin kamu mencegah sebab mereka tidak hancur
berantakan.Karena saya sendiri lahir dari keluarga yang tidak memiliki apa-apa.
yang memberikan tips untuk menjaga tali dunia bisnis bagi orang-orang yang baru
saja membangun bisnisnya.
“Saya setuju sama kakak,” Hatori menyetujui apa yang telah
dikatakan oleh Ian.
“Kalau begitu selamat bekerja.Jangan lemes lagi ya.
Biarkanlah Stella mendapatkan kebahagiaan dari Kakak angkatku itu.Sebentar
lagi aku akan meminta Adelia untuk menjadi istriku kelak,” pinta Ian secara
bla-blakan.
“Ambilah.Jika namanya jodoh akan tetap bahagia.
Tetaplah semangat untuk mencintai adikku itu,” pesan Hatori kepada Ian.
Di hotel mewah seorang pria yang bernuansa senja telah
bangun dari tidurnya.Pria itu sangat bahagia sekali ketika mendapatkan laporan
dari seseorang.Pria itu sedang melihat foto ketiga cucunya.Jujur pria itu ingin
sekali mengajak mereka tinggal di Jepang.
Beberapa saat kemudian seorang pria paruh baya mendekat
pria itu.Sebelum mengeluarkan suaranya, ia mendinginkan badannya sambil
memberikan salam, “Selamat pagi tuan Yamato.”
__ADS_1
“Selamat pagi Yamada,” sapa pria senja itu yang bernama
Yamato.
“Bagaimana tidur anda di hotel ini?Apakah Tuan baik-baik
saja?”tanya Yamada nama pria itu.
“Aku baik-baik saja.Ternyata agen rahasia kamu
turunkan sangat bermanfaat sekali.Agen rahasia itu telah memberikan sebuah
informasi saya.Dia telah mengambil foto ketiga dudukku yang sudah dewasa.Mereka
sangat cantik dan tampan seperti Agatha,” jawab Yamato sambil mengulas senyum
dan melihat foto mereka bertiga.
Yamada sangat tertegun dengan sandi Yamato.Pria
paruh baya itu pun manufaktur akan cerita dari Agatha.Mau tidak mau Yamada
menceritakan asal usul Agatha sebenarnya ketika berada di Indonesia.Tiba-tiba
saja wajah Yamato berubah menjadi sangat pucat.Bukan berarti Yamato sedang
sakit.Namun hatinya bergemuruh dan ingin menghancurkan orang tersebut.Ketika
mendengar cerita Agatha yang sedih itu, Yamato tidak akan membiarkan
orang-orang yang menyakitinya bisa bahagia.Ia akan mencarinya dan
menghabisi dengan tangan sendiri.
Namun Yamada mengungkapkan kabar terkini tentang Agatha.
Setelah mendapat kabar itu, Yamato berubah menjadi ceria lagi.Yamato menatap
Yamada sambil bertanya, “Kapan saya bisa bertemu dengan mereka semua?”
“Nyonya Anita bersama kedua putri sering berada di apartemen
milik keluarga Snowden.Mereka di sana dijaga ketat oleh menantunya sendiri
yaitu Asmoro Hadiwijoyo Kusumo.Para musuh milik Agatha tidak akan bisa
mendekatinya,” jelas Yamada.
“Kalau begitu belilah satu apartemen buat aku.Saya tidak
ingin tinggal di hotel seperti ini.Cepat atau lambat saya akan mendirikan
cabang Ayashi di negara ini.Biarlah mereka bertiga yang akan merawatnya!”Perintah
Yamato yang tidak akan membiarkan ketiga cucunya susah.
“Lalu bagaimana dengan Perusahaan Kurumi?”tanya Yamada.
“Biarkanlah Kurumi berdiri.Cepat atau lambat Ayashi yang
akan mengakuisisi perusahaan tersebut.Cepat atau lambat mereka harus merebut
Kurumi dari tangan para pecundang itu,” jawab Yamato yang membiarkan ketiga
cucunya yang akan merebut semuanya.
“Baiklah tuan.Nanti saya urus semuanya,” ucap Yamada
sambil menundukkan wajahnya.
“Kapan saya bisa bertemu dengan mereka?”tanya Yamato
lagi.
“Siang ini juga bisa tuan,” jawab Yamada dengan cepat.
__ADS_1
“Kalau begitu siapkan hadiah untuk mereka. Saya datang
tidak mungkin membawa tangan kosong!” perintah Yamato dengan tegas.