
"Untuk orang-orang di sini. Aku harap dengarkan ceritaku ini. Aku tidak ingin meminta simpati buat kalian. Tapi aku ingin kalian pahami apa yang kami bicarakan. Agar suatu hari nanti keluarga kalian tidak akan terjebak oleh dua wanita ular ini," seru Agatha dengan suara lantangnya. "Satu lagi. Kalian tidak perlu merekamnya. Karena kalian akan kehilangan momen-momen ketika kami sedang berbicara."
Seluruh orang di sana memutuskan untuk tidak merekam kejadian ini. Karena Agatha sendiri menginginkan mereka mendengarkannya. Memang Agatha sengaja melakukannya agar mereka malu di hadapan orang banyak.
"Selamat datang Tutik Smith. Aku tidak sengaja bertemu kamu di sini. Setelah sekian lama kami tidak bertemu dengan kamu. Apa kabarmu Tutik? Apakah kamu masih mengharapkan perusahaan tersebut? Maaf perusahaan itu sudah aku jual ke seorang pengusaha. Jadi jangan harapkan kamu untuk mendapatkan perusahaan itu. Surat-surat yang berada di rumah itu adalah palsu. Meskipun kamu ajukan ke pengadilan. Surat itu tidak sah sama sekali. Oh iya aku lupa sih. Rumah peninggalanku ternyata sudah hangus terbakar ya? Aku hanya bilang mengucapkan syukurlah kalau rumah itu terbakar. Sekalian saja mengubur kenangan-kenangan yang telah kamu ciptakan kepada keluargaku. Terutama pada putri kecilku yang bernama Stella. Bagaimana Tutik? Apakah kamu mau sesuatu dariku?" Tanya Agatha yang memang benar-benar ingin mempermalukan Tutik di hadapan orang banyak.
Semua orang terkejut dan tercengang atas Agatha. Mereka mulai berbisik-bisik. Mereka juga membicarakan Kalau pria yang sedang berbicara itu adalah seorang pengusaha terkenal di Asia. Jangankan di Asia, nama Agatha pun sangat terkenal. Meskipun Agatha tidak mendirikan perusahaan, Agatha sendiri menjadi investor di banyak berbagai perusahaan besar di negara ini.
"Itu kan Agatha Kanagawa. Beliau yang sudah membantu perusahaanku menjadi besar. Dan satu lagi, orang tua itu adalah tuan Yamato. Tuan Yamato sangat terkenal sekali atas perusahaan Ayashi. Mereka sangat mirip. Apa jangan-jangan mereka putra dan ayah ya?" tanya salah satu pengunjung di sana.
Begitulah obrolan mereka dengan yang lainnya. Mereka sangat bahagia bisa bertemu dengan Agatha. Namun mereka tidak berani mendekat dan membiarkan Agatha berbicara.
"Semua orang sudah tahu siapa aku sebenarnya. Aku tidak akan mau menjelaskan siapa diriku sebenarnya di hadapan kalian. Di otak kalian hanyalah uang uang saja. Kamu sudah menghancurkan keluarga kecilku. Kamu pernah menyakiti Putri keduaku. Kamu nggak tahu selama ini aku memiliki tiga anak kembar sekaligus. Mereka sudah tumbuh menjadi anak-anak yang sangat cantik-cantik dan tampan. Kecantikannya itu bisa membuat semua orang jatuh cinta. Terutama pada Stella. Oh ya... Aku sudah mendapatkan banyak bukti tentang kalian. Cepat atau lambat kalian akan membusuk di dalam penjara. Oh ya satu lagi. Kamu," tunjuk Agatha ke Patty.
__ADS_1
"Kamu Jangan sekali-sekali mendekati putriku. Jangan sampai putriku mengeluarkan amarahnya. Jika sampai putriku mengeluarkan amarahnya. Aku tidak akan peduli lagi akan hal itu. Aku melepaskan tanganku dan membiarkan putriku menghajarmu habis-habisan. Karena kamu sudah menyiksanya hingga membuat putriku bangkit dari masa suramnya. Dan satu lagi, Jangan pernah bermimpi untuk mendapatkan Kurumi Company. Camkan itu buat kalian. Sekarang kalian pergi saja dari sini. Sebelum para pengunjung di sini menghujat kalian habis-habisan," ucap Agatha yang menyuruh mereka pergi dari hadapannya.
