
"Maksud kamu apaan? Apakah kamu ingin memojokkanku bersama Natalie ketika di dalam pesawat?" kesal Jacob.
"Aku tidak memojokkan kalian. Tapi Bisakah kalian tidak bermesra-mesraan di hadapanku yang jomblo ini?" tanya Imron.
"Kenapa coba kamu kok seperti itu? Kamu cemburu ya Sama aku juga bermesra-mesraan pada Natalie?" tanya Jacob yang tiba-tiba saja sendu.
"Ya nggak gitu kali. Aku takut kamu memamerkan kemesraanmu kepadaku," jawab Imron dengan nada lirih.
"Kak Imron ini ada-ada saja. Kami tidak akan bermesra-mesraan Kak. Sudah tahu Kami sedang memiliki banyak pekerjaan yang berbeda. Memangnya kalau di dalam pesawat kami akan membuat kehebohan seperti itu? Ya nggaklah. Aku juga sedang mengurus Red Immortals. Jadinya aku tidak akan melakukan hal itu di depan umum," Jelas Natalie yang kasihan sekali melihat Imron.
"Sepertinya Imron juga ingin menikah.Kalau begitu Mama akan menjodohkan dengan seseorang. Aku yakin kamu pasti senang melihatnya. Dia adalah wanita yang lembut dan baik hati. Dia adalah seorang wanita yang lucu," hibur Linda yang teringat pada seseorang gadis mungil yang pernah ditemuinya itu.
__ADS_1
"Lebih baik ma. Aku tidak ingin melihat Imron menjadi sad boy seperti ini. Sedari Dulu Imron memang ingin sekali menikah," ucap Jacob dengan jujur. "Kalau begitu aku pergi ke kamar bersama Imron."
"Apakah kalian tidak sarapan terlebih dahulu?" tanya James yang sedari tadi hanya diam melihat kedua anaknya sedang bertengkar.
"Nanti pa. Setelah ini kami akan sarapan kembali. Kami ingin mempersiapkan pakaian yang akan dibawa ke Manchester," jawab deh kak yang berdiri lalu menarik baju Imron untuk pergi dari sana.
Kemudian mereka meninggalkan dapur dan menuju ke atas. Jacob tahu kalau Imron sedang bersedih. Setelah itu Jacob mengajak Imron ke suatu tempat. Yang di mana tempat itu adalah tempat persembunyiannya selama ini. Sesampainya di sana Jaco pun berkata, "Memang patah hati itu rasanya tidak enak. Aku tahu kalau kamu ingin sekali menikah. Tapi nggak kayak gini lagi. Kamu harus merubah sifatmu itu. Aku sudah melacak keberadaan Dila sekarang. Aku juga sudah bicara pada Dila. Dila tidak salah karena putusnya kalian. Itu semuanya karena kamu," jelas Jacob yang menatap wajah sahabatnya itu.
"Yang jadi masalahnya itu adalah sikapmu yang terlalu kaku seperti itu. Kamu sendiri tidak berhasil mengenal Dila sepenuhnya. Kamu juga bukan pria yang romantis buat Dila. Sebenarnya dia tidak ingin memutuskan hubungan ini. Dia ingin bertahan dalam hubungan yang menyakitkan ini. Tapi kamunya nggak sadar dan merubah sikapmu itu. Sekarang Yang jadi masalahnya adalah dirimu sendiri. Dan aku nggak tahu apalagi. Aku berusaha ingin menyambungkan kamu dengan Dila. Kamunya cuek sekali. Juga kamu seperti ini terus. Jangan harap Dila Mau balikin lagi sama kamu. Kemungkinan besar Kak Asmoro akan mutasi Dila ke tempat lain. Kamu tidak akan pernah bisa menemuinya," jelas Jacob yang membuat Imron terkejut.
"Lalu aku harus bagaimana? Apakah aku diam seperti ini? Di mana Dila akan dimutasi?" tanya Imron secara bertubi-tubi.
__ADS_1
"Dila akan dimutasi ke Blue Diamond. Jika Alexa sudah memegang Dila. Kamu tidak akan bisa menemuinya lagi. Alexa akan menggembleng Dila habis-habisan untuk menjadi seorang wanita sesungguhnya. Dan kamu tidak bisa mengejarnya lagi," jelas Jacob sambil menatap keluar jendela.
Sontak saja Imron terkejut. Jika Dila bersama Alexa, kemungkinan besar bila tidak akan bisa bertemu Imron lagi. Dila akan membekukan hatinya dan fokus dalam pekerjaannya itu sebagai pengawal pribadi Alexa. Imron sadar atas kesalahannya itu. Ia langsung terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa. Bahkan mengelak pun sekarang sudah tidak bisa.
"Jadi bagaimana kisahku ini bersama Dila?" tanya Imron yang membuat Jacob menepuk jidatnya.
"Itu terserah kamu. Dila masih membuka kata maaf buat kamu. Cepat atau lambat Dila akan memaafkanmu. Jangan sampai kamu menyesali perbuatanmu itu. Dan satu lagi, Jangan sampai Mama menjodohkan mu dengan seorang wanita. Nanti kamu akan menyesali perbuatanmu itu. Jangan ada lagi wanita yang telah kamu sakiti untuk kedua kalinya," pesan Jacob kepada Imron.
"Lalu apa yang harus aku lakukan untuk saat ini?" tanya Imron yang semakin kebingungan.
"Lebih baik kamu tolak dan biarkan Mama tidak menjodohkan mu dengan siapapun," jawab Jacob yang memberikan saran terbaiknya.
__ADS_1
"Kapan kak?" tanya Imron.