Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Warning Dari Kuncoro.


__ADS_3

"Pastinya aku akan melakukannya. Cepat atau lambat dia akan merasakan akibatnya. Itu tidak boleh lemah di depan orang-orang seperti itu," jawab Asmoro sambil menatap wajah Ian.


"Hati-hati lho kak. John itu diam-diam memiliki sifat licik dan bahaya. Apalagi di belakangnya ada Merry. Kedua orang itu jika bergabung," ucap Asmoro yang menggantung.


Tiba-tiba saja Kuncoro datang tanpa dipanggil oleh Asmoro. Kuncoro menghempaskan bokongnya di hadapan Asmoro.


Leon yang sedari tadi mengotak-atik laptop terkejut. Ia baru menyadari kalau ada Kuncoro yang datang. Jujur saja Leon sangat merinding dan merasakan hawa yang dingin. Ia berdiri lalu mendekati Kuncoro dan memegangnya. Namun saat memegang Leon merasakan tembus hingga ke sofa. Hingga akhirnya Leon berteriak hantu dengan kencang. Ia berlari menuju keluar. Akan tetapi Asmoro dengan cepat menariknya dan menyuruhnya duduk di sofa tersebut.


"Kamu itu pakai berteriak-teriak segala. Kamu itu sering sekali membantai orang dengan kejam. Tapi kenapa kamu takut sama yang namanya orang ini?" tanya Asmoro sambil menunjuk Kuncoro yang sedang tertawa.


"Dia hantu Kak. Dia juga bukan manusia. Lagian datangnya bukan dari pintu. kan datangnya secara tiba-tiba saat Aku menoleh," jelas Leon yang masih merinding menatap wajah Kuncoro.


"Aku memang bukan manusia. Tapi aku bukan hantu yang seperti kamu pikirkan. Oh ya perkenalkan namaku adalah Kuncoro Hadi Wijaya Kusumo. Kamu jangan sayang sekali mengejekku sebagai seorang hantu. Karena aku bisa mengendalikanmu dari jauh," ucap Kuncoro yang tidak main-main.


"Tapi kenapa juga datangnya seperti hantu?" tanya Leon.


"Suka-suka gue lah," jawab Kuncoro yang kesal kepada Leon. "Apakah kalian sudah menyelidiki tentang ramuan di botol itu?"


"Oh yang itu. Obat itu mengandung zat adiktif. Yang di mana bisa membuat orang berhalusinasi tingkat parah," jawab Asmoro.


"Sudah aku tebak. Obat itu ternyata obat yang di mana sengaja dicampurkan ke bahan-bahan makanan. Kalau kita mengkonsumsinya otomatis semua orang bisa mengalami halusinasi dengan parah. Itu bisa dikatakan hanya satu bungkus makanan. Jika sering dikonsumsi maka bisa menjadi fatal. Bisa jadi orang itu yang sehat berubah menjadi zombie. Untung saja musuhmu itu masih sangat baik sekali. Mereka tidak langsung memakai bahan dasarnya. Jika tidak pikirkan saja sendiri," jelas Kuncoro.

__ADS_1


"Cairan warna biru. Bukankah cairan itu berwarna biru juga?" tanya Ian.


"Memang. Tapi cairan biru itu bisa dikatakan tidak aman juga. Oh ya... Sekedar memberikan informasi terhadap kalian. Apakah kamu masih mengingat tentang cerita nenek sihir yang berada di kerajaan Deep?" tanya Kuncoro.


"Aku masih mengingatnya. Hampir tiap malam Aku memikirkan tentang hal ini. Jika si nenek sihir itu bangun dan menjelma sebagai manusia. Maka bumi ini tidak aman sama sekali. Manusia bisa dijadikan zombie dengan cepat. Setelah itu mereka bisa dijadikan sebagai pelayannya. Jujur Jika itu terjadi membuat kami sangat takut sekali," jawab Asmoro.


"Kamu tenang saja. Setelah kami mengadakan pertemuan antara para petinggi kerajaan Noe, kami dapat menyimpulkan kalau nenek sihir itu sudah lahir kembali menjadi manusia," ucap Kuncoro yang membuat Asmoro dan Ian terkejut.


"Apakah itu benar?" tanya Asmoro.


"Itu benar. Bahkan usianya sama seperti istrimu itu," jawab Kuncoro.


"Dua puluh lima tahun usianya istriku itu," ucap Asmoro dengan cepat.


