Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Kepolosan Stella.


__ADS_3

"Iyalah kak. Mana ada seorang pria kalau memiliki kamus menggombal tapi ujung-ujungnya produk gagal? Menurutku sih tidak ada kak. Yang ada pacarnya banyak sekali," jawab Stella dengan jujur.


"Buktinya ada kok. Namanya Imron. Dia juga asistenku tapi untuk sementara waktu Jacob meminjamnya. Yang menjadi aneh saat ini, Kenapa itu orang kok sering banget gagal dalam percintaan? Padahal wajahnya sangat tampan. Orang asli Surabaya sana. tapi orangnya ada campuran dari Belanda dan juga Jerman. Kalau dilihat-lihat, Imron itu memiliki wajah imut," jelas Asmoro.


"Ini sangat aneh sekali. Sepertinya dia harus mencari seorang kekasih. Tapi untuk saat ini gergajinya tidak ada kan Kak? Coba kita membantu mencarinya melalui biro jodoh," saran Stella.


"Kalau melalui biro jodoh, nyawa Imron akan terancam. Nggak semudah itu yang kamu bayangkan. Secara logika Kami adalah anggota mafia. Jika salah satu dari kami mencari jodoh melalui biro jodoh. Kami semuanya bisa terancam. Yang mengincar sih bukan kepolisian. Rata-rata yang mengincar kita adalah musuh bebuyutan. Sebisanya kita harus menyembunyikan identitas diri terlebih dahulu. Jika tidak maka semuanya terdampak. Itulah kenapa salah satu persyaratan jika menjadi anggota Black Horizon," jelas Asmoro.


"Memangnya para musuh bisa mencari identitas kita dengan cepat ya?" tanya Stella yang baru mengetahui tentang teknologi pencarian informasi dengan cepat.

__ADS_1


"Kamu benar. Masing-masing kelompok mafia memiliki kecanggihan teknologi yang tidak dimiliki oleh siapapun itu. Kami memiliki hacker yang cukup mumpuni. Mereka akan bekerja dengan semaksimal mungkin agar mencegah para musuh tidak mencari seluruh informasi identitas kita masing-masing. Kalau sampai itu terjadi, dampaknya sangat besar. Dahulu Kak Gio baru saja dikaruniai oleh Alexa. Saat itu Kak Gio udah mulai stres memikirkan kehidupan Alexa untuk kedepannya. Kak Gio berharap parah musuh tidak mengincar Alexa. Maka dia tidak pernah mencantumkan siapa nama istrinya dan juga putrinya. Ketika Alexa sudah menginjak usia lima belas tahun, Gio terang-terangan memberitahukan Alexa ke publik. Di sisi lain Kak Gio sengaja memberikan perlindungan yang ekstra kuat. selain itu Kak Gio menggembleng Alexa habis-habisan sehingga memiliki ilmu bela diri yang epic. Jika waktunya diculik, Alexa bisa melawannya. Apalagi Alexa pegangannya nggak sembarangan. Hampir setiap hari Alexa membawa shuriken atau senjata api. Kedua benda itu selalu ada di dalam tas pribadinya. Tas pribadi itu tidak boleh kepegang sama orang lain. Kalau sampai ke pegang habislah dia," jawab Asmoro yang membuat Stella terkejut.


"Jadi, kalau kita memiliki anak bagaimana?" Tanya Stella yang mulai khawatir dengan anak-anaknya di masa depan.


"Semuanya ada prosedur yang harus ditaati di Black Horizon. Seluruh anak yang dimiliki anggota Black Horizon sudah mendapatkan perlindungan khusus. Kalau aku memiliki seorang anak atau lebih. Aku akan mengajukan diriku dan meminta Leon mencarikan beberapa penjaga buat anak-anak kita. Mereka harus sabar menghadapi anak-anak. Bisa dikatakan mereka harus lemah lembut tapi di belakangnya sadisnya minta ampun," tambah Asmoro. "Ya sudah kalau begitu. Habiskan uang yang aku berikan tadi."


"Tapi kami sudah ditakdirkan untuk menjadi pria yang berguna bagi para istrinya. Kami diberikan kelebihan untuk mencari nafkah. Yang di mana nafkah itu akan diberikan ke istrinya. Lalu apakah aku salah selama ini?" Tanya Asmoro.


"Nggak salah sih Kak. Seharusnya Kakak memberikanku jatah buat uang bulanan. Kalau aku disuruh menghabiskan uang. Aku tidak mau. Nanti kalau aku butuh baru minta. Sekarang untuk saat ini aku belum membutuhkan apapun," jelas Stella yang memberikan pengertian kepada Asmoro agar tidak membuang-buang uang percuma.

__ADS_1


Asmoro sekarang sedang kebingungan. Yang di mana Asmoro sendiri baru memiliki istri yang tidak matre sekali. Akan tetapi asmara malah dibimbing untuk menyimpan uangnya. Maka dari itu Asmoro mengalah dan menuruti keinginan Stella.


"Kamu benar. Tuhan tidak menyukai kita untuk menghamburkan uang. Padahal aku masih pengen memiliki baju itu," tunjuk Asmoro ke arah baju yang berada di manekin.


"Aku kan sudah membeli banyak pakaian. Kenapa juga kamu membelikanku lagi?" Ujar Stella


"Beberapa pakaian yang kamu beli tadi akan disortir oleh Sinta. Beberapa bagian itu akan berangkat bersama kita ke Manchester. Sisanya masih masuk ke dalam sini," imbuh Asmoro.


"Oh jadi begitu. Ya sudah aku paham Kak. Kalau sudah disortir, itu baju dikemanakan?" Tanya Stella yang sangat penasaran sekali.

__ADS_1


__ADS_2