Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Kasihan Imron.


__ADS_3

"Itu gampang. kamu berikan saja beberapa mobil sport itu. Rumah mewah seperti istana, jet pribadi, emas batangan, beberapa apartemenmu kepada tuan Agatha," jawab William.


"Sepertinya itu tidak laku sama sekali. Kak Asmoro pernah melakukannya. Tapi Tuan Agatha menolaknya. Malahan Tuan Agatha menyuruh ke Asmoro menjaga Stella dengan baik," jelas Ian.


"Kalau mereka memiliki aset di mana-mana. Mereka tidak akan meminta aset lagi. Justru mereka akan memilih untuk menjaga anaknya hingga akhir hayat. Mereka percaya dengan Kak Asmoro. Kak Asmoro bukanlah seorang penipu ulung. Maka dari itu Tuan Agatha memintanya untuk menjaga Stella dengan baik. begitu juga dengan kamu. Sepertinya Tuan Agatha akan memintamu untuk menjaga Adelia. Aku yakin Tuan Agatha tidak meminta untuk memberikan asetmu kepadanya," jawab Leon yang membetulkan posisi duduknya.


"Kamu bener. kamu boleh memintanya dengan penuh kesabaran. Nggak semudah yang dibayangkan untuk mendapatkan restu dari orang tua calon sang istri. Banyak sekali halangan maupun rintangannya. Aku yakin mereka belum sepenuhnya percaya denganmu. Tapi kalau semuanya kamu buktikan dengan nyata. Mereka akan melepasmu secara perlahan dan merestui perjalanan cinta kalian. Memang, agak susah kalau yang ini. semoga saja Tuan Agatha tidak mempersulitmu untuk mempersunting Adelia," jelas William.


"Amin," sahut Ian yang percaya pada omongan kedua sahabatnya itu.

__ADS_1


"Apakah kita akan melanjutkan meeting?" tanya Leon.


"Untuk saat ini tidak. Bagaimana kita melakukan meeting? Jika Kak Asmoro sedang menikmati olahraga ranjang di atas awan seperti ini," jawab Ian.


"Bener juga sih. Kalau begitu ya sudahlah. Aku ingin tidur terlebih dahulu. Jujur, semalam aku begadang sampai pagi hari. Aku bersama Kak Imron sedang mempelajari sesuatu yang baru. Sekarang aku sudah mempraktekkannya," ucap Leon sambil meminta izin kepada Ian.


"Aish... aku sangat rindu sekali sama Imron. Beberapa minggu terakhir aku tidak menemuinya. Bagaimana kabarnya Imron dengan Dila?" tanya Ian.


"Atau kita tanyakan saja pada ke Alexa?" ucap William yang memberikan alternatif mencari berita tentang putusnya mereka.

__ADS_1


"Nggak semudah itu Alexa mendapatkan informasi. Dila itu termasuk wanita pendiam dan tidak banyak omong sama sekali. Dia hanya berbicara jika ditanya saja. Itulah kenapa Dila memiliki sifat yang aneh seperti itu. Beda lagi dengan Imron. Imron memiliki pesona tidak bisa dibohongi. Banyak sekali wanita sengaja mendekatinya untuk dijadikan sebagai seorang istri maupun kekasih. Mereka rela mengemis cinta kepada Imron. Tapi Imron tidak mau sama sekali. Imran malahan memilih menjadi seorang pria dingin," jelas Ian.


"Dingin sih dingin. Tapi nggak sedingin itu kali. Kak Imron hanya menjaga jaraknya. agar para wanita itu tidak merasakan patah hati," ujar Leon.


"Hai, apakah kalian tahu kalau kita sedang ngomongin Kak Imron di sini?" tanya William.


"Maksud kamu apaan?" tanya Leon balik.


"Kalau kita ngomongin Kak Imron. otomatis Kak Imron akan tersedak jika sedang makan pada malam ini," jawab William yang membuat Ian tertawa.

__ADS_1


"Apakah itu benar?" tanya Ian yang masih belum percaya dengan rahasia umum tersebut.


__ADS_2