"Usia segitu usianya orang yang sedang labil. Bahkan kalau belum puas mendapatkan sesuatu. orang-orang itu akan berusaha mendapatkannya walau dengan cara curang sekalipun," jelas Kuncoro. "Jujur saat ini kita harus membuat strategi."


"Aku tidak akan membuat strategi dalam waktu dekat ini. Aku sedang mengurus beberapa perusahaanku. Yang aku butuhkan sekarang adalah perusahaan pusat ku lagi gonjang-ganjing. Ada seseorang yang ingin menjatuhkanku dalam dunia bisnis. Besok aku akan terbang ke Eropa. Aku akan mengajak Stella untuk terbang ke sana," jelas Asmoro yang tidak ingin membuat strategi secara mendadak.


"Aku tidak jadi masalah kalau kamu nggak membuat strategi seperti itu. Aku hanya memberitahukan kamu info tentang nenek sihir itu. Dia adalah putri dari Bella dan juga Liam," ucap Kuncoro yang hanya memberikan sebuah clue saja.


"Berarti Merry. Mereka berdua hanya memiliki Putri satu saja. Namanya adalah Merry Knock. Yang di mana mari memiliki kehidupan yang sangat glamour sekali. Bahkan saking glamornya Merry sering memamerkan bagian-bagian yang dipakainya dan media sosialnya," jelas Leon yang mengetahui seluk beluk tentang Putri Liam.

__ADS_1


"Apakah kamu serius mengatakannya?" tanya Asmoro.


"Iya aku benar Kak. Aku sudah mau ngobrol-abrik identitas mereka. Apakah kakak tahu soal pemecahan Exodus? Marry akan membangun kelompok itu dengan wajah baru. Tapi sepertinya dia ingin menyingkirkan kedua orang tuanya itu. Karena bagi dia kedua orang tuanya adalah penghalang," jawab Leon sambil mengingat tentang wawancara Merry di dunia bawah tanah.


"Fix, ternyata dia nenek sihirnya. Kita tidak perlu menyerangnya lebih dahulu. Cepat atau lambat dia akan menyerang bapaknya terlebih dahulu. Setelah itu barulah mereka menguasai dunia. Kalau menurutku ini adalah waktu yang terbaik untuk membuat beberapa strategi. Ditambah kita bisa menemukan sumur tua sialan itu. Jujur aku saat ini sangat kesal sekali. Aku akan mencari cara untuk John menggantikannya semua. Sebenarnya aku rugi berat," kesal Asmoro yang terhadap John.


"Sepertinya kamu harus memiliki terobosan baru," sahut Kuncoro yang menatap wajah Asmoro sambil tersenyum smirk.


"Maksud kamu apa?" tanya Asmoro.


"Itu istrimu bisa diandalkan. Coba deh kamu ajari tentang bisnis dikit saja. Aku tahu otaknya istrimu itu memiliki otak yang sangat licik sekali. Tapi selama ini istrimu tidak ada yang mengarahkan ke sana. Apalagi ditambah dengan Adelia. Mereka sangat kompak sekali ketika sedang bersatu. Kalian bisa memakainya untuk memancing John. Dan kalian juga akan mengetahui Bagaimana reaksi wajahnya si John itu?" jelas Kuncoro yang membuat Asmoro tersenyum.


"Bagaimana dengan Hatori?" tanya Asmoro.


"Hatori sudah diminta oleh bapaknya untuk meneruskan perusahaan pusat. Kita tidak bisa memintanya kembali untuk meneruskan perjuangan ini. Maka dari itu aku yakin mereka bisa diandalkan untuk melawan John. Apalagi setelah sudah mengetahui kalau kamu adalah seorang ketua mafia," tambah Kuncoro.


"Sepertinya itu ide yang sangat bagus sekali. Okelah selesai dari perjalanan bisnisku itu. Aku akan menggembleng Stella habis-habisan," jelas Asmoro.


"Sebaiknya kamu harus berhati-hati juga. Kamu nggak boleh lengah sedikitpun. Ini bukan masalah perusahaan. Ini adalah pernikahanmu sendiri. Akan ada seseorang yang ingin merusak rumah tanggamu. Kalau kamu kuat dan menggenggam Stella dengan erat. Kamu bisa melaluinya dan menyingkirkan orang itu hingga selamanya," jelas Kuncoro.


"Maksud kamu apa?" tanya Asmoro.

__ADS_1


__ADS_2