Tutik dan Patty sangat terkejut sekali ada pernyataan dari Agatha. Ketika ingin berbicara, mereka langsung disoraki oleh para pengunjung. Saat Patty ingin mengatakan kalau dirinya seorang model terkenal dari agensinya Niwa.
Para pengunjung itu tidak percaya. Mereka juga tidak memperdulikan atas keributan yang dibuat oleh Patty. Bahkan dengan beraninya Patty akan membuat mereka membusuk ke dalam penjara. Untung saja saat itu, Agatha menghubungi seseorang untuk menghancurkan kehidupan mereka berdua. Mereka tidak menyangka kalau Agatha yang dulu sudah berubah menjadi tegas. Para pengunjung itu pun bertepuk tangan akan ketegasannya.
Mereka memutuskan untuk pergi dari restoran itu. Mereka sangat malu karena sudah dipermalukan oleh Agatha. Mereka sering sekali mempermalukan orang di depan umum. Bahkan mereka sering memaki dengan memakai bahasa binatang. Sekarang mereka tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka keluar dari restoran itu sambil menahan amarah.
"Dasar sialan tuh Agatha. Aku kira dia sudah mati. Karena kabar yang aku dengar, Agatha sudah menjadi mayat pada waktu itu. Tapi kenapa dirinya masih hidup dan wajahnya sangat tampan sekali," kesal Tutik.
"Mama tenang saja. Aku tidak akan pernah membuat Stella bahagia dan tersenyum manis di samping suaminya itu. Suaminya akan segera menjadi milikku. Karena suaminya adalah pria tajir," ucap Patty dengan penuh senyuman iblis.
"Lakukanlah sekarang juga. Jika gagal kamu yang akan aku bunuh. Aku tidak akan membiarkan keturunan Anita bahagia semuanya. Kita harus merusak kebahagiaannya. Karena mereka tidak pantas mendapatkan kebahagiaan itu," perintah Tutik. "Sialan! Ternyata Anita memiliki tiga anak sekaligus. Kenapa aku tidak mengetahuinya? Seharusnya mereka bisa menderita bersamaan dan kita siksa bersama-sama."
__ADS_1
"Mama kali orangnya bodoh. Nggak bisa membaca kondisi. Pikirkan dalam otak Mama adalah uang. Gimana caranya mama bisa menguasai Kurumi company dalam waktu sekejap. Namun nyatanya semuanya gagal. Surat itu adalah palsu. Aku sangat malu sekali kepada Mama. Dan aku sendiri tidak akan pernah bisa menjadi seorang CEO di Kurumi Company. Semuanya itu karena mama yang tidak pernah memperhatikan aku sejak kecil," kesal Patty.
Plakkkkkkkkk.
"Dasar anak kurang ajar kamu! Kamu bilang begitu dengan seenaknya! Sedari dulu Mama sudah berusaha untuk mendapatkan perusahaan itu tanpa perlu susah payah! Tapi nyatanya aku terkena tipu oleh Agatha! Aku tidak akan mau melihat mereka bahagia! Cepat atau lambat aku akan beraksi sendiri tanpa harus melibatkan kamu! Dasar anak yang tidak tahu diuntung! Jika kegagalan selalu saja menyalahkan mama. Bisa nggak sih? Kamu berusaha sendiri tanpa bantuan mama! Kamu itu adalah anak manja! Gara-gara kamu semuanya jadi hilang musnah tak berarti!" bentak Tutik yang tidak mau disalahkan karena kesalahannya sendiri.
Kedua orang itu saling memaki di saat perjalanan pulang. Banyak orang yang melihatnya, tetapi mereka tidak punya malu sama sekali.
Seluruh rahasia akhirnya terbongkar satu persatu. Di belakang mereka ternyata ada Alexa dan juga Hatori. Ya mereka berdua memang sengaja mengikutinya. Alexa yang geram kepada Tutik hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar. Ada saja orang-orang sudah salah tidak mau disalahkan. Untung saja mereka berdua merekam aksi Tutik dan Patty.
Sesampainya di gang, mereka masih saja berteriak-teriak tidak jelas. Mau tidak mau Alexa berhenti karena ada seorang pria melarangnya masuk ke dalam sana. Pria itu adalah anggota Black Horizon. Mau tidak mau Alexa memberikan sebuah perintah agar mengetahui kisah selanjutnya tentang perebutan Kurumi Company.
"Nyonya," panggil pria itu.
__ADS_1
"Ada apa?" tanya Alexa yang tiba-tiba saja melihat pria tersebut.